Claim Missing Document
Check
Articles

SPECIAL AND MYSTERIOUS CREATIVE INNOVATIONSINTHEFORM OF GIFTS Joshua Daniel; Amelia Elim; I Kadek Darmita; Ni Putu Dyah Krismawintari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian hadiah, baik dalam bentuk box gift misterius maupun buket gifts, telah menjadibagian integral dari budaya manusia. Abstrak ini mengeksplorasi aspek psikologis dan sosialdi balik daya tarik serta makna di balik pemberian kedua jenis hadiah tersebut. Mengetahuibagaimana pada ekspektasi, emosi penerima, dan pengirim hadiah dibahas untuk memahamikompleksitas gestur pemberian hadiah. Melalui penelusuran literatur dan tinjauan konseptual, Diduga peran simbolisme, kejutan, dan cara hadiah tersebut dapat menciptakan hubunganemosional antara penerima dan pengirim. Implikasi praktis dari penggunaan kedua jenishadiah ini dalam berbagai konteks, termasuk personal dan profesional. Kesimpulannya, pemberian hadiah—baik dalam bentuk box gift misterius maupun buket gifts—membawabanyak lapisan makna dan memiliki peran penting dalam memperkuat hubunganinterpersonal serta menyampaikan pesan-pesan emosional yang mendalam.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN TOTEBAG SEBAGAI PENGGANTIPLASTIK DENGAN MEMANFAATKAN SELF PAINTINGUNTUKMENGHILANGKAN STRESS Veronika Thalia Manin; Desy Filana Natalia Huring Nyangun; Evelyn Btari Dwi Pangestika; Ni Putu Dyah Krismawintari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tote bag self painting adalah ide usaha yang tercipta dari rasa prihatin terhadappermasalahan peningkatan penggunaan plastik yang sifatnya mencemari alam, namun tetapingin memberikan kesan produk yang menyenangkan dan mampu meningkatkan kreativitaskonsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka usaha tote bag self painting memilikitujuan untuk menciptakan produk pengganti plastik yang juga berfungsi sebagai mediamengekspresikan diri sendiri dan penghilang stress dengan cara melukis pada tote bag yangdisediakan. Jenis tote bag yang digunakan yaitu berbahan kain kanvas dengan kualitascukup baik agar dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga dengandiberikan kesempatan kreasi sebebas-bebasnya kepada konsumen diharapkan mampu untukmeningkatkan kesadaran dalam mengurangi penggunaan plastik pada kehidupan sehari-haridan beralih ke penggunaan tote bag yang lebih ramah lingkungan. Metode penjualandilakukan secara langsung dan secara online untuk menjangkau konsumen seluas-luasnya, dengan target konsumen yaitu remaja, mahasiswa dan masyarakat umum. Setiap satu paketproduk berisi tote bag, cat tiga warna primer, kuas, palet dan panduan untukmenggabungkan warna, dimana setiap satu paketnya dijual dengan harga jual yang cukupterjangkau. Diharapkan usaha tote bag self painting ini dapat memberikan kontribusi secaralangsung dalam gerakan mengurangi penggunaan plastik, sehingga lebih bermanfaat dandapat menarik lebih banyak minat konsumen terhadap produk ini
POPULARITAS DAYA TARIK WISATA PANTAI DI BALI SEBELUM DAN MASA PANDEMI COVID-19 MENURUT WISATAWAN DOMESTIK Utama, I Gusti Bagus Rai; Krismawintari, Ni Putu Dyah
Sebatik Vol. 26 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1814

Abstract

Daya tarik wisata pantai adalah daya tarik andalan bagi Destinasi Bali selain daya tarik budaya. Penelitian ini menggunakan Tool Google Trends untuk menentukan popularitas empat daya tarik wisata pantai di Bali yakni Pantai Kuta, Sanur, Pandawa, dan Melasti. Pantai Kuta sebagai salah satu destinasi wisata favorit menjadi andalan pariwisata Bali. Pantai Kuta menjadi lokasi untuk menikmati panorama matahari terbenam yang indah di Pulau Bali. Pantai Sanur adalah pantai yang dikenal dengan sebutan Sunrise atau matahari terbit. Pantai Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Kab. Badung, Provinsi Bali. Pembangunan berbagai infrastruktur seperti jalan dan sarana pendukung lainnya terus dikerjakan di daerah ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa sejak awal tahun 2000 hingga akhir tahun 2021, semua daya tarik wisata pantai mengalami penurunan popularitas. Daya Tarik Wisata Pantai Kuta adalah daya tarik wisata pantai yang paling popular sejak lima tahun terakhir, kemudian pada posisi kedua Pantai Pandawa, posisi ketiga Pantai Sanur, dan posisi terakhir adalah Pantai Melasti. Segmentasi daya tarik wisata pantai di Bali adalah wisatawan lokal Bali, dan wisatawan domestic yang berasal dari DI Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Para pengelola daya tarik wisata pantai perlu memberikan pelayanan yang lebih baik bagi wisatawan domestic yang berasal dari DI Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DESA LUMBUNG, SELEMADEG BARAT, TABANAN, BALI Utama, I Gusti Bagus Rai; Krismawintari, Ni Putu Dyah; Feoh, Gerson
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3629

Abstract

Masalah yang dihadapi Desa Lumbung mencakup kurangnya pusat informasi terintegrasi mengenai produk pertanian unggulan dan minimnya konten promosi pariwisata. Untuk mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik, langkah-langkah seperti sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan sangat diperlukan. Sosialisasi tentang pengelolaan produk pertanian dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, sementara pelatihan pengemasan produk membuatnya lebih menarik dan aman. Pendampingan dalam membangun sistem informasi berpotensi meningkatkan efektivitas promosi. Solusi yang ditawarkan meliputi dua bidang terapan: Manajemen Bisnis Pariwisata dan Teknik Informatika, dengan rencana penataan potensi desa dalam program sistem informasi, pelatihan pembuatan konten digital, serta pembentukan pusat informasi produk pertanian unggulan. Program PKM telah menghasilkan galeri fotografi potensi desa yang siap dipasarkan secara digital, serta mempromosikan produk lokal seperti madu kele dan kuliner khas Lumbung. Anggota Pokdarwis juga telah mempersiapkan homestay yang nyaman dan rapi. Penggunaan media sosial untuk promosi desa wisata semakin efektif, meningkatkan koordinasi antar anggota kelompok dan memperkuat daya tarik desa bagi wisatawan
Local small business model from the Buyan Tamblingan Bali ecotourism destination program Utama, I Gusti Bagus Rai; Junaedi, I Wayan Ruspendi; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243278

Abstract

This research aims to examine the management of Buyan Tamblingan ecotourism destination in creating local small businesses. The research consisted of a survey, direct observation, interview, and literature study with documentation analysis. Data were collected through surveys and observations at the Buyan Tamblingan ecotourism destination. The motivation of the community involved in the ecotourism program in Buyan Tamblingan Motivation to earn money, motivation to gain knowledge about conservation, motivation to be optimistic that the ecotourism program will benefit the community, idealism about the importance of conservation, local community interest in self-reliance, promising income for the community and local community commitment.  Opportunities expected by local communities from a strong ecotourism program in Buyan Tamblingan are the existence of facilities, the growing awareness of local communities, the existing natural beauty, and the arrival of tourists as opportunities for ecotourism management. The capacity of local communities to manage ecotourism in Buyan Tamblingan is a strong program because local communities commit to improving ecotourism management capabilities.Community involvement will increase if they have the opportunity to participate in ecotourism management, and for that better ecotourism management skills are needed. If they are motivated, have the opportunity to participate, and are able to participate, then they will be able to create small business opportunities related to ecotourism programs.
Local small business model from the Buyan Tamblingan Bali ecotourism destination program Utama, I Gusti Bagus Rai; Junaedi, I Wayan Ruspendi; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243278

Abstract

This research aims to examine the management of Buyan Tamblingan ecotourism destination in creating local small businesses. The research consisted of a survey, direct observation, interview, and literature study with documentation analysis. Data were collected through surveys and observations at the Buyan Tamblingan ecotourism destination. The motivation of the community involved in the ecotourism program in Buyan Tamblingan Motivation to earn money, motivation to gain knowledge about conservation, motivation to be optimistic that the ecotourism program will benefit the community, idealism about the importance of conservation, local community interest in self-reliance, promising income for the community and local community commitment.  Opportunities expected by local communities from a strong ecotourism program in Buyan Tamblingan are the existence of facilities, the growing awareness of local communities, the existing natural beauty, and the arrival of tourists as opportunities for ecotourism management. The capacity of local communities to manage ecotourism in Buyan Tamblingan is a strong program because local communities commit to improving ecotourism management capabilities.Community involvement will increase if they have the opportunity to participate in ecotourism management, and for that better ecotourism management skills are needed. If they are motivated, have the opportunity to participate, and are able to participate, then they will be able to create small business opportunities related to ecotourism programs.
Determinants of community participation in ecotourism programs in Bali, Indonesia Utama, I Gusti Bagus Rai; Junaedi, I Wayan Ruspendi; Krismawintari, Ni Putu Dyah
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 13, No 2: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v13.i2.pp260-268

Abstract

In the case of Indonesia, most of the tourist attractions offered and advertised are protected forests. This research seeks to find a balance between these two interests, so the purpose of this research is actually to determine the determinants of local community involvement in ecotourism development in Bali. This research uses quantitative methods described in the form of descriptive, and factor analysis according to the results of the survey with informants in the ecotourism of West Bali National Park, Buyan Tamblingan, Bali Mangrove, Batur Kintamani, and Lembongan. Eight factors determine community participation in ecotourism programs in Bali, namely: i) the role of leaders and business opportunities, ii) the factor of mindset and industry cooperation, iii) the factor of income, socialization, and commitment, iv) the factor of awareness of nature conservation, v) the factor of optimism to get money and knowledge, vi) the factor of facilities and independence, vii) the factor of training, interest, and participation, and viii) the factor of skills and funding.
Faktor Bauran Pemasaran yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z saat Menggunakan Jasa Shopeefood (Studi pada Mahasiswa Universitas Dhyana Pura) Siskayanti, Ni Putu; Adinegara, Gusti Ngurah J.; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 1 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i1.2910

Abstract

ShopeeFood merupakan online food delivery service yang tergolong baru namun mampu menarik peminat konsumen dikalangan mahasiswa untuk menggunakan jasa ini. Ketatnya persaingan yang terjadi di antara para pelaku bisnis jasa pesan antar makanan online mendorong pelaku bisnis untuk membuat strategi agar produk yang dijual dapat dikenal oleh konsumen. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah strategi bauran pemasaran 7P yaitu product, price, promotion, place, people, process dan physical evidence. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen generasi Z saat menggunakan jasa shopeefood dan untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen generasi Z saat menggunakan jasa shopeefood. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh mahasiswa/i Universitas dhyana pura. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel 100. Dari analisis faktor hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 faktor dalam keputusan konsumen saat menggunakan jasa shopeefood yaitu harga, produk, bukti fisik, pelayanan, orang, dan proses. Secara keseluruhan, keenam faktor tersebut berkontribusi sebesar 22.976%, 16.160%, 6.812%, 6.570%, 4.928% dan 4.376%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut faktor yang memiliki nilai variance tertinggi yaitu faktor pertama harga dengan nilai variance 22.976%.
Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Harga Dan Persepsi Kemudahan Penggunaan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Spotify (Studi Kasus Pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi Spotify Di Universitas Dhyana Pura) Rosari, Maria Reny; Adinegara, Gusti Ngurah Joko; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 2 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i2.3227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi manfaat, persepsi harga, dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap keputusan pembelian berdasarkan studi kasus mahasiswa yang menggunakan aplikasi Spotify di Universitas Dhyana Pura. Spotify menyediakan layanan Spotify Premium untuk memberikan kemudahan dan pengalaman terbaik bagi pengguna platform Spotify. Layanan premium yang berhadapan langsung dengan konsumen ini mengharuskan Spotify untuk memahami perilaku konsumen, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen atas Spotify Premium. Faktor persepsi merupakan salah satu faktor yang dapat menumbuhkan minat konsumen untuk akhirnya mengambil keputusan akhir berupa pembelian. Penelitian dilakukan di Universitas Dhyana Pura dengan sampel sebanyak 97 responden. Teknik analisis data dengan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa: persepsi manfaat berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai t-hitung 1,719 lebih besar dari t-tabel 1,661, dan nilai koefisien regresi sebesar 0,188 dengan nilai signifikansi 0,089. Persepsi harga dan kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai t-hitung 2,945 dan 3,594 lebih besar dari t-tabel 1,661, dan nilai koefisien regresi sebesar 0,420 dan 0,397 dengan nilai signifikansi 0,004 dan 0,001. Persepsi manfaat, persepsi harga, dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh secara simultan, dengan nilai F-hitung 44,167 lebih besar dari f-tabel.
Pengaruh Disiplin, Komunikasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di BVR Group Asia Kuta, Bali Adi Putra, I Gede Krisna Dharmana; Trimurti, Christimulia Purnama; Krismawintari, Ni Putu Dyah
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 2 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i2.3234

Abstract

Kinerja karyawan adalah hasil kerja baik kualitas maupun kuantitas yang dihasilkan oleh karyawan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan salah satunya dengan cara meningkatkan disiplin, komunikasi dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh disiplin, komunikasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada BVR GROUP ASIA KUTA, BALI. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah metode sampling jenuh. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan sampel adalah dengan kuesioner. Proses analisis data penelitian menggunakan SPSS versi25. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan menghasilkan Disiplin secara parsial dan signifikan tidak mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,851 dengan t tabel sebesar 2,042, Komunikasi secara parsial dan signifikan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 2,296 dengan t tabel sebesar 2,042, Lingkungan kerja memiliki secara parsial dan signifikan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 2,194 dengan t tabel sebesar 2,042. Hasil uji F yang didapat Disiplin, Komunikasi, dan Lingkungan Kerja secara simultan dan signifikan mempengaruhi Kinerja Karyawan sebesar 3,342 sedangkan f tabel sebesar 2,98.
Co-Authors Adi Putra, I Gede Krisna Dharmana Adinegara, Gusti Ngurah J. Afifah Husna Gusmiati Amelia Elim Anatasa Leoni Apolonia D.M Aryati Aprilia Cahyani Putri Armayani, Putu Tina Arolius Yono Arrayan Fajar Hidayat Artawan, I.K Bagus Oka Frenky Saputra Bernadus Belawing Christimulia Purnama Trimurti Daniel Tri Anugraha Dermawan Waruwu Dermawan Waruwu Dermawan Wuruwu Desak Putu Intan Sintya Dewi Desy Filana Natalia Huring Nyangun Deviana, Poppy Dewi Aprilia Siskowati Dewi, Putu Indah Astri Dionisia Marcelina Freitas Belo Dr. Christimulia Eka Putri Suryantari Eko Sulistyo Elias Soni Yovando Nabar Elisabeth Asrijuwita Sara Evelyn Btari Dwi Pangestika Fiqram Adam Muhammad Fransisko Dimetrio Maun Gabriella Edward Gede Bayu Rahantha Gede Nyoman Wiratanaya Gerson Feoh Gerson Feoh Gilbert Nainggolan Gusti Ngurah Joko Adi Negara Henny Rahyuda I Gede Agus Mertayasa I Gede Windu Adi Pratama I Gusti Ayu Dewi Adnyani I Gusti Ayu Ketut Giantari I Gusti Bagus Rai Utama I Gusti Bagus Saccidananda Yasa I Kadek Darmita I Kadek Dedi Susila Yasa I Made Cendana I Made Darmayasa I Made Sumartana I Made Sumartana I Made Sumartana I Made Wardana I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Purnawan I Nyoman Purnawan I Nyoman Purnawan I Nyoman Tingkes I Putu Ady Wiryatama Putra I Putu Darmawijaya I Putu Rama Kurniawan Suyasa I Wayan Ruspendi Junaedi I Wayan Ruspendi Junaedi I Wayan Toni Astika Putra I.G Ayu Agung Mirah Pujawanti Ida Ayu Kade Novita Dewi Ida Bagus Putu Suamba IWK Teja Sukmana IWK Tejakusuma IWK Tejasukmana Jassica Sarimba Randan Joshua Daniel Kadek Devi Maharani Komang Yuda Widiarta Konka, Valeria Surya Leana, Nikita Febri Leony Agustina Lestari, Ni Kadek Dewi Maya Lia Sukma Dewi Luh Restiawati Made Agung Raharja Melvin Yemima Turangan Mertayasa, I Gede Agus Ni Kadek Ayu Asri Azhari Ni Kadek Dwi Julianingsih Ni Kadek Dwik Leonyta Ni Kadek Luvita Dewi Ni Komang Ayunda Paramita Ni Komang Triana Damayanti Ni Komang Trivika Ayu Sarini Ni Luh Ayu Wina Cahyani Ni Luh Denti Damayanti Ni Luh Putu Govi Gayatri Ni Luh Putu Suarmi Sri Patni Ni Luh Wayan Sayang Telagawathi Ni Made Diana Erfiani Ni Made Nila Hermayani Ni Made Sintya Kumaladewi Ni Nyoman Kerti Yasa Ni Putu Artawidya Meisha Ni Putu Devi PradnyaWulantari Ni Putu Dian Oktaviani Ni Putu Eka Wiraningsih Ni Putu Elika Crusita Dewi3 Ni Putu Hari Surya Laksmi Ni Putu Nadia Putri Wulandari Ni Putu Octaviani Elisa Putri Ni Putu Sarmi Asih Ni Putu Vina Fhatika Futri Ni Putu Widya Astuti Ni Wayan Ekawati Ni Wayan Ria Cahya Purnami PA Andiena Nindya Putri Paskalia Vesbyanti Adolf Paulus Bernard Paterson Buana Putri Angelina Carera Putu Chris Susanto Putu Laksmita Dewi Rahmayanti Putu Marcella Priscanandha Sadia Putu Steven Eka Putra Putu Suarmi Sri Patni R. Tri Priyono Budi Santoso Raden Agus Sarwa Edy Raden Agus Sarwa Edy Rai Teddy Prastika Regina Panduwinata Inuq Rosari, Maria Reny Santoso, R. Tri Priyono Budi Sebastianus Rianto Gunawan Siskayanti, Ni Putu Sukaeni, Ni Putu Ayu Swari, Ni Komang Sri Gina Tirta Ayu Ginawi Tjokorda Bagus Putra Marhaendra Ungan Rimpi Melkize Valdino Julianto Jehabu Veronika Thalia Manin Wulandari, Ni Putu Dhea Yantini, Ni Putu Dewi Yeyen Komalasari Yohana Angrianti Ndua Yuniatri Woli