Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Ketangguhan Mental Atlet Menjelang Pertandingan pada Tahap Persiapan Khusus Melalui Metode Pelatihan Mental Systematic Literature Review Nurfauziyah, Dea Meisya; Hambali, Burhan
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol 8 No 2 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jpjo.v8i2.12062

Abstract

This research aims to determine the level of mental toughness of athletes before a match during the special preparation stage through mental training methods. The method used in this research employs the SLR (Systematic Literature Review) method, with literature searches conducted using digital databases (Google Scholar, Publish or Perish, Scopus, and others). This research was conducted based on three keywords: mental toughness, mental training, and training periodization. Conclusion: There is an increase in mental toughness leading up to the competition in the specific phase through mental training with various methods that are tailored to the needs and proportions of the athletes themselves. Keywords: mental toughness, mental training, training periodization
Hubungan antara Kondisi Ekonomi Siswa dengan Hasil Belajar Olahraga Siswa Syahid, Wildan Shofarrizqa; Hendrayana, Yudy; Cariswan, Cariswan; Hambali, Burhan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i1.2519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat indeks pembangunan olahraga siswa di MTs di Jawa Barat dilhat dari kondisi ekonomi siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan 266 siswa MTs se-Jawa Barat sebagai partisipan, terdiri dari 157 siswa laki-laki (59%) dan 109 siswa perempuan (41%), dengan rentang usia antara 13 hingga 16 tahun. Data dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dan menggunakan teknik sampling jenuh serta analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peralatan olahraga yang dibeli cukup tinggi, dengan 62% partisipan mengeluarkan nilai 166, sementara 38% siswa mengalami keterbatasan finansial dengan nilai 100 dari total sampel 266 siswa. Rata-rata pengeluaran untuk membeli kebutuhan olahraga adalah kurang dari 200 ribu rupiah, dimana 50% siswa menunjukkan nilai di bawah angka tersebut; perlengkapan yang paling banyak dibeli adalah sepatu (31%), diikuti dengan pembayaran untuk tempat latihan (26%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi ekonomi berhubungan dengan kegiatan olahraga di MTs di Jawa Barat masih tergolong rendah.
The Role Of Mental Health Literacy And Dicipline In Improving The Learning Achievement Of Sports Students Karim, Naufal Nur Fadhillah; Hidayat, Yusuf; Hambali, Burhan
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 9 No 1 (2025): March
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v9i1.40062

Abstract

This study aims to examine the perspective of mental health literacy and discipline on improving the learning achievement of sports students. This study has three main variables: Mental health literacy, Discipline, and Learning Achievement. This research was conducted using quantitative methods by distributing Gform questionnaires to 329 respondents of sports students from various study programs at the Faculty of Sports and Health Education, Universitas Pendidikan Indonesia. Mental Health Literacy Questionnaire-Young Adult Form (MHLq-YA), F.I.R.S.T. (Focus, Intention, Responsibility, Structure, Time) and Grade Point Average (IPK) were used as instruments in this study. All data obtained were analyzed through the SPSS program with correlation and multiple regression hypothesis testing. The results show a significant relationship and influence between discipline and the learning achievement of sports students. In comparison, mental health literacy and learning achievement of sports students did not show statistical significance. In conclusion, research development is needed to improve the causal relationship with the sample's demographic characteristics to produce a more optimal interpretation.
Hubungan sumber daya manusia dan fasilitas olahraga terhadap partisipasi kegiatan olahraga siswa mts di jawa barat Rabbani, Muhamad Daffa; Carsiwan, Carsiwan; Hambali, Burhan
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i2.21623

Abstract

Pendidikan formal di Indonesia memiliki berbagai jenjang, salah satunya adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang memiliki populasi siswa yang besar. Partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga merupakan komponen penting dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilitas olahraga terhadap partisipasi siswa MTs di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara Purposive sampling dengan kriteria sekolah MTs yang memiliki populasi yang besar, dan diperinci siswa yang konsisten melakukan partisipan olahraga melalui kuesioner. Analisis data menggunakan korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah partisipan memiliki hubungan negatif dengan jumlah SDM (r = -0,439) dan total fasilitas (r = -0,132), meskipun tidak signifikan secara statistik. Di sisi lain, jumlah SDM menunjukkan hubungan positif yang kuat dengan total fasilitas (r = 0,632). Temuan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam pengelolaan sumber daya di sekolah MTs, di mana peningkatan jumlah siswa tidak selalu diikuti oleh peningkatan sumber daya yang memadai. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya yang strategis untuk memastikan ketersediaan SDM dan fasilitas yang seimbang dalam mendukung partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga. Implikasi praktis dari penelitian ini antara lain perlunya alokasi anggaran yang lebih besar untuk peningkatan fasilitas dan pengembangan kompetensi guru olahraga di sekolah MTs.
PERAN OLAHRAGA UNTUK PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEADILAN SOSIAL Muyassar, Akhmad Mar’i; Carsiwan, Carsiwan; Hambali, Burhan
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 14 No. 1 (2025): June: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v14i1.9057

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran umum literatur yang ada tentang peran olahraga terhadap perubahan sosial dan keadilan sosial dalam konteks. Metode penelitian mengumpulkan dan meninjau dengan systematic literature review (SLR). Database yang digunakan untuk mencari literatur yang tersedia yaitu Scopus. Pencarian artikel pada penelitian ini dibatasi dalam publikasi 5 tahun terakhir yang diterbitkan pada jurnal internasional terakreditasi yang dapat diakses secara terbuka (open acces). Subjek penelitian ini semua kalangan usia. Terdapat 15 penelitian tersebut menggunakan beberapa desain, metode, dan instrumen penelitian untuk menyelidiki berbagai konsep yang berkaitan dengan perubahan sosial dan keadilan sosial khususnya dalam olahraga. Konsep-konsep tersebut dikelompokkan ke dalam 5 tema berikut: Keterampilan interaksi; semangat kebersamaan; hubungan interpersonal; kerjasama; dan kesetaraan sosial. Temuan utama untuk masing-masing dari 5 tema tersebut dilaporkan sebagian besar secara positif keterkaitan peran antara olahraga terhadap perubahan sosial dan keadilan sosial masyarakat. Tinjauan ini memberikan gambaran umum tentang penelitian tentang manfaat olahraga terhadap perkembangan sosial dan keadilan sosial.
Analysis of the Characterisrics of Children aged 10-12 Years and if Implication in the Development of Physical Activities and Sport Hidayat, Yusuf; Sumpena, Asep; Hambali, Burhan
Journal of Physical Education For Secondary Schools Vol 2, No 1 (2022): Improving Quality of Life Through of Physical education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpess.v2i1.82392

Abstract

This conceptual article describes some of the main aspects that need to be observed and considered when a physical activity and sports program will be developed and applied to children aged 10-12 years, both in the physical education setting and in sports coaching locations in schools or clubs. Sports club. The four main topics that will be described in this conceptual article are the characteristics, basis, and needs for the participation of students/athletes aged 10-12 years in sports activities, strategies for developing a conducive learning or training environment, and some practical guidelines that physical education teachers can use. or trainer to carry out the lesson or exercise.   
Analisis Kualitas Hidup Siswa Sekolah Menengah Berdasarkan Aktivitas Olahraga dan Demografi Wilayah Khois Jajiyah, Nur; Gumilar, Agus; Mudjihartono; Hambali, Burhan; Kusuma Negara, Jajat Darajat
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i1.1510

Abstract

Kualitas hidup remaja dengan masalah kesehatan jangka panjang lebih buruk, terutama dalam hal keterlibatan sekolah. Kualitas hidup dan demografi regional telah menunjukkan bahwa pola migrasi dan pembangunan regional dipengaruhi oleh fasilitas perkotaan dan disamenitas. Penelitian ini mengungkap kualitas hidup remaja usia 14-19 tahun di daerah pedesaan dan kota. Survey dilakukan terhadap 334 remaja yang terdiri dari 109 pria dan 225 perempuan yang tinggal di daerah kota dan desa dengan menggunakan instrument WHOQOL- BREF. Instrumen ini dikembangkan oleh World Health Organization dan sudah di translate ke Bahasa Indonesia oleh tim dari kementrian kesehatan dan para akademisi. Instrumen ini untuk mengukur kualitas hidup seseorang yang terdiri dari 26 pertanyaan terdiri dari 4 dimensi, yaitu kesehatan fisik, hubungan sosial, psikologis, dan lingkungan. Analisis independent sampel t test dilakukan untuk melihat perbandingan kualitas hidup remaja berdasarkan demografi wilayah kota dan desa, hasilnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang siginifikan kualitas hidup remaja di pedesaan dan kota dengan nilai sig 0.006, dimana kualitas hidup remaja di kota dengan skor rata-rata 85.33 lebih baik daripada remaja di desa dengan skor rata-rata 80.44. Analisis kualitas hidup berdasarkan aktivitas olahraga yang melakukan aktivitas olahraga menunjukan hal yang kurang memuaskan yaitu 31% yang masuk dalam kategori baik dan sangat baik. Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah untuk memperhatikan lingkungan di pedesaan untuk meningkatkan kualitas hidup remaja, serta menggairahkan aktivitas olahraga sebagai salah satu penunjang kualitas hidup.
Hubungan antara Kondisi Ekonomi Siswa dengan Hasil Belajar Olahraga Siswa Syahid, Wildan Shofarrizqa; Hendrayana, Yudy; Cariswan, Cariswan; Hambali, Burhan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i1.2519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat indeks pembangunan olahraga siswa di MTs di Jawa Barat dilhat dari kondisi ekonomi siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan 266 siswa MTs se-Jawa Barat sebagai partisipan, terdiri dari 157 siswa laki-laki (59%) dan 109 siswa perempuan (41%), dengan rentang usia antara 13 hingga 16 tahun. Data dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dan menggunakan teknik sampling jenuh serta analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peralatan olahraga yang dibeli cukup tinggi, dengan 62% partisipan mengeluarkan nilai 166, sementara 38% siswa mengalami keterbatasan finansial dengan nilai 100 dari total sampel 266 siswa. Rata-rata pengeluaran untuk membeli kebutuhan olahraga adalah kurang dari 200 ribu rupiah, dimana 50% siswa menunjukkan nilai di bawah angka tersebut; perlengkapan yang paling banyak dibeli adalah sepatu (31%), diikuti dengan pembayaran untuk tempat latihan (26%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi ekonomi berhubungan dengan kegiatan olahraga di MTs di Jawa Barat masih tergolong rendah.
HUBUNGAN ANTARA LITRASI FISIK DAN PERKEMBANGAN PERSONAL PADA REMAJA Arifin, Achmad Faqih; Carsiwan, Carsiwan; Hambali, Burhan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v9i2.54294

Abstract

Tujuan penelitian iniuntuk mengethui ada tidaknya hubungan antara litrasi fisik dengan perkebangan personal pada remaja tingkat SMP dan SMA di Bandung Raya. Populasi dalam penelitian ini siswa remaja tingkat SMP dan SMA di Bandung Raya dengan berjumlah 2 Sekolah Menengah Pertama dan 11 Sekolah Mengah Atas di Badung Raya. Pengambilan sampel random sampling sebanyak 370 siswa. Tehnik pengambilan data menggunakan metode Angket/kuesioner untuk semua variable. Tehnik analisis data menggunakan analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara Litrasi Fisik dan Perkembangan Personal Remaja tingkat SMP dan SMA di Bandung Raya.
Kecakapan hidup atlet softball remaja Gumilar, Agus; Ma'Mun, Amung; Nuryadi, Nuryadi; Darajat KN, Jajat; Hambali, Burhan
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1012

Abstract

Masalah: Partisipasi pemuda dalam berolahraga memiliki potensi yang sangat besar dalam perkembangan usianya. Secara umum diyakini bahwa melalui olahraga, anak-anak dan remaja belajar nilai dan keterampilan itu akan melayani mereka dengan baik ketika mereka mempersiapkan diri untuk sisa hidup mereka. Sayangnya, banyak program tidak terstruktur dengan baik atau diimplementasikan sedemikian rupa, sehingga kecakapan hidup yang bisa dipelajari dalam olahraga dipindahkan ke domain kecakapan lainnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari teamwork, social skills, goal setting, leadership, problem solving and decision making, interpersonal communication, emotional skills, dan time management dengan kecakapan hidup atlet softball. Metode: Responden terdiri dari 174 orang atlet remaja putra dan putri berusia dibawah 21 tahun di Indonesia yang aktif berlatih dan bertanding. Ini merupakan penelitian deskriftif dengan survey analisis, Instrumen yang digunakan yaitu Instrument yang digunakan untuk mengevaluasi kecakapan hidup dalam bidang olahraga ini yaitu menggunakan Life Skills Scale for Sport (LSSS) yang dikembangkan untuk menilai delapan variabel di atas. Hasil: Analisis korelasi kecakapan hidup, dalam cabang olahraga softball menunjukan terdapat dua variabel yang memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kecakapan hidup yaitu variabel kepemimpinan dan komunikasi interpersonal, lima variabel memiliki hubungan yang kuat dengan kecakapan hidup yaitu variabel kerjasama tim, goal setting, manajemen waktu, kecerdasan emosional, dan kecakapan sosial, serta varibel dengan hubungan yang cukup kuat yaitu pengambilan keputusan. Kesimpulan: Teamwork, social skills, goal setting, leadership, problem solving and decision making, interpersonal communication, emotional skills, dan time management memiliki hubungan positif dengan kecakapan hidup atlet softball.