Claim Missing Document
Check
Articles

KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN K.H. SYAM’UN DAN K.H. MAS ABDURRACHMAN Dimas Zuhri Ahmad; Machdum Bachtiar; Agus Gunawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.4195

Abstract

Kepemimpinan Pendidikan Menurut Brigjen KH Syam'un dan KH Mas Abdurrachman membahas tentang konsep dan praktik kepemimpinan pendidikan yang dianut oleh dua tokoh ulama, pejuang, dan pendidik asal Banten, yaitu Brigjen KH Syam'un dan KH Mas Abdurrachman. Artikel ini menggunakan metode studi biografi dan analisis untuk menggali informasi dari berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan kedua tokoh tersebut. Artikel ini menemukan bahwa kepemimpinan pendidikan menurut Brigjen KH Syam'un dan KH Mas Abdurrachman memiliki tiga ciri utama, yaitu: (1) kemampuan untuk memberikan pengaruh, arahan, perintah, motivasi, dan lingkungan kondusif terhadap anggota-anggota lembaga di lembaga pendidikan; (2) kemampuan untuk mereformasi sistem pendidikan pesantren dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum atau ilmu sosial; dan (3) kemampuan untuk mengembangkan jaringan kerjasama antara lembaga pendidikan dengan lembaga-lembaga lain yang relevan.
KONTRIBUSI NAHDLATUL ULAMA TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM MODERAT DI INDONESIA Faiza Nur Khalida; Kaesul Ma’arif; Saripah; Agus Gunawan; Iffan Ahmad Gufron
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19362

Abstract

Moderate Islam is regarded as a middle ground between overly conservative and overly liberal attitudes. This approach highlights the importance of implementing Islamic teachings that consider humanitarian values and social harmony, such as peace, tolerance, and respect for diversity. This article aims to analyze the contributions of Nahdlatul Ulama to moderate Islamic thought in Indonesia, focusing on how the organization formulates the concept of religious moderation and its influence on social, political, and religious developments in Indonesia. The research method employed by the researcher is qualitative, using a literature study approach. The research findings indicate that Nahdlatul Ulama (NU) has a significant contribution to the development of moderate Islamic thought in Indonesia, manifested through various fields such as education, politics, social issues, and preaching. In education, NU introduces a curriculum that integrates Islamic teachings with local values, focusing on character development that reflects moderation, tolerance, and pluralism. In the political and social realms, NU plays a role in promoting stability and diversity through moderate attitudes, as well as actively engaging in public policy advocacy that supports tolerance and national unity. NU's social and preaching movements strive to build a harmonious society through economic empowerment programs, humanitarian activities, and interfaith dialogue. NU also has strategic policies to reject extremism by promoting religious moderation, enhancing public understanding, and creating constructive dialogue spaces.
FAKTOR-FAKTOR PENDORONG NIAT BERBAGI PENGETAHUAN INDIVIDU ANTAR GENERASI DI ERA INDUSTRI 4.0 Ahmad Reza; Achmad Faisal; Yoke Pribadi Kornarius; Angela Caroline; Agus Gunawan
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 8: Maret 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi Industri 4.0 di industri telekomunikasi menuntut individu untuk memiliki pemahaman yang sejalan dengan perubahan di organisasi melalui aktivitas berbagi pengetahuan. Akan tetapi individu tidak mudah berbagi pengetahuan karena harus memiliki niat yang kuat. Perbedaan usia dianggap sebagai faktor penentu niat berbagi pengetahuan. Selain itu, perilaku kerja inovatif juga dikaitkan dengan niat berbagi pengetahuan. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa niat berbagi pengetahuan dapat mendorong perilaku kerja inovatif, namun hubungan sebaliknya belum banyak diteliti. Penelitian yang dilakukan terhadap 315 pegawai organisasi telekomunikasi di Indonesia, membuktikan bahwa perilaku kerja inovatif berhubungan positif dan signifikan terhadap niat berbagi pengetahuan. Penelitian ini juga menemukan bahwa individu generasi X memiliki niat berbagi pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan generasi Y. Perbedaan tersebut disebabkan oleh standar rekrutmen yang tinggi, mekanisme penghargaan pegawai, dukungan sistem informasi, dan budaya organisasi. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan pandangan baru terhadap hubungan antara perilaku kerja inovatif dan niat berbagi pengetahuan, serta peran usia pada niat berbagi pengetahuan.
PENGARUH INNOVATIVE WORK BEHAVIOR TERHADAP KNOWLEDGE SHARING INTENTION KARYAWAN PT. CITRA RATNA NIRMALA Johannes Kristiaji Hendarto; Angela Caroline; Agus Gunawan; Yoke Pribadi Kornariu
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 9: April 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Healthcare is a knowledge-intensive industry, emphasizing the necessity for organizations to maximize the knowledge of their employees. This research aims to analyze the influence of Innovative Work Behavior (IWB) on Knowledge Sharing Intention (KSI) at PT. Citra Ratna Nirmala, a healthcare institution in Indonesia. Through linear regression analysis, a positive influence of IWB on KSI was found at PT. Citra Ratna Nirmala. IWB was able to explain 33% of the variation in KSI. The frequency distribution results showed that the levels of IWB and KSI among employees at PT. Citra Ratna Nirmala were in the good category. To enhance KSI, the company can provide regular training, foster a collaborative environment, and offer rewards to employees who actively engage in knowledge sharing.
MEMBANGUN BUDAYA INOVASI DIGITAL: STUDI KASUS PELATIHAN TEKNOLOGI DI RUMAH SAKIT SWASTA Lovelia Sukamtini; Yoke Pribadi Kornarius; Angela Caroline; Agus Gunawan
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 10: Mei 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan teknologi digital (Cloud Computing dan AI) terhadap literasi digital dan perilaku kerja inovatif di kalangan staf rumah sakit. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu, 62 tenaga kesehatan dibagi menjadi kelompok intervensi (pelatihan) dan kontrol. Hasil menunjukkan pelatihan meningkatkan DL pada aspek penggunaan teknologi untuk menghasilkan artefak, pencarian dan evaluasi informasi web, serta kolaborasi melalui Cloud Computing. Namun, pelatihan tidak meningkatkan IWB karena faktor kontekstual dan individual seperti tekanan kerja, keterbatasan waktu, perbedaan generasi, dan infrastruktur yang kurang memadai. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pelatihan teknologi digital, yang mempertimbangkan kesiapan individu, dukungan manajerial, dan kondisi lingkungan kerja untuk memaksimalkan dampak pelatihan dan mendorong inovasi.
A ANALISIS DAYA PEMBEDA DAN TINGKAT KESUKARAN SOAL BAHASA ARAB DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KOTA CIMAHI Agus Gunawan
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2025): MARCH
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i1.1862

Abstract

This study aims to analyse the discriminating power and level of difficulty of evaluation questions in Arabic lessons for Year 9 students at the State Islamic Junior High School (MTsN) in Cimahi City for the 2024-2025 academic year. The research data was taken from the results of formative tests of 9th grade students with 20 multiple-choice questions. The analysis was carried out using two item analysis approaches, namely analysis of the discriminating power and level of difficulty of the questions. Each item was analysed to determine its discriminating power and level of difficulty. Discrimination index calculation was performed to assess the ability of questions to distinguish between high- and low-ability students, while difficulty level was calculated to determine how difficult or easy the questions were for students. The research results indicate that students' understanding and motivation can be determined through the difficulty level of questions created by teachers. This has implications for teachers' lesson preparation, as they should prepare better questions before giving them to students, especially gifted students.
Analisis Sikap mengenai Artificial Intelligence (AI) dan Niat Berkelanjutan untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI) Aurey Josephine Wu; Angela Caroline; Yoke P. Kornarius; Triningtyas E. P. Gusti; Agus Gunawan
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Juni 2024
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v10i1.1938

Abstract

Potensi revolusi yang disebabkan oleh Kecerdasan Buatan (AI) telah merambah ke seluruh aspek kehidupan kita. Di era digital ini, AI diperkirakan akan mengambil alih pekerjaan, khususnya agen percakapan berbasis teks. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sikap seseorang terhadap niatnya menggunakan AI dalam tugas rutin dan niat berkelanjutannya untuk menggunakan AI. Sampel penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pengaruh GAAIS terhadap variabel CI sebesar 17,5%. Dalam studi ini, kecepatan diidentifikasi sebagai keunggulan sistem AI dibandingkan manusia, sementara manusia unggul dalam empati, simpati, dan kreativitas, khususnya dalam masalah yang kompleks dan sangat tidak pasti. Sistem AI juga memungkinkan kendali manusia atas perubahan perilaku dan perspektif.
Perspektif Gen Z sebagai Digital Savvy terhadap niat untuk menggunakan AI di tempat kerja Cindy Verlia; Angela Caroline; Yoke P. Kornarius; Triningtyas E. P. Gusti; Agus Gunawan
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Juni 2024
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v10i1.1939

Abstract

Abstrak : Generasi Z tumbuh di era digital yang mapan dan dikenal mahir teknologi, serta memiliki pandangan positif tentang AI. Namun adanya kekhawatiran dan rasa tidak nyaman terhadap teknologi AI dapat mempengaruhi niat untuk menggunakan AI secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi pengaruh General Attitudes towards Artificial Intelligence Scale (GAAIS) terhadap Continuance Intention (CI) pada Generasi Z di tempat kerja. Teori Perilaku Terencana (Theory of Planned Behaviour/ TPB) menjadi landasan teoretis penelitian ini, dengan fokus pada sikap (attitude) sebagai variabel independen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 119 responden yang terdiri dari Generasi X, Milenial, dan Z, serta wawancara dari 5 responden generasi Z yang aktif bekerja serta mahir menggunakan AI. Hasil analisis menunjukkan bahwa GAAIS berpengaruh signifikan terhadap CI pada Generasi Z. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap terhadap AI memengaruhi niat Generasi Z untuk terus menggunakan teknologi AI di masa depan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara efektif di lingkungan kerja untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Kata Kunci : Artificial Intelligence, Digital Savvy, Generation Z, Continuous Intention, General Attitudes toward Artificial Intelligence Scale
Tangerang Regency Government Policy in Addressing School Dropouts Farchan Nurhakim; Wasehudin; Encep Syarifudin; Agus Gunawan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i3.1653

Abstract

This article discusses the extent of the causes and efforts that the government can take to overcome school dropout in Tangerang Regency. The type of research used in this research is qualitative narrative. The results of the research will be in the form of data excerpts from the origins of interviews, photos, field notes, personal documents, voice recordings and other documents. This research wants to discuss (1) The causes of children dropping out of school, namely: the economic situation of the family, the educational background of the father and mother, the status of the father in society as well as employment and social psychological correlation between parents and between children and parents, (2) Policy Analysis Regional government in overcoming school dropouts in: (a) Optimizing the distribution of scholarships through BOS funds, KIP, family hope events, and/or similar assistance, (b) Regional government and school principals encourage the community, public figures, DUDI, to encourage completion of education according to the level, (c) Counseling and guidance for children's parents by the Education Department, (d) Strengthening family education.
SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN Suheti; Eko Wahyu; Supardi; Agus Gunawan
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1857

Abstract

Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Co-Authors Achmad Faisal Agus Holid Agus Setyawan Ahmad Reza Akrom Maulidi Angela Caroline, Angela Anis Fauzi Annisa Septiani Asa Parent, Gen An Gi Atang Suryana Atiqoh Aulia Firmansyah Aurey Josephine Wu Bartolomeus Herawan Mintardjo Bayu Pramono Cindy Alia Tasya Cindy Verlia Dede Permana Delinna Delinna Desi Pakadang DEWI HERMAWATI WAHYUNINGSIH Dhiya Wirdatul Izzah Diah Robiatul Adawiah Dimas Zuhri Ahmad Disman Disman Eko Wahyu Encep Syarifudin Enung Nugraha Euis Asyiah Faiza Nur Khalida Farchan Nurhakim Haudh Al Maa'uun Hermawati, Eli Iffan Ahmad Gufron Instiyawati Hakim Johannes Kristiaji Hendarto Kaesul Ma’arif Khemiko Khemiko Kikin Al-Kindy Assyahali Lia Eviyanti Lovelia Sukamtini M A Tihami Machdum Bachtiar Mega Ayunda Putri Merrina Ulfa Mia Zultrianti Miftahudin Muhamad Amin Muhammad Aryo Ramadhan Muhammad Rizky Fadhil Muhammad Rizky Widodo Nana Supriatna Nana Suryapermana Nasirudin Neneng Aminah Nidaul Hasanah Ahmad Nurhayati, Neng Octaviani Gita Putri Rifaudin , Ahmad Rifyal Ahmad Lugowi Rijal Firdaos Romli, Ombi Santi Hendayani Saripah Sarta Shelvi Shelvi Shobri Shobri Siti Zahra Khoirunnisa Sopwan Supian Ssonko Muhammedi suheti Sunayah Sunayah Supardi Supianto Suryani Wardtul Jannah Theresia Ivana Pratiwi Tita Oktaviani Tita Oktaviani Triningtyas E. P. Gusti Triningtyas Elisabeth Putri Gusti Wahyudin Wahyudin Wasehudin Yanti Fatmariyanti Yoke P. Kornarius Yoke Pribadi Yoke Pribadi Kornariu Yoke Pribadi Kornarius Yuli Yanti Zahra Haryadi Zainal Muttaqin Zia Shakila Zulfikar Zulfikar