Articles
SEJARAH MASJID AS-SA’ADAH DAN MASJID AL-IHSAN DI DESA SUNGAI TARAP, KECAMATAN KAMPA, KABUPATEN KAMPAR
Afika, Annisa Dwi;
Asril
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.9644/sindoro.v9i12.8721
Desa Sungai Tarap merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar. Desa Sungai Tarap memiliki dua masjid yang sudah dibangun cukup lama dan masih digunakan sampai sekarang oleh masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah masjid As-Sa’adah dan Masjid Al-Ihsan yang terletak di Desa Sungai Tarap. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Untuk mendapatkan informasi sesuai dengan tujuan dari penelitian, teknik yang dilakukan adalah observasi langsung dan melakukan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat di Desa Sungai Tarap. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa masjid yang pertama kali dibangun di Desa Sungai Tarap adalah Masjid Bahagia. Masjid Bahagia dibangun pada tahun 1931 dan berlokasi di tepi sungai Kampar. Untuk mencegah kekhawatiran akan terkena longsor, Masjid Bahagia dipindahkan pada tahun 1990-an dan diubah namanya menjadi Masjid As-Sa’adah. Masjid Al-Ihsan sendiri dibangun pada tahun 1981 dikarenakan adanya pemekaran wilayah. Saat ini masjid As-Sa’adah dan Masjid Al-Ihsan masih aktif digunakan untuk aktivitas keagamaan umat muslim di Desa Sungai Tarap.
CITY BRANDING DESIGN OF BUKITTINGGI CITY AS THE CITY IDENTITY OF “HISTORICAL CITY”
Pratama, Wendo Afriyoma;
Asril;
Minawati, Rosta
International Journal Multidisciplinary (IJMI) Vol. 1 No. 4 (2024): International Journal Multidisciplinary (IJMI)
Publisher : Antis-Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61796/ijmi.v1i4.250
Objective: This study aims to develop an effective city branding strategy for Bukittinggi City, focusing on the creation of a visual identity that encapsulates the city’s historical significance and attractions. Method: The research employs the Glas Box method, as developed by Sarwono and Lubis, involving stages of observation, field interviews, literature review, concept design, and iterative evaluation to refine the branding output. The primary focus is on designing a tourism logo and a web design that visually represent Bukittinggi’s unique cultural and historical landmarks. Results: The study produces a comprehensive city branding identity, with a tourism logo and web design that effectively communicate Bukittinggi's appeal to domestic tourists, particularly those from outside the city. Novelty: This research offers a novel approach to city branding by integrating local history into a visually compelling and functional identity, tailored for the tourism sector. The outcome is presented through a work exhibition titled "City Branding Design of Bukittinggi City as the Identity of the 'City of Historical'," highlighting its relevance and potential impact on tourism promotion.
Reorganisasi Perusahaan Debitor Yang Terancam Pailit Sebagai Suatu Alternatif
Asril
Jurnal Mulawarman Law Review Vol 5 No 2: Mulawarman Law Review - December 2020
Publisher : Faculty of Law, Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/mulrev.v5i2.341
Law No.37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations Article 2 paragraph (1) has determined that a debtor who has two or more Creditors and does not pay in full at least one debt that has matured and is collectible, is declared bankrupt by verdict Court, either at the request of one or more creditors. With this provision, it can be understood that bankruptcy is a reasonable choice. However, several opinions of bankruptcy law have not provided sufficient protection to debtors with good intentions. This article intends to find out more about the implementation of the reorganization of debtor companies whether it can be used as an alternative so that the debtor company does not go bankrupt. The method used is normative legal research. Data sources consist of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Based on the results of the research, it is known that the regulations regarding company reorganization have not been clearly and firmly regulated in Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations, Reorganization is part of the restructuring, bankruptcy can be avoided through a business reorganization in the form of mergers, consolidations. , business acquisitions, and other forms. This bankruptcy law also does not provide sufficient protection to debtors with good intentions, because there has been a tendency to interpret bankruptcy as liquidation. However, it must be understood that bankruptcy should also be a means of reorganizing the company. The legal consequence of company reorganization on the settlement of the company's debt and accounts receivable is that there is an opportunity for creditors and debtors to settle their debts without going through a bankruptcy process which can result in the debtor being declared bankrupt.
Kreativitas Versus Dehumanisasi Seni Desain: Keterampilan Manusia di Tengah Tantangan Kecerdasan Buatan dalam Era Digital
Zuharmando Ghaffara, Muhammad;
Dede Pramayoza;
Asril
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): Besaung : Desember-Maret
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jsdb.v10i1.5017
This article examines the significant changes experienced by digital design artists in the era of artificial intelligence (AI), especially related to transformations in the creative process, originality and human values in art. The main problem of this research is that the current development of AI technology with all its advances can create works of art quickly and with high quality, which previously could only be done by artists. This raises concerns among artists regarding the potential for commodification of works of art, loss of emotional elements and a decrease in the value of originality due to automatic processes that are less personal. But on the other hand, AI also opens up new opportunities in artistic exploration, allowing artists to integrate traditional techniques with technological innovations to speed up the creation process. Through a qualitative descriptive approach, the main aim of this research is to investigate artists' views regarding the use of AI, both as a partner and as a threat. The analysis results show that AI influences the role and identity of artists, especially in maintaining emotion and meaning in digital art. It is hoped that these findings can provide an understanding of the balance between technology and human expression in art, as well as answer ethical and aesthetic challenges in the context of art that continues to develop.
Komposisi “Duo Warih Tungga Rago”: Interpretasi Ambiguitas Identitas dalam Perkawinan Beda Etnis Di Minangkabau
Azzura Yenli Nazrita;
Asril
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 3 (2025): GJMI - MARET
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/gjmi.v3i3.1483
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ambiguitas identitas suku pada anak-anak hasil pernikahan antara perempuan Minangkabau dan laki-laki dari suku lain melalui medium komposisi musik tradisi. Fenomena ini menciptakan waris ganda, dimana anak-anak tersebut mewarisi sistem matrilineal dari pihak ibu dan sistem patrilineal dari pihak ayah. Ambiguitas ini memunculkan dinamika identitas sosial dan budaya yang kompleks, terutama dalam konteks adat Minangkabau yang mengutamakan garis keturunan ibu. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana interpretasi fenomena ambiguitas suku dan waris ganda dapat diungkapkan secara artistik dalam bentuk komposisi musik tradisi Minangkabau yang inovatif. Metode penciptaan karya ini dengan langkah Observasi, perumusan konsep, pengembangan konsep artistik,pemilihan instrumen, penyusunan, perwujudan, dan penyelesaian.Pendekatan interpretasi dipilih untuk menerjemahkan fenomena sosial ini menjadi elemen musikal yang merepresentasikan makna. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengolah musik tradisi Minangkabau dengan memasukkan unsur-unsur dari budaya suku lain yang relevan, menghasilkan sebuah karya yang mencerminkan identitas waris ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi Duo Warih Tungga Rago berhasil merepresentasikan ambiguitas identitas suku melalui eksplorasi musikal yang inovatif. Karya ini menonjolkan dialog antara elemen tradisi Minangkabau dan budaya lain, sekaligus menggambarkan dinamika emosional dan sosial dari fenomena tersebut.
PENYAJIAN DIKIE MAULUIK DI KORONG BUKIT BIO-BIO, NAGARI SIKUCUA UTARA, KECAMATAN V KOTO KAMPUNG DALAM, KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Pratama, Yudhi;
Asril
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.323
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur penyajian dikie mauluik di Korong Bukit Bio-bio, Nagari Sikucua Utara, Kabupaten Padang Pariaman. Dikie mauluik adalah seni vokal tradisi Islam Minangkabau yang berfungsi sebagai sarana spiritual dan penguat identitas kolektif masyarakat. Penyajian dikie mauluik terdiri atas 12 pasal lagu dari kitab Syarafal Anam yang dinyanyikan secara bergantian oleh urang siak dengan formasi duduk melingkar. Pelaksanaan dilakukan pada malam dan siang hari di surau, dengan partisipasi kuat dari masyarakat setempat seperti pemuda, ibu rumah tangga, hingga niniak mamak. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini menyiratkan nilai religiusitas, kebersamaan dan sarana spritualitas bagi masyarakat Korong Bukit Bio-bio, Nagari Sikucua Utara, Kabupaten Padang Pariaman.
Pengaruh Strategi Teka-Teki Silang Berbantuan Software Proprofs Quiz Maker Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS MAN 2 Indragiri Hilir
Aina Fadillah;
Isjoni;
Asril
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2022): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1155.474 KB)
|
DOI: 10.57248/jishum.v1i2.57
Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 Indragiri Hilir adalah sebuah instansi Pendidikan Islam Negeri yang prestasi pendidikannya setara dengan SMA berdiri pada tahun 1980 yang memiliki visi dan misi mewujudkan insan yang kuat aqidah, unggul prestasi dan berbudi pekerti luhur. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah ada pengaruh strategi teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran sejarah kelas XI IPS MAN 2 Indragiri Hilir dan untuk mengetahui (2) Seberapa besar pengaruh strategi teka-teki silang terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran sejarah kelas XI IPS MAN 2 Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menggunakan analisis regresi linier sederhana metode survei dan verifikatif. Variabel bebasnya adalah persepsi siwa tentang strategi teka-teki silang berbantuan software proprofs quiz maker dan variabel terikatnya yaitu motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam analisis regresi linier sederhana koefisien regresinya bernilai positif sebesar 0.312. Berdasarkan uji normalitas, linearitas didapat hasil yang positif dan normal. Namun, berdasarkan nilai signifikasi dari tabel coefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.290 > 0.05, ho diterima artinya variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y. Berdasarkan nilai t diketahui nilai thitung sebesar 1.072 < ttabel 2.021, ho diterima artinya variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y. Dengan demikian, perlu adanya inovasi strategi pembelajaran yang diterapkan guru harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan peserta didik kelas XI di MAN 2 Indragiri Hilir.
Pengaruh Model Pembelajaran Resource Based Learning Terhadap Hasil Belajar Sejarah Kelas XI IPS SMAN 3 Dumai
Kinanti Fitriani;
Bunari;
Asril
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1232.144 KB)
|
DOI: 10.57248/jishum.v1i3.67
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya memanfaatkan sumber-sumber belajar yang telah tersedia dan siswa tidak memiliki keterlibatan untuk menemukan dan merumuskan sendiri informasi sebagai bahan pengajaran, sehingga membuat siswa kurang aktif dan cenderung pasif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum diberikan perlakuan (treatmen) dengan sesudah diberikan perlakuan (treatmen) serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Resource Based Learning terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMAN 3 Dumai. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-eksperimen) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan desain pretest-postest control group design. Subjek penelitian ini siswa kelas XI IPS SMAN 3 Dumai, dimana XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Independent Samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Resource Based Learning terhadap hasil belajar dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 81,73 dan 70,38 untuk kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa model Resource Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar sejarah siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran Resource Based Learning, Hasil belajar, Pembelajaran Sejarah
Perkembangan Kota Bengkalis Pada Era Reformasi (1998-2020)
Simanulang, Rona Cahyati;
Bunari;
Asril
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1079.939 KB)
|
DOI: 10.57248/jishum.v1i3.118
Kota Bengkalis terletak di Pulau Bengkalis yang merupakan ibu kota Kabupaten Bengkalis di Provinsi Riau yang sebagian besar wilayah administrasinya berada di Pulau Sumatera. Dalam hal ini, Kota Bengkalis selalu ramai dikunjungi masyarakat dari Pulau Sumatera untuk urusan pemerintahan, baik perizinan instansi pemerintah maupun dokumen legal lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana kondisi Kota Bengkalis pada awal reformasi. (2) Untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan Kota Bengkalis tahun 1998–2020. (3) Untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat perkembangan Kota Bengkalis tahun 1998–2020. Penelitian ini bersifat historis. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi arsip, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat komponen analisis: kompilasi data, klasifikasi data, pengolahan data, dan analisis serta interpretasi hasil. Hasil penelitian ini merupakan awal dari reformasi.Kabupaten Bengkalis masih tertinggal. Namun setelah UU Otonomi Daerah 1999 diberlakukan untuk mengatur rumah tangganya, Kota Bengkalis mulai berkembang, dan penduduk Kota Bengkalis terus bertambah dari tahun 1998 hingga 2020. Pembangunan tiga pelabuhan (domestik dan internasional) sama-sama dapat mendongkrak perekonomian dan menjadi kendala karena pelabuhan-pelabuhan tersebut merupakan pintu keluar untuk masuk ke Kota Bengkalis.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Pekanbaru
Susanto, Ram;
Ibrahim , Bedriati;
Asril
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57248/jishum.v1i3.142
Pendidikan merupakan salah satu aktivitas yang telah berlangsung berabad-abad lamanya di masyarakat. Bahkan diyakini bahwa pendidikan telah berlangsung sejak manusia ada dalam rangka mengenal dirinya sendiri dan lingkungannya demi memajukan peradabannya menuju yang lebih baik. Pendidikan karakter merupakan salah satu bentuk perwujudan hasil Program Nasional yang diselenggarakan oleh Kemendiknas pada tanggal 14 Januari 2010 sebagai gerakan nasional.. Pembelajaran sejarah merupakan salah satu komponen yang penting dari sistem kegiatan pendidikan, dimana dalam pembelajaran sejarah merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan integritas dan kepribadian bangsa melalui proses belajar-mengajar dalam konteks yang lebih sederhana, selama ini pendidikan karakter hanya dibebankan pada dua mata pelajaran saja yaitu mata pelajaran Agama dan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKN), khususnya terkait dengan akhlak dan budi pekerti peserta didik. Oleh karena itu dengan memasukan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran sejarah akan mendorong pembentukan karakter itu sendiri, ditambah lagi peserta didik kelas X yang masih dalam masa transisi yang mana dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), dan juga melihat kondisi saat sekarang ini kegiatan pembelajran baru memasuki tahap pembelajran tatap muka terbatas. Artinya selama covid-19 melanda Indonesia, peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran secara online atau dalam jaringan, hal ini tentu menyebabkan pendidikan karakter di sekolah tidak optimal. Selain itu ketika hanya menggantungkan pembentukan karakter peserta didik hanya melalui pembelajaran Agama dan Pendidikan Kewarganegaran (PKN) saja tidak cukup. Dengan demikian, penulis tertarik untuk menulis kajian mengenai pendidikan karakter ini. Banyak faktor yang menjadi pendorong dalam pembuatan penulisan ini, diantaranya yakni SMA Negeri 5 Pekanbaru yang diteliti ini berada Pekanbaru, belum banyak dilirik para peneliti lainnya dalam hal konteks pendidikan karakternya dalam pembelajaran sejarah, maka dari itu penulis memilih SMA Negeri 5 Pekanbaru. Adapun tujuan penelitian ini yaitu 1) Mengetahui perencanaan guru sejarah dalam melaksanakan pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru 2) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Pekanbaru 3) Mengetahui evaluasi guru sejarah pada saat penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah yang dikembangkan oleh guru yang berorientasi pada pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru selama masa peralihan sudah terlaksana tetapi dari delapan belas indikator hanya sembilan indikator yang diterapkan. Kata kunci : Implementasi, Pendidikan Karakter, Pembelajaran Sejarah.