Claim Missing Document
Check
Articles

TEORI MAQASHID AL-SYARI’AH DAN PENERAPANNYA PADA PERBANKAN SYARIAH M. Ziqhri Anhar Nst; Nurhayati Nurhayati
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 5 No 1 (2022): Article Research Volume 5 Number 1, Januari 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v5i1.629

Abstract

Maqashid Al-Syari’ah bertujuan untuk mencapai kemaslahatan dan mencegah kemudharatan dalam kegiatan ekonomi Maqashid Al-Syari’ah berguna dalam pembangunan ekonomi yang membahas tentang masalah ekonomi, fenomena ekonomi, dan merumuskan suatu kebijakan. Ulama-ulama klasik maupun kontemporer banyak yang memberikan pendapat mengenai maqashid al-syariah, namun al-syatibi merupakan teori yang paling terkenal. Teori Maqashid Al-Syari’ah sendiri bermakna sebagai inti dalam menganalisis ekonomi yang membahas tentang kemiskinan, distribusi kekayaan, dan membangun ekonomi. Dalam hal ini yang ingin dicapai Maqashid Al-Syari’ah adalah penghilangan segala permasalahan ekonomi untuk mencapai kehidupan yang sejahtera Dalam penerapannya pada sistem keuangan islam Maqashid Al-Syari’ah sebagai inti dalam keberlangsungan kegiatan ekonomi karena tanpa Maqashid Al-Syari’ah keuangan islam kehilangan substansi syariahnya. Tujuan penelitian ini adalah melihat dan mengetahui bagaimana teori maqashid al-syari’ah dan penerapannya pada perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan (library research) ,Peneliti mencari sumber-sumber yang berasal dari buku,jurnal dan artikel yang berkaitan dengan maqashid al syariah yang selanjutnya setelah diproleh peneliti mengolah data dengan mengaitkannya pada fenomena yang ada di perbankan syariah pada umumnya. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pererapan Maqashid al-syari’ah pada perbankan syariah sudah sesuai dengan memerhatikan indikator pada maqashid al-syari’ah yaitu agama (al-din), jiwa (al-nafs),akal (al-‘aql),harta (al-mal),dan keturunan (al-nasl). Begitu juga pada Investasi dengan Akad Mudharabah, pada Jaminan dalam Akad Mudharabah dan Musyarakah, Pada Transaksi Multi Akad, Pada Rahn dan Pemanfaatan Marhun (Barang Gadai), Pada Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai.
Strategi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Korban Trafficking di Kota Medan Nurhayati Nurhayati; Khairuddin Khairuddin; Fitri Hayati; Reni Ria Armayani Hasibuan
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol 4, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.204 KB) | DOI: 10.30983/humanisme.v4i2.3227

Abstract

The victims where the majority are women do not only experience physical trauma but also psychic trauma. Therefore the victim does not only need mental and spiritual strength, but also they have to be empowered economically to be able to overcome their life problem. This research is qualitative research with PAR approach (Participatory Action Research) that involves all active stakeholders to address and overcome the problem in order there is significant change to the life of the victim. This research finds that economic empowerment is one of ways to increase the spirit, creativity and motivation of the survivors to increase their family income so stimulating entrepreneur spirit to be able to compete economically. The economic empowerment strategy of the survivor of human trafficking is done in some phases. First, cognitive delivery by encouraging the survivor think in order they can come up with the solution about the problem at hand. Second, giving the training of flower bouquet, bridal bale, creating wall and door decoration by recycling used bottle and plastic. Through this empowerment is expected the survivors have ability to survive and find new things to live. Korban yang mayoritas perempuan tidak hanya mengalami trauma fisik tetapi juga psikis. Korban trafficking tidak hanya membutuhkan kekuatan mental dan spiritual tetapi juga harus diberdayakan secara ekonomi untuk mampu menghadapi problema kehidupan. Penelitian ini memakai metode kualitatif melalui pendekatan PAR (Participatory Action Research) menggunakan melibatkan berbagai pihak yang relevan secara aktif untuk menyelesaikan dilema beserta sebagai akibatnya terjadi perubahan yang signifikan dalam kehidupan para korban. Melalui penelitian ini diperoleh hasil bahwa pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu metode meningkatkan semangat, kreatifitas dan motivasi para korban untuk memperkuat ekonomi keluarga sehingga memunculkan semangat wirausaha untuk bisa bersaing secara ekonomi. Strategi pemberdayaan ekonomi korban trafficking dilakukan dengan beberapa tahap. Pertama, pemberian kognitif dengan mengajak berpikir agar mereka bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Kedua, dengan pelatihan merangkai bunga dan bale pernikahan serta pembuatan hiasan dinding dan pintu dengan memanfaatkan plastik dan botol bekas. Dengan pemberdayaan ini diharapkan para korban memiliki kemampuan untuk survive dan menemukan hal-hal baru untuk bertahan hidup.  
ASPEK HUKUM PIDANA DALAM HUKUM ADAT PADA MASYARAKAT MANDAILING NATAL Liantha Adam Nasution; Nurhayati Nurhayati
Citra Justicia : Majalah Hukum dan Dinamika Masyarakat Vol 23, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/cj.v23i2.2645

Abstract

ABSTRAKSebagai Negara yang memiliki beragam suku dan budaya tentunya Indonesia memiliki tradisi yang berbeda pula. Dan hal inilah yang menyebabkan berbagai hukum adat di setiap wilayah di Indonesia. Hukum adat itu sendiri diciptakan oleh para Raja terdahulu di daerah tersebut. Dan hukum adat ini adalah hukum asli masyarakat Indonesia yang bersumber dari adat istiadat dan kebiasaan masyarakatnya ataupun bersumber dari nilai-nilai dasar yang terkandung pada budaya masyarakat tersebut. Hukum adat berkembang mengikuti perkembangan kebiasaan masyarakat yang ada.Dan dalam perkembangannya, pengaplikasian yang dilakukan oleh masyarakat sering menimbulkan pertanyaan apakah hukum adat ini akan selalu dipakai dalam penyelesaian suatu masalah yang terjadi di lingkungannya tersebut. Di samping bahwa negara Indonesia memiliki aturan hukum yang dibuat oleh lembaga pembuat Undang-Undang dan Peraturan Perundang-Undangan lainnya. Negara mengakui keberadaan hukum adat di Indonesia dan hal ini tercantum pada Pasal 18B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan juga pada Pasal 3 Undang-Undang Pokok Agraria. Dengan demikian tidak ada masalah dengan adanya hukum adat di Indonesia di samping adanya aturan hukum yang dibuat oleh lembaga pembuat Undang-Undang selagi hukum adat tersebut tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang ada di Indonesia.ABSTRACTAs a country that has a variety of tribes and cultures, of course, Indonesia has different traditions. And this is what causes various customary laws in every region of Indonesia. The customary law itself was created by the earlier Kings of the area. And this customary law is the original law of the Indonesian people which comes from the customs and customs of its people or comes from the basic values contained in the culture of the community. Customary law developed following the development of the existing customs of the people. And in its development, the application carried out by the community often raises the question of whether this customary law will always be used in solving a problem that occurs in their environment. In addition, the Indonesian state has legal rules made by lawmaking institutions and other laws and regulations. The state recognizes the existence of customary law in Indonesia and this is stated in Article 18B paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and also in Article 3 of the Basic Agrarian Law. Thus, there is no problem with the existence of customary law in Indonesia besides the rule of law made by the law-making institutions while the customary law does not conflict with the existing laws and regulations in Indonesia.
Analisis Jurnal Multimedia Menggunakan Teknik Animasi 2 Dimensi Sabrina Putri; Muhammad Isnan; Nurhayati; Alwi Haryada; Ali Ikhwan
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v2i1.442

Abstract

Information and Communication Technology is developing very rapidly. One of the rapidly growing technologies today is Multimedia. Where Multimedia learns about 2-dimensional and 3-dimensional animation techniques. The material is also about animation, video, and others. This multimedia learning media can also be done through power point which is really needed by students in general. The role of information technology in the modern era is very much and maybe it can become the main foundation of science because all information and knowledge has entered the digital era. Starting from the fields of education, military, business, industry to health, they really need technology and information is conveyed, which previously may have been limited, now it can spread widely to all corners of the world using the internet. The use of information technology must also be monitored and guarded so that unwanted use does not occur, even though this information technology has many positive impacts, we must be aware of the negative impacts for the next generation as well.
MODEL KEPUTUSAN MEMILIH PRODUK BERDASARKAN ATRIBUT PRODUK, PROMOSI DAN KOMITMEN RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH PRODUK TABUNGAN DI BANK SUMUT SYARIAH Muhammad Zuardi; Nurhayati Nurhayati; Muslim Marpaung
istinbath Vol. 21 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ijhi.v21i2.571

Abstract

Tantangan yang dihadapi Bank Sumut Syariah semakin kompleks, karena tidak hanya berupaya menarik dana dari masyarakat Sumatera Utara yang beragama Islam namun juga bersaing dengan beberapa bank syariah yang terus melakukan ekspansi. Dana pihak ketiga dari produk tabungan di Bank Sumut Syariah lebih rendah dibanding dari produk Deposito dan Giro. Keputusan memilih produk tabungan Bank Sumut Syariah diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, dalam penelitian ini dibatasi pada faktor atribut produk, promosi dan komitmen religius. Jika keputusan memilih produk tabungan meningkat hal ini mengindikasikan meningkatnya loyalitas nasabah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor atribut produk, promosi dan komitmen religious terhadap keputuasn memilih, serta bagaimana pengaruh keputusan memilih terhadap loyalitas nasabah. Teknik Sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan alat analisis data adalah Structural Equation Model. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan Atribut Produk Tabungan terhadap Keputusan Memilih produk tabungan di Bank Sumut Syariah. Terdapat pengaruh Keputusan Memilih terhadap Loyalitas Nasabah. Terdapat pengaruh yang signifikan Komitmen Religius terhadap Keputusan Memilih produk tabungan Bank Sumut Syariah. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan Promosi terhadap Keputusan Nasabah Memilih produk Tabungan Bank Sumut Syariah.
Peningkatan Pengetahuan Siswa/I Mda Nahara Desa Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu Terhadap Makanan Bergizi Nurhayati Nurhayati; Aprilia Putri Batubara; Astrid Novitri Hasibuan; Dea Purnama Sari; Desi Amanda Sari; Futri Ritonga; Kayla Devina; Kina Sari; Melisa Melisa; Nadiah Wulandari; Saumy Ramadini; Siti Soraya Tambunan; Suhayla Azhari Silalahi; Tasya Salsabila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2334

Abstract

Makanan bergizi adalah makanan yang memiliki kandungan zat gizi esensial dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sayur dan buah merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat makanan. Vitamin dan mineral yang terdapat dalam sayur dan buah berperan sebagai antioksidan atau penetralisir senyawa jahat dalam tubuh. Sayuran jenis tertentu mengandung karbohidrat, seperti wortel dan kentang, sedangkan buah-buahan tertentu juga mengandung lemak tak jenuh, seperti alpukat dan buah merah. Sehingga mengonsumsi sayur dan buah merupakan bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Berdasarkan hasil sosialisasi dan penyuluhan terkait pengetahuan jajanan sehat siswa, pengertian makanan bergizi, jenis-jenis makanan bergizi, pemenuhan makanan bergizi, dampak yang ditimbulkan apabila tidak mengkonsumsi makanan bergizi, dan empat pilar pedoman gizi seimbang. Siswa menerima pemberian sosialisasi dengan baik, dapat dilihat dari persentase jawaban benar siswa pada pre-test adalah 60,33% meningkat menjadi 92,33% pada post-test.
Community Behavior and Response in Educating The Implementation of Health Protocols In Public Places During The New Normal Period Ikhsan Ibrahim; Rollina Ahmad; Fitri Hayati; Hery Sahputra; Nurhayati Nurhayati
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 4, No 2 (2022): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v4i2.14181

Abstract

The community has an important role in breaking the chain of transmission of COVID-19 so as not to cause new sources of transmission/clusters in places where the movement of people, the interaction between humans, and large gatherings of people occurs. The community must be able to carry out activities again in the COVID-19 pandemic situation by adapting to new habits that are healthier, cleaner, and more obedient, which are implemented by all components in the community and empower all existing resources. The community's role in breaking the chain of transmission of COVID-19 (the risk of contracting and transmitting it) must be done by implementing health protocols.  To provide an overview of the behavior and response of the community to implement health protocols by the Covid-19 Education Team in public places during the New Normal era in the city of Dumai.  This study is research with a qualitative approach. The data used in this study is to use observation which sees and directly observes people's behavior in the field and also takes some data online due to situations that require social distancing. This research was carried out in several public places, including the task stations of the Dumai City Covid-19 Education Team, which began in June-July 2020. The research subjects were the sources of data observed by the research problem.  In general, the behavior and response of the community to the implementation of health protocols during the New Normal period in public places by the Covid-19 Education Team could have been better. Moreover, several factors cause this, namely education, knowledge, and the community's economy. As well as developing issues, public confidence decreases about the dangers of the Covid-19 virus. The educational activities provided will only be meaningful if there is compliance and mutual community support.
Analisis Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Masyarakat Pesisir di Lingkungan 16 Desa Cinta Damai Percut Nurhayati Nurhayati; Faradillah Faradillah; Syahrida Suryani Hasibuan; Ayunda Sintia; Wafiq Azizah; Alditya Alfareza
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.4092

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease that has serious health impacts in various coastal areas. This study aims to analyze the prevention of DHF carried out by the coastal community in Cinta Damai Village, Percut Sei District in order to reduce the incidence and impact caused by this disease. This study used the interview method with a total of 10 respondents. The results of this study are that the coastal community of Cinta Damai Village already knows about DHF and its preventive measures. However, there are still coastal communities who have not applied this knowledge in their daily lives. This is indicated by the presence of dengue cases that attack them.
Implementasi Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (PERDA) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara : Studi Pelaksanaan Sosialisasi Fasilitas Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotoprika Dan Zat Adiktif Lainnya Siti Nurhasanah Br Ginting; Nurhayati Nurhayati
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2023): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v1i2.153

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kondisi penyalahgunaan narkoba yang mempengaruhi implementasi Perda Nomor 1 Tahun 2019 kepada masyarakat dan para siswa di SMP Muhammadiyah 14 Siabu, Kabupaten Mandailing Natal dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi peraturan daerah (PERDA) Tentang Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun alasan mengapa penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif antara lain; pertama, dalam mengumpulkan data untuk mengetahui sejauh mana implementasi Perda Nomor 1 tahun 2019 di Sumatera Utara, maka peneliti memerlukan kajian mendalam dengan menggunakan metode kualitatif sehingga peneliti dapat lebih interaktif dengan informan. Dengan melakukan wawancara langsung kepada para informan kunci sebagai pelaku yang terlibat dalam implementasi peraturan daerah, maka akan didapatkan jawaban yang diinginkan. Kegiatan Perda ini belum berjalan dengan baik, karena pemanfaatan SDA yang belum optimal karena kurangnya dukungan dari pemerintahan serta masyarakat yang belum sadar bagaimana fasilitas yang digunakan dalam mencegah NAPZA (Narkotika, Psikotoprika dan Adiktif lainnya).
Analisis Efektivitas Penyaluran Zakat Menggunakan Metode Zakat Core Principles Oleh BAZNAS Deli Serdang Muhammad Ilzam Harahap; Nurhayati Nurhayati
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2023): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v1i2.165

Abstract

Sehubungan dengan gelombang globalisasi saat ini, pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menerapkan skema pembayaran zakat. Sebagai salah satu ajaran utama dalam Islam, zakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim setelah memahami prinsip-prinsip dan praktik-praktiknya secara menyeluruh. Salah satu lembaga pemerintah non-struktural yang memiliki kemampuan untuk secara aktif terlibat dan mengelola pembayaran zakat di seluruh Indonesia adalah BAZNAS. Dalam penelitian ini, fokus utama adalah bagaimana BAZNAS dapat secara efektif memproses penyaluran zakat. Pertanyaan lain yang diajukan adalah apakah efektivitas tingkat pengumpulan zakat sesuai dengan harapan. Dalam penelitian ini, hubungan antara metode kualitatif dan kuantitatif dianalisis untuk menentukan ambang batas efektivitas pengumpulan zakat oleh BAZNAS. Metode deskriptif diterapkan dalam metode analisis kualitatif, sedangkan metode kuantitatif menggunakan ZCP sebagai model radial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan BAZNAS Deli Serdang dari tahun 2018 hingga 2022. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa BAZNAS Deli Serdang pada tahun 2018, 2019, 2020, dan 2022, berhasil menyalurkan zakat yang dikategorikan efektif. Pada tahun 2021, BAZNAS Deli Serdang berhasil menyelesaikan penyaluran zakat dengan ambang batas efisiensi yang sangat tinggi yang dapat dikategorikan sangat efektif.
Co-Authors Adelia Fitra Gustari Ahmad Riyansyah Ahsan, Abdillah Alditya Alfareza Ali Ikhwan Alwi Haryada Alysa Rahmadani Hasibuan Anisah Salsabila Nasution Anissya Fahira Pasaribu Aprilia Putri Batubara Apriliani, Apriliani Astrid Novitri Hasibuan Ayunda Sintia Azhari Akmal Tarigan Dea Purnama Sari Desi Amanda Sari Desty Adinda Devi Nadya Hasibuan Dwi Ardhianti Eliska Eliska Evalina Franciska Hutasoit Evalina Franciska Hutasoit Faradillah Faradillah Farhun Nisah Fika Nurtivanny Fitri Hayati Fitri Hayati Futri Ritonga Hanifah Ramadhani Hery Sahputra Ian Ian Alfian Ibnu Radwan Siddik Ibnu Radwan Siddik Turnip Ikhsan Ibrahim Indira Alya Razali Jelita Nazwa Utami Kayla Devina Khairuddin Khairuddin Kina Sari Liantha Adam Nasution M. Ziqhri Anhar Nst Manik, Hubban Fathani Melisa Melisa Muchliza Rizwany Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Basri Muhammad Ilzam Harahap Muhammad Isnan Muhammad Ramadhan G Muhammad Syukri Albani Nasution Muhammad Zuardi Muslim Marpaung Mutiara Nauli Siregar Nadia Angelina Br T Nadiah Wulandari Nasri Mohammed Naufal Alamsyah Nayla Rizka Irwani Novita Rahma Yanti Harahap Petti Sitti Fatimah Putra Apriadi Siregar Rahmad Ridho Zeen Rahmaini Rahmaini Ramadhan Syahmedi Siregar Reni Agustina Harahap Reni Ria Armayani Hasibuan Rika Arnanda Robani Catursaptanie Rollina Ahmad Sarah Fadhila Siregar Saumy Ramadini Shafira Alfiyah Siti Hajar Lubis Siti Nurhasanah Br Ginting Siti Soraya Tambunan Suhayla Azhari Silalahi Sultan Rasy Nasyaa susilawati, Susilawati Syafran Arrazy Syahrida Suryani Hasibuan T Sabrina Tasya Salsabila Tuti Anggraini Utami, Tri Niswati Wafiq Azizah Wahyu Sanjaya Putra Wasiyem, Wasiyem Watni Marpaung Windi Mayani Dalimunthe Yunus Sofian Zainul Fuad Zuhrina Aidha