Claim Missing Document
Check
Articles

Sea Power Indonesia Related to Geopolitics in The South China Sea and Geoeconomics in the North Natuna Sea Sloc & Slit Rahma Agun Aulal Muna; Abdul Rivai Ras; Rudiyanto; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4892

Abstract

Abstract This article talks about Indonesia's sea power from a geopolitical perspective in the South China Sea and geoeconomics (Sea Lane of Trade/SLoT) as well as communication lines (Sea Lane of Communication/SLoC) in the North Natuna Sea. The theory used to analyze this journal is the concept of sea power. This article also dissects the wealth of natural resources as well as the strategic position of the country which needs to be utilized optimally for the national interest. The research method used is the descriptive qualitative method. The results of the analysis show that Indonesia has extraordinary natural resource potential for the future. Indonesia's strategic location must be fully utilized and security must be maintained. Keywords: Sea Power, Geopolitics, Geoeconomics, South China Sea, North Natuna Sea SLOC and SLIT
Kerja Sama Kepolisian antara Kepolisian Republik Indonesia Dengan Kepolisian Federal Australia Dalam Peningkatan Keamanan Maritim Tahun 2023 Muhamad Rizal Aria Sandy; Abdul Rivai Ras; Yusnaldi; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4991

Abstract

Abstrak Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah perairan yang lebih luas dari daratannya menjadi tantangan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia dalam mengatasi ancaman kejahatan yang berada di laut. Kemudahan akses untuk pelaku kejahatan masuk dan keluar dari sebuah wilayah kedaulatan negara menjadi sebuah masalah bagi keamanan negara. Batas maritim Australia yang berbatasan dengan wilayah Indonesia bagian selatan dengan garis batas maritim yang sangat panjang dapat menjadi ancaman kejahatan lintas negara bagi keamanan kedua negara tersebut. untuk itu, penelitian kali ini akan membahas peluang kerja sama antara Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Australia dalam menangani dan meningkatkan keamanan maritim secara bersama-sama. Menggunakan konsep sistem politik yang dikeluarkan oleh David Easton untuk membahas background kerja sama antara kedua lembaga tersebut dan implementasi kerja sama yang akan dilakukan antara keduanya. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 2023 antara Polri dan AFP telah menandatangani sebuah naskah perjanjian kerja sama keamanan dalam menangani kejahatan transnasional. Kerja sama keamanan antara Polri dan AFP berkaitan dengan kerja sama dalam menangani tindak kejahatan transnasional dan pengembangan kepasitas. Dengan naskah ini, diharapkan antara Polri dan AFP dapat bekerja sama dalam meningkatkan keamanan, terutama keamanan maritim secara bersama. Hal tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan yang ada di laut dan merupakan kejahatan-kejahatan yang bersifat lintas batas karena kemudahan akses bagi pelaku-pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya di perairan batas maritim antara Indonesia dan Australia. Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan implementasi kerja sama dapat maksimal bagi kedua nya dalam meningkatkan keamanan perbatasan secara bersama-sama. Kata Kunci: Polri, Sistem Politik, Keamanan Maritim. Abstract Indonesia as an archipelago with a larger water area than its land is a challenge for the government and all Indonesian people in overcoming the threat of crime at sea. The ease of access for criminals to enter and exit a country's sovereign territory is a problem for state security. Australia's maritime boundary which borders the southern part of Indonesia with a very long maritime boundary line can pose a threat of transnational crime to the security of the two countries. This research will discuss opportunities for cooperation between the Indonesian Police and the Australian FFederal Police in handling and improving maritime security together. Using the concept of political system issued by David Easton to discuss the background of cooperation between the two parties and the implementation of cooperation that will be carried out between the two parties. The result of this research is in 2023 the Indonesian National Police (Polri) and the Australian Federal Police (AFP) have signed a security cooperation agreement in combating transnational crimes. The security cooperation between Polri and AFP relates to cooperation in combating transnational crimes and capacity building. With this new cooperation agreement, it is expected that Polri and AFP will work together to improve security, especially in maritime security. This is related to security threats that exist at the sea and these crimes are cross-border in nature due to the ease of access for criminals to carry out their actions in the maritime boundary waters between Indonesia and Australia. With this agreement, it is hoped that the implementation of cooperation can be maximized for both parties in improving border security together.Keyword: INP, Maritime Security, and Political system. Keywords: INP, Political System, Maritime Security.
Enhancing Urban Water Resilience Awareness through Interactive Geospatial Learning Arief Nasrudin; Tito Latif Indra; Margaretha Hanita; Abdul Rivai Ras
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 1 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i1.984

Abstract

Urban water resilience has become an essential component of environmental education, yet students often struggle to understand the complex relationships among hydrological processes, spatial vulnerability, and mitigation strategies using conventional instructional media. This study investigated the effectiveness of interactive geospatial learning in enhancing students’ urban water resilience awareness. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was conducted with 120 eleventh-grade students from two intact classes in Jakarta. Students in the experimental group learned through an interactive geospatial platform that enabled exploration of hydrological layers, spatial risk visualization, and scenario-based environmental analysis, whereas the control group received conventional instruction using static visual materials. Urban water resilience awareness was assessed using a situational judgment test measuring hydrological understanding, spatial vulnerability, and mitigation decision-making. The findings indicate that students who learned with interactive geospatial media demonstrated substantially greater improvement than those receiving conventional instruction. Most students in the experimental group achieved high levels of learning improvement and successfully met the expected learning mastery criteria. These findings suggest that interactive geospatial learning provides an effective technology-enhanced approach for strengthening spatial reasoning, environmental literacy, and urban water resilience awareness in secondary education.
Co-Authors A. Adang Supriyadi AA Oka Wirayudha Aini Nahdlia Puspita Akhir Yuliana Setianingrum Aldy Surya Alriandi Ali Alfathimy, Deden Habibi Andrian Rizky Moranta Ari Widodo Ari Widodo Arief Nasrudin Aris, Tomi Arman Sobary Darmawijaya Aswindo, Munarni Bayu Asih Yulianto Bayu Dwi Welasasih Bayu Nurpatria Bayu Nurpatria Broto Wardoyo, Broto Cintya Yelena Putri Debe, Rachmat Gemelizar Deden Habibi Ali Alfathimy Fatihah Rizkiyah Grace Carolina Harryes, Regil Kentaurus Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Imam Supriyadi Jafits Al Fajri Nur Rafsanjani Jayantho, Seno Koesnadi Kardi Kurniawan, Rizky Hendra Laurensius Laurensius Legowo, Endro Mahesswara, Kadek Bayu Prabha Margaretha Hanita Marzio, Aldy Masaji Faiz Dani Agus Setiani Miftahul Khausar Moch Jurianto Moch. Jurianto Moranta, Andrian Rizky Muhamad Rizal Aria Sandy Muhammad Fakhrul Nurpatria, Bayu Pangiutan, Pangiutan Panji Suwarno Prakoso, Lukman Yudho Prima Aris Wardhani Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Purwanto Purwanto Putra, Yusuf Aulia Putri, Cintya Yelena Rachmat Gemelizar Debe Rahma Agun Aulal Muna Risahdi, Muhammad Rizky Hendra Kurniawan Rudiyanto Rudiyanto Runturambi, Arthur Josias Simon Saragih, Herlina Juni Risma Soemantri, Asep Iwa Stanislaus Riyanta Supriyadi, Asep Adang Surya Alriandi, Aldy Suwarno, Panji Tito Latif Indra Tomi Aris Tomi Aris Tomi Aris Widiawan, Bondan Widodo Widodo Yuslita Rinika Yuslita Rinika Yusnaldi Yusnaldi Yusnaldi, Yusnaldi