Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor, Penyebab, dan Solusi Kesenjangan Sosial Dalam Pendidikan Salamah Hujaimah; Allya Azizatul Fadhilah; Raisyal Fiqri Perdana Sasmita; ‘Aisyah Naurah Salsabila; Mira Mariani; Dadi Mulyadi Nugraha; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i6.1231

Abstract

Pendidikan diperlukan agar manusia memiliki kualitas yang baik dan juga kreatif. Sarana dan prasarana serta tenaga pendidik memiliki peranan penting dalam pendidikaan. Indonesia belum mencapai kesetaraan dalam dunia pendidikan, maka tujuan dari tulisan ini adalah untuk meneliti faktor penyebab dan solusi kesenjangan tersebut. Metode yang peneliti gunakan untuk membuat tulisan ini ialah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi literatur yang berdasar pada jurnal-jurnal terkait. Dari hasil penelitian, peneliti mendapatkan lima faktor penyebab terjadinya kesenjangan dalam pendidikan di Indonesia. Pertama, susahnya akses menuju sekolah. Kedua, kurangnya fasilitas sekolah. Ketiga, rendahnya minat dan kualitas guru. Keempat, pengeluaran rumah tangga. Kelima, perspektif terhadap pendidikan. Dari kelima faktor tersebut, peneliti memiliki solusi untuk mengurangi terjadinya kesenjangan tersebut, diantarnya memaksimalkan anggaran APBN untuk kualitas pendidikan, mengadakan pelatihan menulis untuk meningkatkan profesionalisme guru, menerapkan program beasiswa dan program kerja social untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi, serta melakukan kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi anak.
Nepotisme di Segala Dimensi: Ketika Koneksi Mengalahkan Kompetensi Septiani Nurhafifah Nurhafifah; Radina Raulia Runy; Muhammad Haikal Haikal; Levina Levina Levina; Muhammad Taqiyudin Mubarok Ainun Najma; Jayisy Miftah Faridz; Dadi Mulyadi Nugraha
Pancasila and Civics Education Journal Vol 5, No 2 (2026): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL (JUNE 2026)
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Nepotism is a form of abuse of power that remains prevalent in various sectors of life, including government, education, employment, law, and healthcare. This practice prioritizes personal relationships and kinship over competence, performance, and professionalism, thereby contradicting the principles of justice and meritocracy. This study aims to analyze the phenomenon of nepotism from social and legal perspectives and to examine its impacts on individuals and the social system. The research employs a qualitative method using a descriptive approach. Primary data were obtained through semi-structured interviews with victims of nepotism, while secondary data were collected through literature studies of laws, academic journals, and relevant theoretical frameworks. The findings indicate that nepotism causes social injustice, psychological harm to victims, a decline in public service quality, and a weakening of public trust in state institutions. Therefore, comprehensive efforts are required through strict law enforcement, bureaucratic transparency, and the strengthening of ethical and professional values to minimize nepotistic practices in Indonesia.Keywords: Nepotism, Social Justice, Meritocracy, Law, Public EthicsAbstrak: Nepotisme merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang masih marak terjadi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pemerintahan, pendidikan, dunia kerja, hukum, hingga kesehatan. Praktik ini menempatkan hubungan personal dan kekerabatan di atas kompetensi, prestasi, dan profesionalisme, sehingga bertentangan dengan prinsip keadilan dan meritokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena nepotisme dari berbgai dimensi sosial dan hukum serta mengkaji dampaknya terhadap individu dan sistem sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara terhadap korban nepotisme serta studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan dan teori hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nepotisme menimbulkan dampak negatif berupa ketidakadilan sosial, penurunan kualitas pelayanan publik, melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, serta kerugian psikologis bagi korban. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif melalui penegakan hukum yang tegas, transparansi birokrasi, serta penanaman nilai etika dan profesionalisme untuk meminimalisir praktik nepotisme di Indonesia.Kata Kunci: Nepotisme, Keadilan Sosial, Meritokrasi, Hukum, Etika Publik
Pengaruh FoMO (Fear of Missing Out) dalam Perspektif Gen Z terhadap Pesta Demokrasi 2024 Agata Fanny Pakpahan; Dadi Mulyadi Nugraha; Hanifah El Faizah; Levina Lidya Maheswari; Muhtarom Nur Rasyid; Shabrina Zainuba Azahra; Yesa Rismawati
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i1.587

Abstract

Generation Z as a component of society born from 1996 to 2012 grew up with high exposure to social media content which certainly presents many benefits and complex challenges. One of the challenges is FoMO (Fear of Missing Out), always wanting to follow what is a public trend regardless of the impact on oneself and society. Using the literature study method, this research aims to assess the influence of FoMO on Generation Z's participation in the democratic party through the lens of identity theory. Social media seems to provide the capability to monitor all activities carried out by individuals and groups out there without being limited by distance and time. In political years, social media is often used to freely disseminate political content (political practitioners' campaigns) which causes Generation Z to get over information, thus influencing Generation Z's perspective in determining their choices. Generation Z tends to follow the characteristics of their peers, which can encourage generation Z to actively participate in political participation. There are several solutions to these problems. First, inclusive political education is needed for the community, especially generation Z, so as not to destroy unity in the midst of different political choices. We can also use FoMO itself to disseminate persuasive narratives so that generation Z is more encouraged to participate in healthy politics. Then with the holding of political discussions in various facilities, it is hoped that the organizers will be able to provide political understanding to generation Z and the entire community so that the level of FoMO in politics can decrease. Therefore, it is necessary to have a deep understanding of the FoMO phenomenon and the special strategies that generation Z must take in facing the 2024 democratic party.
Pengaruh Globalisasi yang Mengancam Karakter Siswa di Sekolah Dasar Negeri 071 Sukagalih Laisya Rahma Puspita; Millati Azka; Nadira Putri Rahima; Fitria Dewi; Shelfi Andriani; Dadi Mulyadi Nugraha
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i12.2801

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif globalisasi terhadap karakter Pendidikan anak sekolah dasar. Globalisasi merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter setiap individu hai ini berkaitan dengan masalah pendidikan. Faktor utama yang menyebabkan penurunan karakter adalah informasi yang tidak terbatas melalui teknologi yang didukung dengan kurangnya pengawasan orang tua dan kuatnya pengaruh budaya luar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 071 Sukagalih. Subjek penelitian ini guru dan orang tua siswa. Hasil penelitian mengidentifikasi adanya pengaruh globalisasi terhadap penurunan karakter siswa. Berdasarkan wawancara dengan guru dan orangtua, hasil menunjukkan bahwa teknologi, terutama penggunaan ponsel berdampak sangat signifikan pada penurunan karakter siswa. Kebanyakan siswa sering mengakses video-vidio pendek yang memperkenalkan gaya hidup instan dan budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai lokal. Akibatnya, perilaku siswa cenderung berubah, dengan penurunan rasa hormat kepada guru dan orangtua, serta berkurangnya minat terhadap budaya lokal dan lebih mencintai budaya luar.
ANCAMAN TERSEMBUNYI PENGGUNAAN ZAT ADITIF PADA PRODUK JAJANAN KAKI LIMA syara amaliah; Fatia Azzahra; Ghaida Az Zahra; Nurul Laila Fitri; Susan Azizah Aprilian; Dadi Mulyadi Nugraha
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 4 No. 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v4i1.53715

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran mengenai ancaman keracunan dari bahan tambahan dan kesehatan tubuh agar tetap sehat dan kuat untuk melaksanakan pembangunan bangsa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui wawancara dan penyebaran kuesioner yang dipaparkan secara naratif. Dengan kriteria pedagang adalah seorang pedagang cilor yang ada di daerah Universitas Pendidikan Indonesia dan ramai dikunjungi. Hasil wawancara terkait zat adiktif pada jajanan kaki lima, pedagang cilor dalam proses pembuatan cilor, menggunakan berbagai jenis bumbu seperti bumbu balado, asin, pedas, dan saus. Selanjutnya, hasil kuesioner responden secara keseluruhan juga mengetahui jika terlalu banyak mengonsumsi zat aditif dapat berisiko tinggi terutama pada kesehatan tubuh. Oleh karena itu, upaya lebih lanjut dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat terkait konsumsi makanan yang sehat.
Co-Authors Aang Supriatna Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Azis Acep Supriadi Acep Supriadi Addien Munadiya Yunadi Ade Deni Aeni, Zakia Nurul Agata Fanny Pakpahan agung setiawan Agustina, Tiara Nur Ahmad Fu'adin Ahmad Fu'adin Akadun Akadun Alandra raka Raihan Alissa Isni Silviani Sutadi Allya Azizatul Fadhilah Amalia Diana Putri amaliah, syara Amilah Munadziroh An'Umillah, Aulia Nuha Anargya, Fadhlan Dwi Aprilian, Susan Azizah Arifaturrizki, Sofi Asep Dahliyana Ashifa, Sopia Nurul Aulia, Putri Az Zahra, Ghaida Azmy Hanif Abdurrahman Azura, Azalia Zalfa Azzahra, Fatia Azzahra, Nandita Rizkina Cecep - Hasanudin Cecep Darmawan Cikal Budiman, Salwa Putri Dadang Sundawa, Dadang DEWI SETYANINGRUM Dian Nugraheni Diki Aditya Dzulfani Nur Hidayanti Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fakhriani, Rakhmah Fatia Azzahra Fatimah Aqilah Ichtiari Fayza, Agrisa Alya Fazira Aflahunisa Wigena Fitri, Nurul Laila Fitria Dewi Fitriyani, Lia Fu'adin, Ahmad Fuadin, Ahmad Galin Bestari Ghaida Az Zahra Ghaza Fawwaz Ijlali Permana Gumelar, Abih Gunawan Santoso Hadianto, Daris Hanifah El Faizah Hasana, Frila Damayanti Hidayat, Suci Fitriani Hikmah Irmadika Putri Ihsanti Kamilah Iin Inayah Ilma Nur Safira Imas Kurniawaty Imas Kurniawaty Ismail Fauzan Ramadhan Jayisy Miftah Faridz L. Lisnawati Laila, Ibtisamah Laisya Rahma Puspita Leni Anggraeni Levina Levina Levina Levina Lidya Maheswari Maftuhin Maftuhin Maharani, Vani Mawarti, Rista Ayu Meilawati, Mela Millati Azka Mira Mariani Moh Daffa Waruwu Mohammad Mufid Fadillah Irsan Mohammad Syafa Aulia Mubarok, Sahrul Muhammad Adam Fahri A. Muhammad Aslam Muhammad Haikal Haikal Muhammad Mona Adha Muhammad Rafi Devrian Muhammad Taqiyudin Mubarok Ainun Najma Muhammad Wahyu Nugroho Muhammad Wensa Juliano Muhtarom Nur Rasyid Mustika, Fadlilah Jufany Muttaqin, Rizkia Ananda Nadila Az-Zahra Nadira Putri Rahima Nafhan Yasmin, Avissa Naswa Putri Nur Firdaus Nawwaf, Muhammad Faishal Nenden Nur Intan Nikita Putri Diani Noval Aris Nufaisa, Rayya Putri Nurul Laila Fitri Nurul, Afifah Fathiya Oktaviani Sidauruk, Titta Sara Pirdayanti, Vani Nursyamsiah Praja, Wina Nurhayati Pratiwi, Rifalni Saeful Putra, Zulfadly Deaz Putri Ramadani, Anggita Radina Raulia Runy Rahmawati, Citra Ayu Raihan, Alandra raka Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rayya Putri Nufaisa Restu Silmi Rorandi Rinjania Rinjania Rista Ayu Mawarti Riza Natania Zulyatina Robbani, Fairuz Ahmad Rosyada, Laura Barozial Amry Ruspendi, Febriana Rustandi, Apriya Maharani Sabrina Putri Salamah Hujaimah Salma Nuralifah Sutiara Salwa Putri Cikal Budiman Sartika, Euis Dwi Sa’adah, Farihatu Sa’di, Dianti Ramadhani Septian Dwi Kusuma Septiani Nurhafifah Nurhafifah Setiawan, Mursyid Shabrina Zainuba Azahra Shelfi Andriani Sisyura, Tsabat Syadza Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Komariah Siti Komariah Suntari, Kayla Nurhaliza Supriatna, Aang Supriyono SUPRIYONO . Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono Supriyono, Supriyono Susan Azizah Aprilian Susanti Susanti Syahdani, Asep Mauludin syara amaliah Tia Nur Aeni Tiara Wulan Vani Maharani Vini Agustiani Hadian Wilodati Yadi Ruyadi Yesa Rismawati Yusfi Alyandra Muhamad Zaidan, Naufal Ali Zaki, Rifaldi Muhammad Zulfadly Deaz Putra ‘Aisyah Naurah Salsabila