Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Ahmad Yuda; Aisyah Laella Humaeroh; Rina Puspita Sari; Siti Muliah; Siti Makhfiroh; Tia Nurfalyya; Wiwi Damayanti; Siti Rusmiayunita; Zakia Al Jahra; Tri Ananda Rahma Dianti; Siti Kholifah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1671

Abstract

Latar Belakang: Pasien Diabetes Mellitus perlu mengontrol kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi dan mengoptimalkan kualitas hidup. Aktivitas fisik yang dilakukan teratur selama 30 menit 3-4 kali seminggu menjadi bagian penting dari penatalaksanaan diabetes. Senam kaki diabetes merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke kaki dan menurunkan kadar gula darah pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Metode: Menggunakan desain studi kasus deskriptif. Subyek: 10 orang pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Rw 03 Kelurahan Keroncong. Waktu: Implementasi dilakukan 3 kali dalam 1 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Hasil: Sebelum dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 232 mg/dl, kemudian setelah dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 194 mg/dl. Kesimpulan: Penerapan senam kaki diabetes mampu menurunkan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Saran: Diharapkan bagi penderita diabetes melitus mampu menerapkan latihan senam kaki diabetes secara benar dan teratur.
Implementasi Keperawatan Komunitas: Edukasi Hipertensi Pemberian Jus Semangka Dan Senam Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Siti Nuraliza; Rina Puspita Sari; Aan Juliyanti Nurohmah; Ade Ummi Hanik; Alfiani Dwi Julianti; Aliza Fatma Urbaningrum; Amelia Ajeng Ayuningdyah; Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu; Muhamad Ibrohim; Yuli Dwiyanti; Carsilla
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1672

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh lansia dan dapat memicu munculnya gangguan kardiovaskular. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah senam hipertensi yang dilakukan selama tiga kali pertemuan. Aktivitas fisik ini berfungsi dengan meningkatkan sirkulasi darah serta memperbaiki suplai oksigen ke otot jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi dan Jus Semangka terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan responden serta perumusan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Desain ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi dan jus semangka. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, kedua dan ketiga, tekanan darah sistolik dan diastolik ada perubahan yang signifikan, yang berarti terdapat pengaruh senam hipertensi dan jus semangka terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: Implementasi senam hipertensi dan pemberian jus semangka berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan rata-rata sistolik dari 147 mmHg menjadi 133 mmHg dan rata-rata diastolik 89 mmHg menjadi 79 mmHg.
Penerapan Edukasi Kesehatan, Senam Hipertensi, Dan Pemberian Jus Tomat Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Masyarakat Satrio Nur Fadhilah; Rina Puspita Sari; Neni Alfidah; Tarkawi; Nisah Khairani; Putri Andini; Putri Anggraeni; Eva Yulia; Selfi Meilani Putri; Sri Diana; Ismi Nur Faizah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1677

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia, meningkatkan kecacatan dan kematian. Angka kejadian hipertensi setiap tahun terus mengalami peningkatan, penyakit ini sering disebut sebagai silent killer. Karena seringkali tidak menimbulkan gejala (silent killer), hipertensi memerlukan pendekatan keperawatan berbasis komunitas dengan intervensi yang berfokus pada masyarakat guna mencapai pengendalian yang lebih efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada warga usia dewasa dan lanjut usia di lingkungan masyarakat. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti oleh 27 warga dewasa dan usia lanjut. Intervensi dilakukan 2 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi berupa edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat, terjadi peningkatan pengetahuan warga dari 59,3% menjadi 92,5% dalam kategori baik. Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah rata-rata sebesar 8 mmHg (sistolik) dan 4 mmHg (diastolik) pada warga yang mengikuti kegiatan tersebut, yang menunjukkan efek positif dari intervensi non-farmakologis terhadap pengendalian tekanan darah. Kesimpulan: Penerapan edukasi kesehatan, latihan fisik berupa senam hipertensi, serta pemberian jus tomat terbukti memberikan dampak positif dalam menurunkan tekanan darah dan dapat dijadikan strategi intervensi non-farmakologis yang efektif di komunitas.
Peningkatan Kemampuan Masyarakat Dalam Penanganan Hipertensi Di Dusun Kiara Payung Aisyah Fitria Rahmah; Shinta Ernawati; Rina Puspita Sari; Dewi Retnowati; Audi Nur Salsabila; Dina Nopita
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1679

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dengan prevalensi yang terus meningkat terutama pada lansia. Pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui gaya hidup sehat dan aktivitas fisik.Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Dusun Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Metode: Studi deskriptif analitik dengan 25 peserta hipertensi, dilakukan selama tiga hari. Senam hipertensi dilakukan 30 menit sesuai pedoman, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah. Hasil: Sebagian besar peserta berusia 42-48 tahun dan perempuan. Senam hipertensi efektif menurunkan tekanan darah, dengan banyak peserta masuk kategori prehipertensi dan normal setelah intervensi. Kesimpulan: Senam hipertensi rutin dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Disarankan pelaksanaan senam secara berkala dan pemantauan tekanan darah untuk mengurangi kasus hipertensi. Saran: Diharapkan bagi penderita Hipertensi mampu menerapkan senam hipertensi secara benar dan teratur.
Implementasi Keperawatan Komunitas Dengan Senam Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di RT 02 RW 04 Kelurahan X Rina Puspita Sari; Selpi Nurmayanti; Setiarini Pujingtyas; Shakila Arabela; Siti Hadydatulmulyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia, meningkatkan kecacatan dan kematian. Beberapa faktor resiko termasuk lansia dan kurangnya aktivitas fisik telah diidentifikasi berkontrisbusi terhadap tingginya angka kejadian hipertensi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan edukasi aktivitas fisik dan terapi senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan pendekatam asuhan keperawatan komunitas di kelurahan cipondoh kota tangerang. Presentasi Kasus: Implementasi dilakukan pada masyarkat penderita hipertensi. Pemberian edukasi tentang aktivitas fisik dilakukan dengan leaflet sedangkan implementasi senam hipertensi dilakukan dengan demonstrasi. Hasil: Hasil studi kasus didapatkan adanya penurunan tekanan darah pada lansia setelah dilakukan senam hipertensi. Kesimpulan yang didapatkan bahwa pemberian edukasi senam hipertensi pada masyarakat memiliki pengaruh yang baik terhadap penurunan tekanan darah pada masalah hipertensi.
PRAKTIK PROFESI ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DI RW 003 KELURAHAN SANGIANG JAYA KECAMATAN PERIUK KOTA TANGERANG 20 NOVEMBER – 22 DESEMBER 2023 Janiah; Ubaydilah; Fachrul Aulia; Ibnu Rizal Syarifudin; Sopian Sauri; Dwi Sagita Apriyani; Tsani Dermawan; Imas Permasi; Dwi Setyawati; Anik Widiastuti; Nur Hafidiani; Chaerunnisa Eka Sania; Ati Setiawati; Yeni Gumiati; Afrina Kusuma Dewi; Rina Puspita Sari
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 8 (2023): Nusantara Hasana Journal, January 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i8.1054

Abstract

Background: Community health nursing is a professional nursing service provided holistically (bio, psycho, social and spiritual) and focused on high risk groups which aims to improve health status through promotive and preventive efforts without neglecting curative and rehabilitative by involving the community as partners in solve health problems that occur in society. Research Objective: To provide an overview of community nursing care in increasing the level of optimal healthy living in the community of RW 003, Sangiang Jaya Village, Periuk District, Tangerang City. Research Results: After carrying out hypertension exercises for three days, the results were obtained before carrying out physical activity in the form of hypertension exercises, the blood pressure of the residents of RW 03 Sangiang Jaya, Periuk, Tangerang was 6 people BP 100-120, 8 people BP >120-140 and 9 people BP >150 mmHg, but after doing hypertension exercises for 3 days it showed that 9 people had BP 100-120, 12 people had BP >120-140, and 2 people had BP >150 mmHg. It can be concluded that there was a decrease in BP after doing hypertension exercises for 3 days.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TAHAP PERKEMBANGAN LANSIA DENGAN INTERVENSI PENERAPAN KOMPRES HANGAT (TEPID WATER SPONGE) TERHADAP PENURUNAN NYERI ASAM URAT Dini Trifani; Rina Puspita Sari; Hasan Basri
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 9 (2024): Nusantara Hasana Journal, February 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i9.1090

Abstract

The number of elderly people in Indonesia is 24.24% of the total population. The incidence of Gouty Arthritis is also relatively high in Indonesia. WHO revealed that the prevalence reached 81%, so Indonesia is ranked highest in sufferers of Gouty Arthritis in Asia. Based on data taken from practice reports at the Periuk Jaya Community Health Center, especially in Periuk Village, 17 people suffered from gout in July 2023. Management of gout can be done with pharmacological and non-pharmacological therapy. Pharmacologically, it collaborates with the administration of analgesics, according to research conducted, resulting in the conclusion that after carrying out the results, warm compresses are more effective in reducing pain in gout sufferers (Zahroh & Faiza, 2019). A warm compress is an easy and cheap measure, so it is hoped that it can overcome the pain complaints of elderly people with gout. This scientific paper is to describe the application of warm compresses to families experiencing gout to determine the effectiveness of warm compresses in reducing pain. The case study was carried out using warm compress therapy (Tepid Water Sponge) for 7 meetings lasting 10-15 minutes, treatment intervention using warm compress therapy and gout education. Post warm compress therapy (Tepid Water Sponge) Mr. S experienced different results, namely before applying a warm compress to gout sufferers with a pain scale of 6 (moderate pain) then after applying a warm compress it became a pain scale of 2 (mild pain) which was carried out for 7 meetings lasting 10-15 minutes. That while providing the warm compress technique (Tepid Water Sponge) was effective in reducing the pain felt by Mr. S thus experiencing a decrease of 4 levels.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TAHAP PERKEMBANGAN CHILD BEARING DENGAN INTERVENSI PENERAPAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Ely Wahyuni; Rina Puspita Sari; Hasan Basri
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 9 (2024): Nusantara Hasana Journal, February 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i9.1093

Abstract

Child bearing families are families whose first child is 30 months old, this period is a transition to becoming a parent which will cause a family crisis. According to most people, this stage This is a stage full of stressors and prone to suffering from diseases, one of which is hypertension.Based on the results of the study of Mr. In Mr. Small, Mrs. S also doesn't know how to lower high blood pressure other than taking the medicine given by the doctor. Therefore, the author is interested in applying watermelon juice to Mrs. S to lower her blood pressure. This final scientific work is to provide family nursing care at the development stage of child bearing by applying watermelon juice to reduce blood pressure. Providing watermelon juice intervention to reduce blood pressure for 7 days. Based on case studies on managed patients, it was found that giving watermelon juice had an effect on reducing blood pressure before giving watermelon juice on the first day, namely 160/90 mmHg and after giving watermelon juice on day 7, namely 120/80 mmHg.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TAHAP PERKEMBANGAN REMAJA DENGAN INTERVENSI TERAPI UAP AIR HANGAT DAN MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP KELANCARAN JALAN NAFAS PADA ANAK DENGAN ISPA Nuryatul Hasanah; Rina Puspita Sari; Hasan Basri
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 9 (2024): Nusantara Hasana Journal, February 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i9.1094

Abstract

The family is the most basic social contract for producing quality humans. Changes at each stage of family development are followed by changes in family tasks based on the functions they have. Children are the age group most vulnerable to disease, this is related to the child's protective function or immunity, one of the diseases often suffered by children aged 3-6 years is respiratory problems or respiratory infections. Based on data on the 10 most common diseases at the Priuk Jaya Community Health Center, ISPA is the disease most suffered by the people of Priuk Jaya with a total of 554 cases in October 2023. One of the treatments that can be done to treat ISPA is simple steam therapy with warm water and eucalyptus oil. This scientific paper aims to provide family care for the adolescent development stage of ISPA children. Providing a nurturing intervention with the innovation of warm water steam therapy and eucalyptus oil to facilitate airways in children with ISPA, which was carried out for 7 days. Based on the case study, after 7 days of treatment and the assistance of pharmacological therapy, the results showed that the airway was smooth, such as no phlegm, no rhonchi, respiratory frequency within normal limits in children. After carrying out moisturizing procedures using warm water vapor and eucalyptus oil for 7 days, An S's respiratory frequency decreased from 35x/minute to 23x/minute.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TAHAP PERKEMBANGAN REMAJA DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN RENDAMAN KETUMBAR TERHADAP PENURUNAN NYERI HIPERKOLESTROLEMIA Imas Permasi; Rina Puspita Sari; Hasan Basri
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 9 (2024): Nusantara Hasana Journal, February 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i9.1095

Abstract

Cholesterol is a fatty substance circulating in the blood, yellowish in color and shaped like wax, which is produced by the liver. The normal value for total cholesterol levels is ≤200 mg/dl, high cholesterol is 200-239 mg/dl, and very high cholesterol reaches ≥239 mg/dl (Prisilia Kurnia Wati, 2020). From conducting a case study, namely to describe nursing care for families with adolescent developmental stages with the intervention of providing coriander soaking to reduce hypercholesterolemia pain in Mr. B. The method used is a case study conducted on Mr. B for 10 days, by administering a coriander water soak to reduce hypercholesterolemia pain. After 10 days of intervention with coriander soaking, the hypercholesterolemia pain was reduced from a scale of 3 to 0. There was a reduction in cholesterol from 245 mg/dl down to 175 mg/dl. There is a reduction in hypercholesterolemia pain in Mr. B after the intervention of soaking coriander for 10 days.
Co-Authors Aan Juliyanti Nurohmah Ade Ummi Hanik Afrina Kusuma Dewi Agnes Jessica Sembiring Agung Ahmad Yuda Aisyah Fitria Rahmah Aisyah Laella Humaeroh Alfiani Dwi Julianti Alfika Safitri Aliza Fatma Urbaningrum Alsa Azzahra Medi Alvira Aulia Halim Az-Zahra Amalia Ananda Mega Utami Amelia Ajeng Ayuningdyah Anggi Juliyanti Anik Widiastuti Ardita Pramesti Ashila Almasyah Asih Astika Nisa Putri Astuti Astuti Ati Setiawati Audi Nur Salsabila Aulia Nur Safitri AYG Wibisono Ayu Pratiwi Bagas Prawira Andrianto Bella Eka Oktaviani Carsilah Carsilah Carsilla Chaerunnisa Eka Sania Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu Dede Nurjanah Dewi Retnowati Dina Alvionita Dina Nopita Dini Trifani Dwi Anjani Dwi Sagita Apriyani Dwi Setyawati Ely Wahyuni Eva Yulia Evi Novita Fachrul Aulia Fazlatul Amaliah Ferronia Ayu Ardelia Fitri Angraini FITRIA HANDAYANI H. AYG Wibisono Hasan Basri Hilmiadiatus salik Hilyatus Safa’ah Husnaini Ibnu Rizal Syarifudin Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iftitah Wira Sarwa Imas Permasi Indah Fitriyani Ismi Nur Faizah Janiah Khoiriyyah Kurnia Laeliyah Kodriatul Fadillah Latifah Kania Sari Lenia Vira Eka Putriani Linda Linda Linda Lulu Eka Nanda M Hasan Basri Marcella Sukmawati Martshela Handayani Meilinda Anisa Dewi Mella Sari Dwi Hastuti meynur rohmah Miftachul indriani Mita Nadia Febriaty Mohamad Jalal Hambali Muhamad Ibrohim Muhammad Hasan Basri Nanang Prasetyo Budi Neneng Mariah Neni Alfidah Nisah Khairani Nur Afifah Nur Hafidiani Nur Septia Dewi Saputri Nur Tahtiyah Nurlaili Noviyanti Nurseptia Dewi Saputri Nuryatul Hasanah Pandu Putra Darmawan Putri Andini PUTRI ANGGRAENI Rini Lestari Riyana Vini Alvionita Rotua Nurmala Gurning Salsabila Ivanka Satrio Nur Fadhilah Selfi Meilani Putri Selpi Nurmayanti Septi Qurotu Aini Septy Mutiara Setiarini Pujingtyas Setiarini Pujiningtyas Shakila Arabela Sherly Putri Yulianto Shinta Ernawati Siti Hadydatulmulyah Siti Kholifah Siti Makhfiroh Siti Muliah Siti Nuraliza Siti Rahayu Siti Robeatul Adawiyah Siti Rusmiayunita Siti Sopiah Sopian Sauri Sri Diana sulaeman M.Pd Syarif Jafar Sidiq Tarkawi Tia Nurfalyya Tiwi Narayani Tri Ananda Rahma Dianti Tsani Dermawan Ubaydilah Upit Sarimanah Uul Fadiyah Veronnicka Shintya Dewi Virgenia Septiany Wanda Julia P Winda Hastuti Wiwi Damayanti Yeni Gumiati Yuli Dwiyanti Yusuf Rendy Adi W Zakia Al Jahra