Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Seteguk Sehat: Peningkatan Pengetahuan Anak Sekolah Dasar Tentang Pentingnya Konsumsi Air Putih Di Desa Hajran Kabupaten Batanghari Fiona desi lestari; Salsabila; Wini Fransisca; Sastia apriliani; Anggia; Olvi renanda rudi; Bhirindra sekar sari; Naswa khoiriah; Jeni vinalia sitorus; Muhammad rifqi azhary
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/0eqed191

Abstract

Kebiasaan mengonsumsi air putih pada anak usia sekolah dasar masih menjadi perhatian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan anak, khususnya di wilayah pedesaan. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingginya akses terhadap minuman manis kemasan, keterbatasan pemahaman anak mengenai kebutuhan cairan tubuh, serta kurangnya edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Anak-anak yang tidak mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup berisiko mengalami dehidrasi, yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar, kebugaran fisik, serta kesejahteraan secara umum. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya minum air putih setiap hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas lima SDN 132/I Desa Hajran tentang pentingnya mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup guna memenuhi kebutuhan cairan harian. Kegiatan dilaksanakan melalui metode edukasi interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Metode tersebut meliputi penyampaian materi melalui media visual yang menarik, sesi tanya jawab untuk menggali pemahaman siswa, penggunaan lembar kerja untuk memperkuat hasil belajar, serta demonstrasi kesehatan sederhana agar siswa dapat memahami secara langsung dampak konsumsi air putih bagi tubuh. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai kebutuhan air harian, manfaat air putih bagi kesehatan, serta tanda dan gejala dehidrasi. Selain itu, siswa cenderung lebih menyukai minuman manis kemasan dibandingkan air putih, baik di sekolah maupun di rumah. Setelah intervensi edukasi dilakukan, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai manfaat minum air putih dan pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Siswa juga menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti membawa botol air minum sendiri ke sekolah untuk mendukung kebiasaan hidrasi yang sehat. Diharapkan program serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah lain sehingga kebiasaan minum air putih sejak dini dapat terbentuk dan dipertahankan hingga dewasa untuk mendukung kesehatan generasi masa depan yang lebih
Pembentukan Desa Safety Farming Di Desa Pudak Aswin, Budi; Halim, Rd.; Azhary, Muhammad Rifqi; Reskiaddin, La Ode; Wardiah, Rizalia
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.49828

Abstract

This community service program aims to establish a Safety Farming Village in Pudak Village, Kumpeh Ulu District, Muaro Jambi Regency, as an effort to improve occupational safety and health (K3) for farmers. Through outreach, training and the establishment of Occupational Health Effort Posts (UKK), farmers are expected to be able to apply K3 principles in farming activities, especially in handling pesticides. The results of the program show an increase in farmers' knowledge and awareness about the importance of work safety, as evidenced by a decrease in the incidence of work accidents and an increase in the use of personal protective equipment (PPE). Apart from that, the establishment of work SOPs and rinse storage houses provides safer facilities for farmers. This program also produces First Aid for Accidents (P3K) training which helps farmers deal with work injuries more swiftly and effectively. This success was supported by partnerships between educational institutions, village stakeholders and farmers, which significantly increased safety awareness and strengthened the sustainability of safe agricultural practices. This program has not only succeeded in improving the quality of life and productivity of farmers, but has also become a model for other villages in implementing Safety Farming.
Scoping Review : Efektifitas Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Budi Aswin; Lynita Amarillis; Usi Lanita; Hendra Darmawan Sitanggang; Muhammad Rifqi Azhary
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.242

Abstract

Penerapan K3 yang optimal tidak hanya mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi dan kinerja karyawan. Namun, implementasi K3 di berbagai sektor industri masih menghadapi kendala seperti kurangnya kesadaran, minimnya pengawasan, dan rendahnya dukungan manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas pekerja berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada periode 2019–2024. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan pendekatan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci “occupational health and safety,” “K3 program,” “workplace safety,” dan “work productivity.” Sebanyak 16 artikel memenuhi kriteria kelayakan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar studi melaporkan hubungan positif yang signifikan antara penerapan program K3 dengan peningkatan produktivitas kerja. Bentuk intervensi yang paling efektif meliputi pelatihan keselamatan, penyediaan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan kesehatan berkala, serta penerapan sistem manajemen K3 (SMK3). Selain itu, keberhasilan program K3 sangat dipengaruhi oleh budaya keselamatan, kepemimpinan manajemen, dan partisipasi aktif pekerja. Kesimpulannya, penerapan program K3 berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pekerja dan efisiensi organisasi.
Analisis Perilaku Triad KRR (Seksualitas HIV/AIDS dan Napza) Melalui Program Pik-R Pada Siswa di SMAN 13 Kota Jambi Darmawan, Tuhfah Fitria; Asparian, Asparian; Siregar, Sri Astuti; Herwansyah, Herwansyah; Azhary, Muhammad Rifqi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36492

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, masalah yang menonjol pada remaja adalah seksualitas (termasuk hubungan seks dini, kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi), HIV dan AIDS serta penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pelaksanaan program pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku TRIAD KRR pada siswa di SMAN 13 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Jumlah sampel 60 siswa Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan menggunakan Paired-Samples T-Test dan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dan perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi materi TRIAD KRR, yaitu dengan nilai p pada variabel pengetahuan dan sikap <0,005. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap siswa SMAN 13 Kota Jambi mengenai TRIAD KRR sebelum dan sesudah intervensi diketahui mengalami peningkatan yang sangat baik. Diharapkan siswa menjadi agen perubahan untuk memperluas informasi kepada teman sebaya.
Co-Authors . Asparian, . Adelina Fitri Adilla Solida Afriansah, Muhammad Randi Amirah, Nada Anabela, Aisha Andree Aulia Rahmat Andy Amir Angelita, Irayanti Anggia Bhirindra sekar sari Budi Aswin Bunga Rimta Barus Cleopatra, Marsha Damanik, Yunita Syahputri Darmawan, Tuhfah Fitria Derniati, Neris Efrata Sembiring Elmina Tampubolon Elsa Dwi Saputri Eti Poncorini Pamungkasari Fadzlul, Fadzlul Fajrina Hidayati Fiona desi lestari Futri, Selli Gustina Putri, Amelia Halim, Rd Halim, Rd. Hanni Zahrani Shalsabilla hartadi, alvin febri Hendra Darmawan Sitanggang Herwansyah . Herwansyah, Herwansyah Hubaybah, Hubaybah Indah Srymuliani Nainggolan Jeni vinalia sitorus Kasyani, Kasyani La Ode Reskiaddin Labibah, Sovia Lina Febriani Tanjung Lynita Amarillis M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan Muhammad Farhan Situmorang Muhraza Siddiq Nadhira Beninda Naswa khoiriah Ningsih , Vinna Rahayu Ningsih, Vina Rahayu Nisa, Muflihatun novita, willia Novramanda, Atisa Nurhadi Oka Lesmana S Olvi renanda rudi Puspita Sari Puspita Sari Putri Hayati Putri, Fitria Eka Putri, Rizqi Nanda Rahmadani, Dwika Rahmadani, Tri Ratna Djuwita Rini, Willia Novita Eka Rizhalia Wardiah Rizqi Nanda Putri Salsabila Sastia apriliani Sembiring, Efrata Sianturi, Ronauly Silvia Mawarti Perdana Simatupang, Nanda Agustian Sindy Yulia Putri Sitio, Sri Sudewi Sitio, Sri Sudewi Pratiwi Sitorus, Friska Ernita Sulasmi Sulasmi Tanjung, Lina Febriani Usi Lanita Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Wahidah Marwiyah, Siti Wijayanti, Zilzikridini Wini Fransisca yulia lanti retno dewi Yuliana . Yunita Syahputri Damanik Yunita Syahputri Damanik