Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Memperkuat Etika Pancasila dalam Mengatasi Degradasi Moral Nugraha, Dadi Mulyadi; Sundawa, Dadang; Kurniawaty, Imas; Supriyono, Supriyono; Putri Ramadani, Anggita; Nafhan Yasmin, Avissa
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10806

Abstract

Degradasi moral yang terjadi saat ini semakin mengkhawatirkan di kalangan mahasiswa menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak. Nilai-nilai moral yang luntur dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila dalam memperkuat etika Pancasila guna mengatasi degradasi moral di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode survei kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dari total 196 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang sudah mengikuti mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila melalui kuesioner yang disebarkan secara daring, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang dilakukan dengan melibatkan mahasiswa secara aktif seperti studi kasus, project-based learning, dan diskusi kelompok dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Terdapat kolerasi signifikan antara persepsi positif mahasiswa terhadap pembelajaran Pancasila dengan efektivitas implementasi dari mata kuliah tersebut. Kesimpulannya bahwa pembelajaran mata kuliah wajib kurikulum Pendidikan Pancasila efektif dalam memperkuat etika mahasiswa dalam mengatasi degradasi moral, namun terdapat ruang untuk peningkatan dalam metode pembelajaran agar dapat berjalan lebih inklusif dan relevan dengan isu-isu moral yang ada.
Pendidikan Pancasila pada Generasi Digital dalam Menghadapi Era Society 5.0 Supriatna, Aang; Nugraha, Dadi Mulyadi; Supriyono, Supriyono
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v7i1.30783

Abstract

Teknologi kini tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat termasuk bidang pendidikan. Saat ini para murid dapat dikatakan tergantung pada teknologi dalam belajar mereka juga fasih menggunakan perangkat teknologi dan dengan ketergantungan ini mereka dikatakan sebagai generasi digital atau generasi internet. Generasi Z terkenal memiliki karakter multitasking hal ini sesuai dengan munculnya Era Society 5.0 yang pertama kali dikenalkan di Jepang oleh perdana menteri Shinzo Abe yaitu super-smart society yang melakukan digitalisasi tidak hanya di bidang ekonomi dan industri namun seluruh aspek kehidupan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaaran di Indonesia merupakan bidang studi yang mengajarkan rasa nasionalisme dan cara menjadi warga negara Indonesia yang taat pada asas hukum Indonesia, digitalisasi dalam segala bidang di masa yang akan datang menjadi tantangan tersendiri bagi efektivitas pengajaran Pancasila dan Kewarganegaaraan karena kemajuan teknologi kerap kali dianggap akan melunturkan rasa nasionalisme pada generasi muda. Metode dan pendekatan penelitian menggunakan adalah library research yakni pengumpulan data yang bersumber dari buku, jurnal, artikel dan sumber baca lainnya. Penelitian membuktikan bahwa teknologi dapat membantu pengajaran Pancasila dan Kewarganegaaraan menjadi lebih optimal dengan cara-cara yang disukai generasi kini.
Pengaruh Civic Engagement terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada Komunitas Petani di Dusun Ciwelut, Karawang Sartika, Euis Dwi; Anggraeni, Leni; Nugraha, Dadi Mulyadi
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i1.3209

Abstract

Penelitian ini menelaah pengaruh keterlibatan warga negara (civic engagement) terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta faktor‑faktor yang memediasi hubungan tersebut pada komunitas petani Dusun Ciwelut, Karawang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif‑kausal, data dikumpulkan dari 40 petani berusia 16–65 tahun dan dianalisis melalui regresi linier sederhana. Hasil uji F (146,762; p < 0,001) dan uji t (12,115; p < 0,001) menunjukkan keterlibatan warga negara berpengaruh signifikan terhadap pencapaian TPB Tanpa Kelaparan, Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi, serta Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab. Koefisien korelasi (R = 0,891) mengindikasikan hubungan sangat kuat, sedangkan koefisien determinasi (R² = 0,794) menegaskan bahwa 79,4 % variasi capaian TPB dijelaskan oleh keterlibatan warga; sisanya 20,6 % dipengaruhi faktor internal (keterampilan, sikap, pengetahuan dan perilaku kewarganegaraan, modal sosial, karakteristik individu) dan eksternal (kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi makro, infrastruktur, teknologi, jaringan sosial, serta dinamika sosio‑politik). Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai‑nilai pendidikan kewarganegaraan dalam program pemberdayaan petani untuk memupuk partisipasi kolektif dan mempercepat realisasi TPB di pedesaan.
Pengembangan Materi Pendidikan Pancasila Berbasis Nilai dan Moral Untuk Menghadapi Tantangan Disrupsi Supriyono, Supriyono; Kurniawaty, Imas; Nugraha, Dadi Mulyadi; Supriatna, Aang; Rosyada, Laura Barozial Amry; Hidayat, Suci Fitriani
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10949

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peranan yang penting sebagai upaya pemerintah mewujudkan tujuan negara Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembelajaran Pendidikan Pancasila perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangan materi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral untuk menghadapi tantangan disrupsi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data lapangan diperoleh melalui angket yang disebarkan kepada mahasiswa dan dianalisis dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu menemukan bahwa pengembangan materi Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral memiliki korelasi positif (r=0,448) terhadap kemampuan menghadapi tantangan disrupsi, namun tidak signifikan secara statistik (p=0,449). Analisis regresi menunjukkan kontribusi sebesar 20,1%, sementara 79,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun demikian, hasil ini memberikan indikasi bahwa penguatan Pendidikan Pancasila berbasis nilai dan moral tetap relevan sebagai strategi dalam membentuk generasi yang tangguh dan adaptif di era disrupsi. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merancang model pendidikan yang lebih inovatif dan responsif terhadap perubahan global.
Penguatan Political Awareness and Literacy Era Digital sebagai Wujud Bela Negara Pemuda Kabupaten Subang Darmawan, Cecep; Anggraeni, Leni; Setiawan, Mursyid; Nugraha, Dadi Mulyadi; Rustandi, Apriya Maharani; Setiawan, Agung
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i2.3674

Abstract

Kesadaran dan literasi politik pemuda di era digital menghadapi tantangan serius akibat maraknya hoaks dan disinformasi melalui media sosial serta rendahnya literasi digital masyarakat. Kondisi ini menuntut adanya upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran dan literasi politik generasi muda sebagai wujud bela negara. Program pengabdian ini bertujuan mengkaji dampak pelatihan POLARIS (Political Awareness and Literacy) berbasis teknologi dalam memperkuat pemahaman politik pemuda di Kabupaten Subang. Metode yang digunakan adalah Participation Action Research (PAR) melalui tahapan pelatihan, diskusi, dan refleksi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kesadaran politik di era digital serta peserta memiliki kemampuan mengidentifikasi literasi politik yang relevan bagi pemuda saat ini. Kegiatan ini disimpulkan mampu menumbuhkan kesadaran politik dan literasi digital pemuda secara signifikan. Implikasi program ini adalah perlunya program pengembangan yang berkelanjutan di sekolah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk membangun generasi yang memiliki kesadaran dan literasi politik di era digital sebagai wujud bela negara.
PEMBENTUKAN RESILIENSI SOSIAL ANAK MELALUI PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS PENGASUHAN ORANG TUA Pratiwi, Rifalni Saeful; Wilodati, Wilodati; Nugraha, Dadi Mulyadi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.112.10

Abstract

Abstrak Resiliensi sosial pada anak merupakan kemampuan untuk menghadapi stres, tantangan, dan kesulitan dalam interaksi sosial, termasuk kemampuan menyelesaikan masalah interpersonal, mengendalikan emosi dan perilaku, menjaga hubungan sosial yang positif, serta memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar. Program penguatan kapasitas pengasuhan orang tua yang diselenggarakan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Bayi Sehat Muhammadiyah Bandung menjadi solusi bagi keluarga dhuafa dalam meningkatkan kualitas pola asuh melalui pelatihan yang dilaksanakan secara berkala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara terstruktur dari tahap perencanaan hingga evaluasi, dan berdampak pada terbentuknya resiliensi sosial anak melalui internalisasi pola asuh oleh orang tua, yang ditandai dengan kemampuan coping yang baik, keterampilan interpersonal, sikap optimisme, dan empati tinggi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa program penguatan kapasitas pengasuhan orang tua berkontribusi dalam memperbaiki pola asuh dan mendukung pembentukan resiliensi sosial anak, serta diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah, praktisi, dan akademisi dalam penyelenggaraan program serupa. Abstract Social resilience in children refers to their ability to cope with stress, challenges, and difficulties in social interactions, including the ability to resolve interpersonal problems, regulate emotions and behavior, maintain positive social relationships, and seek support from their surroundings. The parenting capacity strengthening program organized by the Child Welfare Institution (LKSA) Bayi Sehat Muhammadiyah Bandung serves as a solution for underprivileged families to improve the quality of parenting through regular training sessions. This study employs a qualitative approach with a case study method, using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that the program is implemented in a structured manner, from planning to final evaluation, and contributes to the development of children's social resilience through the internalization of parenting practices by parents. This resilience is characterized by effective coping strategies, interpersonal skills, optimism, and high empathy. The implications of this study indicate that the parenting capacity strengthening program plays a significant role in improving parenting practices and supporting the development of children's social resilience, and it is expected to serve as a reference for government, practitioners, and academics in implementing similar programs.
Pengaruh lunturnya nilai-nilai Pancasila terhadap Bahasa Indonesia Raihan, Alandra raka; Nufaisa, Rayya Putri; Cikal Budiman, Salwa Putri; Maharani, Vani; Putra, Zulfadly Deaz; Hamidah, Siti; Nugraha, Dadi Mulyadi
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i4.880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lunturnya nilai-nilai Pancasila terhadap Bahasa Indonesia. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah literatur dari berbagai jurnal yang relevan dengan topik yang diusung. Beralaskan hal tersebut, dijelaskan bahwa bahasa merupakan alat masyarakat untuk berinteraksi, bekerjasama, dan mengindentifikasi diri. Berdasar pada Undang-Undang Dasar tahun 1945 bahasa resmi negara Republik Indonesia adalah Bahasa Indonesia. Saat ini eksistensi bahasa Indonesia dipertanyakan reposisinya sebagai bahasa resmi Republik Indonesia akibat tidak adanya penyaringan transfer budaya antar negara di era globalisasi ini yang mengakibatkan banyaknya pencampuran bahasa Indonesia dengan bahasa asing, penyerderhanan bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan kaidah kebahasaan atau pemakaian bahasa gaul, dan penuggunaan kata-kata tidak senonoh yang tidak layak diucapkan. Dari hasil data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik pada sensus tahun 2010 tentang pemakaian bahasa Indonesia dengan total 214.056.929 penduduk berusia 5 tahun ke atas yang mengikuti survei tersebut. Didapatkan hasil yaitu pemakain bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari di rumah tangga sebanyak 79,5% dan hanya 19,9% yang mengunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari, serta 0,3% sisanya memakai bahasa asing.
TOLERANSI BERAGAMA DI PERGURUAN TINGGI Rahmawati, Citra Ayu; Sa’adah, Farihatu; Nawwaf, Muhammad Faishal; Azzahra, Nandita Rizkina; Mubarok, Sahrul; Nugraha, Dadi Mulyadi; Ruyadi, Yadi
TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama Vol 15, No 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/trs.v15i1.24507

Abstract

Artikel ini membahas tentang kebhinekaan di menara gading (toleransi beragama di perguruan tinggi) yang mendiskusikan lebih dalam mengenai masalah toleransi antar agama di ruang lingkup kampus. Toleransi beragama adalah nilai penting dalam masyarakat yang multikultural. Studi ini bertujuan untuk menggali sikap dan perilaku toleransi beragama mahasiswa di perguruan tinggi. Dalam penelitian ini metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor seperti pendidikan, pengalaman, dan pengaruh lingkungan ternyata mempengaruhi tingkat toleransi beragama. Hasil dari penelitian ini bisa mewujudkan dasar untuk meningkatkan program-program yang mempromosikan toleransi beragama di perguruan tinggi.
Citizenship education in the Covid-19 era: How to become a digital citizen? Abdul Azis; Maftuhin Maftuhin; Dadi Mulyadi Nugraha
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v18i2.40833

Abstract

Online learning that is applied to the Citizenship Education course as a result of the Covid-19 pandemic presents quite a challenge for the character development of students. With this, of course, raises a question, how can student character development be carried out only through online learning? By using the Research and Development (R&D) research design, this study seeks to reveal an effort to develop student character so that they can become digital citizens in the midst of the Covid-19 virus pandemic through Citizenship Education learning. The results show that the development of student character through the application of the concept of digital citizenship in online learning of the student-centered Citizenship Education course can be carried out effectively. This is because learning Citizenship Education which is implemented effectively is able to direct students to think critically about contextual problems that occur, so that students can show their character as digital citizens by instilling basic religious and cultural values in applying and mastering science and technology and the arts. with great responsibility.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MELALUI PENGEMBANGAN JEJARING BISNIS KULINER KUE ROTI PISANG KHAS BANJARMASIN Supriadi, Acep; Ruyadi, Yadi; supriyono, supriyono; Nugraha, Dadi Mulyadi; Mawarti, Rista Ayu
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EMPOWERMENT OF THE CREATIVE ECONOMY THROUGH THE DEVELOPMENT OF A CULINARY BUSINESS NETWORK BANJARMASIN TYPICAL BANANA BREAD CAKE Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif di era globalisasi menjadisesuatu yang sangat krusial. Pengembangan ekonomi ini bertumpu pada kreatifitas, kebudayaanserta keunggulan lokal yang dimiliki, dan menjadi harapan baru dalam menatap perubahanekonomi bangsa di masa mendatang. Pengembangan ekonomi kreatif dapat dilakukan padamasyarakat di pedesaan, contohnya Desa Kayuambon yang berada disekitaran Lembang,Kabupaten Bandung Barat dengan salah satu komoditas utamanya adalah pisang. Hanya saja,pengolahan komoditas tersebut belum maksimal, sehingga belum memberi penambahanpendapatan yang signifikan bagi masyarakatnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian inibertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait inovasi berbagai olahan makanan yangberbahan baku utama pisang, khususnya pengembangan bisnis kuliner roti pisang khasKalimantan serta strategi pengembangan jejaring bisnis olahan tersebut sehingga dapat memberitambahan pendapatan bagi Masyarakat Kayuambon Kecamatan Lembang. Metode yangdigunakan yaitu action research. Hasil yang didapatkan setelah melaksanakan penelitian, yaitu pengembangan jejaring bisnis kuliner roti pisang khas Banjarmasin, dapat meningkatkankesejahteraan masyarakat desa Kayuambon Kecamatan Lembang. Community empowerment through the development of the creative economy in the era ofglobalization is very crucial. This economic development is based on creativity, culture and localexcellence, and is a new hope in looking at the nation's economic changes in the future. Creativeeconomy development can be carried out in rural communities, for example in KayuambonVillage, which is located around Lembang, West Bandung Regency, where one of its maincommodities is bananas. It's just that the processing of these commodities has not beenmaximized, so it has not provided significant additional income for the community. Based on this,this research aims to educate the public regarding the innovation of various processed foodsmade from bananas as the main raw material, in particular the development of a culinary businesstypical of Kalimantan banana bread and a strategy for developing a network of processedbusinesses so that they can provide additional income for the Kayuambon Community inLembang District. The method used is action research. The results of this research, namely thedevelopment of a culinary business network for Banjarmasin typical banana bread, can improvethe welfare of the people of Kayuambon Village, Lembang District.
Co-Authors Aang Supriatna Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Azis Acep Supriadi Acep Supriadi Addien Munadiya Yunadi Ade Deni Aeni, Zakia Nurul Agata Fanny Pakpahan agung setiawan Agustina, Tiara Nur Ahmad Fu'adin Ahmad Fu'adin Akadun Akadun Alandra raka Raihan Alissa Isni Silviani Sutadi Allya Azizatul Fadhilah Amalia Diana Putri amaliah, syara Amilah Munadziroh An'Umillah, Aulia Nuha Anargya, Fadhlan Dwi Aprilian, Susan Azizah Arifaturrizki, Sofi Asep Dahliyana Ashifa, Sopia Nurul Aulia, Putri Az Zahra, Ghaida Azmy Hanif Abdurrahman Azura, Azalia Zalfa Azzahra, Fatia Azzahra, Nandita Rizkina Cecep - Hasanudin Cecep Darmawan Cikal Budiman, Salwa Putri Dadang Sundawa, Dadang DEWI SETYANINGRUM Dian Nugraheni Diki Aditya Dzulfani Nur Hidayanti Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fakhriani, Rakhmah Fatia Azzahra Fatimah Aqilah Ichtiari Fayza, Agrisa Alya Fazira Aflahunisa Wigena Fitri, Nurul Laila Fitria Dewi Fitriyani, Lia Fu'adin, Ahmad Fuadin, Ahmad Galin Bestari Ghaida Az Zahra Ghaza Fawwaz Ijlali Permana Gumelar, Abih Gunawan Santoso Hadianto, Daris Hanifah El Faizah Hasana, Frila Damayanti Hidayat, Suci Fitriani Hikmah Irmadika Putri Ihsanti Kamilah Iin Inayah Ilma Nur Safira Imas Kurniawaty Imas Kurniawaty Ismail Fauzan Ramadhan Jayisy Miftah Faridz L. Lisnawati Laila, Ibtisamah Laisya Rahma Puspita Leni Anggraeni Levina Levina Levina Levina Lidya Maheswari Maftuhin Maftuhin Maharani, Vani Mawarti, Rista Ayu Meilawati, Mela Millati Azka Mira Mariani Moh Daffa Waruwu Mohammad Mufid Fadillah Irsan Mohammad Syafa Aulia Mubarok, Sahrul Muhammad Adam Fahri A. Muhammad Aslam Muhammad Haikal Haikal Muhammad Mona Adha Muhammad Rafi Devrian Muhammad Taqiyudin Mubarok Ainun Najma Muhammad Wahyu Nugroho Muhammad Wensa Juliano Muhtarom Nur Rasyid Mustika, Fadlilah Jufany Muttaqin, Rizkia Ananda Nadila Az-Zahra Nadira Putri Rahima Nafhan Yasmin, Avissa Naswa Putri Nur Firdaus Nawwaf, Muhammad Faishal Nenden Nur Intan Nikita Putri Diani Noval Aris Nufaisa, Rayya Putri Nurul Laila Fitri Nurul, Afifah Fathiya Oktaviani Sidauruk, Titta Sara Pirdayanti, Vani Nursyamsiah Praja, Wina Nurhayati Pratiwi, Rifalni Saeful Putra, Zulfadly Deaz Putri Ramadani, Anggita Radina Raulia Runy Rahmawati, Citra Ayu Raihan, Alandra raka Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rayya Putri Nufaisa Restu Silmi Rorandi Rinjania Rinjania Rista Ayu Mawarti Riza Natania Zulyatina Robbani, Fairuz Ahmad Rosyada, Laura Barozial Amry Ruspendi, Febriana Rustandi, Apriya Maharani Sabrina Putri Salamah Hujaimah Salma Nuralifah Sutiara Salwa Putri Cikal Budiman Sartika, Euis Dwi Sa’adah, Farihatu Sa’di, Dianti Ramadhani Septian Dwi Kusuma Septiani Nurhafifah Nurhafifah Setiawan, Mursyid Shabrina Zainuba Azahra Shelfi Andriani Sisyura, Tsabat Syadza Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Komariah Siti Komariah Suntari, Kayla Nurhaliza Supriatna, Aang Supriyono SUPRIYONO . Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono, Supriyono Susan Azizah Aprilian Susanti Susanti Syahdani, Asep Mauludin syara amaliah Tia Nur Aeni Tiara Wulan Vani Maharani Vini Agustiani Hadian Wilodati Yadi Ruyadi Yesa Rismawati Yusfi Alyandra Muhamad Zaidan, Naufal Ali Zaki, Rifaldi Muhammad Zulfadly Deaz Putra ‘Aisyah Naurah Salsabila