Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kesejahteraan Psikologis Siswa Kelas Besar Sekolah Dasar dan Implikasinya Terhadap Program Mindfulness Berbasis Sekolah Artati, Kristina Betty; Eka Wahyuni; Susi Fitri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7044

Abstract

Pendidikan saat ini perlu memprioritaskan kesejahteraan psikologis para siswanya, karena adanya tekanan akademis dan sosial yang seringkali dirasa berat bagi para siswa yang berdampak pada perkembangan holistik dan kinerja di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteran psikologis siswa kelas besar sekolah dasar dan implikasinya terhadap program mindfulness berbasis sekolah. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh, sehingga subyeknya berjumlah 213 siswa. Data dikumpulkan melalui instrument The Stirling Children’s Wellbeing Scale (SCWBS), teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 27,70% atau 59 siswa memiliki kondisi kesejahteraan psikologis tinggi dan 72,30% atau 154  memiliki kondisi kesejahteraan psikologis rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya sekolah bekerjasama dengan konselor sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Salah satu program intervensi yang efektif yang dapat digunakan yaitu program Mindfulness berbasis sekolah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, siswa kelas besar, program mindfulness berbasis sekolah
Survey Perilaku Agresi Verbal Siswa SMK Buamona, Livia; Eka Wahyuni; Wirda Hanim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7272

Abstract

Agresi verbal di kalangan peserta didik SMK semakin menjadi perhatian dunia pendidikan karena dampaknya yang signifikan terhadap iklim belajar, hubungan sosial, dan perkembangan kepribadian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku agresi verbal dan faktor pemicunya pada peserta didik kelas XI SMK Yappenda. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif, dengan populasi sebanyak 208 peserta didik dan sampel yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan adalah Skala Perilaku Agresi Verbal berbasis skala Likert, yang telah diuji validitasnya (nilai korelasi > 0,30) dan reliabilitasnya (koefisien alpha 0,85). Data dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil menunjukkan ejekan (45%), sindiran (35%), dan hinaan (28%) sebagai bentuk perilaku yang dominan, dengan intensitas lebih tinggi pada peserta didik laki-laki. Faktor pemicu utama meliputi pengaruh teman sebaya (60%), tekanan akademik (52%), dan paparan media sosial (48%). Temuan ini menggarisbawahi urgensi intervensi berbasis konseling pengelolaan emosi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan peserta didik secara positif. Kata kunci: agresi verbal, SMK, hubungan sosial
Efforts to Improve Learning Outcomes in Indonesian Language Subjects through the Whole Brain Teaching Method in Class V Students UPT SDN 212 Pinrang Salma Syarifuddin; Dian Firdiani; Eka Wahyuni
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di UPT SDN 212 Pinrang melalui metode pembelajaran Whole Brain Teaching. Metode ini diterapkan dengan tujuan mengoptimalkan partisipasi aktif siswa dan memanfaatkan seluruh potensi otak dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang terdiri dari dua puluh siswa. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam empat tahap siklus PTK. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan rencana pembelajaran Whole Brain Teaching, dan penentuan teknik pengajaran yang tepat. Selanjutnya, tahap pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan metode Whole Brain Teaching dalam setiap sesi pembelajaran Bahasa Indonesia. Observasi dilakukan untuk memantau partisipasi siswa, respons terhadap metode, serta kemajuan dalam hasil belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan metode Whole Brain Teaching. Partisipasi aktif siswa terlihat lebih tinggi, dengan tingkat pemahaman materi yang lebih baik dan kemampuan mengaplikasikan pengetahuan secara efektif. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis kualitatif terhadap respons siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran. Simpulannya, metode Whole Brain Teaching efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V, menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat menjadi alternatif yang berharga dalam konteks pendidikan di UPT SDN 212 Pinrang.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELALAJARAN PECAHAN SENILAI BERBASIS THINK TALK WRITE DENGAN MEDIA LEGO S EBAGAI INOVASI PENINGKAT MOTIVASI BELAJAR Eka Wahyuni; Anna Rosyadah; Wahyudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.43378

Abstract

This research aims to develop a learning design for equivalent fractions using the Think Talk Write (TTW) model integrated with animated video media and LEGO manipulatives to enhance elementary students’ learning motivation. This study employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the 4D model, simplified into three stages: define, design, and develop. The product developed consists of an animated instructional video paired with LEGO as concrete manipulatives to support students’ conceptual understanding and active engagement in learning equivalent fractions. Data were collected through expert validation sheets, student response questionnaires, and qualitative feedback from trials. The validation results showed that the media obtained a score of 87% from media experts and 89% from material experts, with an average of 88%, categorized as highly feasible. Field testing conducted with Grade VI students at SD Negeri 1 Saban, Grobogan Regency, produced a student response percentage of 87%, also categorized as highly feasible. Students demonstrated increased motivation, enthusiasm, and active participation when learning through the combination of visual animations and hands-on LEGO activities. The findings indicate that the TTW-based learning design utilizing animated videos and LEGO is valid, practical, and effective in improving students’ motivation to learn mathematics, particularly in understanding equivalent fractions.
PERAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS EVALUASI KINERJA GURU PADA PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Eka Wahyuni; Yari Dwikurnaningsih; Herry Sanoto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12054

Abstract

Academic supervision is one of the efforts that can be implemented to improve the quality of learning through the professional development of teachers. This study aims to analyze the role of academic supervision in improving the quality of teacher performance evaluation in the learning process at elementary schools. This research employed a descriptive qualitative approach with the school principal and teachers as the research subjects. Data were collected through observation and interviews, while the data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that academic supervision is carried out systematically through the stages of pre-observation, classroom observation, and post-observation. The supervision process provides feedback to teachers in planning instruction, developing assessment instruments, and reflecting on the learning process. Academic supervision also assists teachers in improving the quality of learning evaluation, enabling assessments to be conducted more systematically and in accordance with learning objectives. In addition, the continuous implementation of supervision encourages teachers to be more open to feedback and to continuously improve their teaching practices. In conclusion, academic supervision plays an important role in improving the quality of teacher performance evaluation and supporting the improvement of learning quality in elementary schools.
PENGARUH KOMPETENSI DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP PRESTASI KERJA PADA PT BANK BPTPN Tbk DI MEDAN Eka Wahyuni; Baharuddin Arief; Nurul Anjeli
ACCUMULATED JOURNAL Vol 2 No 2 (2020): ACCUMULATED JOURNAL (JULI 2020)
Publisher : LPPM Univ Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/accj.2.2.2020.134-145

Abstract

ABSTRAK Prestasi kerja yang dicapai pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting dalam menjamin kelangsungan hidup organisasi. Dalam mencapai prestasi kerja yang tinggi beberapa faktor yang mempengaruhi menjadi pemicu apakah prestasi kerja pegawai tinggi atau rendah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi prestasi kerja dari individu tenaga kerja kemampuan mereka, motivasi, dukungan yang diterima, keberadaan pekerjaan yang mereka lakukan, dan hubungan mereka dengan organisasi. Pada banyak organisasi, prestasi kerjanya lebih bergantung pada prestasi kerja dari individu tenaga kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan assosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang karyawan PT BANK BTPN di Medan dan metode sampling yang digunakan adalah sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Analisis dibantu dengan program SPSS 16.0. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh terhadap prestasi kerja pada PT BANK BTPN di Medan. Promosi jabatan berpengaruh terhadap prestasi kerja pada PT BANK BTPN di Medan. Kompetensi dan promosi jabatan berpengaruh terhadap prestasi kerja pada PT BANK BTPN di Medan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS KONSUMEN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA TOKO ROTI AROMA MEDAN Eka Wahyuni
ACCUMULATED JOURNAL Vol 1 No 2 (2019): ACCUMULATED JOURNAL (JULI 2019 )
Publisher : LPPM Univ Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/accj.1.2.2019.171-182

Abstract

Dalam membentuk loyalitas konsumen, umumnya diperlukan rasa puas dalam diri konsumen saat melakukan transaksi dengan perusahaan. Perusahaan tentunya harus mempunyai strategi dari bauran pemasaran dan kualitas pelayanan yang tepat dalam upaya menciptakan kepuasan yang berdampak kepada loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen melalui kepuasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 70 orang pelanggan maupun konsumen Toko Roti Aroma dan metode sampling yang digunakan adalah sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Analisis dibantu dengan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen. Harga dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Promosi dan distribusi secara parsial berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen. Produk, promosi, lokasi, distribusi dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap loyalitas konsumen. Harga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Variabel kepuasan konsumen sebagai variabel intervening berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap loyalitas konsumen.
Keterampilan Mengadakan Variasi Faelasup Faelasup; Eka Wahyuni
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v4i3.2874

Abstract

A teacher's ability to make deliberate adjustments to the learning process to reduce boredom, increase student attention, and maintain learning motivation is known as the talent of offering variety. Through a literature survey, this study seeks to characterize and evaluate the ability to provide variety as one of the fundamental teaching qualities of a teacher. This study uses a qualitative methodology and library research strategy. Secondary data from books, journals, previous research, and other relevant sources are the sources of data used in this study. The results of the study showed that the increase in teacher skills in providing variations—which include variations in teaching styles, variations in the use of learning media, and variations in interaction patterns—was directly proportional to the increase in student focus. Student learning activities increased from [X]% in cycle I to [Y]% in cycle II. In line with this, the classical completeness of student learning outcomes also increased significantly by [Z]%. Based on these results, it can be concluded that the effective application of variation skills can reduce student boredom, increase active involvement in class, and optimize learning outcomes. The study findings indicate that the use of this skill improves learning outcomes and educational standards in general by increasing student understanding, learning interest, concentration, and participation.