Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sleep Hygiene Management (SHM) Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Chronic Kidney Disease Rudiyanto, Rudiyanto; Prasetyawan, Riyan Dwi; Nurhayati, Emilia; Iswahyudi, Ulul Azmi; Arifuddin, Yusuf Waliyyun
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.946

Abstract

Pendahuluan: Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) sering mengalami gangguan tidur yang signifikan, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Manajemen kebersihan tidur mencakup berbagai praktik yang dirancang untuk menciptakan lingkungan dan rutinitas yang kondusif untuk tidur yang lebih berkualitas. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis pengaruh sleep hygiene management (SHM) terhadap kualitas tidur pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan desain one group pra-post test. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sample dari 82 pasien CKD yaitu 30 responden. Uji statistic Wilcoxon Match Pairs Tets. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PSQI(Pittsburgh Sleep Quality Index). Hasil: Hasil frekuensi kualitas tidur setelah mendapat intervensi SHM selama 15 hari meningkat dalam kategori baik sebanyak 25 responden (75,8%). Perhitungan statistik dengan uji Wilcoxon Match Pairs Test menggunakan SPSS versi 22 diperoleh data statistik dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh sleep hygiene management terhadap kualitas tidur pada pasien CKD yang menjalani hemodialis. Kesimpulan: Pasien CKD yang menjalani hemodialisis memiliki berbagai macam keluhan salah satunya masalah kualitas tidur. Sleep hygiene management merupakan salah satu cara non farmalogi yang efektif untuk mengatasi gangguan kualitas tidur yang sangat mudah dan efisisen, serta dapat dilakukan mandiri oleh pasien dan keluarga.
Sleep Hygiene Management (SHM) Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Chronic Kidney Disease Rudiyanto, Rudiyanto; Prasetyawan, Riyan Dwi; Nurhayati, Emilia; Iswahyudi, Ulul Azmi; Arifuddin, Yusuf Waliyyun
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.946

Abstract

Pendahuluan: Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) sering mengalami gangguan tidur yang signifikan, dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Manajemen kebersihan tidur mencakup berbagai praktik yang dirancang untuk menciptakan lingkungan dan rutinitas yang kondusif untuk tidur yang lebih berkualitas. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis pengaruh sleep hygiene management (SHM) terhadap kualitas tidur pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan desain one group pra-post test. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sample dari 82 pasien CKD yaitu 30 responden. Uji statistic Wilcoxon Match Pairs Tets. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PSQI(Pittsburgh Sleep Quality Index). Hasil: Hasil frekuensi kualitas tidur setelah mendapat intervensi SHM selama 15 hari meningkat dalam kategori baik sebanyak 25 responden (75,8%). Perhitungan statistik dengan uji Wilcoxon Match Pairs Test menggunakan SPSS versi 22 diperoleh data statistik dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), artinya ada pengaruh sleep hygiene management terhadap kualitas tidur pada pasien CKD yang menjalani hemodialis. Kesimpulan: Pasien CKD yang menjalani hemodialisis memiliki berbagai macam keluhan salah satunya masalah kualitas tidur. Sleep hygiene management merupakan salah satu cara non farmalogi yang efektif untuk mengatasi gangguan kualitas tidur yang sangat mudah dan efisisen, serta dapat dilakukan mandiri oleh pasien dan keluarga.
Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga Dewi, Elvira Sari; Choiriyah, Muladefi; Suryanto, Suryanto; Kumboyono, Kumboyono; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari; Wihastuti, Titin Andri; Habibie, Intan Yusuf; Istifiani, Lola Ayu; Kusumastuty, Inggita; Astari, Asti Melani; Ariska, Hanisa Iis; Rosuli, Ahmad; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi; Satrianto, Anang; Hermanto, Andrik; Ariyani, Anita Dwi; Munif, Badrul; Kusumawati, Diana; Rahmawan, Fajri Andi; Damayanti, Fransiska Erna; Prasetyawan, Riyan Dwi; Balqis, Rani Diana; Rudiyanto, Rudiyanto; Supriyanto, Supriyanto; Kawitantri, Orchidara Herning; Agustina, Mulya; Caressa, Dea Amanda; Toga, Erik; Roshanti, Dian; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.1023

Abstract

Pendahuluan: Jumlah anak stunting di Desa Paspan, Banyuwangi, masih mengalami peningkatan, sehingga diperlukan optimalisasi upaya pencegahan untuk menghindari dampak negatif terhadap kehidupan anak. Pengetahuan dan persepsi ibu mengenai stunting merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan kondisi ini. Tujuan penelitian mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting pada ibu yang memiliki anak dengan stunting di Desa Paspan, Banyuwangi. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan di Desa Paspan, Banyuwangi, pada bulan Desember 2022. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan dan didapatkan 26 responden dari 32 populasi ibu anak dengan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan mengenai stunting dan sebelas pertanyaan tentang persepsi keluarga mengenai stunting. Uji korelasi gamma, dengan tingkat signifikansi 0,05, digunakan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel.  Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stunting (96%), sementara 84,6% memiliki persepsi yang cukup terhadap stunting. Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting (p = 0,340; r = 1,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu mengenai stunting tidak selalu berkorelasi dengan persepsi keluarga terhadap stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan lingkungan guna meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Effect of Roleplay Tabletop Disaster Simulation on Flood Preparedness Attitudes Among Junior High School Students Prasetyawan, Riyan Dwi; Rudiyanto, Rudiyanto; Rahmawan, Fajri Andi; Rosuli, Ahmad; Rosiana, Angela Febiana Dewinta
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i3.882

Abstract

Background: Disaster preparedness training is essential for junior high school children as a vulnerable group to increase awareness and preparedness for disasters. RTDS is an appropriate intervention in improving disaster preparedness. Objective: This study aims to determine the effect of tabletop roleplay disaster simulation on students' flood disaster preparedness attitude at SMPN 1 Muncar in 2024. Methods: A pre-experimental one-group pre-test and post-test design was used in this study, involving 30 respondents selected through a purposive sampling technique. A role-playing tabletop disaster simulation was used as the independent variable instrument to measure its effect on students' preparedness attitudes as the dependent variable. To measure the attitude of flood disaster preparedness in junior high school students using a questionnaire on the attitude of student preparedness in facing flood disasters. The questionnaire has been tested for validity and reliability. The data analysis method used is the Wilcoxon test. Results: The results of the analysis showed that after being given the Roleplay Tabletop Disaster Simulation (RTDS), students' disaster preparedness attitudes increased significantly. Before the intervention, 63.0% of respondents were in the low category, while after the intervention, 87.0% of respondents were in the very high category. Wilcoxon test showed that this difference was significant (P = 0.000 < 0.05), indicating the effect of RTDS on students' disaster preparedness. Conclusion: RTDS helps students understand safety procedures and improves their adaptability during disaster events.
The Effectiveness Of The Virtual Interactive Media InaRISK Personal On Flood Disaster Preparedness Among Adolescents Rachmawan, Ivan; Hidayat, Wahyu Santoso; Prasetyawan, Riyan Dwi; Iswahyudi, Ulul Azmi
Nursing Information Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v5i1.1258

Abstract

Floods are among the most frequent natural disasters in Indonesia and have a substantial negative impact on communities, particularly vulnerable groups such as children and adolescents. The consequences of flooding include not only material losses but also disruptions to social, educational, and health activities. Adolescents, as part of a critical developmental stage, require appropriate disaster education to increase their awareness and preparedness in facing such events. This study aims to examine the effectiveness of InaRISK Personal, an interactive virtual media developed by the Indonesian government, in improving flood disaster preparedness among adolescents. This research employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study was conducted at SMP Negeri 1 Kalipuro, Banyuwangi, a flood-prone area in East Java. The sample consisted of 85 students, selected through simple random sampling. Data were collected using a 30-item disaster preparedness questionnaire, which had previously undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The results revealed a significant difference between pretest and posttest scores, with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that the use of InaRISK Personal significantly improved students’ disaster preparedness levels. The study also observed a shift in preparedness categories, with most students moving from "almost prepared" to "prepared" or "very prepared" after the intervention. this study highlights the practical potential of InaRISK Personal as a digital tool to support school-based disaster education. While digital platforms in disaster preparedness are not entirely new, the application of InaRISK Personal among adolescents in formal education settings—particularly in disaster-prone regions—adds context-specific insights that support its wider adoption.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien pada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tahun 2022 Kusumawati, Diana; Maharani, Citra; Prasetyawan, Riyan Dwi
Nursing Information Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.314

Abstract

Pendahuluan: Salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan adalah kepuasan pasien. Puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan pertama yang di tuntut untuk dapat memenuhi harapan masyarakat. Apabila pelayanan puskesmas yang diberikan baik maka akan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan pelayanan tersebut, namun sebaliknya jika pelayanan dirasa kurang memuaskan maka masyarakat semakin sedikit yang memanfaatkan pelayanan puskesmas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Bungatan. Metode: penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang faktor–faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan di puskesmas. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-square. Hasil: Hasil Analisa data faktor tangibles (bukti nyata) didapatkan nilai p-value sebesar 0,602 > α (0,05), maka tidak ada hubungan antara Tangibles (bukti nyata) dengan Kepuasan Pasien di Puskemas Bungatan, Hasil Analisa data faktor reability (Keandalan) didapatkan nilai p-value 0,02 < α (0,05), maka ada hubungan antara Reability (Keandalan) dengan Kepuasan Pasien di Puskemas Bungatan, Hasil Analisa data faktor responsiveness (ketanggapan) didapatkan nilai p-value 0,171 > α (0,05), maka tidak ada hubungan antara Responsiveness (ketanggapan) dengan Kepuasan Pasien di Puskemas Bungatan, Hasil Analisa data faktor Assurance (jaminan) didapatkan nilai p-value 0,597 > α (0,05), maka tidak ada hubungan antara Assurance (jaminan) dengan Kepuasan Pasien di Puskemas Bungatan, Hasil Analisa data faktor Empaty (empati) didapatkan nilai p-value 0,948 > α (0,05), maka tidak ada hubungan antara Empaty (empati) dengan Kepuasan Pasien di Puskemas Bungatan. Kesimpulan: Faktor Reability (Keandalan) merupakan factor yang berhubungan secara signifikan dengan kepuasan pasien. untuk itu puskemas sebagai pemberi pelayanan kesehatan harus mampu mewujudkan faktor tersebut.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Balita: Literatur Review Nurmayanti, Anggi Indah; Prasetyawan, Riyan Dwi; Sholihin, Sholihin; Iswahyudi, Ulul Azmi; Arifuddin, Y. Waliyyun
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.837

Abstract

Pendahuluah: Era globalisasi menbuat gadget menjadi salah satu jenis teknologi yang cukup familiar penggunaannya tidak hanya pada orang dewasa namun juga pada anak usia balita. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 95,8 persen anak di bawah usia dua tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang melambat akibat menghabiskan waktu berlebihan bermain gadget. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang anak usia balita. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah studi literature review. Kriteria artikel yang digunakan dalam studi literature review ini diantaranya artikel dengan tema pengaruh penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang anak usia balita, rentang waktu terbit 5 tahun terakhir, original research, dan full text. Strategi pencarian artikel dilakukan melalui database Proquest, research gate, dan willey online library dengan menggunakan kata kunci effect and gadget and toddler and growing development atau dampak dan gadget dan balita and tumbuh kembang. Hasil: Hasil review melibatkan 9 artikel yang melewati proses seleksi ketat. Hasil review menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak usia balita memiliki dampak positif dan negatif terhadap tumbuh kembang anak usia balita, dibuktikan dengan adanya 1 artikel yang menyatakan bahwa gadget juga memiliki dampak positif terhadap tumbuh kembang yaitu memudahkan dalam mengumpulkan kosa kata baru baik dalam bahasa indonesia maupun dalam bahasa asing, sedangkan 8 artikel menyatakan bahwa gadget ketika sudah menyebabkan kecanduan pada balita akan berdampak negatif terhadap tumbuh kembang berupa gangguan pada perkembangan bahasa, perkembangan sosial emosional, perkembangan motorik, dan perkembangan kognitif. Kesimpulan: Orang tua diharapkan dapat mengambil sikap bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi terutama keputusan mengenalkan gadget pada anak. Jika memang terpaksa Orang tua atau pengasuh memberikan gadget pada anak usia balita maka harus memperhatikan durasi penggunaan serta konten yang diberikan sesuai dengan usia anak dan bersifat edukatif.
Membangun Generasi Tangguh Bencana Meningkatkan Wawasan Dan Sikap Siswa SMPN 1 Songgon Kabupaten Banyuwangi Efendi, Achmad; Balqis, Rani Diana; Anitarini, Fani; Ivan Rachmawan; Riyan Dwi Prasetyawan; Ardhi Khoirul Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i2.360

Abstract

Disaster mitigation education in the school environment is becoming increasingly vital in anticipating and responding to the threat of natural disasters. This research explores the impact of disaster mitigation training at SMPN 1 Songgon, Banyuwangi, conducted with the Regional Disaster Management Agency (BPBD) Banyuwangi, focusing on the concept of “Disaster Resilient Schools”. The community service method was to bring about changes in the awareness and preparedness of the school and community towards disasters. The results of the service showed that the training has made a significant contribution in improving the understanding of disaster risks and appropriate mitigation strategies. In addition, close collaboration between the school with UKM. Resima Stikes Banyuwangi and BPBD has been established, strengthening sustainable mitigation efforts. The training also encouraged active participation of students and teachers, and built a strong support network among various stakeholders. This activity not only provided new insights into the importance of disaster mitigation education in schools, but also provided practical guidance for the development of similar programs in other school settings. The implications of this service are very important in improving disaster preparedness and resilience at the local level, as well as contributing to a better understanding of effective disaster mitigation practices. The conclusion of this service is that it is very important and necessary to implement this activity in school environments throughout Banyuwangi district.
Penerapan Kompres Hangat Jahe Merah Pada Asuhan Keperawatan Gerontik Klien Gout Arthritis Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Puskesmas Wongsorejo Ali Syahbana; Wanda Aulia Nurmajidah; Riyan Dwi Prasetyawan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.557

Abstract

Gout Arthritis is joint inflammation caused by increased uric acid levels in the blood due to purine metabolism distribution (hyperuricemia) in the body, characterized by joint pain that can interfere with the patient's activities. One of the non--pharmacological treatments that can be used for Gout Arthritis is red ginger warm compresses, often used to treat joint inflammation. This scientific paper aims to determine the effect of warm red ginger compress on changes in the pain scale in Gout Arthritis patients in Wongsorejo village. The method was a case study of implementing nursing care and applying Evidence-Based Nursing (EBN). From the assessment, the main diagnosis was acute pain. Red Ginger Warm Compress was given once a day by giving 2 segments of ginger or 9 grams, placing it in the area experiencing joint pain for 10 minutes and then doing a pain assessment again with the Numerical Tw`ig Scale (NRS). The results of the case study in the two respondents after seven days was a decrease in the pain scale from 8 and 6 and after the treatment the pain can be reduced to scale 1 in pain. Red ginger warm compresses are an effective complementary therapy for reducing pain in Gout Arthritis patients. It is recommended that nurses can apply Red Ginger Warm compress to reduce pain in Gout Arthritis clients.
Nursing Skills Impact Patient Anxiety Levels in Emergency Unit Prasetyawan, Riyan Dwi
Viva Medika Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v18i1.1807

Abstract

Anxiety within a family, especially for families with hospitalized members, is a form of emotional needs disruption due to inadequate fulfillment. This study examines the association between nurses' skills and patient anxiety levels in the Emergency Unit of Wuluhan Health Center in 2024. The research employs a cross-sectional design. A total of 55 respondents who visited the Emergency Unit of Wuluhan Health Center between September and November 2024 were included as study subjects. This study identifies the independent variable as the nursing skills in the Emergency Unit of Wuluhan Health Center, and the dependent variable is the anxiety level of patients in the same unit. Participants were chosen through purposive sampling. The study applies the Rank Spearman analysis. The research findings show a p-value of 0.000 < α (0.05), Establishing a significant connection between nursing skills and patient anxiety outcomes in the Emergency Unit of Wuluhan Health Center. By improving nurses' skills and their relationship with patients, anxiety levels can be reduced to a lower degree. This study contributes to the existing literature by highlighting the specific correlation between nurses' technical and interpersonal skills and patients' anxiety levels in a primary care emergency setting. Unlike previous studies, this research focuses on a primary health center, providing insights into frontline nursing practices in under-resourced emergency units.
Co-Authors Abi Mas Udianto Achmad Efendi Agus Putra Murdani Agustina, Mulya Ahmad Rosuli Ali Syahbana Ali Syahbanaa Amanda, Efina Ana Pinata Andrik Hermanto Anggi Indah Nurmayanti Anitarini, Fani Anung Kustriyani Ardhi Khoirul Hakim Arifuddin, Y. Waliyyun Arifuddin, Yusuf Waliyyun Ariska, Hanisa Iis Ariyani, Anita Dwi Asti Melani Astari Azmi Prasasti Balqis, Rani Diana Brian Putra Barata Caressa, Dea Amanda Citra Maharani Citra Maharani Damayanti, Fransiska Erna Deviani, Dita Amanda Diana Kusumawati Dita Amanda Deviani Dita Amanda Deviani Elvira Sari Dewi Hidayat, Wahyu Santoso Hidayatin, Nur Ima Fitria Lestari Inggita Kusumastuty Intan Yusuf Habibie Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari Iswahyudi, Ulul Azmi Ivan Rachmawan Jayawarsa, A.A. Ketut Juli Dwi Prasetyono Kawitantri, Orchidara Herning Kumboyono Kumboyono Kusumawati, Diana Lola Ayu Istifiani Muhammad Al Amin Muladefi Choiriyah Munif, Badrul Nina Wijiani Novita Surya Putri Nur Hidayati Nurhayati, Emilia Nurmayanti, Anggi Indah Pamungkas , Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi Rachmawan, Ivan Rahmawan, Fajri Andi Roshanti, Dian Rosiana, Angela Febiana Dewinta Rosuli, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Sari Prayudeni Satrianto, Anang Sholihin Sholihin Sholihin Sholihin Sholihin Sriyanti, Titis Stephanie Devi Artemisia Supriyanto Supriyanto Suryanto Suryanto Titin Andri Wihastuti Titis Sriyanti Toga, Erik Ulul Azmi Iswahyudi Wanda Aulia Nurmajidah Wanda Aulia Nurmajidah Y. Waliyyun Arifuddin Yuanto, Hirdes Harlan Yuanto, Rudiyanto Yusuf Waliyyun Arifuddin