Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendampingan Dan Sosialisasi Kitab Uqud Al-Lujjain Untuk Mengenalkan Peran Suami Istri Di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Hasan; Suwito; Nelud Darajaatul Aliyah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi Kitab ʿUqūd al-Lujjain fī Bayān Ḥuqūq az-Zaujain bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pemahaman santri serta masyarakat pesantren mengenai peran, hak, dan kewajiban suami istri menurut ajaran Islam. Kitab karya Syaikh Nawawi al-Bantani ini memberikan rujukan klasik yang menekankan keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan dalam membina kehidupan rumah tangga yang harmonis, berlandaskan nilai-nilai syariah dan akhlakul karimah. Sosialisasi ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Banyuates Sampang sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman santri tentang pentingnya peran suami istri dalam keluarga sakinah, mawaddah, wa raḥmah. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang terbukti efektif dalam konteks pendidikan pesantren. Dengan melibatkan peserta secara aktif, kegiatan ini mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan. Pendekatan PAR juga sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan musyawarah (syūrā) dan kerja sama (ta‘āwun) dalam membangun kebaikan bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara kitab ʿUqūd al-Lujjain yang memberikan dimensi spiritual dan pendekatan PAR yang metodologis, dapat memperkuat karakter dan kesadaran moral peserta, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang peran penting suami istri dalam keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teori, tetapi juga memberikan bekal praktis bagi santri dan masyarakat pesantren untuk menghadapi tantangan dalam membangun keluarga yang harmonis, sejalan dengan tuntunan syariat Islam.
EDUKASI POLA ASUH ISLAMI SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN PSIKOLOGIS ANAK DI PONDOK PESANTREN NURUL YAQIN SAMPANG Hasan; Suwito; Nelud Darajaatul Aliyah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh Islami merupakan suatu pendekatan dalam mendidik anak yang mencakup sikap dan perlakuan orang tua yang berbasis pada ajaran Al-Qur'an dan Al-Hadits. Konsep ini menekankan pentingnya pendidikan yang diberikan oleh orang tua sejak usia dini, agar anak tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan shalihah, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola asuh pendidikan pesantren terhadap perkembangan afektif anak, dengan fokus pada pengasuhan yang mendukung perlindungan psikologis anak. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Banyuates Sampang mengedepankan edukasi pola asuh Islami sebagai upaya perlindungan psikologis, yang dilaksanakan melalui ceramah tematik, diskusi interaktif, dan simulasi peran suami istri dalam perspektif Islam. Kegiatan ini melibatkan santri senior, pemuda, dan masyarakat sekitar pesantren sebagai peserta utama. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan potensi komunitas pesantren untuk meningkatkan pemahaman tentang pola asuh Islami. Pendekatan ini dianggap efektif karena dapat mengoptimalkan sumber daya internal pesantren dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi pola asuh Islami di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak yang kuat dan seimbang secara psikologis sesuai dengan tuntunan agama
Relevansi Pemikiran Paulo Freire Terhadap Pendidikan Pembebasan di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU Karangklesem Sa'diyah, Halimatu; Suwito
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i2.15507

Abstract

Pendidikan secara ideal berfungsi sebagai sarana pembebasan manusia dari penindasan, kebodohan, dan ketidakadilan, sehingga mampu melahirkan individu yang kritis, otonom, dan berdaya. Namun praktik pendidikan di Indonesia, termasuk pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), masih kerap terjebak dalam pola pendidikan gaya bank sebagaimana dikritik Paulo Freire. Model tersebut tidak hanya mereduksi peserta didik menjadi wadah kosong, tetapi juga mempertahankan relasi kuasa yang menghambat proses humanisasi. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana gagasan pendidikan pembebasan benar-benar diimplementasikan secara nyata, bukan sekadar dikutip sebagai konsep normatif. Penelitian ini bertujuan menelaah relevansi dan implementasi pendidikan pembebasan menurut perspektif Freire di MI Ma’arif NU Karangklesem. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi kelas, wawancara, dan studi pustaka. Pendekatan ini dipilih untuk menangkap praktik pedagogis secara empiris, sehingga analisis tidak berhenti pada penilaian teoritis yang dangkal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian guru telah menerapkan unsur pendidikan dialogis, misalnya membuka ruang diskusi, memberi kesempatan siswa mengemukakan pendapat, serta mengaitkan materi dengan pengalaman konkret. Namun, penerapan tersebut belum merata dan cenderung sporadis. Praktik pendidikan gaya bank masih tampak pada mata pelajaran yang berorientasi hafalan atau dianggap “pakem”, sehingga pembelajaran berjalan satu arah dan minim dialog. Kondisi ini mengindikasikan bahwa transformasi pedagogis belum sepenuhnya terinternalisasi, baik karena kultur sekolah yang hierarkis maupun keterbatasan kapasitas guru. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan komitmen dan kompetensi pedagogik untuk mendorong pembelajaran yang lebih humanistik dan membebaskan di MI.
Dampak Hukum dan Sosial dari Judi Online di Indonesia: Tantangan dalam Penegakan Hukum Suwito
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.623

Abstract

Maraknya judi online di Indonesia telah menimbulkan dampak hukum dan sosial yang kompleks, mencakup pelanggaran hukum, kerugian finansial, serta degradasi nilai moral dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam penegakan hukum terhadap praktik judi online dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, wawancara, dan analisis data sekunder yang melibatkan regulasi hukum terkait, kasus-kasus hukum, serta perspektif sosial dari berbagai kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam penegakan hukum meliputi keterbatasan teknologi aparat penegak hukum, minimnya literasi digital masyarakat, serta lemahnya koordinasi antar lembaga. Dampak sosial dari judi online meliputi meningkatnya angka kriminalitas, ketergantungan finansial, serta konflik dalam keluarga dan komunitas. Di sisi lain, regulasi hukum yang ada belum sepenuhnya mampu mengatasi fenomena ini akibat kurangnya pembaruan hukum yang responsif terhadap perkembangan teknologi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pembaruan regulasi yang adaptif, penguatan kapasitas penegak hukum melalui pelatihan teknologi, serta edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online. Rekomendasi strategis yang diajukan mencakup pengembangan kerangka hukum yang berbasis digital, kolaborasi antar lembaga, dan kampanye edukasi publik. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas dampak hukum dan sosial dari judi online serta langkah-langkah konkret untuk mengatasinya
PENGARUH RASIO KEUANGAN PERBANKAN TERHADAP HARGA SAHAM BANK TERDAFTAR DI BEI Muhamad, Ririn A.; Soleman, Rusman; Suwito
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu) Vol 4 No 3 (2025): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jiaku.v4i3.6734

Abstract

The purpose of this study is to determine whether NPL, LDR, GCG, NIM, ROA, ROE, CAR & BOPO affect the stock prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2022. There are 47 populations in this study, using purposive sampling as a research method to obtain 12 samples. All financial ratio data are taken from the company's financial statements obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange (www.idx.co.id) The analysis technique used is multiple linear regression. Based on the results of the study, it shows that: Non-Performing Loans (NPL) have no effect on stock prices. Loan To Deposit Ratio (LDR) has no effect on stock prices. Good Corporate Governance (GCG) has a negative and significant effect on stock prices. Net Interest Margin (NIM) has a positive and significant effect on stock prices. Return On Assets (ROA) has a negative and significant effect on stock prices. Return On Equity (ROE) has a positive and significant effect on stock prices. Capital Adequacy Ratio (CAR) has no effect on stock prices. Operating Expenses Operating Income (BOPO) has a positive and significant effect on stock prices.
PENGEMBANGAN KUALIFIKASI PEMIMPIN PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF DHOFIER DAN MUHAIMIN Arief Dwi Kurniawan; Suwito
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38602

Abstract

This study examines the development of qualifications of non-formal and informal education leaders through the theoretical perspective of Zamaksyari Dhofier and Muhaimin Endang. The focus of the study is directed at the integration of spiritual, managerial, and technological adaptation dimensions as the foundation of holistic leadership in facing social, cultural, and educational digitalization dynamics. The method used is a literature study with descriptive analysis of national education regulations, academic works, and previous research. The results of the study show that according to Dhofier, non-formal and informal education leadership requires spiritual integrity, moral charisma, and participatory leadership based on local values. Meanwhile, Muhaimin emphasized the importance of managerial competence, resource efficiency, inclusive vision, and sustainable self-development. The synthesis of these two perspectives results in a leadership model that balances spirituality with professionalism, as well as being responsive to the challenges of the digital age. The main obstacles in the form of limited formal training, lack of infrastructure, and cultural resistance can be overcome through community-based training programs, the use of digital technology, and the strengthening of cross-agency collaboration. This research confirms that non-formal and informal education leaders must have multidimensional qualifications that are able to inspire, empower, and build an inclusive, adaptive, and sustainable learning society, thereby supporting the goals of national education and lifelong learning in the era of globalization.
Value Added Analysis and Development Strategy of Canned Traditional Food Vegetable Candle (Saccharum edule) Rasulu, Hamidin; Wulansari, Angela; Albaar, Nurjanna; Husen, Janiah; Mustafa, Ikrima M.; Suwito; Juharni
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL. 25 NO. 01 2026 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.25.01.243-256

Abstract

Vegetable candle (sayur lilin in Indonesia) (Saccharum edule) is a traditional food typical of North Maluku, which is processed from sugarcane flowers and cooked using coconut milk. The application of canning technology acts as an effective preservation method to increase the shelf life of products while ensuring food safety. This research aims to analyze added value and formulate the right development strategy for the canned vegetable candle industry. This study uses SWOT analysis and value-added analysis with the Hayami approach. A study of the data revealed that canned vegetable candles had a 70.57% enhanced value ratio. The internal conditions of the business were in the moderate category, while the external environment showed strong conditions. Based on the IE matrix, the canned vegetable business is in Quadrant II with a growth and building strategy position. Thus, the best options for development are market entry tactics, market development, and product development. The SWOT analysis and added value results also indicate that canned veggies have a lot of room for growth. Recommended strategies include promotion through social media, product socialization, collaboration with relevant stakeholders and local governments, and adaptation of recipes to increase product competitiveness.
PENERAPAN THE MAGICAL READING BOOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA KELAS II SDN SUKUN 1 MALANG sari, Diana; Suwito; Cicilia Ika Rahayu Niat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55431

Abstract

Reading skills are fundamental competencies that support students’ learning success in elementary school. Based on observations conducted in Grade II of SDN Sukun 1 Malang, several students experienced difficulties in recognizing letters, reading syllables, words, and simple sentences. This study aimed to improve students’ reading skills through the implementation of The Magical Reading Book. The study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles involving 26 Grade II C students. Data were collected through observation, tests, and documentation. The results showed that the implementation of The Magical Reading Book improved students’ reading skills. Learning mastery increased from 76% in the first meeting of Cycle I to 92% in the second meeting. In Cycle II, learning mastery improved from 92% to 100%. The average class score also increased from 90 to 96. These findings indicate that The Magical Reading Book is an effective learning medium for improving elementary school students’ reading skills.