Claim Missing Document
Check
Articles

Elementary School PJOK Teachers' Perceptions of the Independent Learning Mardiana, Mardiana; Badaru, Benny; Arfanda, Poppy Elisano; Arimbi, Arimbi; Hudain, Muh. Adnan
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 3 No. 3 (2024): June
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v3i3.1866

Abstract

This quantitative descriptive study aims to understand how PJOK SD teachers view independent learning in the district. South Polombangkeng, Takalar district. The population in this study consisted of 32 elementary school PJOK teachers in Takalar Regency. We collected data using techniques like observation, questionnaires, interviews, and documentation. We used descriptive analysis as a data analysis technique. In more detail, the results show that in the "excellent" category, it is 3.12% (1 teacher), the "good" category is 56.25% (18 teachers), the "fairly good" group is 34.38% (11 teachers), the "not good" category is 6.25% (2 teachers), and the "naughty" category is 0% (0 teachers). Referring to the average value of 124.34, which is included in the score interval 123.35 < X < 148.5, which indicates the good category, based on the results of the analysis, the research data on PJOK Elementary School teachers' perceptions of independent learning as a whole is good.
ANALISIS KEMAMPUAN SERVIS PENDEK BACKHAND PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMA NEGERI 1 MAROS Badaru, Benny; Juhanis, Juhanis; Rahmat, Ade; Syamsuddin, Muh. Syahrul; Hasanuddin, M. Imran
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 14 No. 1 (2025): June: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v14i1.7784

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan servis pendek Backhand permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 1 Maros. Populasinya adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Maros. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI sebanyak 30 orang melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes teknik dasar pukulan smash pada permainan bulutangkis menggunakan tes dan pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; tingkat kemampuan servis pendek backhand permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 1 Maros berada pada kategori "sangat rendah" sebesar 3.3% (1 siswa), kategori "rendah" sebesar 20% (6 siswa), kategori "sedang" sebesar 60% (18 siswa), kategori "tinggi" sebesar 16.7% (5 siswa), dan kategori "sangat tinggi" sebesar 0% (0 siswa). Berdasarkan nilai rata-rata yaitu 10.33 poin berada pada kategori sedang maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan servis pendek backhand permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 1 Maros masuk dalam kategori sedang.
Implementation of Daily Physical Activity (DPA) in Indonesian Elementary Schools: Challenges and Opportunities Zainuddin, M Said; Usman, Arifuddin; Iskandar, Iskandar; Badaru, Benny; Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Pendidikan, Kesehatan dan Olahraga Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Kesehatan dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/jpkor.v3i1.331

Abstract

Despite established evidence supporting the benefits of physical activity for children's development, Indonesian elementary schools face significant challenges in implementing effective Daily Physical Activity (DPA) programs. This paper examines the implementation of DPA in Indonesian elementary schools through a comprehensive literature review and qualitative analysis of policy documents, academic research, and case studies. Research reveals that limited resources, insufficient systemic support, and increasingly sedentary lifestyles among students present major obstacles to DPA implementation. However, opportunities exist through government health policies, teacher innovation, community partnerships, and technology integration. The study proposes strategic interventions including enhanced teacher training, curriculum integration of physical activities, incentive systems, supportive school environment design, and multi-stakeholder partnerships. Findings indicate that successful DPA implementation requires coordinated efforts among schools, families, communities, and government to create sustainable programs that increase student physical activity beyond formal physical education classes. This research contributes valuable insights for education policymakers and practitioners seeking to improve children's health outcomes through school-based physical activity initiatives.
Peningkatan Kesehatan Jama’ah Masjid Melalui Pengabdian Masyarakat Berbasis Edukasi Teknik Dasar Massage Syamsuddin, Muh Syachrul; Badaru, Benny; Awaluddin; Zainuddin, M Said; Ridwan, Andi
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i2.234

Abstract

Aktivitas sosilaisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesehatan jama'ah Masjid Da'watul Khaer di Rappocini Kota Makassar, melalui pengetahuan dan latihan teknik dasar massage. Kegiatan ini digelar sebagai respon terhadap perluasan kebutuhan masyarakat secara spesifik jama'ah masjid, dalam hal menghasilkan keterampilan dasar massage untuk dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai usaha menjaga kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan praktek langsung melibatkan sebanyak 75 jama'ah masjid sebagai partisipan. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang massage, manfaat massage terhadap kesehatan, serta teknik dasar massage yang efektif dan aman. Hasil temuan dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan teknik dasar massage, yang dapat dibuktikan melalui kemampuan peserta dalam melakukan teknik yang dipelajari dengan baik. Penilaian setelah kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi di kalangan peserta serta terdapat perubahan positif atas kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Program ini juga diharapkan dapat berfungsi sebagai titik awal dalam pembangunan komunitas yang lebih sehat dan mandiri dalam menangani permasalahan kesehatan ringan melalui penggunaan teknik massage.
Peran Dispora dalam Peningkatan Prestasi Cabang Olahraga Sepak Takraw Kabupaten Toraja Utara Pagayang, Rais; Badaru, Benny; Wahyudin, Wahyudin; Suwardi, Suwardi; Hudain, Muh. Adnan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29283

Abstract

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Toraja Utara merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga di Kabupaten Toraja Utara. Fokus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Kepemudaan dan Olahraga dalam peningkatan prestasi cabang olahraga sepak takraw Kabupaten Toraja Utara. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Adapun yang menjadi narasumber adalah Kepala Dinas Kepemuda dan Olahraga Kabupaten Toraja Utara, Pegawai yang membidangi Peningkatan Prestasi Olahraga dan Pengurus Cabang Olahraga Sepak Takraw Kabupaten Toraja Utara. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Toraja Utara memiliki peran yang signifikan dalam mendukung proses pengembangan dan peningkatan prestasi cabang olahraga sepak takraw di Kabupaten Toraja Utara. Dari segi pembinaan atlet, Upaya yang dikakukan adalah menyelenggarakan kompetisi Bupati Cup dari tingkat SMP dan SMA, serta mengutus atlet sepak takraw pada kejuaraan Tingkat Provinsi. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas standar, minimnya pelatih bersertifikat, serta rendahnya intensitas kompetisi rutin. Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Kabupaten Toraja Utara melakukan berbagai upaya dalam mengatai kendala yang muncul, salah satu bentuk strategi yang dilakukan adalah pengoptimalan pengelolaan anggaran yang mengalokasikan anggaran yang tersedia berdasarkan skala prioritas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI MELALUI METODE TARGET GAMES PADA SISWA SMA NEGERI 8 JENEPONTO BADARU, BENNY; juhanis, juhanis; Zainuddin, M. Said; Sufitriyono, Sufitriyono; suwardi, suwardi; Pratama, Rivan Saghita
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sportive.v7i1.44893

Abstract

This research is a class action research (classroom action research) which aims to determine the increase in the ability to smash volleyball with the target games method in class XI IPS 2 SMA Negeri 8 Jeneponto. The design of this study uses the Kurt Lewin model in 2 cycles and in each cycle there are 2 meetings consisting of planning, implementation & observation, and reflection. The research subjects were 28 students of class XI IPS 2 at SMA Negeri 8 Jeneponto. The results showed that the ability to smash volleyball with the target games method of students in class XI IPS 2 SMA Negeri 8 Jeneponto experienced an increase, namely from the results of the first cycle test the complete category was 11 students or 39% and the incomplete category was 17 students or 61%. Meanwhile, in cycle II, the results of the completeness of students were obtained, namely the complete category of 26 students or 93%, while the incomplete category in cycle II was 2 students or 7%, so it can be concluded that the results of cycle II increased by 93% from cycle I..
Kardioavaskuler Pemain SSB Turatea Kab Jeneponto. Sufitriyono, Sufitriyono; Badaru, Benny; Irwandi, Irwandi; Akbar Syafruddin, Muhammad; Sutriawan, agus
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sportive.v7i1.45799

Abstract

Prestasi dalam permainan sepakbola yang diperoleh tidak lepas dari beberapa faktor, salah satunya adalah daya tahan kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan kardiovaskular pemain Sekolah Sepakbola Turatea usia 14 – 18 tahun Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Instrument dalam penelitian ini menggunakan Multistage Fitness Test. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Sekolah sepakbola turatea, dengan jumlah 22 pemain. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dituangkan dalam bentuk presentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa tingkat daya tahan kardiovaskular pemain Perkumpulan Sepakbola Lukulo usia 14 – 18 tahun Kabupaten Kebumen adalah tidak ada pemain yang masuk dalam kategori sangat baik, dua pemain (9%) dalam kategori good (baik), 17 pemain (17%) dalam kategori average (rata- rata/Sedang), 3 pemain (14%) dalam kategori Below average (kurang), tidak ada pemain yang masuk dalam kategori very poor (sangat kurang).
PENGARUH LATIHAN H-MOVEMENT DAN X- PATTERN MULTI SKILL TERHADAP KELINCAHAN DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA DI SMA NEGERI 10 GOWA Suwardi, Suwardi; Badaru, Benny; Ihsan, Andi; Sulfitriyono, Sulfitriyono
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sportive.v6i2.36495

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of H-Movement and X-Pattern Multi Skill training on agility in the soccer game of students at SMA Negeri 10 Gowa. A total of 20 students became research subjects taken randomly from a total population of 45 students. This study uses an experimental model with "one group pre test-post test design". The instrument used in this study is the shuttle run test to measure agility. Data analysis used a statistical approach through SPSS series 21. The results obtained from the H-Movement exercise with tcount > ttable (13.661> 1.833), so it was concluded that the H-Movement exercise had an effect on agility in soccer games in students at SMA Negeri 10 Gowa. As for the X-Pattern exercise, it was found that tcount > ttable (9,646 > 1,833). so it can be concluded that the X-Pattern exercise affects agility in soccer games for students at SMA Negeri 10 Gowa..
ANALISIS KEMAMPUAN SERVIS PENDEK DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA KELAS X SMA MAHYAJATUL QURRA’ KAB. TAKALAR Suwardi, Suwardi; Hasanuddin, M Imran; Badaru, Benny; Zainuddin, M Said; Sufitriyono, Sufitriyono
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sportive.v8i1.62621

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa kelas X SMA Mahyajatul Qurra’ Kab. Takalar. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Mahyajatul Qurra’ Kab. Takalar berjumlah 20 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa sebanyak 20 orang dengan penarikan sampel menggunakan teknik total sampling atau sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan servis pendek dalam permainan bulutangkis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; kemampuan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa kelas X SMA Mahyajatul Qurra’ Kab. Takalar diketahui: sebanyak 2 orang (10%) pada kategori sangat baik, 6 orang (30%) pada kategori baik, 8 orang (40%) pada kategori sedang, 4 orang (20%) pada kategori kurang, dan 0 orang (0%) pada kategori sangat kurang. Frekuensi terbanyak terletak pada kategori sedang yaitu 40%. Berdasarkan nilai rata-rata yaitu 20.40, tingkat kemampuan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa kelas X SMA Mahyajatul Qurra’ Kab. Takalar masuk dalam kategori Sedang
Strategi Manajemen Stres sebagai Upaya Peningkatan Kesiapan Mental Atlet Muda Sulawesi Selatan Juhanis, Juhanis; Fatoni, Fatoni; Nurhajarurahmah, St. Zulaiha; Syafir, Muhammad Isnawan; Badaru, Benny
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2645

Abstract

Kesiapan mental merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung performa atlet, khususnya atlet muda yang rentan terhadap stres dan kecemasan kompetitif. Tekanan dari pelatih, orang tua, maupun tuntutan pertandingan seringkali berdampak pada penurunan konsentrasi, motivasi, bahkan prestasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen stres pada atlet muda Sulawesi Selatan melalui edukasi, workshop, dan simulasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai konsep stres, praktik teknik manajemen stres (pernapasan diafragma, relaksasi otot progresif, self-talk positif, dan visualisasi), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 45 atlet muda dari berbagai cabang olahraga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan manajemen stres, dengan 85 persen peserta mampu mempraktikkan minimal dua teknik secara tepat. Atlet melaporkan perasaan lebih tenang, percaya diri, serta mampu mengendalikan emosi saat simulasi kompetisi. Program ini juga mendapat dukungan positif dari pelatih dan orang tua yang menyadari pentingnya penguatan aspek psikologis dalam pembinaan atlet. Dengan demikian, penerapan strategi manajemen stres terbukti efektif meningkatkan kesiapan mental atlet muda. Ke depan, program serupa disarankan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai cabang olahraga di Sulawesi Selatan.