p-Index From 2021 - 2026
4.274
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Tanggung Gugat Sengketa Hak Pertanahan Terhadap Pembeli yang Beritikad Baik Deny Pratika; Suwito; Rommy Hardyansah
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 3 No. 2 (2024): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v3i2.5695

Abstract

The purpose of this study is to determine the legal basis or legal considerations of the panel of judges in deciding Civil Case Number 29/Pdt.G/2023/PN.Mjk. To find out these problems, the author uses Normative Research methods, legislative approaches, scientific journals, court decisions, with Library data collection techniques, and descriptive and qualitative analysis.The result of the author's analysis is that he disagrees with the judge's consideration in deciding the case, with considerations including the existence of procedures or conditions for the legal acquisition of sale and purchase of land based on Legislation, as well as the existence of a Supreme Court Circular Letter governing Good Faith Buyers, and the absence of strict regulations governing legal protection for good faith buyers, causing multiple interpretations of existing rules and resulting in different court decisions even in the same type of case.
Government Strategies On Co-Operatives During The Covid-19 Pandemic In Supporting Economic Resilience Dalimunthe, Anantha Andhikatama; Suwito; Tumanggor, Muliahadi; Asmoro, Novky
Journal of Management Vol. 2 No. 2 (2023): July - December
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic disease outbreaks are one of the non-physical non-military threats with a public safety dimension, when the covid-19 pandemic that occurred in early 2020 affected the world economy as well as in Indonesia, one of the affected sectors was the Cooperative, especially regarding finance. This study uses Lykke's strategy theory which includes 3 (three) aspects of Ends (Purpose) explaining "what" is to be achieved, Ways (Ways) strategic concepts / actions and Means (Means) explaining what specific resources will be used in applying concepts to achieve goals that must be balanced there will be no risk with descriptive qualitative methods this paper discusses how the strategies implemented by the government in helping Cooperatives during the Covid-19 Pandemic in supporting Indonesia's economic resilience, the results obtained between the three policies issued by the government have been implemented by the institutions concerned have been balanced and the risks have been minimal and the strategy has been running in helping Cooperatives during the covid-19 pandemic
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI POSYANDU LANSIA DI DESA PEKAUMAN KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO Darmawan, Didit; Ghozali, Solchan; Sinambela, Ella Anastasya; Putra, Arif Rachman; Yulianis, M. Sifa Fauzi; Chasanah, Uswatun; Suwito
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Posyandu Lansia di Desa Pekauman, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dengan mengatasi masalah kesehatan, sosial, dan psikologis yang mereka hadapi. Posyandu Lansia memberikan layanan pemeriksaan kesehatan rutin serta edukasi untuk meningkatkan pemahaman lansia dan masyarakat tentang perawatan kesehatan yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan lansia ke Posyandu, peningkatan pengetahuan tentang kesehatan, serta penguatan solidaritas sosial melalui aktivitas bersama. Meskipun dihadapkan dengan tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan alat medis, program ini menunjukkan efek positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia. Pengembangan lebih lanjut direkomendasikan untuk meningkatkan fasilitas dan kolaborasi dengan layanan kesehatan yang lebih besar.  
Before you beginThank you for submitting to the . You will be asked to upload files, identify co-authors, and provide information such as the title and abstract.Please read our Submission Guidelines if you have not done so already. When filling out the forms, provide as many details as possible in order to help our editors evaluate your work.Once you begin, you can save your submission and come back to it later. You will be able to review and correct any information before you submit. Masfufah; Eli Masnawati; Mujito; Suwito; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra; Mardikaningsih, Rahayu
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Qotmil Qur’an Universitas Sunan Giri Surabaya di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo bertujuan memperkuat aspek spiritual, sosial, dan psikologis penghuni balai melalui pembinaan keagamaan yang partisipatif dan humanis. Program ini menerapkan metode partisipatif dan kualitatif dengan melibatkan civitas akademika, staf, penghuni, serta mitra sosial secara aktif dalam pembacaan Al-Qur’an bersama, doa, tausiyah, dan dialog interaktif. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif berupa peningkatan motivasi spiritual, kepercayaan diri, dan rasa kebersamaan di antara peserta. Selain memberikan manfaat bagi penghuni balai, kegiatan ini juga menjadi wadah aktualisasi diri serta pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dan dosen. Kolaborasi berkelanjutan antara UNSURI dan mitra eksternal membuktikan efektivitas sinergi dalam pemberdayaan kelompok rentan, sehingga program ini layak direplikasi di lembaga sosial sejenis untuk mendukung pembangunan karakter dan kesejahteraan spiritual masyarakat secara berkelanjutan.
PENINGKATAN LITERASI DAN OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT MELALUI PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN BERBASIS KOMUNITAS Suwito; Mujito; Pratolo Saktiawan; Rafadi Khan Khayru; Agung Satryo Wibowo; Mohamad Farid; Rommy Hardyansah; Dharma Setiawan Negara
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat menghadapi berbagai tantangan di tingkat masyarakat akar rumput, terutama terkait rendahnya literasi dan ketidaktepatan distribusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat Kecamatan Mojoagung terkait zakat melalui pendekatan penyuluhan dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi penghitungan zakat, serta pembentukan kader zakat di tingkat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman masyarakat mengenai jenis, hukum, serta mekanisme distribusi zakat. Selain itu, tumbuh partisipasi aktif yang terwujud dalam pembentukan forum edukasi dan kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, serta lembaga pengelola zakat. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan akses literasi, tradisi yang belum sepenuhnya sesuai syariat, serta fragmentasi koordinasi lembaga pengelola zakat. Program pendampingan berkelanjutan menjadi faktor penting untuk mengatasi permasalahan tersebut dan memastikan keberlanjutan edukasi zakat melalui pelibatan kader lokal dan penggunaan media informasi yang mudah dijangkau masyarakat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi zakat secara sistematis, sinergi lintas sektor, dan integrasi teknologi dalam optimalisasi pengelolaan zakat berbasis komunitas demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan
Pendampingan Dan Sosialisasi Kitab Uqud Al-Lujjain Untuk Mengenalkan Peran Suami Istri Di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Hasan; Suwito; Nelud Darajaatul Aliyah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi Kitab ʿUqūd al-Lujjain fī Bayān Ḥuqūq az-Zaujain bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pemahaman santri serta masyarakat pesantren mengenai peran, hak, dan kewajiban suami istri menurut ajaran Islam. Kitab karya Syaikh Nawawi al-Bantani ini memberikan rujukan klasik yang menekankan keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan dalam membina kehidupan rumah tangga yang harmonis, berlandaskan nilai-nilai syariah dan akhlakul karimah. Sosialisasi ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Banyuates Sampang sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman santri tentang pentingnya peran suami istri dalam keluarga sakinah, mawaddah, wa raḥmah. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang terbukti efektif dalam konteks pendidikan pesantren. Dengan melibatkan peserta secara aktif, kegiatan ini mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan. Pendekatan PAR juga sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan musyawarah (syūrā) dan kerja sama (ta‘āwun) dalam membangun kebaikan bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara kitab ʿUqūd al-Lujjain yang memberikan dimensi spiritual dan pendekatan PAR yang metodologis, dapat memperkuat karakter dan kesadaran moral peserta, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang peran penting suami istri dalam keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teori, tetapi juga memberikan bekal praktis bagi santri dan masyarakat pesantren untuk menghadapi tantangan dalam membangun keluarga yang harmonis, sejalan dengan tuntunan syariat Islam.
EDUKASI POLA ASUH ISLAMI SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN PSIKOLOGIS ANAK DI PONDOK PESANTREN NURUL YAQIN SAMPANG Hasan; Suwito; Nelud Darajaatul Aliyah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh Islami merupakan suatu pendekatan dalam mendidik anak yang mencakup sikap dan perlakuan orang tua yang berbasis pada ajaran Al-Qur'an dan Al-Hadits. Konsep ini menekankan pentingnya pendidikan yang diberikan oleh orang tua sejak usia dini, agar anak tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan shalihah, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola asuh pendidikan pesantren terhadap perkembangan afektif anak, dengan fokus pada pengasuhan yang mendukung perlindungan psikologis anak. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Banyuates Sampang mengedepankan edukasi pola asuh Islami sebagai upaya perlindungan psikologis, yang dilaksanakan melalui ceramah tematik, diskusi interaktif, dan simulasi peran suami istri dalam perspektif Islam. Kegiatan ini melibatkan santri senior, pemuda, dan masyarakat sekitar pesantren sebagai peserta utama. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan potensi komunitas pesantren untuk meningkatkan pemahaman tentang pola asuh Islami. Pendekatan ini dianggap efektif karena dapat mengoptimalkan sumber daya internal pesantren dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi pola asuh Islami di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak yang kuat dan seimbang secara psikologis sesuai dengan tuntunan agama
Kekebalan Kejaksaan Dalam Perspektif Konstitusi: Analisis Putusan MK NO. 15/PUU-XXIII/2025: Prosecutorial Immunity from a Constitutional Perspective: An Analysis of Constitutional Court Decision No. 15/PUU-XXIII/2025 Ernesta Arita Ari; Suwito; Liani Sari; Irsan; Faharudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9290

Abstract

Perdebatan mengenai kekebalan hukum bagi kejaksaan kembali mengemuka setelah terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 15/PUU-XXIII/2025 yang menguji ketentuan perlindungan hukum bagi jaksa saat menjalankan tugas penuntutan. Putusan ini menjadi relevan dalam konteks negara hukum karena memunculkan pertanyaan tentang bagaimana konstitusi mengatur batas-batas kewenangan kejaksaan dan sejauh mana perlindungan tersebut dapat dibenarkan. Kajian ini berupaya menganalisis secara mendalam dasar konstitusional kekebalan kejaksaan, terutama yang berkaitan dengan prinsip persamaan di hadapan hukum serta independensi lembaga penuntutan dalam sistem peradilan pidana. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif yang bertumpu pada interpretasi terhadap UUD 1945, Undang-Undang Kejaksaan, serta putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan, disertai penelaahan literatur ilmiah mengenai asas negara hukum, akuntabilitas pejabat publik, dan teori kekuasaan penuntutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi menempatkan kekebalan jaksa sebagai bentuk perlindungan fungsional yang diberikan agar proses penuntutan dapat dilaksanakan secara independen tanpa tekanan eksternal. Namun, perlindungan tersebut tidak bersifat tanpa batas. MK menegaskan bahwa kekebalan tidak berlaku bagi tindakan yang melampaui kewenangan, penyalahgunaan jabatan, atau perbuatan yang memiliki unsur kesengajaan melanggar hukum. Dengan demikian, konsep kekebalan kejaksaan dipahami sebagai mekanisme perlindungan yang tetap beroperasi dalam koridor prinsip negara hukum dan sistem pengawasan yang berlaku. Putusan ini juga memiliki implikasi penting terhadap penguatan akuntabilitas institusi kejaksaan dan kebutuhan reformasi kelembagaan untuk memastikan perlindungan hukum tidak menjadi celah bagi penyimpangan kewenangan.
Relevansi Pemikiran Paulo Freire Terhadap Pendidikan Pembebasan di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU Karangklesem Sa'diyah, Halimatu; Suwito
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i2.15507

Abstract

Pendidikan secara ideal berfungsi sebagai sarana pembebasan manusia dari penindasan, kebodohan, dan ketidakadilan, sehingga mampu melahirkan individu yang kritis, otonom, dan berdaya. Namun praktik pendidikan di Indonesia, termasuk pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), masih kerap terjebak dalam pola pendidikan gaya bank sebagaimana dikritik Paulo Freire. Model tersebut tidak hanya mereduksi peserta didik menjadi wadah kosong, tetapi juga mempertahankan relasi kuasa yang menghambat proses humanisasi. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana gagasan pendidikan pembebasan benar-benar diimplementasikan secara nyata, bukan sekadar dikutip sebagai konsep normatif. Penelitian ini bertujuan menelaah relevansi dan implementasi pendidikan pembebasan menurut perspektif Freire di MI Ma’arif NU Karangklesem. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi kelas, wawancara, dan studi pustaka. Pendekatan ini dipilih untuk menangkap praktik pedagogis secara empiris, sehingga analisis tidak berhenti pada penilaian teoritis yang dangkal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian guru telah menerapkan unsur pendidikan dialogis, misalnya membuka ruang diskusi, memberi kesempatan siswa mengemukakan pendapat, serta mengaitkan materi dengan pengalaman konkret. Namun, penerapan tersebut belum merata dan cenderung sporadis. Praktik pendidikan gaya bank masih tampak pada mata pelajaran yang berorientasi hafalan atau dianggap “pakem”, sehingga pembelajaran berjalan satu arah dan minim dialog. Kondisi ini mengindikasikan bahwa transformasi pedagogis belum sepenuhnya terinternalisasi, baik karena kultur sekolah yang hierarkis maupun keterbatasan kapasitas guru. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan komitmen dan kompetensi pedagogik untuk mendorong pembelajaran yang lebih humanistik dan membebaskan di MI.
Dampak Hukum dan Sosial dari Judi Online di Indonesia: Tantangan dalam Penegakan Hukum Suwito
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.623

Abstract

Maraknya judi online di Indonesia telah menimbulkan dampak hukum dan sosial yang kompleks, mencakup pelanggaran hukum, kerugian finansial, serta degradasi nilai moral dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam penegakan hukum terhadap praktik judi online dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, wawancara, dan analisis data sekunder yang melibatkan regulasi hukum terkait, kasus-kasus hukum, serta perspektif sosial dari berbagai kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam penegakan hukum meliputi keterbatasan teknologi aparat penegak hukum, minimnya literasi digital masyarakat, serta lemahnya koordinasi antar lembaga. Dampak sosial dari judi online meliputi meningkatnya angka kriminalitas, ketergantungan finansial, serta konflik dalam keluarga dan komunitas. Di sisi lain, regulasi hukum yang ada belum sepenuhnya mampu mengatasi fenomena ini akibat kurangnya pembaruan hukum yang responsif terhadap perkembangan teknologi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pembaruan regulasi yang adaptif, penguatan kapasitas penegak hukum melalui pelatihan teknologi, serta edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online. Rekomendasi strategis yang diajukan mencakup pengembangan kerangka hukum yang berbasis digital, kolaborasi antar lembaga, dan kampanye edukasi publik. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas dampak hukum dan sosial dari judi online serta langkah-langkah konkret untuk mengatasinya