Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Strategi Scaffoldung Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2025 Muhajat, Raden Yoga; Marzoan, Marzoan; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca siswa Kelas II SDN 2 Bentek melalui penerapan strategi scaffolding. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan membaca siswa (ketuntasan klasikal awal 59,46%) dan heterogenitas level kemampuan (dari pemula hingga mahir) di kelas berjumlah 37 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan guru kelas, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi scaffolding diimplementasikan dengan pendekatan bertahap sesuai level kemampuan siswa: (1) pemodelan membaca oleh guru, (2) bantuan intensif untuk siswa pemula (pengenalan huruf/suku kata), (3) bimbingan terarah untuk siswa menengah (kata/kalimat), dan (4) tantangan kompleks untuk siswa mahir (cerita dan pemahaman bacaan). Instrumen pengumpulan data meliputi tes diagnostik level membaca, lembar observasi aktivitas guru-siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: Siklus I: Ketuntasan klasikal meningkat menjadi 70,27% (26 siswa tuntas), tetapi belum mencapai target minimal 75%. Siklus II: Ketuntasan klasikal mencapai 81,08% (30 siswa tuntas) setelah perbaikan strategi, seperti pengoptimalan tutor sebaya, variasi media, dan pendampingan individual. Aktivitas guru juga meningkat dari kategori "Cukup" menjadi " Baik".Simpulan penelitian membuktikan bahwa strategi scaffolding efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan mengakomodasi keragaman level belajar. Rekomendasi bagi guru: (1) terapkan scaffolding secara konsisten, (2) gunakan media berjenjang, dan (3) optimalkan kolaborasi tutor sebaya.
Analisis Penerapan Alat Ukur (Level Baca) Terhadap Literasi Siswa Kelas 1 SDN 1 Sigar Penjalin Adiningrum, Amalia; Habiburrahman, Lalu; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan alat ukur level baca dalam mengembangkan literasi siswa kelas 1 SD, dengan studi kasus di SDN 1 Sigar Penjalin. Literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga menulis, menyimak, dan berbicara, serta berperan penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak usia 6–8 tahun (Piaget). Faktor yang memengaruhi literasi meliputi aspek internal (minat, motivasi) dan eksternal (dukungan orang tua, sarana prasarana). Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan penomologi. Subjek penelitian ini terdiri dari guru, kepala sekolah dan siswa SDN 1 Sigar Penjalin. Sumber data yang digunakan penelitian ini yaitu data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Teknik anaisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Alat ukur level baca digunakan untuk menilai pemahaman, kecepatan, dan analisis teks siswa, sekaligus menyesuaikan materi pembelajaran Jenis alat ukur yang diterapkan antara lain tes cloze, menceritakan kembali, tahapannya meliputi persiapan instrumen, pelaksanaan pengukuran (fonemik, kata, pemahaman), serta tindak lanjut berupa umpan balik dan laporan ke orang tua. Hasilnya menunjukkan peningkatan literasi, seperti penurunan siswa level dasar dari 40% menjadi 15%. Di SDN 1 Sigar Penjalin, penerapan alat ukur ini terbukti mendorong antusiasme siswa dan kolaborasi guru-orang tua. Kendala seperti waktu asesmen terbatas dan perbedaan kemampuan siswa diatasi dengan strategi asesmen bertahap dan aktivitas pendamping. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat ukur level baca efektif dalam membangun literasi awal yang personal dan inklusif, meski memerlukan penyesuaian dalam pelaksanaannya.
Pembelajaran ADAB Project Sebagai Sarana Penguasaan Kemampuan Kolaborasi Siswa Di SDN 1 Sigar Penjalin Assidqi, A. Hisyam; Sukarto, Sukarto; Eliyana, Eliyana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan dampak pembelajaran ADAB Project terhadap penguasaan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV SDN 1 Sigar Penjalin Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran ADAB Project efektif meningkatkan kolaborasi siswa dalam bentuk kerja kelompok, komunikasi, dan tanggung jawab bersama. Faktor pendukung utama adalah peran aktif guru dan keterlibatan siswa, sementara hambatan meliputi dinamika kelompok dan perbedaan motivasi antar siswa. Pembelajaran ADAB Project direkomendasikan menjadi strategi inovatif untuk menguatkan keterampilan abad 21 di sekolah dasar.
Analisis Media Visual Pada Materi Keragaman Budaya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SD Negeri 2 Genggelang Tahun Ajaran 2024/2025 Wijaya, Pema; Mahendra, Juandra Prisma; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui penggunaan media gambar pada materi keragaman budaya tehadap hasil belajar siswa III SDN 2 Genggelang, Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan media visual pada materi keragaman budaya kelas III SDN 2 Genggelang terhadap hasil belajar .Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif dan untuk teknik analisis data menggunakan teknik Milles dan Hubberman dengan 3 tahapan yaitu Kondensasi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Penggunaan media visual dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam merancang dan menyesuaikannya dengan karakter siswa serta materi pelajaran yang akan disampaikan. Guru memiliki peran utama dalam menentukan jenis media yang paling tepat agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. 2) Pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan media visual sangat penting bagi seluruh elemen sekolah, terutama guru dan pihak manajemen sekolah. Strategi pembelajaran yang efektif tidak hanya bergantung pada tersedianya media, tetapi juga pada kesiapan guru dalam merancang, menerapkan, serta mengevaluasi penggunaannya secara menyeluruh. Sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan perlu memberikan pelatihan yang berkelanjutan, alokasi waktu yang memadai, serta dukungan fasilitas yang sesuai agar penggunaan media visual dapat berjalan optimal.