p-Index From 2021 - 2026
10.47
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani JOURNAL SPORT AREA JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan JURNAL PENJAKORA Jambura Journal of Sports Coaching EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi jurnal ilmu keolahragaan Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Jurnal Patriot Journal of Sport Coaching and Physical Education Journal Coaching Education Sports Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Jurnal Kepelatihan Olahraga Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Indonesian Journal of Sport Management Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science (IJPESS) Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan JSH: Journal of Sport and Health Jurnal Saintifik Jurnal Muara Olahraga JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Indonesian Journal of Sport Science and Coaching ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Physical Education Health and Sport Journal of Sport Coaching and Physical Education JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Latihan Kognisi terhadap Pengambilan Keputusan Atlet Intelektual Rendah pada Cabang Olahraga Open Skill Mohammad Hafiz Alfariz; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol. 9 No. 1 (2024): Mei 2024 (The Current Innovation in Sport Siences)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the cognitive training model (life kinetic and brain gym) in relation to the decision-making of low-intellectual athletes in open-skill sports. Cognitive training is also often recommended in the training process and sport practice approaches to improve movement. The aim of this research is to determine the effect of cognitive training models (life kinetic and brain gym) on the decision-making of low-intellectual athletes in open-skill sports. The method used is an experimental method. The population used was athletes in open-skill sports, totaling 48 athletes. The sample of children taken was 27 athletes taken using a purposive sampling technique. This research instrument uses the Advanced Progressive Matrices (APM) Test and The Decision Style Questionnaire (DSQ) Test. The data analysis technique used was the paired sample t-test and the independent sample t-test, and the results of this study showed that there was a significant influence of the life kinetic and brain gym training models on the decision-making of low-intellectual athletes in open-air sports. skill, and there is no significant difference in influence between life kinetic and brain gym training on the decision-making of low-intellectual athletes in open-skill sports
ANALISIS KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN ATLET FUTSAL PUTRI BERDASARKAN SIKLUS MENSTRUASI Athyra, Salwa Nur; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.18884

Abstract

Faktor psikologi seperti kecemasan dan kepercayaan diri dapat mempengaruhi performa atlet, termasuk pada atlet futsal putri. Siklus menstruasi merupakan fakor yang mempengaruhi kondis psikologis atlet. Siklus ini terdiri dari fase folikular, ovulasi, dan luteal, di mana setiap fase ditandai oleh perubahan kadar hormon yang berdampak pada kondisi fisik seperti kelelahan dan nyeri, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis seperti perubahan suasana hati, tingkat stres, serta rasa percaya diri. Tujuan penelitian ini untuk memahami peran kepercayaan diri dan kecemasan atlet futsal putri selama siklus menstruasi. Penelitian ini menggunakan deskriptif pendekatan kuantitatif dengan correlational design. Sampel terdiri dari 22 atlet futsal putri UPI. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kepercayaan diri dan kecemasan yang diberikan satu kali kepada seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antar tingkat kepercayaan diri dan kecemasan  pada fase dalam siklus menstruasi. Perubahan hormon secara fisiologis, serta faktor fisiologis, sera faktor psikologis seperti persepsi diri dan pengalaman sebelumnya, serta memengaruhi kondisi mental atlet. Penelitian ini menyimpulkann bahwa berdasarkan siklus menstruasi, kepercayaan diri dan kecemasan atlet futsal putri memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu diperlukan pendekatan yang lebih dalam pembinaan atlet untuk membantu atlet untuk mengelola keperecayaan diri dan kecemasn dalam mempertahankan performa optimal. Sehingga kami menyarankan untuk lebih memperhatikan siklus menstruasi atlet dalam perencanaan latihan dan strategi pertandingan untuk membantu menjaga performa optimal.
KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN ATLET PENCAK SILAT PADA FASE PERSIAPAN Arifah, Natasya; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.18881

Abstract

Kepercayaan diri dan kecemasan merupakan dua aspek psikologis yang berperan penting dalam performa atlet, terutama dalam cabang olahraga bela diri seperti Pencak Silat. Atlet dengan kepercayaan diri tinggi cenderung lebih siap menghadapi pertandingan, sementara kecemasan yang berlebihan dapat menghambat performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan pada atlet Pencak Silat pada fase persiapan. Metode deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 17 atlet Pencak Silat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Athlete Self-Confidence Questionnaire (ASQ) untuk mengukur kepercayaan diri dan Sport Competition Anxiety Test (SCAT) untuk mengukur kecemasan. Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dan kecemasan pada atlet Pencak Silat pada fase persiapan Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan dan kepercayaan diri atlet Pencak Silat pada fase persiapan memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya, di mana semakin tinggi kepercayaan diri seorang atlet, semakin rendah tingkat kecemasannya sebelum bertanding.Oleh karena itu, pelatih dan atlet disarankan untuk menerapkan strategi psikologis guna meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan atlet Pencak Silat pada fase persiapan.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET GULAT PUTRA JAWA BARAT Zhafran Azzam Dary; Geraldi Novian
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v8i2.66170

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi fisik atlet gulat putra kontingen Jawa Barat yang telah bersiap menghadapi PON XX Papua. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah atlet gulat putra kontingen Jawa Barat yang berjumlah 5 atlet. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu sit and reach test, stand and reach test, side step test, whole body reaction test, standing stork balance test, hurdle jumps test, 12 level core stability test, triple hop jump test, side medicine ball test, overhead medicine ball test, dan bleep test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sub-komponen kondisi fisik menunjukkan kinerja yang baik. Namun, terdapat beberapa sub-komponen yang memerlukan perhatian lebih lanjut dalam program latihan untuk meningkatkan kinerja kondisi fisik secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa belum sepenuhnya memenuhi standar yang telah ditetapkan. Penulis menyarankan bagi praktisi olahraga dan akademisi untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan metode lain terkait pelaksanaan program latihan fisik pada atlet gulat.
Psychological Distress dan Mental Toughness: Studi Kasus Atlet Amatir Arung Jeram Simbolon, Martogi Yehezkiel; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.420

Abstract

Arung jeram merupakan olahraga yang membutuhkan fisik dan mental yang tinggi. Atlet amatir sering menghadapi tantangan psikologis seperti psychological distress, yang mencakup kecemasan, stres dan tekanan akibat adaptasi terhadap lingkungan kompetitif. Kondisi ini dapat berdampak pada mental toughness mereka, yang merupakan faktor penting dalam menjaga ketahanan, fokus dan performa saat menghadapi kondisi ekstrem saat pengarungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan psychological distress terhadap mental toughnes atlet pemula arung jeram. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan 20 atlet arung jeram PAMOR FPOK UPI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa Kessler Psychological Distress Scale (K-10) The Sport Mental Toughness Questionnaire (SMTQ-14) yang diberikan sekali kepada subjek. Setelah data terkumpul, analisis dilakukan untuk menentukan pengaruh antara dua variabel menggunakan SPSS versi 25 dengan metode uji korelasi. Hasil penelitian menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara psychological distress dengan mental toughness atlet amatir arung jeram. Penelitian ini menunjukkan bahwa psychological distress bukanlah faktor yang selalu menghambat performa psikologis atlet amatir arung jeram, tetapi justru dapat menjadi faktor yang memperkuat ketahanan mental jika dikelola dengan baik.
Chronotype dan Resiliensi Atlet: Menghadapi Kelelahan Menjalani Proses Pelatihan Pago, Wahyu Ramadhan; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.421

Abstract

Atlet sering menghadapi tantangan dalam menjaga performa optimal akibat kelelahan yang berkepanjangan, terutama ketika jadwal latihan dan kompetisi tidak mempertimbangkan ritme biologis mereka. Chronotype, yaitu kecenderungan individu terhadap pola tidur dan aktivitas harian, berperan penting dalam menentukan ketahanan psikologis atlet. Resiliensi psikologis dapat menjadi faktor protektif dalam menghadapi kelelahan yang berkaitan dengan chronotype. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara chronotype dan resiliensi psikologis atlet dalam menghadapi kelelahan selama proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah 19 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang merupakan atlet aktif dari berbagai cabang olahraga. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Morningness-Eveningness Questionnaire (MEQ) untuk mengukur chronotype dan Brief Resilience Scale (BRS) untuk menilai tingkat resiliensi psikologis atlet. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara chronotype dengan resiliensi atlet dalam menghadappi kelelahan menjalani proses pelatihan. Chronotype memiliki peran penting dalam menentukan resiliensi psikologis atlet dalam menghadapi kelelahan. Pemahaman mengenai chronotype dapat membantu pelatih dan atlet dalam menyusun strategi latihan yang lebih sesuai guna meningkatkan performa dan ketahanan mental atlet. Sehingga kami menyarankan agar pelatih dan tim pendukung atlet mempertimbangkan faktor chronotype dalam merancang jadwal latihan dan istirahat. Selain itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menggali interaksi antara chronotype, pola tidur, dan strategi pemulihan atlet secara lebih mendalam.
EFEKTIVITAS RESTRUKTURISASI KOGNITIF TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ATLET BOLA BASKET Almaqdisy, Augie Dhia; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.422

Abstract

Dalam dunia olahraga prestasi faktor psikis menjadi hal penting yang sering dilupakan selama proses latihan maupun dalam kompetisi. kepercayaan diri menjadi salah satu faktor penentu kemenangan dalam sebuah kompetisi, Terdapat metode yang terbukti efektif untuk mengatasi Tingkat kepercayaan diri, restrukturisasi kognitif merupakan Teknik psikoterapi yang membantu mengubah cara berpikir seseorang, Teknik ini bertujuan untuk mengganti pikiran negatif dan irasional dengan pikiran yang lebih positif dan rasional. Namun sayangnya mreode ini masih jarang diterapkan di Indonesia, khususnya pada cabang olahraga bola basket. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode latihan restrukturisasi kognitif terhadap keepercayaan diri atlet bola basket. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan one-group pretest-posttest design dengan melibatkan 15 atlet cabang olahraga bola basket, perlakukan cognitive restructuring diberikan selama 4 minggu secara intensif, sebelum dan setelah perlakuan sampel akan diberikan State Sport Confidence Inventory (SSCI) untuk mengukur tingkat kepercayaan diri. Setelah data diperoleh, data dianalisis menggunakan SPSS Versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan latihan bentuk restrukturisasi kognitif terhadap kepercayaan diri atlet bola basket. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode restrukturisasi kognitif secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri atlet bola basket. Metode ini direkomendasikan untuk diterapkan pada cabang olahraga bola basket karena telah terbukti memiliki manfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri atlet. Penting untuk memberikan pelatihan restrukturisasi kognitif yang berkelanjutan kepada atlet, untuk mendukung pengembangan kepercayaan diri atlet.
Emotional Intelligence and Smash Hit Accuracy: A Correlational Study on Badminton Athletes Irwanto, Satrio Francesci; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.458

Abstract

Emotional intelligence is very important for athletes, especially during the match, good emotional management is needed. The purpose of this study was to determine how emotional intelligence affects the accuracy of the smash of SGS PLN Bandung Badminton athletes. The method used was descriptive with a quantitative approach involving 15 SGS PLN Bandung Badminton athletes. The research instrument was an emotional intelligence questionnaire and a smash accuracy test. The results of the percentage of emotional intelligence and badminton smash accuracy showed that 76.9% of 15 SGS PLN Bandung athletes had a good emotional intelligence presentation and 49.1% of the results of the smash accuracy test. This study concluded that there was a fairly strong and significant relationship between emotional intelligence and smash accuracy, the higher the emotional intelligence, the more precise the smash was.
Ketangguhan, Ketahanan, dan Fleksibilitas Mental Atlet Bulu Tangkis: Pendekatan Kualitatif Berdasarkan Penilaian Psikolog Olahraga Maulana, Deris; Novian, Geraldi; Santoso, Gafur Ammar
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.467

Abstract

Ketangguhan, ketahanan, dan fleksibilitas mental merupakan aspek psikologis yang saling melengkapi dan berperan penting dalam membentuk fondasi psikologis yang kuat bagi atlet bulu tangkis dalam menghadapi tantangan dan mengatasi berbagai masalah psikologis yang dihadapi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam aspek ketangguhan mental, ketahanan, dan fleksibilitas mental pada atlet bulu tangkis melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan evaluasi langsung oleh psikolog olahraga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wawancara oleh tiga orang ahli yaitu psikolog olahraga dilakukan untuk menilai kemampuan ketangguhan, ketahanan, dan fleksibilitas mental 13 atlet bulu tangkis Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet bulu tangkis masih belum memiliki kemampuan ketangguhan, ketahanan, dan fleksibilitas mental yang optimal. Atlet masih dapat dibilang belum mampu mengelola emosi dan tekanan yang dihadapi dengan baik, sehingga masalah psikologis cenderung menghampiri setiap atlet, seperti kecemasan yang tinggi, penurunan tingkat kepercayaan diri, dan gangguan konsentrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa atlet bulu tangkis Jawa Barat masih perlu pendampingan psikologis secara intensif agar atlet bisa berlatih dengan lebih maksimal. Hal ini sangat menguntungkan bagi atlet, karena atlet bisa mengetahui apa saja kekurangan dan kekuatan atlet secara psikologis yang dimilikinya.
Motivation And Commitment Young Children's Swimming Training Berlianty Sarmidi, Firda; Komarudin, Komarudin; Yamin Saputra, Mochamad; Novian, Geraldi
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 15 No. 02 (2024): Gladi: Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swimming athletes must be committed to their training, especially those who are still young. However, not all young swimmers are entirely committed to their training. As a result, the purpose of this study is to link a young swimmer’s motivation with a commitment they make throughout training. The quantitative descriptive method was utilized in this study, and data was collected utilizing total sampling procedures. The population and sample used were young swimmers aged 13–17, while the indicators used were the adoption of the sport commitment scale and motivation level. The Pearson correlation test yielded Sig results. (2-tailed) = 0.625, which is larger than 0.05, indicating that the two variables are unrelated. The conclusion is that a swimmer’s training commitment is not necessarily determined by their motivation. Because the majority of these young swimmers are self-motivated, they are less likely to develop burnout during training.
Co-Authors A. Suhandi Abdurahman Bakti Agung Mulyadi Agustina, Dwi Nita Ahmad Falahudin Aidil Akbar Alia Nur Pathonah Aliya, Rusyda Nur Allyah, Cherin Almaqdisy, Augie Dhia Alodia Syahda Nadindra Anjani, Shavilla Adera Nazza Arifah, Natasya Athyra, Salwa Nur Awwaludin, Patriana Nurmansyah Ayuningrum, Eka Bakti, Salma Putri Bayani, Syifa Nur Berliana Berliana Berliana Berliana Berliana Berliana Berlianty Sarmidi, Firda Boyke Mulyana Budi Hidayat Dadan Mulyana Dea Destian Dede Rohmat Nurjaya, Dede Rohmat Dewi, Berliana Mutiara Dina Mariana Disman Disman Erawan, Bambang Fadluoh, Firmansyah Mujahid Falah Tri Nur Afifah Faridah, Intan Nurul Farrel, Indra William Fathurochman, Rendy Fauzan, Helmi Akmal Febriani, Nawang Wulan Febrianty, Mona Fiametta Firdaus, Ivan Rivan Fitri Rosdiana Fitri Rosdiana Gafur Ammar Santoso Gina Denisa Maharani Hadi Sartono Hadian, Auttarky Manaf Hasna, Nuzulfa Maisya Helmi Akmal Fauzan Hijah, Qori Nur Ilham Jaya Kusumah Ira Purnamasari Ira Purnamasari Ira Purnamasari Irwanto, Satrio Francesci Kahiji, Ikina Rizki Kardjono Kardjono, Kardjono Karina Aditya Komarudin Komarudin , Komarudin Komarudin Komarudin Komarudin, Komarudin Laksana, Tegar Pramudia Listiandi, Arfin Deri Magna Nebahatqoru Maki, M. Tobibi Maulana, Deris Mayangsari, Salamah Megawati Agustiandho Mochamad Yamin Saputra Mohammad Hafiz Alfariz Mona Fiametta Febrianty Muhamad Tafaqur Muhammad Gilang Ramadha Muhammad Gilang Ramadhan Mulyana Mulyana Mustaqim, Ridha Musyarofah, Amelia Nabiha, Muhammad Redha Nada Nadia Salsabila Nauroh, Qitarah Nina Sutresna Nuraziz, Yuga Nurihsan, Achmad Juntika Nursaba, Siti Pago, Wahyu Ramadhan Paramitha, Sandey Tantra Patriana Nurmansyah Awwaludin Pitriani, Pipit Prayoga, Arief Anugrah Sendhika Priatna, Moch Rizky Putri Meidiana Ramadhani, Raisya Nurkhalida Ray, Hamidie Ronald Daniel Repany Julianty Rismayadi, Alen Riyatna, Ari Dwi Rizqullah, Faris Rudiatna, Muhammad Aditya Sadira Susilawati Sagitarius Sagitarius Sagitarius Sandey Tantra Paramitha Saputra, Mochamad Yamin Sidik, Dikdik Zafar Simbolon, Martogi Yehezkiel Sopandi, Salma Maharani Sopiah, Pepi Syari’ah, Kanaya Siti Nur Tafaqur, Muhamad Umniyah, Zulfa Nur Widi Kusumah Widi Kusumah Wildhan Rahmadian Sofyan Yamin Saputra, Mochamad Yusuf, Ijang Yedi Zahra, Sabrina Khalisatu Zahra, Tsurayya Nabillah Zhafran Azzam Dary Zulfa Nur Umniyah