Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUKASI NONFORMAL

Penetapan Kalender Hijriah Menurut Ulama Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama di Indonesia Muhammad Hafiz; Dhiauddin Tanjung
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan waktu dan juga penanggalan adalah hal yang paling penting dalam keberlangsungan hidup manusia selain sebagai pengingat kejadian peristiwa besar berlangsung juga sebagai acuan dalam mengatur kehidupan, apalagi dalam hal beribadah. Dalam agama Islam hal yang menjadi pondasi utama yang hendaknya dijalankan oleh umat Muslim adalah beribadah kepada Allah Sang Maha Pencipta, dalam melaksanakan ibada tersebut umat Muslim sangat memerlukan penetapan waktu terlebih pada ibadah yang sifatnya tahunan seperti puasa, haji dan lainnya. Dalam islam penetapan waktu dan penanggalan ini disebut dengan Hijriah karena dilatbelakangi diambil dari pertama sekali kejadian Rasulullah melaksanakan hijrah. Namun, penanggalan dalam islam masih memilki beberapa problematika karena dalam menetapkannya terdapat dua metode yaitu dengan metode hitungan atau hisab dan metode rukyat. Kedua hal ini jika tidak dipahami akan mudah menimbulkan perpecahan karena sesungguhnya kedua metode ini mempunyai landasan yang sama-sama berasal dari Allah dan disampaikan oleh rasulullah kepada umatnya. Kedua metode ini diadopsi oleh organisasi sosial masyarakat yang terkenal dan berada di Indonesia yaitu Muhammadiyah dan nahdatul Ulama. Muhammadiyah dikenal dengan metode hisabnya sedangkan nahdatul Ulama dikenal dengan metode rukyatnya. Perrbedaan pemahaman akan penetapan kalender hijriah ini setiap tahunnya diperbincangkan dan ditakutkan berdampak pada perpecahan umat Muslim. Hal inilah yang melatar belakangi peneliti dalam menulis pembahasan diantara keduanya dalam menggunakan metode yang diadopsi oleh masing-masing. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan atau liberary research dengan mengumpulkan data-data melalui artikel, buu, jurnal dan literatur lainnya. Dalam atulisan ini akan dibahas mengenai bangaimana penetapan kalender hijriah menurut ulam Muhammadiyah dan ulama Nahdatul Ulama, agar membuka wawasan masyarakat bahwa keduanya mempunyai landasan hukumnya masing-masing dalam agama Islam.
Kapita Selekta Pendidikan: Peran Penting guru sebagai motivator siswa Muhammad Hafiz; Muhammad Siddiq Habibullah; Muhammad Farid Aulia; Gusman Lesmana
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai motivator adalah sebuah aktivitas guru dalam meningkatkan semangat dan gairah yang tinggi dalam memberikan motivasi kepada siswa, baik secara internal maupun eksternal. Tujuan dari adanya artikel kapita selekta pendidikan yang berfokur terhadap peranan guru sebagai motivator siswa adalah untuk memberikan pemahaman kepada pembaca bahwa guru dapat menjadi motivator dalam proses pembelajaran kepada siswa dan memahami bagaimana peranan penting yang dimiliki guru sebagai seorang motivator. Guru sebagai motivator mempunyai peranan yang penting dalam kegiatan belajar mengajar, maka dari itu seorang guru harus profesional dan sosialisasi diri. Guru harus dapat memberikan minat belajar kepada para peserta didik sehingga semangat belajar mereka tetap tinggi. Peran guru sebagai motivator untuk meningkatkan semangat yang tinggi, siswa perlu motivasi yang tinggi baik dari dalam dirinya sendiri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik), yang utamanya berasal dari gurunya sendiri.
Co-Authors Adhira Maharani Putri Aditya Kusuma Agus Wiranto Ahlamul Jaris Gea Ahmad Fauzi Ahzril Pria Adistya Aidil Ridwan Daulay Ali Darta Amanda Dwi Utami Amanda sapitri Ambar Fidyasari Ananda Putri Ariyani Arya Rangga S N Azhar Azhar Azmi Fadhillah Azwar Abdurakhman Cut Zahara Salidia Sabrina Dewi Sundari Dewi Yana Dewi Yana Dhiauddin Tanjung Eka Dwi Pertiwi Elisa Fitri Fadhil Musyafa Faizal Hasbi Fanny Yansyah Fariz Fudla Fasih Fazira Maharani Flandy Rockyliano Mamun Free Dirga Dwatra Gazali Mukhtar Gusman Lesmana Hafsah Lubis Haryono, Wasis Helvi Julita Holilur Rahman Ika Kartika Ika Kurnia Sofian Ikhsan Ikhsan Imran Saputra Surbakti Indra Septiadi Manurung Ira Manyamsari Irfan Muhdiya Irvan Maulana Isril " Jodi Setiawan Kamilah Kamilah Kharisma Tri Octaviyan Laras Novita Sari Lilik Ade Putri M. Rasuli Maharani Sartika Ritonga Mayang Mustika Dewi Mentari Agustina Muhammad Akmal Khatami Muhammad Fadhil S Muhammad Fakri Wahidin Muhammad Farid Aulia Muhammad Naim Muhammad Saleh Muhammad Siddiq Habibullah Murti Affiriani Hasibuan Muthia Aprilia Asni Mutiah Khaira Sihotang Nida Fitria Nofriyani Nofriyani Noor Albar Nur Cholis Majid Olivia Olivia Perahim Tara Pipin Kurnia Rabiatul Wahdah Rahmanelli Rahmanelli Rahmat Syukri Hidayat Rangga Roris Rifaldi Rinaldi Riski Ramadhan Rival Fahrezi Saputra Rosmega Rosmega Sudianto Sudianto Sukiman Sulis Mawar Dani Suratni Ginting Susanti, Roza Eva Sutisna Mustika Rahmat Suziana Syafa Takbira Aisafitri T Fauzi Tafsiruddin Tantri Arum Tuti Heiriyani Ulfatur Rohmah Ummi Kulsum Yafi Mahadika Yeni Yusnidah Yusnidah Zanu Saputra Zulkarnain Batubara