p-Index From 2021 - 2026
10.47
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani JOURNAL SPORT AREA JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan JURNAL PENJAKORA Jambura Journal of Sports Coaching EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi jurnal ilmu keolahragaan Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Jurnal Patriot Journal of Sport Coaching and Physical Education Journal Coaching Education Sports Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Jurnal Kepelatihan Olahraga Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Indonesian Journal of Sport Management Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science (IJPESS) Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan JSH: Journal of Sport and Health Jurnal Saintifik Jurnal Muara Olahraga JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Indonesian Journal of Sport Science and Coaching ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Physical Education Health and Sport Journal of Sport Coaching and Physical Education JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Konsentrasi Atlet Sepak Bola melalui Metode Latihan Life Kinetik Agung Mulyadi; Komarudin Komarudin; Hadi Sartono; Geraldi Novian
Jurnal Patriot Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v3i4.801

Abstract

Konsentrasi merupakan salah satu aspek psikologis yang sangat diperlukan atlet, namun latihan psikologis masih jarang dilakukan dalam cabang olahraga sepak bola, sehingga sering kali atlet mengalami kesulitan terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, dibutuhkan metode latihan psikologis yang tepat untuk membantu mengatasi masalah tersebut, salah satu metode latihan psikologis yang sedang ramai saat ini yaitu metode latihan life kinetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh yang signifikan metode latihan life kinetik terhadap peningkatan konsentrasi atlet sepak bola. Eksperimen selama 7 minggu dengan 13 sesi dilakukan dalam penelitian ini dengan desain penelitian pre and post training session. Atlet sepak bola Akademi Persib sebanyak 26 atlet putra dengan rata-rata usia latihan 5-6 tahun digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Concentration Grid Test (CGT) untuk mengukur konsentrasi atlet sebelum dan setelah diberikan treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode latihan life kinetik yang diberikan memberikan pengaruh yang signifikan, sedangkan metode latihan konvensional yang diberikan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan konsentrasi atlet sepak bola Akademi Persib. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa metode latihan life kinetik dapat meningkatkan konsentrasi atlet sepak bola. Penulis menyarakan kepada praktisi sepak bola, baik itu pelatih maupun atlet untuk menggunakan metode latihan ini dalam proses pelatihan yang dijalani.
Kepercayaan Diri dan Kecemasan Atlet Judo Pada Masa Pandemik COVID-19 Ira Purnamasari; Mona Fiametta Febrianty; Geraldi Novian
Jurnal Patriot Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v4i1.825

Abstract

Dalam konteks kejuaraan olahraga, Indonesia harus menunda Pekan Olahraga Nasional tahunan (selanjutnya disebut PON) di Papua dari tahun 2020 menjadi 2021. Akibatnya, para atlet pada awalnya diharuskan memiliki Training From Home (TFH) karena pencegahan penularan virus. Dalam kaitannya dengan latihan, kepercayaan diri dan kecemasan merupakan dua faktor yang masing-masing mempengaruhi kinerja atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepercayaan diri dan kecemasan atlet Judo Jawa Barat pasca TFH. Responden penelitian deskriptif ini terdiri dari seluruh atlet Judo Jawa Barat yang mengikuti PELATDA, program latihan provinsi, untuk persiapan PON Papua. Setelah menganalisis data, penelitian ini menemukan bahwa tingkat kepercayaan diri atlet adalah 86,30% dan tingkat kecemasan mereka adalah 40,40%. Ini berarti tingkat kepercayaan diri mereka tinggi dan kecemasan sedang setelah mereka mengikuti pelatihan dari rumah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dari rumah mereka efektif karena tidak mengurangi kecemasan mereka secara signifikan. Karena rasa kepercayaan diri dan kecemasan akan mempengaruhi performa atlet elit, bahkan dalam situasi pandemi COVID-19, atlet elit harus mampu meningkatkan rasa kepercayaan diri dan menurunkan tingkat kecemasan agar performa dalam pertandingan tetap terjaga.
Relationship between supplement consumption and aerobic capacity in taekwondo athletes Geraldi Novian; Berliana Berliana; Komarudin Komarudin; Nina Sutresna
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 8 ISSUE 3, 2020
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2020.8(3).124-129

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi fisik atlet yang mulai menurun akibat karantina mandiri yang dilakukan selama masa pandemic COVID-19 mulai dari bulan Maret 2020. Hal ini membuat atlet menjadi terbatas dalam melakukan proses latihan karena proses latihan dilakukan secara online. Metode ini dirasa kurang maksimal karena kemungkinan eror yang cukup tinggi, sedangkan tuntutan kondisi fisik atlet yang optimal tetap dibutuhkan. Untuk memenuhi kebutuhan kondisi fisik tersebut, atlet tidak boleh hanya berfokus pada latihan fisik saja, namun atlet juga perlu memperhatikan gaya hidup dimana makanan yang tepat memiliki peranan utama. Atlet harus mempertimbangkan kebutuhan nutrisi, asupan kalori dan cairan, serta waktu makan agar memperoleh kebutuhan fisik yang optimal. Namun, atlet mengalami kesulitan untuk melakukan hal tersebut. Ketidakmampuan atlet dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dengan maksimal membuat atlet dan pelatih mencoba mencari cara agar mampu memenuhi kebutuhan tersebut, salah satu caranya adalah dengan menggunakan suplemen.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi suplemen dengan kapasitas aerobik atlet taekwondo.Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional yang melibatkan 16 atlet (8 putra dan 8 putri) TKD Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria adalah atlet yang tergabung dalam tim inti dan dipersiapkan khusus untuk menghadapi pertandingan tahun 2021. Instrument penelitian yang digunakan adalah close-ended questionnaire dan balke test.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 63% atlet TKD mengonsumsi suplemen. Jenis suplemen yang paling banyak digunakan berdasarkan kandungan mayoritas didalamnya adalah protein sebanyak 50%. Bentuk suplemen yang paling banyak dikonsumsi adalah bubuk dengan frekuensi konsumsi setiap hari. Informasi tentang suplemen diperoleh dari pelatih sebanyak 50%, teman sebanyak 30% dan lainnya 20%. Kapasitas aerobik yang dimiliki atlet TKD masih 60% dari target yang ditentukan pelatih.Kesimpulan: Penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi suplemen dengan kapasitas aerobik atlet TKD.KATA KUNCI: atlet taekwondo; kapasitas aerobik; kondisi fisik; suplemen ABSTRACTBackground: This research was motivated by the physical condition of athletes which began to decline due to self-quarantine carried out during the COVID-19 pandemic starting from March 2020. This made athletes limited in carrying out the training process because the training process was carried out online. This method is considered to be less than optimal because the possibility of error is quite high, while the demands of the optimal athlete’s physical condition are still needed. To meet the needs of these physical conditions, athletes should not only focus on physical exercise, but athletes also need to pay attention to a lifestyle in which the right food plays a major role. Athletes must consider nutritional needs, calorie, and fluid intake, and meal times to obtain optimal physical needs. However, athletes have difficulty doing this. The inability of athletes to meet their nutritional needs optimally makes athletes and coaches try to find ways to be able to meet these needs, one way is to use supplements.Objectives: This study aims to analyze the relationship between supplement consumption and the aerobic capacity of taekwondo athletes.Methods: This study used a correlational design involving 16 athletes (8 males and 8 females) from TKD of the Indonesia University of Education who were selected using purposive sampling technique with the criteria being athletes who are members of the core team and are specially prepared to face the 2021 competition. The research instrument used was a close-ended questionnaire and a Balke test.Results: The results showed that as many as 63% of TKD athletes took supplements. The type of supplement that is most widely used based on the majority content in it is protein as much as 50%. The most commonly consumed form of supplement is powder at a daily frequency. Information about supplements was obtained from trainers by 50%, friends as much as 30% and the other 20%. The TKD athlete’s aerobic capacity is still 60% of the target set by the coach.Conclusion: This study concludes that there is no significant relationship between supplement consumption and the aerobic capacity of TKD athletes.KEYWORD: aerobic capacity; physical condition; supplement; taekwondo athletes
Analisis Kualitas Disertasi Berdasarkan Hasil Review Komisi Sekolah Pascasarjana Komarudin Komarudin; Andi Suhandi; Juntika Nurihsan; Disman Disman; Geraldi Novian
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3389

Abstract

Kualitas penulisan dan penyusunan disertasi menjadi gambaran kuat terhadap kemampuan akademik mahasiswa dalam merancang, melaksanakan, dan melaporkan hasil penelitiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas disertasi berdasarkan hasil review Komisi Pascasarjana UPI. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Subjek adalah seluruh mahasiswa program doktor (S3) Sekolah Pascasarjana UPI yang mengusulkan review disertasi. Subjek dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik convenience sampling sehingga seluruh mahasiswa yang mengusulkan review disertasi saja yang akan dipilih menjadi subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen Format Review Disertasi yang terdiri dari enam aspek dalam disertasi yang akan dinilai oleh para reviewer. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik kuantitatif dengan menggunakan t test dengan bantuan program SPSS versi 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil reviu terhadap kualitas disertasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reviu yang dilakukan oleh para reviewer memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas disertasi.
Hubungan Gaya Kepemimpinan Pelatih dengan Prestasi Atlet Taekwondo Geraldi Novian; Ira Purnamasari Mochamad Noors
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 11 No 02 (2020): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.42 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.112.07

Abstract

Permasalahan yang penulis ajukan pada penelitian ini mengenai gaya kepemimpinan pelatih yang merupakan salah satu dari sekian banyak faktor yang berhubungan dengan prestasi atlet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan pelatih dengan prestasi atlet taekwondo. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang gaya kepemimpinan yang digunakan pelatih dalam menangani atlet taekwondo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah atlet taekwondo peserta pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) V Banten tahun 2018 yang berjumlah 145 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 145 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket gaya kepemimpinan pelatih dan data prestasi atlet yang diperoleh dari hasil pertandingan. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan pelatih dengan prestasi atlet taekwondo; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan authoritarian dengan prestasi atlet taekwondo; (3) terdapat hubungan positif namun tidak signifikan antara gaya kepemimpinan democratic, people-centered, dan task-oriented dengan prestasi atlet taekwondo
Pengaruh Modifikasi Tinggi Ring Basket Terhadap Peningkatan Teknik Tembakan Bebas (Free-Throw Shoot) Dalam Permainan Bola Basket Zulfa Nur Umniyah; Dadan Mulyana; Geraldi Novian
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 11 No 02 (2020): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.554 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.112.12

Abstract

Permasalahan yang penulis ajukan pada penelitian ini mengenai metode latihan shooting dalam permainan bola basket untuk anak-anak dan pemula yang sampai saat ini masih melakukan metode dan alat yang sama seperti dalam melatih orang dewasa. Kita ketahui bersama bahwa dalam melatih anak-anak disarankan tidak disamakan dengan orang dewasa serta harus dilakukan secara bertahap dari metode yang mudah sampai sukar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modifikasi tinggi ring basket terhadap peningkatan kemampuan teknik tembakan bebas dalam permainan bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-test and post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah anggota ekstrakulikuler bola basket SMP Negeri 47 Bandung yang berjumlah 57 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang merupakan anggota baru ekstrakulikuler yang belum mengenal bola basket secara mendalam. Instrumen yang digunakan adalah skala penilaian keterampilan shooting dalam permainan bola basket. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif yang signifikan latihan free-throw shoot menggunakan metode modifikasi ring; (2) tedapat pengaruh positif namun tidak signifikan latihan free-throw shoot menggunakan metode konvensional (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara metode modifikasi dengan metode konvensional.
Perbedaan pengaruh pemberian dosis kafein terhadap hockey skill performance pada atlet hoki saat kondisi lelah Abdurahman Bakti; Hamidie Ronald Daniel Ray; Pipit Pitriani; Geraldi Novian
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.4.2.97-109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian dosis kafein terhadap hockey skill performance pada atlet hoki saat kondisi lelah. Metode eksperimen dengan desain repeated measure dilakukan terhadap 10 atlet putra UKM Hoki UPI. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hockey skill performance terdiri dari dua, yaitu Hockey Slalom Sprint Dribble Test dan Chapman Ball Handling Test. Perlakuan berupa pemberian kafein dosis rendah, dosis tinggi dan placebo serta latihan hoki diberikan kepada sampel. Uji ANOVA digunakan dalam penelitian ini. Penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pemberian kafein dosis rendah, dosis tinggi, dan placebo terhadap hockey skill performance pada atlet hoki saat kondisi lelah. Ketiga perlakuan tersebut memberikan pengaruh yang berbeda-beda, namun kafein dosis rendah dengan placebo dapat dinyatakan memberikan pengaruh yang serupa. Selain itu juga, kafein dosis tinggi memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada kafein dosis rendah dan placebo terhadap hockey skill performance pada atlet hoki saat kondisi lelah.Copyright © The Author (s) 2022Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Latihan NeuroTracker untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Atlet Bola Basket Komarudin Komarudin; Geraldi Novian
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.33200

Abstract

NeuroTracker merupakan salah satu metode latihan yang mengintegrasikan teknologi dalam dunia pelatihan, namun sayangnya penerapan NeuroTracker di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini mengujicobakan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket yang bisa dibilang sebagai fenomema hangat saat ini, dimana atlet bola basket harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat diberbagai kondisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest and posttest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet putra UKM Bola Basket UPI yang diambil menggunakan teknik total sampling dari populasi. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik random assignment, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen sebanyak 12 kali, tiga kali dalam seminggu dengan durasi latihan dilakukan selama 15 menit (tiap sesi 5 menit). Sedangkan pada kelompok kontrol diberikan metode latihan konvensional, disesuaikan dengan program latihan yang lazim diberikan pada saat latihan bola basket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Decision Styles Questionnaire (DSQ). Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Selain itu juga latihan konvesional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan atlet bola basket. Namun, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan NeuroTracker dengan latihan konvensional terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Latihan NeuroTracker dapat digunakan untuk meningkatkan aspek psikologis atlet, sehingga pelatih bisa memiliki lebih banyak cara dalam meningkatkan kualitas atlet dan atlet tidak mudah merasa jenuh.
Increasing mental toughness through COVID-19 gymnastics in adult people Komarudin; Sandey Tantra Paramitha; Muhammad Gilang Ramadhan; Geraldi Novian
Journal Sport Area Vol 7 No 3 (2022): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2022.vol7(3).9080

Abstract

The danger of this virus has forced the government to implement various regulations to reduce the level of spread and infection, one of which is by staying at home. Staying at home and staying away from socialization that is usually done makes individuals get various mental problems which of course have an impact on the human condition itself, so it is important for individuals to still have mental toughness. In this study, the authors wanted to examine the effect of implementing COVID-19 gymnastics that had been made previously on mental toughness in adults people in Indonesia. The experimental method with a one-group pretest-posttest design was used in this study. COVID-19 gymnastics for 6 weeks was given to 150 subjects by professional gymnastics instructors. Before and after being given treatment, the subject filled out the Mental Toughness Inventory (MTI) which was prepared beforehand to obtain data, after which data analysis was carried out using SPSS Version 24. The results showed that there was a significant effect of COVID-19 gymnastics on increasing mental toughness in adults people in Indonesia. In addition, the COVID-19 gymnastics was proven to be effective in providing an increase in results between the pretest and the posttest by 3.6%. This study concludes that the application of COVID-19 gymnastics has a positive effect on mental toughness in adults people in Indonesia, so it can be an alternative activity to avoid various mental health problems, especially during a pandemic like this. The author suggests that every individual remains active in exercising even in situations and conditions that are full of limitations, one of which can be done by doing COVID-19 gymnastics.
Pengaruh Latihan Self-Talk Terhadap Kepercayaan Diri dan Peningkatan Hasil Dropshot pada Cabang Olahraga Bulutangkis Helmi Akmal Fauzan; Komarudin Komarudin; Muhamad Tafaqur; Geraldi Novian
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v14i1.42922

Abstract

In badminton self-confidence is an athlete's realistic expectation. In line with the badminton technique needed to support success in badminton. This study aims to examine the effect of self-talk training on self-confidence and increasing dropshot results in badminton. The method used in this study is an experimental method using a pretest posttest control group design. The sample in this study were 14 athletes from UPI badminton UKM taken from the population using purposive sampling technique, which were then divided into two equal groups, namely, the experimental group and the control group. The treatment in the form of self-talk exercises was given to the experimental group and conventional exercises were given to the control group for 4 weeks. The instrument used was a self-confidence questionnaire and a dropshot test which was given twice (pretest and posttest). Data analysis t test. The results showed that there was a significant effect of self-talk practice on self-confidence and increased dropshot results. In addition, there is a significant difference between self-talk and conventional training on self-confidence and increasing dropshot results in badminton. This study concludes that self-talk training is better than conventional training on self-confidence and increases dropshot results in badminton. The author suggests that the self-talk exercise method is used as training material and recommendations to increase self-confidence so that it can improve achievement.
Co-Authors A. Suhandi Abdurahman Bakti Agung Mulyadi Agustina, Dwi Nita Ahmad Falahudin Aidil Akbar Alia Nur Pathonah Aliya, Rusyda Nur Allyah, Cherin Almaqdisy, Augie Dhia Alodia Syahda Nadindra Anjani, Shavilla Adera Nazza Arifah, Natasya Athyra, Salwa Nur Awwaludin, Patriana Nurmansyah Ayuningrum, Eka Bakti, Salma Putri Bayani, Syifa Nur Berliana Berliana Berliana Berliana Berliana Berliana Berlianty Sarmidi, Firda Boyke Mulyana Budi Hidayat Dadan Mulyana Dea Destian Dede Rohmat Nurjaya, Dede Rohmat Dewi, Berliana Mutiara Dina Mariana Disman Disman Erawan, Bambang Fadluoh, Firmansyah Mujahid Falah Tri Nur Afifah Faridah, Intan Nurul Farrel, Indra William Fathurochman, Rendy Fauzan, Helmi Akmal Febriani, Nawang Wulan Febrianty, Mona Fiametta Firdaus, Ivan Rivan Fitri Rosdiana Fitri Rosdiana Gafur Ammar Santoso Gina Denisa Maharani Hadi Sartono Hadian, Auttarky Manaf Hasna, Nuzulfa Maisya Helmi Akmal Fauzan Hijah, Qori Nur Ilham Jaya Kusumah Ira Purnamasari Ira Purnamasari Ira Purnamasari Irwanto, Satrio Francesci Kahiji, Ikina Rizki Kardjono Kardjono, Kardjono Karina Aditya Komarudin Komarudin , Komarudin Komarudin Komarudin Komarudin, Komarudin Laksana, Tegar Pramudia Listiandi, Arfin Deri Magna Nebahatqoru Maki, M. Tobibi Maulana, Deris Mayangsari, Salamah Megawati Agustiandho Mochamad Yamin Saputra Mohammad Hafiz Alfariz Mona Fiametta Febrianty Muhamad Tafaqur Muhammad Gilang Ramadha Muhammad Gilang Ramadhan Mulyana Mulyana Mustaqim, Ridha Musyarofah, Amelia Nabiha, Muhammad Redha Nada Nadia Salsabila Nauroh, Qitarah Nina Sutresna Nuraziz, Yuga Nurihsan, Achmad Juntika Nursaba, Siti Pago, Wahyu Ramadhan Paramitha, Sandey Tantra Patriana Nurmansyah Awwaludin Pitriani, Pipit Prayoga, Arief Anugrah Sendhika Priatna, Moch Rizky Putri Meidiana Ramadhani, Raisya Nurkhalida Ray, Hamidie Ronald Daniel Repany Julianty Rismayadi, Alen Riyatna, Ari Dwi Rizqullah, Faris Rudiatna, Muhammad Aditya Sadira Susilawati Sagitarius Sagitarius Sagitarius Sandey Tantra Paramitha Saputra, Mochamad Yamin Sidik, Dikdik Zafar Simbolon, Martogi Yehezkiel Sopandi, Salma Maharani Sopiah, Pepi Syari’ah, Kanaya Siti Nur Tafaqur, Muhamad Umniyah, Zulfa Nur Widi Kusumah Widi Kusumah Wildhan Rahmadian Sofyan Yamin Saputra, Mochamad Yusuf, Ijang Yedi Zahra, Sabrina Khalisatu Zahra, Tsurayya Nabillah Zhafran Azzam Dary Zulfa Nur Umniyah