Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi dan pelatihan Kesehatan Keselamatan Kerja di Laboratorium pada Dosen dan Laboran Fakultas Mipa Universitas Tanjungpura Muliadi Muliadi; Nurhasanah Nurhasanah; Asri Mulya Ashari; Lucky Hartanti; Bambang Kurniadi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i1.347

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara umum merupakan gambaran tentang usaha yang diperlukan dalam melindungi kesehatan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi kerja dan serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang disebabkan karena kelalaian dalam bekerja. Kegiatan pelatihan K3 di Laboratorium dilakukan pada bulan Desember 2021, dengan tim pelaksana adalah Fakultas MIPA yang menghadirkan mentor pelatihan dari rumah mutu Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dosen-dosen FAK MIPA terutama penanggungjawab laboratorium, dosen pengampu praktikum dan laboran tentang bagaimana menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) K3 agar terhindar dari kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan karena kelalaian selama beraktivitas di laboratorium. Kegiatan dihadiri oleh dosen dan laboran sejumlah 50 orang, ditempatkan di Hotel Mercure dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta mengikuti kegiatan ini secara antusias, dan dari hasil evaluasi pre test dan post test menunjukkan peningkatan nilai yang berindikasi peningkatan kemampuan dan pengetahuan tentang K3 setelah mengikuti kegiatan tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI DAUN KETAPANG DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH ALUVIAL Viandilo, Dhondy Mailindo Sutikno; Dini Anggorowati; Asri Mulya Ashari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.110745

Abstract

Bokashi daun ketapang sebagai bahan organik dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah aluvial sebagai media tanam budidaya bawang daun. Pemberian pupuk urea perlu dilakukan untuk melengkapi sumber hara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sepakat 2 Ujung, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung pada 8 Februari – 5 April 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, masing-masing perlakuan memiliki 3 ulangan dan memiliki 4 sampel, sehingga jumlah keseluruhan adalah 108 tanaman. Faktor pertama dengan pemberian bokashi daun ketapang (B) terdiri dari 3 taraf yaitu b1 = 15 ton/ha, b2 = 30 ton/ha, b3 = 45 ton/ha. Faktor kedua pemberian pupuk urea terdiri dari 3 taraf yaitu; u1 = 250 kg/ha, u2 = 350 kg/ha, u3 = 450 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bokashi daun ketapang dan urea masing-masing berpengaruh secara tunggal terhadap variabel tinggi tanaman, berat segar, volume akar, dan berat kering, namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel jumlah anakan per rumpun. Pemberian bokashi daun ketapang 45 ton/ha dan urea 450 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik bawang daun pada tanah aluvial.
PENGARUH KASCING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL Vasco, Vasco Gagas Aruwe; Henny Sulistyowati; Asri Mulya Ashari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.111495

Abstract

Lobak (Raphanus Sativus L.) termasuk jenis tanaman sayuran umbi yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi sebagai bahan pangan, obat alternatif serta bahan baku industri. Produksi lobak di kalimantan barat jauh lebih rendah dibandingkan produktivitas nasional. Hal ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan produksi lobak di Kalimantan barat yaitu dengan memanfaatkan tanah aluvial sebagai media tanam. Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tanam terdapat kendala seperti tekstur tanah liat, struktur tanah keras saat kering, drainase kurang baik, kandungan bahan organik dan unsur hara rendah, serta pH tanah rendah. Upaya perbaikan tanah aluvial dapat dilakukan dengan penggunaan kascing dan pupuk NPK. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh interaksi kascing dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah aluvial, serta mendapatkan dosis kascing dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah aluvial. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan yang terletak di Jl. Reformasi, Gg. Matematika Untan. Waktu penelitian berlangsung selama 3 bulan yaitu dari tanggal 16 Juni sampai dengan 20 Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Kascing (K) dan faktor kedua adalah pupuk NPK (N) yang masing-masing memiliki 3 taraf. Perlakuan Kascing k1 = 10 ton/ha, k2= 15 ton/ha, k3 = 20 ton/ha. Pupuk NPK n1 = 200 kg/ha, n2 = 400 kg/ha, n3 = 600 kg/ha. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman, dengan demikian terdapat 108 tanaman. Variabel yang diamati pada penelitian yaitu luas daun (cm2), jumlah daun (helai), panjang umbi (cm), diameter umbi (cm), berat segar umbi (g), berat segar tanaman (g) dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya interaksi dan dosis terbaik pada pemberian kascing 20 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha tetapi dosis yang ditemukan pada pemberian 20 ton/ha dan pupuk NPK 600 kg/ha merupakan dosis terbaik untuk pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah aluvial.