Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kesejahteraan Psikologis Siswa Kelas Besar Sekolah Dasar dan Implikasinya Terhadap Program Mindfulness Berbasis Sekolah Artati, Kristina Betty; Eka Wahyuni; Susi Fitri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7044

Abstract

Pendidikan saat ini perlu memprioritaskan kesejahteraan psikologis para siswanya, karena adanya tekanan akademis dan sosial yang seringkali dirasa berat bagi para siswa yang berdampak pada perkembangan holistik dan kinerja di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteran psikologis siswa kelas besar sekolah dasar dan implikasinya terhadap program mindfulness berbasis sekolah. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh, sehingga subyeknya berjumlah 213 siswa. Data dikumpulkan melalui instrument The Stirling Children’s Wellbeing Scale (SCWBS), teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 27,70% atau 59 siswa memiliki kondisi kesejahteraan psikologis tinggi dan 72,30% atau 154  memiliki kondisi kesejahteraan psikologis rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya sekolah bekerjasama dengan konselor sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Salah satu program intervensi yang efektif yang dapat digunakan yaitu program Mindfulness berbasis sekolah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, siswa kelas besar, program mindfulness berbasis sekolah
Masa Kemunduran Pendidikan Islam : Analisis Dampak Runtuhnya Baghdad pada Tahun 1258 M A. Riswan Pratama; Eka Wahyuni; Fatimah Az Zahra; Mahfud Ifendi
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): February: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i1.904

Abstract

Islamic education reached its peak during the Abbasid Dynasty, precisely from the eighth to the thirteenth centuries AD. This period is often referred to as the "Islamic Golden Age", during which Baghdad, the capital of the Abbasids, became the center of world knowledge and culture. The purpose of this study is to analyze the glory of Islamic education before the collapse of Baghdad, the factors that caused the collapse of Baghdad, and analyze the impact and efforts to revive Islamic education. The benefits of this article are expected to provide an in-depth understanding of the relationship between the collapse of the center of Islamic civilization and the decline of education, as well as provide relevant historical insights to rebuild the glory of Islamic education in modern times. The author uses a qualitative method with the type of library research, the main sources of data in this research are books and websites relevant to Islamic history, as well as scientific journal articles that discuss Islamic history from various perspectives, both published in national and international journals. The data obtained will be analyzed qualitatively with a descriptive approach to identify the main themes and gain a better understanding of the Decline of Islamic Education: An Analysis of the Impact of the Fall of Baghdad in 1258 AD. The fall of Baghdad in 1258 AD became one of the most tragic events in the history of Islamic civilization, especially in the field of education. The destruction of the city resulted in the loss of educational centers, such as Baitul Hikmah, as well as valuable manuscripts and scientific works. The disconnected scientific tradition and intellectual stagnation are a long-term impact felt by the Islamic world. After the fall of Baghdad, many scholars took an important role in efforts to revitalize Islamic education. They moved to new territories, bringing with them the science and scientific traditions of Baghdad.
Survey Perilaku Agresi Verbal Siswa SMK Buamona, Livia; Eka Wahyuni; Wirda Hanim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7272

Abstract

Agresi verbal di kalangan peserta didik SMK semakin menjadi perhatian dunia pendidikan karena dampaknya yang signifikan terhadap iklim belajar, hubungan sosial, dan perkembangan kepribadian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku agresi verbal dan faktor pemicunya pada peserta didik kelas XI SMK Yappenda. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif, dengan populasi sebanyak 208 peserta didik dan sampel yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan adalah Skala Perilaku Agresi Verbal berbasis skala Likert, yang telah diuji validitasnya (nilai korelasi > 0,30) dan reliabilitasnya (koefisien alpha 0,85). Data dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil menunjukkan ejekan (45%), sindiran (35%), dan hinaan (28%) sebagai bentuk perilaku yang dominan, dengan intensitas lebih tinggi pada peserta didik laki-laki. Faktor pemicu utama meliputi pengaruh teman sebaya (60%), tekanan akademik (52%), dan paparan media sosial (48%). Temuan ini menggarisbawahi urgensi intervensi berbasis konseling pengelolaan emosi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik secara positif. Kata kunci: agresi verbal, SMK, hubungan sosial
ANALISIS STRUKTUR DAN CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN FILM DI GOOGLE SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR UNTUK SMP KELAS VIII Iin Parlina; Eka Wahyuni
DIALEKTOLOGI Vol. 6 No. 2 (2021): Dialektologi
Publisher : DIALEKTOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) struktur teks ulasan film dari google; (2) ciri kebahasaan teks ulasan film; dan (3) pemanfaatan sebagai bahan ajar tentang struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan di SMP kelas VIII. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan analisis isi (Content Analysis). Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian dari 25 teks ulasan ditemukan 11 teks yang memiliki pemaparan argument lebih dari satu. Selanjutmya, ciri kebahasaan teks ulasan film, yang paling dominan adalah penggunaan opini. Ciri kebahasaan yang sedang adalah penggunaan kata kerja kopulatif. Terdapat 24 teks yang menggunakan kata kerja tersebut. Sementara itu, ciri kebahasaan yang paling sedikit adalah penggunaan ungkapan perbandingan. Terdapat 8 teks yang menggunakan ciri tersebut; (3) berdasarkan hasil analisis struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan film. Hasil analisis dapat dijadikan sebagai bahan ajar tentang struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan yang termuat pada silabus
ANALISIS STRUKTUR DAN CIRI KEBAHASAAN TEKS ULASAN FILM DI GOOGLE SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR UNTUK SMP KELAS VIII Iin Parlina; Eka Wahyuni
Dialektologi Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) struktur teks ulasan film dari google; (2) ciri kebahasaan teks ulasan film; dan (3) pemanfaatan sebagai bahan ajar tentang struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan di SMP kelas VIII. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan analisis isi (Content Analysis). Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian dari 25 teks ulasan ditemukan 11 teks yang memiliki pemaparan argument lebih dari satu. Selanjutmya, ciri kebahasaan teks ulasan film, yang paling dominan adalah penggunaan opini. Ciri kebahasaan yang sedang adalah penggunaan kata kerja kopulatif. Terdapat 24 teks yang menggunakan kata kerja tersebut. Sementara itu, ciri kebahasaan yang paling sedikit adalah penggunaan ungkapan perbandingan. Terdapat 8 teks yang menggunakan ciri tersebut; (3) berdasarkan hasil analisis struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan film. Hasil analisis dapat dijadikan sebagai bahan ajar tentang struktur dan ciri kebahasaan teks ulasan yang termuat pada silabus
The Relationship Between Academic Stress And Self-Regulation in Learning on Academic Procrastination among Students at State Junior High Schools in Jakarta Eka Sari; Happy Karlina Marjo; Eka Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8400

Abstract

Academic achievement is an essential indicator in education, yet it is often hindered by academic procrastination, defined as the tendency of students to delay completing tasks. Academic stress can influence procrastination, which refers to psychological pressure arising from learning demands, and self-regulation, the ability to manage emotions, behavior, and learning strategies. This study examines the relationship between academic stress and self-regulation with academic procrastination among junior high school students in Jakarta. The population consisted of 706 students from State Junior High School A (428 students) and State Junior High School B (278 students). Using Slovin’s formula with a 5% significance level, a sample of 371 students was obtained. Three measurement scales were employed to assess each variable. The results revealed a significant negative relationship between academic stress and self-regulation with procrastination. Pearson correlation coefficients were -0.632 (academic stress) and -0.430 (self-regulation), with p = 0.000 (p < 0.01). These findings highlight the importance of collaboration among students, counselors, and parents in time management and emotion regulation to foster a supportive learning environment and reduce procrastination. Keywords: academic stress, self-regulation, procrastination
Peran Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru Fiqh Di MTs Al-Ikhlas Rantau Pulung Moh. Tauhid; Eka Wahyuni; Akhmad Rifansyah; Ahmad Muhajir; Nur Muhammad Habibi
Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : PT. Pustaka Andil Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of a madrasah head is very important in ensuring the effectiveness and success of educational institutions including improving the quality of the teachers he leads. The purpose of this study is to describe the role of the madrasah head in improving the teaching skills of fiqh teachers at MTs Al-Ikhlas Rantau Pulung, supporting factors and inhibiting factors in improving the teaching skills of fiqh teachers and solutions to deal with inhibiting factors in improving the teaching skills of fiqh teachers at MTs Al-Ikhlas Rantau Pulung. The method used in this research is a type of qualitative research then the approach used is a case study approach. To obtain the data and information needed in this study, researchers used interview, observation, and documentation techniques. The interviewees were two teachers at MTs Al-Ikhlas Rantau Pulung. The stages carried out by researchers in analyzing data are reducing data, namely summarizing and selecting the main things, after that the researcher presents the data in the form of a brief description using words or sentences to describe the data that has been obtained, then in the final stage the researcher draws conclusions from the data that has been obtained. The result of this study is the role of the madrasah head in improving the teaching skills of fiqh teachers at MTs Al-Ikhlas Rantau Pulung including by creating a conducive school environment, giving advice to teachers, providing motivation and encouragement to always seek as much information as possible, especially in terms of teaching skills. Supporting factors for the role of the madrasah head in improving the teaching skills of fiqh teachers with the willingness of teachers to continue to learn and seek information about basic skills in teaching, teacher creativity in developing material independently or adopting from experience and also from other book sources and good preparation prepared by teachers so as to facilitate the learning process. Meanwhile, the inhibiting factor is inadequate infrastructure.
Hubungan antara Self-Care dan Professional Quality of Life Pada Guru Bimbingan Darryl Herdianto Ramadhan; Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-care dan professional quality of life (ProQOL) pada Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di DKI Jakarta. Populasi penelitian merupakan Guru BK pada jenjang SMP, SMA, dan SMK. Sampel penelitian berjumlah 185 Guru BK yang diperoleh dengan menggunakkan teknik accidental sampling. Penelitian menggunakkan metode korelasional dengan alat ukur berupa skala kuisioner professional quality of life scale dan professional self-care scale. Pada variabel self-care, 91% Guru BK memiliki tingkat self-care tinggi. Pada variabel ProQOL, diperoleh kategori sedang pada compassion satisfaction (CS), serta kategori rendah pada burnout (BO) dan secondary traumatic stress (STS). Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara self-care dan CS, sedangkan terdapat hubungan negatif signifikan antara self-care dan BO, tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara self-care dan STS. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self-care dan professional quality of life, melainkan hanya terdapat hubungan antara self-care dengan CS dan BO pada guru BK di DKI Jakarta
Pengembangan Media Workbook dengan Mindful Self-Compassion untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Yulianti, Indah Dwi; Eka Wahyuni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.121.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media workbook dengan mindful self-compassion untuk meningkatkan regulasi emosi mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (McKenney & Reeves, 2018) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu: analisi – eksplorasi, desain – konstruksi, dan evaluasi – refleksi. Pada tahap analisis peneliti melakukan studi pendahuluan pada 272 mahasiswa UNJ dengan hasil skor rata-rata kesulitan regulasi emosi (Goals, Strategy, Clarity, impulse, non-acceptance, Awareness) mahasiswa sebesar 53 dan 91% mahasiswa menyatakan tertarik dalam pembuat media workbook untuk latihan Mindful self-compassion. Mahasiswa berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Olahraga, Fakultas Psikologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Ekonomi. Evaluasi dilakukan oleh validator ahli media dan ahli materi dengan hasil validasi ahli media sebesar 57% (layak) dan validasi ahli materi 75% (layak). Hasil dari penelitian ini adalah workbook dengan mindful self-compassion untuk meningkatkan regulasi emosi mahasiswa UNJ. Peneliti selanjutnya dapat melakukan uji pilot untuk keefektifan workbook MSC.
Literature Review: Intervensi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Khalida Zia Br Siregar; Eka Wahyuni; Happy Karlina Marjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6133

Abstract

Literasi kesehatan mental merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk dapat mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan sehingga dapat membuat penilaian dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari mengenai perawatan kesehatan, pencegahan dan promosi kesehatan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup. Adapun tujuan penelitian ini untuk melihat kemanjuran intervensi peningkatan literasi kesehatan mental berbasis Web, berbasis pelatihan, berbasis program sekolah, dan berbasis komunitas dengan Komponen literasi kesehatan mental. Metode penelitian ini menggunakan kajian literatur PRISMA. Adapun  prosedur pengumpulan data sesuai dengan Pedoman PRISMA  melalui mesin pencarian Google Schoolar dan PubMed. Ditemukan sebanyak 892 artikel tentang literasi kesehatan mental dan yang memenuhi syarat terdapat 10 artikel. Hasilnya Menemukan bahwa tidak semua intervensi literasi kesehatan mental sesuai dengan komponen literasi kesehatan mental yakni memberikan pengetahuan tentang literasi kesehatan mental, Pengetahuan tentang gangguan jiwa, Stigma dan Pencarian bantuan. Kata Kunci:  literasi kesehatan mental, program berbasis sekolah, kajian kesehatan mental