Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kajian kelayakan Investasi Proyek Pembangunan Perumahan Socia Garden, Kabupaten Karawang Jawa Barat Saleh, Adrianto; Supardi, Sudarman; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2169

Abstract

Kebutuhan manusia yang paling mendasar dan dinilai sangat penting adalah tempat tinggal. Rumah sebagai tempat tinggal untuk berlindung dan berkumpul bersama keluarga dan juga sebagai investasi di masa yang akan datang. Investasi di bidang perumahan semakin meningkat akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat pula. Namun, sebelum melakukan investasi di bidang properti sangat diperlukan studi kelayakan finansial dari investasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan investasi pada Proyek Pembanguna Perumahan di Daerah Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Metode Gabungan dari Analisis Kualitatif dan Kuantitatif dengan data yang bersifat kualitatif. Penelitian dimulai dari Tahap Survei Lokasi, Pengumpulan Data, Master Plan, Analisis Biaya dan juga Manfaat, Kajian Kelayakan dengan berbagai parameter yakni Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), Index Profitability (IP), dan Break Event Point (BEP). Dari hasil analisa didapatkan hasil yakni Nilai NPV sebesar Rp. 63,094,804,894 > 0, Nilai IRR sebesar 11,2584% > Nilai MARR (Minimum Attractive Rate of Return) sebesar 8%, Nilai BCR sebesar 1,3371 > 1, Nilai IP sebesar 3,1192 > 1, BEP terjadi pada penjualan Unit Rumah ke 405. Berdasarkan hasil kajian tersebut, investasi dapat dinyatakan layak untuk dijalankan dan dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Pihak terkait.
Peran Konsultan Manajemen Konstruksi Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat Alwi, Muhammad; Supardi, Sudarman; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Konsultan Manajemen Konstruksi (KMK) terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, yang dilaksanakan sebagai bagian dari pemulihan pasca-bencana tahun 2021. Dalam praktiknya, proyek konstruksi rentan terhadap keterlambatan karena berbagai faktor seperti lemahnya perencanaan, koordinasi antar pihak yang kurang optimal, serta pengambilan keputusan yang lambat. Oleh karena itu, keberadaan KMK sangat penting dalam mengoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan pelaksanaan proyek agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner tertutup dan dianalisis melalui teknik regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Populasi penelitian adalah stakeholder proyek, dengan 17 orang responden yang terdiri atas konsultan MK, kontraktor, dan pihak pemilik proyek (owner) yang memiliki pengalaman langsung dalam proyek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pengendalian jadwal, komunikasi proyek, dan pengambilan keputusan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek. Variabel komunikasi proyek dan pengambilan keputusan menunjukkan hubungan yang kuat dengan keberhasilan penyelesaian proyek sesuai waktu yang direncanakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan aktif KMK dalam proses komunikasi dan pengambilan keputusan menjadi kunci untuk mempercepat penyelesaian proyek, terutama pada proyek-proyek yang bersifat darurat dan kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi manajemen waktu pada proyek konstruksi publik, serta sebagai bahan evaluasi peran KMK dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di masa depan.
Evaluasi Pelaksaan Proyek Konstruksi Berdasar pada Peraturan Kepala (Perka) LKPP No.12 Tahun 2019 dengan Metode Structural Equition Modeling (SEM) : Studi Kasus : Pekerjaan Rabat Beton Jalan Kabuttu pada Tahun Anggaran 2023 di Desa Gattareng Kabupaten Soppeng Hasyim, Fitrah Aulia; Ardiansyah; Supardi, Sudarman; Watono; Arsal, St Fatmah
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/00565759

Abstract

Untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang berpengaruh dan paling berpengaruh dalam pembelian barang dan fasilitas pekerjaan rabat betonisasi jalan raya di Kelurahan Gattareng Kecamatan Gantarang Kabupaten Soppeng, dengan menggunakan metode yang dikenal dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dan model Partial Least Squares (PLS) dengan jumlah sampel sebanyak 30-100. Berdasarkan hasil penelitian ini, komponen-komponen yang mempengaruhi pencapaian proyek rabat betonisasi jalan Kabuttu, Kelurahan Gattareng, Kabupaten Soppeng terdiri dari lima variabel, yaitu: (1)Dimensi Kapasitas Pemerintah Desa dengan nilai 22%, (2) Dimensi Proses Pengolahan dengan nilai 18%, (3) Dimensi Partisipasi Masyarakat dengan nilai 20%, (4) Dimensi Akuntabilitas dan Transparansi dengan nilai 19%, (5) Dimensi Kepuasan dan Kepercayaan Masyarakat dengan nilai 19%, dan (6) Dimensi Kepuasan dan Kepercayaan Masyarakat dengan nilai 19%.
Analisa Perbandingan Biaya dan Waktu Antara Plat Bondek dan Precast Half Slab: Studi Kasus: Pembangunan Fisik Rumah Sakit Galesong-Takalar Muin, Suriati Abd; Aulia, La Ode Muh. Khaidirmusa; Rajab, Muhammad Armin; Supardi, Sudarman; Maricar, Muhammad Husni
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ykwsxn80

Abstract

Pekerjaan pelat lantai merupakan salah satu bagian pekerjaan penting dalam proyek konstruksi, pada struktur pelat terdapat berbagai metode dalam proses pelaksanaannya yaitu metode konvensional, full slab precast, half slab precast, bondek dll. Banyak persepsi bahwa metode bondek lebih hemat dan ramah lingkungan, begitupun dengan precast half slab yang dianggap hemat serta ramah lingkungan dikalangan penyedia dan pengguna jasa. Latar belakang itu yang membuat penulis tertarik untuk membandingkan antara metode komposit bondek dan precast half slab dari segi biaya dan waktu, untuk mengetahui berapa perbandingan biaya dan waktu pengerjaan antara pelat bondek dan precast half slab peneliti mengumpulkan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, AHSP, as-built drawing, basic price. Data tersebut dijadikan acuan dalam pengolahan dan perhitungan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Dari hasil penelitian berdasarkan perhitungan AHSP disimpulkan bahwa metode precast half slab dapat menghemat Rp 8.134.588,79 atau 1,81% dibanding dengan metode komposit bondek juga lebih efisien dari segi waktu yaitu menghemat 3 hari kalender kerja atau 27,27% dibanding metode komposit bondek.
Karakteristik Kekuatan Geser Tanah Terhadap Perubahan Nilai Kepadatan Tanah Karim, Arifuddin; Supardi, Sudarman; Alifuddin, Andi; Maruddin, Mukti
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v3i2.1532

Abstract

Tanah memiliki kerapatan sangat bervariasi pada lapisan kerak bumi, baik yang ada di permukaan maupun di bawah permukaan. Nilai kerapatan (γ) dari 1,1 gr/cm3 hingga 2,3 gr/cm3. Pada perencanaan konstruksi di keteknik sipilan nilai kerapatan lapisan tanah sangat penting diketahui untuk menetapkan daya dukung tanah.. Daya dukung tanah pada kerapatan (γ) dan kuat geser tanah. Parameter kuat geser tanah terdiri dari nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Jika nilai kerapatan pada perencanaan sudah sesuai dengan nilai pada lokasi yang ditetapkan, maka perlu dilakukan pemadatan. Pemadatan dilakukan agar dapat meningkatkan daya dukung tanah, seiring dengan nilai kepadatan (γd) apakah seiring dengan nilai kuat geser tanah (S). Dengan dasar inilah maka dilakukan penelitian sejauh mana pengaruh nilai kepadatan terhadap nilai parameter kuat geser langsung pada tanah yaitu nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Tanah yang digunakan pada kondisi terganggu (disturbed). Jenis tanah tergolong SM atau Pasir Berlanau (Silty Sands). Dari hasil penelitian nilai kepadatan meningkat seiring dengan meningkatnya nilai kohesi (c), sudut keruntuhan dalam (????), dan kuat geser tanah (S) diakibatkan oleh kadar air dan angka pori terhadap derajat kejenuhan tanah tersebut. Pada saat kepadatan (γd) maksimal 1,436 gr/cm3, kohesi (c) 0,706 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 63,13°, dan kuat geser (S) 1,621 kg/cm3. Pada saat kepadatan minimum 1,241 gr/cm3, kohesi (c) 0,320 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 46,63°, dan kuat geser (S) 0,811 kg/cm3. Ini menandakan meningkatnya nilai kepadatan (γd) akan meningkatkan nilai kuat geser tanah.
Pengaruh Penggunaan Batu Karang sebagai Subtitusi Agregat Halus Terhadap Nilai Karakteristik dan Kuat Tarik Tidak Langsung pada Campuran Aspal AC-BC Rusdi, Fajar; Putra, Ryan Pratama; Supardi, Sudarman; Massara, Asma; Bulgis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/qpxst874

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan batu karang sebagai substitusi agregat halus dalam campuran aspal beton (AC-BC), yang merupakan jenis aspal bergradasi agregat rapat dan biasanya digunakan pada jalan dengan beban lalu lintas berat. Pengujian Marshall sering diterapkan untuk menilai stabilitas dan aliran campuran aspal, sementara pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) digunakan untuk mengukur kemampuan material dalam menahan gaya tarik yang penting untuk kinerja dan daya tahan perkerasan jalan. Batu karang yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber alami, baik tambang maupun laut, yang mengandung CaO. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek substitusi batu karang terhadap karakteristik mekanis dan kuat tarik tidak langsung pada campuran AC-BC. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menguji berbagai persentase batu karang dalam campuran aspal melalui uji Marshall dan ITS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase batu karang 0,5% menghasilkan stabilitas terbaik sebesar 1530,60 kg, sementara variasi terbaik pada uji ITS ditemukan pada campuran tanpa batu karang, dengan tegangan sebesar 77.24 kPa dan regangan sebesar 0,0353.
Analisa Penyebab Sisa Material pada Proyek Konstruksi Mengunakan Metode Root Cause Analysis (RCA) : (Studi Kasus Proyek Rehab Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Pangkep) Wagola, Abdullah; Budi, Agung Setia; Supardi, Sudarman; Watono; Arsal, St Fatmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/b6wm0f29

Abstract

Pada tahap pelaksanaan konstruksi, penggunaan material di lapangan seringkali menimbulkan sisa material yang beragam yang menjadi penyebab membengkaknya biaya proyek, sehingga meminimalkan sisa material menjadi sangat penting untuk diterapkan. Material sisa merupakan salah satu masalah penting dalam pelaksanaan konstruksi. Penelitian analisa penyebab sisa material pada proyek konstruksi menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa banyaknya sisa material pasir pasang 45,75 M3, pasir beton 7,27 M3, batu belah 3,27 M3, semen portland 16,60 Zak, batu pecah 2,82 M3, besi beton 165,43 Kg, dan bata merah 547,56 buah. Dengan kerugian sisa material Rp 6,853,533.04. Penyebab sisa material yang disebabkan, oleh variabel (X4) pelaksanaan dengan presentase tertinggi yaitu 43.17%,variabel (X1) desain bangunan presentase 23.91%,variabel (X2) pengadaan material presentase 18.45%, dan variabel (X3) penanganan material presentase terendah yaitu 14.47%.. Bedasarkan metode Root Cause Analysis (RCA) faktor-faktor dominan sisa material di pengaruhi oleh variabel (X2) pengadaan material menjadi variabel paling kritis dikarenakan terdapat dua faktor dominan yaitu faktor (X2.2) 5.09%, (X2.1) 4.99%. Variabel (X3) penanganan material, faktor (X3.3) 4.81% menjadi faktor dominan. Variabel (X4) pelaksanaan, faktor (X4.9) 4.78% menjadi faktor dominan dan pada variabel (X1) desain banguanan, faktor (X1.6) 4.68% menjadi faktor dominan.
Tinjauan Waktu dan Biaya Perencanaan Pekerjaan Balok Konvensional pada Proyek Pembangunan Dermaga Replacement Jayapura Bhustomi, Abd Yazid; Indrawati; Supardi, Sudarman; Watono; Arsal, St Fatmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/51j4h063

Abstract

Kota jayapura adalah ibu kota provinsi Papua yang terletak paling timur di Indonesia dan terletak di teluk Jayapura. Setiap tahun aktivitas di Pelabuhan Jayapura mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan infrastruktur yang memadai, utamanya untuk mendukung kebutuhan aktivitas Petikemas. Jenis dermaga yang dibangun adalah jenis dermaga Petikemas dengan tipe dermaga Quay Wall. Dermaga dengan konstruksi beton bertulang di atas tiang pancang, yaitu konstruksi lantai dermaga di atas balok memanjang dan melintang yang ditumpu oleh pondasi tiang pancang baja, di mana antara balok dan pondasi dihubungkan dengan kepala tiang pancang (pile cap). Pembahasan dalam penelitian ini tentang waktu dan biaya perencanaan yang dibutuhkan khusus untuk pekerjaan balok struktur, yang sebelumnya “perencanaan awal” menggunakan metode balok pracetak yang kemudian “ditinjau” dengan menggunakan metode balok konvensional. Serta hasil yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih waktu dan biaya perencanaan antara metode balok pracetak “perencanaan awal” dengan metode balok konvensional sebagai tinjauan. Data-data yang digunakan bersumber dari data sekunder, dan metode penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif. Kesimpulan setelah di tinjau menggunakan metode balok konvensional, diperoleh selisih waktu perencanaan 43 hari dan selisih biaya perencanaan Rp. 877.634.817,01.
Studi Pra Kelayakan Aspek Teknis Pembangunan Gedung Kantor PT. Gasing Sulawesi Di Kota Makassar Firmansyah, Muhammad; Supardi, Sudarman; Watono; Muin, Suriati Abd
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 3 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/eyxmat34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan teknis pembangunan gedung kantor baru PT GASING SULAWESI dan menentukan faktor dominan yang memengaruhinya. PT GASING SULAWESI sebagai perusahaan terkemuka di Makassar, mengalami peningkatan volume operasional dan jumlah karyawan, sehingga membutuhkan fasilitas memadai untuk mendukung kegiatan bisnisnya yang semakin kompleks.Penelitian menggunakan studi literatur dan kuesioner dengan 26 responden termasuk manajer dan staf teknis PT GASING SULAWESI. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, dan analisis faktor. Hasil menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan teknis adalah lokasi pembangunan, desain dan tata ruang gedung, keamanan dan keselamatan kerja, serta fasilitas pendukung.Faktor fasilitas pendukung paling dominan, berkontribusi 72,9% terhadap kelayakan teknis.Informasi ini dapat memberikan masukan penting bagi manajemen PT GASING SULAWESI dalam merencanakan pembangunan gedung kantor baru yang efisien, aman dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi aspek kelayakan lain, seperti finansial dan lingkungan, untuk analisis yang lebih komprehensif. Kata Kunci: kelayakan teknis, gedung kantor, faktor dominan
Penerapan Metode Transportasi Untuk Distribusi Material Megariana; Trisnawanti; Supardi, Sudarman; Watono; Anies, Muh. Kasim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/s1z1r020

Abstract

Model transportasi adalah suatu metode yang digunakan untuk mengatur proses distribusi suatu produk (material) dari berbagai sumber yang menyediakan produk (material) ke berbagai tujuan (lokasi proyek). Distribusi ini dilakukan sedemikian rupa sehingga permintaan dari beberapa tempat tujuan dapat dipenuhi dari beberapa sumber material yang masing-masing dapat memiliki permintaan atau kapasitas berbeda. Tujuan dari model transportasi adalah untuk mengatur proses distribusi yang dapat meminimalkan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan material beton ready mix yang didistribusikan ke setiap titik penempatan material dan untuk mendapatkan biaya minimum distribusi material beton ready mix pada proyek pembangunan Masjid 99 Kubah Center Point of Indonesia dengan menerapkan model transportasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode nortwest corner rule dan untuk mengetahui komposisi pada tahap ini apakah sudah minimum dengan menggunakan method of multipliers. Jika belum mencapai biaya minimum maka dilanjutkan dengan metode loop construction. Dengan penerapan model transportasi biaya distribusi material dari tiga sumber material untuk lokasi titik A, titik B, dan titik C pada proyek pembangunan Masjid 99 Kubah Center Point of Indonesia dari solusi awal Rp. 8.578.894.760,- menjadi Rp. 8.574.195.800,- dengan besar penurunan sebesar Rp.4.698.960, sehingga rata-rata penurunan 5,48%.