Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Nusantara Educational Review

Korelasi antara Pembelajaran Nilai Moral dan Agama dengan Perkembangan Kognitif pada Anak Usia Dini: Sebuah Review Sistematis Masykuri, Ali; Zubaidah, Tantri Risda; Apologia, Milla Ahmadia; Abdillah, Ikhwan; Wahyudi, Achmad
Nusantara Educational Review Vol 2 No 1 (2024): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ner.v2i1.1260

Abstract

Korelasi antara pembelajaran nilai moral dan agama dengan perkembangan kognitif pada pendidikan Islam anak usia dini. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana integrasi nilai moral dan agama dalam pendidikan dapat mempengaruhi aspek kognitif anak usia dini. Menggunakan metode review sistematis, penelitian ini menganalisis data dari berbagai studi yang telah diterbitkan, yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan positif antara pengajaran nilai moral dan agama dengan peningkatan kemampuan kognitif seperti pemecahan masalah, kreativitas, dan berpikir kritis pada anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan mengidentifikasi dan mensintesis bukti yang ada mengenai pengaruh pendidikan nilai moral dan agama terhadap perkembangan kognitif, serta menyarankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan Islam anak usia dini. Correlation between learning moral and religious values and cognitive development in early childhood Islamic education. The aim is to understand how the integration of moral and religious values in education can affect the cognitive aspects of early childhood. Using a systematic review method, this study analyzed data from various published studies, which were selected based on strict inclusion and exclusion criteria. The results show a positive relationship between teaching moral and religious values and improving cognitive abilities such as problem-solving, creativity and critical thinking in early childhood. This study makes an important contribution by identifying and synthesizing existing evidence on the effect of moral and religious values education on cognitive development and suggests the importance of a holistic approach in early childhood Islamic education.
Korelasi antara Pembelajaran Nilai Moral dan Agama dengan Perkembangan Kognitif pada Anak Usia Dini: Sebuah Review Sistematis Masykuri, Ali; Zubaidah, Tantri Risda; Apologia, Milla Ahmadia; Abdillah, Ikhwan; Wahyudi, Achmad
Nusantara Educational Review Vol 2 No 1 (2024): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ner.v2i1.1260

Abstract

Korelasi antara pembelajaran nilai moral dan agama dengan perkembangan kognitif pada pendidikan Islam anak usia dini. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana integrasi nilai moral dan agama dalam pendidikan dapat mempengaruhi aspek kognitif anak usia dini. Menggunakan metode review sistematis, penelitian ini menganalisis data dari berbagai studi yang telah diterbitkan, yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan positif antara pengajaran nilai moral dan agama dengan peningkatan kemampuan kognitif seperti pemecahan masalah, kreativitas, dan berpikir kritis pada anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan mengidentifikasi dan mensintesis bukti yang ada mengenai pengaruh pendidikan nilai moral dan agama terhadap perkembangan kognitif, serta menyarankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan Islam anak usia dini. Correlation between learning moral and religious values and cognitive development in early childhood Islamic education. The aim is to understand how the integration of moral and religious values in education can affect the cognitive aspects of early childhood. Using a systematic review method, this study analyzed data from various published studies, which were selected based on strict inclusion and exclusion criteria. The results show a positive relationship between teaching moral and religious values and improving cognitive abilities such as problem-solving, creativity and critical thinking in early childhood. This study makes an important contribution by identifying and synthesizing existing evidence on the effect of moral and religious values education on cognitive development and suggests the importance of a holistic approach in early childhood Islamic education.
Penggunaan Media Visual Papan Jaring-Jaring untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bangun Ruang Siswa Kelas 2 Febianti, Priya; A'lim, Muhammad Birrul; Aini, Nuril; Wahyudi, Achmad
Nusantara Educational Review Vol 2 No 2 (2024): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ner.v2i2.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 2 SDN Rangkah Kidul Sidoarjo pada materi bangun ruang dengan bantuan media visual papan jaring-jaring. Subjek peneliti ini adalah 18 peserta didik kelas 2 SDN Rangkah Kidul Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bantuan media visual papan jaring-jaring.hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan. Pada siklus I ketuntasan klasikal peserta didik masih belum maksimal, hanya mencapai 33%, kemudian meningkat pada siklus II yaitu 78%. Penggunaan media visual papan jaring-jaring efektif meningkatkan hasil belajar bangun ruang pada siswa kelas 2 SDN Rangkah Kidul Sidoarjo, dengan pengalaman visual yang menarik dan interaktif, memudahkan pemahaman konsep bangun ruang. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pendidik mempertimbangkan penggunaan media visual papan jaring-jaring sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam mengajar materi bangun ruang. This study aims to improve the learning outcomes of grade 2 students of SDN Rangkah Kidul Sidoarjo on spatial geometry material with the help of visual media of net boards. The subjects of this study were 18 grade 2 students of SDN Rangkah Kidul Sidoarjo. This study used a classroom action research method. The results of the study showed that with the help of visual media of net boards, students' learning outcomes increased. In cycle I, the classical completeness of students was still not optimal, only reaching 33%, then increasing in cycle II, namely 78%. The use of visual media of net boards effectively improved the learning outcomes of spatial geometry in grade 2 students of SDN Rangkah Kidul Sidoarjo, with an interesting and interactive visual experience, facilitating the understanding of spatial geometry concepts. The recommendation from this study is for educators to consider the use of visual media of net boards as one of the effective learning strategies in teaching spatial geometry material.
Implementasi Model Pembelajaran Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka: Studi Fenomenologis Pengalaman Guru Sekolah Dasar Asitah, Nur; Anam, Fatkul; Ismanto, Hadi; Wahyudi, Achmad; Adi, Tirto
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ghqj5z66

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut transformasi pembelajaran menuju pendekatan yang bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Model pembelajaran deep learning dipandang relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut, namun praktik implementasinya di sekolah dasar masih menunjukkan dinamika yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dan tantangan penerapan deep learning dalam Kurikulum Merdeka berdasarkan pengalaman guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar menggunakan kata kunci “deep learning” dan “kurikulum merdeka”, yang menghasilkan sepuluh artikel terpilih untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi deep learning memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, penguatan pembelajaran reflektif dan kontekstual, peningkatan keterlibatan aktif siswa, serta pengembangan berpikir kritis, kreativitas, dan karakter. Di sisi lain, tantangan utama meliputi keterbatasan pemahaman konseptual guru, minimnya pelatihan dan pendampingan profesional berkelanjutan, kendala infrastruktur dan literasi digital, serta meningkatnya beban administratif. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan sistem pelatihan guru berbasis praktik reflektif, penyediaan sarana pendukung yang memadai, serta kebijakan institusional yang adaptif untuk menjamin keberhasilan implementasi deep learning secara sistematis dan berkelanjutan di sekolah dasar. The implementation of the Independent Curriculum demands a transformation of learning toward a meaningful, reflective, and learner-centered approach. The deep learning model is considered relevant to address these needs, but its implementation in elementary schools still exhibits complex dynamics. This study aims to analyze the impact and challenges of implementing deep learning within the Independent Curriculum based on the experiences of elementary school teachers. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA protocol. A literature search was conducted through the Google Scholar database using the keywords "deep learning" and "independent curriculum," resulting in ten selected articles for thematic analysis. The synthesis results indicate that the implementation of deep learning has a significant impact on improving teachers' pedagogical competence, strengthening reflective and contextual learning, increasing student active engagement, and developing critical thinking, creativity, and character. However, key challenges include teachers' limited conceptual understanding, lack of ongoing professional training and mentoring, infrastructure and digital literacy constraints, and increasing administrative burdens. These findings emphasize the need to strengthen teacher training systems based on reflective practice, provide adequate supporting facilities, and adopt adaptive institutional policies to ensure the successful and sustainable implementation of deep learning in elementary schools.