Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Pekanbaru Susanto, Ram; Ibrahim , Bedriati; Asril
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v1i3.142

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aktivitas yang telah berlangsung berabad-abad lamanya di masyarakat. Bahkan diyakini bahwa pendidikan telah berlangsung sejak manusia ada dalam rangka mengenal dirinya sendiri dan lingkungannya demi memajukan peradabannya menuju yang lebih baik. Pendidikan karakter merupakan salah satu bentuk perwujudan hasil Program Nasional yang diselenggarakan oleh Kemendiknas pada tanggal 14 Januari 2010 sebagai gerakan nasional.. Pembelajaran sejarah merupakan salah satu komponen yang penting dari sistem kegiatan pendidikan, dimana dalam pembelajaran sejarah merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan integritas dan kepribadian bangsa melalui proses belajar-mengajar dalam konteks yang lebih sederhana, selama ini pendidikan karakter hanya dibebankan pada dua mata pelajaran saja yaitu mata pelajaran Agama dan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKN), khususnya terkait dengan akhlak dan budi pekerti peserta didik. Oleh karena itu dengan memasukan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran sejarah akan mendorong pembentukan karakter itu sendiri, ditambah lagi peserta didik kelas X yang masih dalam masa transisi yang mana dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), dan juga melihat kondisi saat sekarang ini kegiatan pembelajran baru memasuki tahap pembelajran tatap muka terbatas. Artinya selama covid-19 melanda Indonesia, peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran secara online atau dalam jaringan, hal ini tentu menyebabkan pendidikan karakter di sekolah tidak optimal. Selain itu ketika hanya menggantungkan pembentukan karakter peserta didik hanya melalui pembelajaran Agama dan Pendidikan Kewarganegaran (PKN) saja tidak cukup. Dengan demikian, penulis tertarik untuk menulis kajian mengenai pendidikan karakter ini. Banyak faktor yang menjadi pendorong dalam pembuatan penulisan ini, diantaranya yakni SMA Negeri 5 Pekanbaru yang diteliti ini berada Pekanbaru, belum banyak dilirik para peneliti lainnya dalam hal konteks pendidikan karakternya dalam pembelajaran sejarah, maka dari itu penulis memilih SMA Negeri 5 Pekanbaru. Adapun tujuan penelitian ini yaitu 1) Mengetahui perencanaan guru sejarah dalam melaksanakan pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru 2) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Pekanbaru 3) Mengetahui evaluasi guru sejarah pada saat penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah yang dikembangkan oleh guru yang berorientasi pada pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Pekanbaru selama masa peralihan sudah terlaksana tetapi dari delapan belas indikator hanya sembilan indikator yang diterapkan. Kata kunci : Implementasi, Pendidikan Karakter, Pembelajaran Sejarah.
Prototype of Monitoring and Controlling Rice Field Irrigation Based on Internet of Things Sudibyo, Heri; Asril; Rahman Sidiq, Andrey Eka
bit-Tech Vol. 8 No. 1 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i1.2826

Abstract

The advancement of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted various sectors, including agriculture, by enabling automation and real-time monitoring. In rice farming, one persistent challenge is the reliance on manual irrigation, which often results in water waste, increased labor demands, and reduced crop yields due to delayed or inconsistent water management. This research aims to design and implement a prototype IoT-based irrigation system to address these inefficiencies. The proposed system allows farmers to remotely monitor and control water flow using a smartphone via the Telegram messaging application. Telegram is chosen for its ubiquity, cross-platform compatibility, and ease of use, making it accessible to farmers without specialized technical skills. The system uses an ESP32 microcontroller as the core processor, an HC-SR04 ultrasonic sensor to detect water levels, and an SG90 servo motor to automate the sluice gate mechanism. A 16x2 LCD is integrated for real-time field display. Telegram enables interactive control through command inputs (e.g., opening and closing gates) and automated notifications, providing continuous status updates. The system operates autonomously based on preset water level thresholds but also supports manual override. Testing results show that the system is responsive and accurate (within ±1 cm), and it significantly reduces the need for frequent field visits. This solution enhances irrigation precision, reduces labor, and contributes to better water resource management. By integrating commonly available digital tools with low-cost hardware, the prototype offers a practical and scalable solution for improving agricultural productivity, especially in remote rural areas.
Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan Budidaya Maggot Di Kabupaten Dharmasraya Berbasis Web Dengan Metode Waterfall Asril; Raimon Efendi; Alyani, Mala
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v5i2.1538

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah organik menjadi isu global yang terus berkembang. Salah satu solusi yang mulai banyak diterapkan adalah pemanfaatan maggot (larva lalat Black Soldier Fly/BSF) sebagai agen pengurai limbah organik yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi sumber pakan alternatif berprotein tinggi. Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya maggot, mengingat ketersediaan limbah organik yang melimpah dan meningkatnya minat masyarakat. Selain berperan dalam pengelolaan limbah, budidaya maggot juga memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pertanian, khususnya dalam penyediaan pakan ternak berprotein tinggi yang dapat menunjang produktivitas peternakan. Namun, belum tersedianya sistem yang dapat memetakan lokasi peternak maggot secara terintegrasi menjadi tantangan utama dalam pengelolaan dan pengembangan sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web guna memetakan lokasi budidaya maggot di Kabupaten Dharmasraya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP dan HTML, basis data MySQL, serta Leaflet.js untuk menampilkan peta interaktif. Hasil dari sistem yang dibangun mampu menampilkan data lokasi peternak maggot secara spasial. Ada 7 lokasi peternak maggot yang sudah terdata pada sistem ini. Fitur-fitur yang dikembangkan mencakup informasi nama pemilik, kontak pemilik, jenis maggot, harga per kilo dan detail lokasi. Diharapkan sistem ini dapat membantu pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat umum dalam mendukung peningkatan produksi dan distribusi maggot di Kabupaten Dharmasraya.
Reclaiming Local History for the Development of Historical Consciousness Asril; Ahmal; Nurdiansyah; Pernantah, Piki Setri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 8 No. 2 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v8i2.102774

Abstract

Local history is often marginalized within the grand narrative of national history, resulting in the underrepresentation of regional cultural identities in the collective memory. This condition contributes to the low level of students’ historical consciousness rooted in local experiences and wisdom. This study aims to critically analyze, evaluate the relevance, and formulate a model for integrating local historical heritage into history learning in order to foster historical awareness, cultivate reflective attitudes, and promote the decolonization of knowledge through the application of critical pedagogy. The research employed a qualitative approach with a case study design. The subjects consisted of 6 history teachers, 5 traditional leaders, and 45 high school students, while the research instruments included interview guides, observation sheets, and document analysis formats. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and analyzed using thematic triangulation techniques to ensure the validity of the findings. The results show that the integration of local history can transform students’ roles from passive recipients into active meaning-makers, strengthen historical consciousness, and create space for critical reflection on dominant historical narratives. The study concludes that history learning based on critical pedagogy can serve as an effective strategy to address the marginalization of local history while simultaneously reinforcing students’ cultural identity. The implications highlight the importance of developing inclusive curricula and transformative pedagogical practices that are relevant to local cultural contexts and enrich the theoretical discourse of critical pedagogy.
DEVELOPMENT OF HISTORY E-BOOKS BASED ON HISTORICAL HERITAGE IN ROKAN HILIR TO IMPROVE LEARNING MOTIVATION OF GRADE XI STUDENTS AT SMAN 1 KUBU BABUSSALAM: PENGEMBANGAN E-BOOK SEJARAH BERBASIS PENINGGALAN SEJARAH DI ROKAN HILIR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMAN 1 KUBU BABUSSALAM Adia Pratama; Ahmal; Asril
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.5897

Abstract

This research aims to develop a history e-book based on historical heritage in Rokan Hilir as an innovative learning media to improve students’ learning motivation in history subject for Grade XI at SMAN 1 Kubu Babussalam. The background of this study is the low student engagement in history learning caused by the lack of contextual and interactive teaching materials. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection techniques included expert validation, student response questionnaires, and motivation assessment before and after using the developed e-book. The results showed that the e-book was categorized as "very feasible" with a material expert validation score of 92% and a media expert validation score of 94%. Student response in small and large group trials also reached a very positive category, with an average of 91%. Moreover, student motivation increased significantly after the implementation of the e-book, demonstrating its effectiveness in engaging learners. The novelty of this research lies in its integration of local historical sites—such as the Rokan Palace, colonial architecture, and traditional Islamic relics—into a digital format, enhancing the relevance and appeal of history lessons. The e-book not only supports curriculum goals but also contributes to the preservation and promotion of local cultural heritage through education.
Kewenangan Kepala Desa dalam Pengolaan Dana Desadi Desa Lenggora Selatan Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana Tolo, Suriani Bt; Bariun, La Ode; Asril
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.357

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi Adanya kasus korupsi Dana Desa yang melibatkan oknum kepala desa di kabupaten bombana yang diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam pengelolaan Dana Desa dimana modus operandi yang dilakukan oknum Kepala Desa tersebut adalah mengelola sendiri keuangan desa serta tidak melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pelaporan penggunaan Dana Desa padahal dalam Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa telah diatur tata cara pengelolaan sampai pada proses pertangungjawaban yang pengelolaannya dilakukan secara akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan empiris. Penelitian normatif merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap data sekunder. Penelitian empiris menggunakan pendekatan asas-asas hukum. Data primer yakni data yang diperoleh secara langsung dari hasil penelitian dengan pihak responden yang berkaitan dengan permasalahan penelitian yang dilakukan melalui wawancara. Semua data yang telah dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan data primer melalui wawancara dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Kewenangan Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa, di Desa Lengora Selatan mencakup perencanan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, hal tersebut telah dilaksanakan oleh Kepala Desa Lengora Selatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan dana desa 2) bentuk transparansi pengelolaan Dana Desa di Desa Lengora Selatan meliputi:penyampaian informasi proses pengelolaan dana desa kepada masyarakat, musyawarah yang melibatkan masyarakat desa, mengikutsertakan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa,pelaporan dana desa yang disampaikan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta ketersediaan aksesibilitas dokumen yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat desa terkait realisasi penggunaan dana desa.
Revitalisasi Makam Sultan Hasan Sebagai Objek Sejarah Di Desa Sungai Raya Asril; Rafdi, Arman; Nisa, Uswathun; Khorimah, aulia; Br. Purba, Bela Ruddiana Laurensi; Salsabila, Aisya; Astiyana, Ajeng Nadira; Hermawati, Ulan; Erafina, Mutia; Yulia, Yeni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4168

Abstract

Di Kota Rengat pernah berjaya sebuah kesultanan besar yang bernama Kesultanan Indragiri. Salah satu aset budaya yang dimiliki oleh Rengat, tepatnya di Desa Sungai Raya adalah situs makam yang sudah berabad-abad umurnya. Situs makam bersejarah milik seseorang bernama Raja Hasan yang bergelar Sultan Salahuddin Keramatsyah. Tujuan pertama dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendokumentasikan dan menganalisis secara akademis nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam situs makam tersebut. Tujuan kedua, penulisan jurnal ini untuk memperkaya literatur akademik dalam bidang sejarah lokal dan regional. Tujuan ketiga, revitalisasi atau proses menghidupkan kembali, memperbarui suatu area, fasilitas, atau sistem yang mengalami kemunduran, penurunan fungsi, dan ketidakaktifan yang juga berpengaruh terhadap objek kepariwisataan bersejarah dan pembuatan plang/papan informasi. Dengan menggunakan metode Community Based Research (CBR) dan pendekatan deskrptif kualitatif. Menghasilkan kegiatan revitalisasi situs makam, penulisan sejarah, dan pembuatan plang makam.
Reorganisasi Perusahaan Debitor Yang Terancam Pailit Sebagai Suatu Alternatif Asril
Jurnal Mulawarman Law Review Vol 5 No 2: Mulawarman Law Review - December 2020
Publisher : Faculty of Law, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/mulrev.v5i2.341

Abstract

Law No.37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations Article 2 paragraph (1) has determined that a debtor who has two or more Creditors and does not pay in full at least one debt that has matured and is collectible, is declared bankrupt by verdict Court, either at the request of one or more creditors. With this provision, it can be understood that bankruptcy is a reasonable choice. However, several opinions of bankruptcy law have not provided sufficient protection to debtors with good intentions. This article intends to find out more about the implementation of the reorganization of debtor companies whether it can be used as an alternative so that the debtor company does not go bankrupt. The method used is normative legal research. Data sources consist of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Based on the results of the research, it is known that the regulations regarding company reorganization have not been clearly and firmly regulated in Law Number 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Postponement of Debt Payment Obligations, Reorganization is part of the restructuring, bankruptcy can be avoided through a business reorganization in the form of mergers, consolidations. , business acquisitions, and other forms. This bankruptcy law also does not provide sufficient protection to debtors with good intentions, because there has been a tendency to interpret bankruptcy as liquidation. However, it must be understood that bankruptcy should also be a means of reorganizing the company. The legal consequence of company reorganization on the settlement of the company's debt and accounts receivable is that there is an opportunity for creditors and debtors to settle their debts without going through a bankruptcy process which can result in the debtor being declared bankrupt.
the effect of value clarification technique model on the understanding of historical values of grade XI students at SMAN 1 tapung hulu: Pengaruh Model Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Pemahaman Nilai-nilai Sejarah Kelas XI di SMAN 1 Tapung Hulu Sri Rahmadani; Isjoni; Asril
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 5 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i5.5535

Abstract

This study is about the influence of the Value Clarification Technique (VCT) learning model in improving the understanding of historical values ​​in class XI IPAS 1 and IPAS 2 at SMA Negeri 1 Tapung Hulu. The problems in this study are how the value clarification technique model influences the understanding of historical values ​​of class XI at SMAN 1 Tapung Hulu, how the application of the value clarification technique learning model is to the understanding of historical values ​​of class XI at SMAN 1 Tapung Hulu and whether there is an influence of the Value Clarification Technique (VCT) learning model in improving historical awareness in class XI IPAS students at SMA Negeri 1 Tapung Hulu. This study uses a comparative method with a Quasi-Experimental Designs design in the form of a Non-Equivalent Control Group which will create two experimental groups that are not selected through Random. Where this study aims to improve students' historical awareness through the application of the Value Clarification Technique (VCT) learning model. The instruments used are field notes and tests (pre-test and post-test). Based on the results of the study, it shows that the use of the Value Clarification Technique (VCT) learning model can increase historical awareness, this is indicated by the t-value of 10.779 and the sig. value of 0.000. So, the sig. value of 0.000 <0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is an influence on the History Subject, by using the Value Clarification Technique (VCT) model on increasing the historical awareness of class XI IPAS students at SMA Negeri 1 Tapung Hulu.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KEWARGANEGARAAN SISWA DI SMAN 1 SUNGAI TARAB Rahmona, Maulana; Asril; Jamurin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31317

Abstract

This study aims to describe the implementation of local wisdom-based learning in increasing students' civic awareness at SMAN 1 Sungai Tarab. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that learning has been implemented through cultural projects, traditional games, and mutual cooperation, which are related to civic values. Teachers play a strategic role in linking subject matter with local wisdom and encouraging active student involvement. Supporting factors for successful implementation include the Merdeka Curriculum policy and student enthusiasm. However, limited resources and difficulties in affective assessment are obstacles. In conclusion, local wisdom-based learning has proven effective in increasing students' civic awareness.