Bokashi daun ketapang sebagai bahan organik dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah aluvial sebagai media tanam budidaya bawang daun. Pemberian pupuk urea perlu dilakukan untuk melengkapi sumber hara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sepakat 2 Ujung, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung pada 8 Februari – 5 April 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, masing-masing perlakuan memiliki 3 ulangan dan memiliki 4 sampel, sehingga jumlah keseluruhan adalah 108 tanaman. Faktor pertama dengan pemberian bokashi daun ketapang (B) terdiri dari 3 taraf yaitu b1 = 15 ton/ha, b2 = 30 ton/ha, b3 = 45 ton/ha. Faktor kedua pemberian pupuk urea terdiri dari 3 taraf yaitu; u1 = 250 kg/ha, u2 = 350 kg/ha, u3 = 450 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bokashi daun ketapang dan urea masing-masing berpengaruh secara tunggal terhadap variabel tinggi tanaman, berat segar, volume akar, dan berat kering, namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel jumlah anakan per rumpun. Pemberian bokashi daun ketapang 45 ton/ha dan urea 450 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik bawang daun pada tanah aluvial.