p-Index From 2021 - 2026
9.746
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Strategi Koping terhadap Tingkat Stres Akademik Pada Fans K-Pop Putri, Asyifa Herdian; Mawarti, Indah; Nasution, Riska Amalya; Yuliana, Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik merupakan kondisi yang umum dialami mahasiswa sebagai akibat dari tuntutan pembelajaran di perguruan tinggi. Apabila tidak dikelola secara tepat, stres dapat menimbulkan gangguan psikologis serta penurunan kemampuan akademik. K-Pop sering dimanfaatkan mahasiswa sebagai salah satu bentuk strategi koping dalam mengalihkan beban pikiran dan menstabilkan emosi. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara strategi koping dengan tingkat stres akademik pada mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 106 mahasiswa Fakultas Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Universitas Jambi pada tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Gamma. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki strategi koping kategori tinggi (89,6%) dan tingkat stres akademik pada kategori sedang (64,2%). Uji statistik menghasilkan nilai koefisien 0,630 dengan signifikansi 0,009. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan bermakna antara strategi koping dan stres akademik, sehingga pemanfaatan K-Pop dapat mendukung mahasiswa dalam mengelola tekanan akademik.
Hubungan Efikasi Diri dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Utari Pujimori; Indah Mawarti; Yuliana Yuliana; Riska Amalya Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa transisi dari siswa sekolah menengah menjadi mahasiswa baru menimbulkan tuntutan akademik, sosial, dan emosional sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan serta sistem pembelajaran baru. Kegagalan penyesuaian dapat menurunkan prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan efikasi diri dan penyesuaian diri mahasiswa baru. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan uji korelasi Gamma. Sampel diperoleh melalui Simple Random Sampling terhadap 97 mahasiswa. Instrumen penelitian meliputi Self Efficacy Scale dan Student Adaptation to College Questionnaire. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif signifikan antara efikasi diri dan penyesuaian diri dengan koefisien r = 0,889 dan p-value = 0,000. Penelitian ini menunjukkan semakin tinggi efikasi diri, semakin baik penyesuaian terhadap lingkungan perguruan tinggi. Disimpulkan bahwa efikasi diri berperan penting membantu mahasiswa baru menghadapi tuntutan akademik dan sosial. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pendampingan mahasiswa baru berbasis peningkatan efikasi diri di perguruan tinggi sebagai upaya mendukung keberhasilan adaptasi akademik berkelanjutan mahasiswa baru.
Validity and reliability of the knowledge and attitude assessment tool for cadres in tsunami-prone areas Ekaputri, Kintan Resqitha; Faizatiwahida, Novia; Andini, Febri Tri; Oktaria, Rina; Mukhlis, Zikri; Nasution, Riska Amalya; Sari, Putri Irwanti
Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Vol. 2 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : PT. Mega Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70347/svsthya.v2i6.150

Abstract

Padang city is a high-risk area for tsunamis, making the presence of disaster preparedness cadres crucial as the frontline in response. However, many cadres have never received formal training and have limited knowledge and attitudes regarding tsunami emergencies. Cadre competency evaluation has been hampered by the lack of specific, psychometrically tested instruments. This study aimed to test the validity and reliability of tsunami preparedness knowledge and attitudes instruments for cadres in tsunami-prone areas.  This cross-sectional study included 90 respondents. The instrument was developed through a literature review and a qualitative study. Content validity was tested through expert assessment via three expert judgments. The construct validity and reliability were tested on 90 cadres. Instrument validity was assessed via biserial correlation (knowledge) and Pearson’s product‒moment correlation (attitude). Reliability was tested via the Kuder Richardson formula (KR-20) and Cronbach's alpha. The results of the expert judgments on the knowledge and attitude questionnaires were 0.81–1 and 0.75–1, respectively. The construct validity test resulted in 12 knowledge statement items and 12 attitude items that were declared valid, with R values > R values. The reliability test results for the knowledge and attitude questionnaires were 0.630 and 0.737, respectively, indicating that the questionnaire is reliable. This instrument can be used by health workers, community nurses, and policymakers to map cadre capacity accurately and as an evaluation tool before and after providing future disaster training
Sebuah PENILAIAN FRAMINGHAM RISK SCORE (FRS) UNTUK MEMPREDIKSI RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II Fidianto, Andi; Subandi, Andi; Irwanti Sari, Putri; Oktarina, Yosi; Nasution, Riska Amalya
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 4 No. 04 (2025): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v4i04.1970

Abstract

Coronary Heart Disease (CHD) is a leading cause of morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Type II Diabetes Mellitus is an important risk factor because it increases the likelihood of cardiovascular events by 2–4 times through mechanisms such as chronic hyperglycemia, diabetic dyslipidemia, and endothelial dysfunction. Risk assessment using the Framingham Risk Score (FRS) is essential, as it can estimate the 10-year risk of CHD based on age, blood pressure, lipid profile, smoking status, and the presence of diabetes. The increase in DM cases at Raden Mattaher Hospital Jambi from 92 in 2023 to 125 in 2024 highlights the need for early cardiovascular risk detection. This study aimed to describe CHD risk in Type II DM patients using the FRS through a descriptive quantitative design involving 62 respondents. The results showed that 46 respondents (74.2%) were in the low-risk category, emphasizing that the FRS is useful in supporting clinical decision-making and planning preventive interventions for diabetic patients.
The Effect Of Positive Affirmation Therapy And Ablution Therapy Before Bed On The Level Of Insomnia In The Elderly At PSTW Budi Luhur Andini, Febri Tri; Resqitha Ekaputri, Kintan; Oktaria, Rina; Nasution, Riska Amalya; Sari, Putri Irwanti
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i2.140

Abstract

Insomnia is an inability to sleep complaints simultaneously increasing due to increasing age. The purpose of this research is to know the influence of positive affirmation and ablution therapy before going to bed in elderly at PSTW Budi Luhur. Research design used in the study is pre experiment with the approach of one group pretest posttest. Sampling techniques with non-probability sampling methods with purposive sampling retrieved 15 samples of respondents. Method of data collection using the questionnaire KSPBJ Insomnia Rating Scale as for the analysis of data using t tests. Based on statistical t test obtained p value = 0.005 less than α = 0.05 ( p value= 0.005 < α = 0.05). It indicates Ho is rejected and H1 accepted, it means that there was influence of positive affirmation and ablution therapy before going to bed in the level of insomnia in elderly of PSTW Warga Tama, Inderalaya. The results of this research suggest that the elderly can overcome insomnia by applying positive affirmations and ablution therapy before going to bed as a reference in the elderly health improvement efforts especially the elderly who experience insomnia. Keywords : Positive affirmation, ablution therapy, insomnia, elderly
The Relationship between Self-Efficacy and HIV/AIDS Prevention Behavior in Adolescents at SMAN 5 Jambi City Lusi Oktavia Siahaan; Kamariyah, Kamariyah; Riska Amalya Nasution; Rts. Netisa Martawinarti; Lisa Anita Sari
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 5 (2026): IJHESS JANUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i5.487

Abstract

HIV/AIDS remains a global public health problem and has a significant impact on adolescents. During this phase, adolescents are vulnerable to risky behaviors that can increase the chance of HIV/AIDS transmission. One psychosocial factor that plays a crucial role in shaping preventive behavior is self-efficacy, which is an individual's belief in their ability to consistently take preventive measures. Low self-efficacy can hinder adolescents from optimally adopting HIV/AIDS preventive behaviors. Therefore, this study aims to analyze the relationship between self-efficacy and HIV/AIDS preventive behaviors among adolescents at SMAN 5, Jambi City.This study used a correlational design with a cross-sectional approach. A sample of 98 respondents was obtained through total sampling. Data collection was conducted using the Self-Efficacy Assessment in HIV Risk Behavior Prevention (EDP2B-HIV) questionnaire and the Sexual Behavioral Abstinence HIV/AIDS Questionnaire (SBAHAQ). Bivariate data analysis was performed using the Gamma correlation test to determine the relationship between self-efficacy and HIV/AIDS preventive behaviors. Univariate analysis showed that the majority of respondents had moderate levels of self-efficacy (71 respondents (71.4%), and moderate levels of HIV/AIDS prevention behavior (48 respondents (48.0%). Bivariate analysis showed a significant relationship between self-efficacy and HIV/AIDS prevention behavior in adolescents (p-value = 0.003; r = 0.551). This finding indicates that the higher the level of self-efficacy in adolescents, the better the HIV/AIDS prevention behavior they implement.Self-efficacy plays a crucial role in shaping and enhancing HIV/AIDS prevention behavior in adolescents. Adolescents with higher levels of self-efficacy tend to demonstrate better and more consistent prevention behavior.
The Effect Of Positive Affirmation Therapy And Ablution Therapy Before Bed On The Level Of Insomnia In The Elderly At PSTW Budi Luhur Andini, Febri Tri; Resqitha Ekaputri, Kintan; Oktaria, Rina; Nasution, Riska Amalya; Sari, Putri Irwanti
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2025): JURNAL ILMU-ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v11i2.140

Abstract

Insomnia is an inability to sleep complaints simultaneously increasing due to increasing age. The purpose of this research is to know the influence of positive affirmation and ablution therapy before going to bed in elderly at PSTW Budi Luhur. Research design used in the study is pre experiment with the approach of one group pretest posttest. Sampling techniques with non-probability sampling methods with purposive sampling retrieved 15 samples of respondents. Method of data collection using the questionnaire KSPBJ Insomnia Rating Scale as for the analysis of data using t tests. Based on statistical t test obtained p value = 0.005 less than α = 0.05 ( p value= 0.005 < α = 0.05). It indicates Ho is rejected and H1 accepted, it means that there was influence of positive affirmation and ablution therapy before going to bed in the level of insomnia in elderly of PSTW Warga Tama, Inderalaya. The results of this research suggest that the elderly can overcome insomnia by applying positive affirmations and ablution therapy before going to bed as a reference in the elderly health improvement efforts especially the elderly who experience insomnia. Keywords : Positive affirmation, ablution therapy, insomnia, elderly
Literatur Riview : Pengaruh Terapi Musik Klasik terhadap Kecemasan, Heart Rate, Respiratory Rate dan Saturasi Oksigen pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pre Angiografi Hidayatul Dwi Septia; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Andi Subandi; Riska Amalya Nasution
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.124

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia dan sering menimbulkan kecemasan pada pasien yang akan menjalani prosedur kardiovaskular seperti angiografi dan PCI. Kecemasan pra-tindakan dapat memicu aktivasi sistem saraf simpatis sehingga memengaruhi stabilitas hemodinamik, termasuk peningkatan heart rate, respiratory rate, serta perubahan saturasi oksigen. Terapi musik klasik menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak dikaji untuk membantu menurunkan kecemasan dan menjaga stabilitas fisiologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah mengenai pengaruh terapi musik klasik terhadap kecemasan dan parameter fisiologis pada pasien PJK pra-angiografi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel pada PubMed, Google Scholar, Garuda, ResearchGate, dan Scopus, rentang publikasi 2020–2025, menggunakan kriteria inklusi desain RCT, quasi-eksperimen, dan cohort. Sebanyak tujuh studi memenuhi kriteria dan dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil review menunjukkan bahwa terapi musik klasik maupun musik natural secara konsisten menurunkan kecemasan, dengan penurunan signifikan pada sebagian besar penelitian. Beberapa studi juga melaporkan perbaikan pada heart rate, respiratory rate, dan tekanan darah, meskipun perubahan saturasi oksigen tidak selalu konsisten. Kesimpulannya, terapi musik merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi kecemasan serta membantu menstabilkan beberapa parameter fisiologis pada pasien PJK sebelum menjalani tindakan kardiovaskular.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Nature Sound terhadap Kecemasan pada Pasien yang dirawat di Ruang ICU : Literatur Review Lasni Sashi Angriyani Sipahutar; Yosi Oktarina; Putri Irwanti Sari; Riska Amalya Nasution; Dini Rudini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.135

Abstract

Pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) rentan mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit yang kritis, lingkungan perawatan dengan berbagai alat medis, serta keterbatasan interaksi dengan keluarga. Kecemasan yang tidak ditangani secara optimal dapat berdampak negatif terhadap stabilitas fisiologis dan memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi musik, khususnya musik Nature Sound yang memiliki efek relaksasi. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi musik Nature Sound terhadap tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU. Metode: penelitian menggunakan literature review terhadap enam artikel ilmiah tahun 2016–2025 yang diperoleh dari PubMed, Google Scholar, Garuda, Scopus, dan ResearchGate dengan desain quasi-eksperimental dan randomized controlled trial. Hasil: Temuan dari enam jurnal menunjukkan bahwa terapi musik Nature Sound secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pasien ICU (p < 0,05). Kesimpulan: Terapi musik Nature Sound efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU.
HUBUNGAN BURNOUT AKADEMIK DENGAN KESEHATAN JIWA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI: THE RELATIONSHIP BETWEEN ACADEMIC BURNOUT AND MENTAL HEALTH AMONG STUDENTS OF THE FACULTY OF MEDICINE AND HEALTH SCIENCES AT UNIVERSITAS JAMBI Aziza, Tasya; Yusnilawati; Nasution, Riska Amalya; Yuliana; Kamariyah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 14 No. 01 (2026): Vol. 14 No.1 , Januari 2026
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v14i1.892

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan jiwa mahasiswa merupakan aspek penting yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk burnout akademik. Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, kompetensi yang ketat, serta beban perkuliahan yang intens, sehingga berpotensi memicu burnout dan berdampak pada kesehatan jiwa mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout akademik dengan kesehatan jiwa mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 95 mahasiswa angkatan 2022 dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Instrument yang digunakan adalah Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur burnout akademik dan Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20) untuk menilai kesehatan jiwa. Analisis data menggunakan uji korelasi Gamma dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,6% mahasiswa mengalami burnout akademik rendah, sementara 47,4% mengalami burnout akademik tinggi. Sebanyak 67,4% mahasiswa menunjukkan indikasi gangguan mental emosional. Uji Gamma menghasilkan p-value 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi 0,793, menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara burnout akademik dengan kesehatan jiwa mahasiswa. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara burnout akademik dengan kesehatan jiwa mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi, di mana peningkatan burnout akademik berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan jiwa.
Co-Authors Adisti, Ismi Aisyah, Milazwarni Ananda, Anggun Luvita Andi Subandi Andika Sulistiawan Andini, Febri Tri Anggun Meiliani Aulia Arista, Devi Fani Aziza, Tasya Azizi, Putri Dwi Butar Butar, Marta Citra Indah Fitriwati Dessy Pramudiani Devi Fani Arista Devina Oktavia Rizqi Sekar Arum Dini Rudini Diva Aisyah Oktaviana Ekaputri, Kintan Resqitha Fadliyana Ekawaty Faizatiwahida, Novia Fenni Dwi Ananda Fidianto, Andi Fitri, Hairani Guspianto Guspianto Hariadi, Rudi Herwansyah, Herwansyah Hidayatul Dwi Septia Ice Yulia Wardani Ilham Falani Inayati, Syifa Indah Mawarti Irawan, Yeyen Gustina Ismi Adisti Ismi Nurwaqiah Ibnu Junizar, Hasny Dwi Kamariyah Kamariyah Kamariyah Kamariyah Kamariyah Kamariyah Kamariyah kamariyah, kamariyah Khairul Alim Kharisma, Kharisma Kintan Resqitha Ekaputri Kirana, Febiyora Chandra Lasni Sashi Angriyani Sipahutar Lintang Athala Lintang Athala Lisa Anita Sari Lisa Anita Sari, Lisa Anita Lukman, Muhammad Nasril Luri Mekeama Lusi Oktavia Siahaan Maisulvi, Khafivah Martawinarti, RTS Netisa Martawinarti, Rts. Netisa Mawarti, Indah Meinarisa, Meinarisa Meulu Primananda Miftahul Jannah Mukhlis, Zikri Mutiara Mutmainnah, Muthia Myint, Nyein Moh Moh Nurhusna Nurlinawati Nurlinawati Nurlinawati Nurlinawati, Nurlinawati OKTARIA, RINA RINA Oktaria, Yosi Pini Sepriani Purba, Hani Fransiska Putri Irwanti Sari Putri, Asyifa Herdian Retty Octi Syafrini Retty Okti Syafrini Ria Utami Panjaitan Riansyah, Serly Fadila Rini, Willia Novita Eka RR. Ella Evrita Hestiandari Rts, Netisa Martawinarti Rts. Netisa Martawinarti Rusiana, Elfira Saputri, Dewi Anggi Sari, Fasya Puspa Embun Sari, Yulia Indah Permata Septia Dwi Mawarti Septia, Hidayatul Dwi Sherli Aprilia Siringo-ringo, Fajar Pandapotan Siska Sri Mulyani Suliyanto Suliyanto Suliyanto Suratmini, Dwi Suryati Suryati Syafrini, Retty Octi Tiara Tri Andini, Febri Tri Utami, Diah Utari Pujimori Veni Misriyani Wulandari, Elsa Yaldi , Destri Yosi Oktarina Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yurni yurni Yusmahendra, Devi Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati