p-Index From 2021 - 2026
7.384
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Visi Ilmu Pendidikan JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan International Journal on Emerging Mathematics Education JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Padegogik Variabel Range : Jurnal Pendidikan Matematika GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Journal of Educational Review and Research IJPD (International Journal Of Public Devotion) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Self-Efficacy dan Kemandirian Belajar dengan Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita PLSV Kelas VIII SMP Fizadella, Revita Amanda; Zubaidah, Zubaidah; Munaldus, Munaldus; Yusmin, Edy; Pasaribu, Revi Lestari
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i3.4528

Abstract

Tujuan riset ini teruntuk mengetahui hubungan antara self-efficacy serta kemandirian belajar dengan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Kakap. Riset ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Instrumen riset terdiri atas angket self-efficacy serta kemandirian belajar, serta tes teruntuk mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita PLSV. Sampel penelitian berjumlah 59 siswa yang terpilih oleh teknik cluster random sampling. Hasil analisis memakai uji korelasi Pearson Product Moment memperlihatkan bahwa terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita ( = 0,597; sign. < 0,05) dan antara kemandirian belajar dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita ( = 0,555; sign. < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan antara self-efficacy serta kemandirian belajar ( = 0,844; sign. < 0,05). Hasil uji korelasi ganda memperlihatkan bahwa self-efficacy serta kemandirian belajar secara simultan berhubungan dengan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita (R = 0,604; sign. < 0,05). Temuan ini memperlihatkan bahwa kian tinggi self-efficacy serta kemandirian belajar siswa, kian baik juga kemampuannya dalam menyelesaikan soal cerita.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkatkan Kreativitas Matematika Siswa Kelas VII SMP Widyasari, Lia Fitri; Yani T, Ahmad; Mirza, Ade; Yusmin, Edy; Pasaribu, Revi Lestari
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25036

Abstract

Pendidikan esensial dalam membangun sumber daya manusia unggul dan kemajuan nasional, terutama matematika yang sering menantang siswa. Penelitian ini mengeksplorasi dampak model pembelajaran mind mapping pada kreativitas matematika siswa kelas VII SMPN 1 Singkawang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group. Sampel terdiri dari 58 siswa yakni, 30 dari kelas VII A (eksperimen) dan 28 dari kelas VII F (kontrol), dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kemampuan belajar yang relatif sama. Instrumen tes esai mengukur kefasihan, keluwesan, dan orisinalitas. Analisis data dilakukan secara bertahap. Pertama, data diuji normalitas dan homogenitas untuk memenuhi syarat statistik. Selanjutnya, perbedaan antar kelompok diuji menggunakan uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001. Penelitian ini secara kuat menandakan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kreativitas matematika siswa. Implikasinya, model pembelajaran mind mapping efektif memupuk pemikiran lancar, fleksibel, dan inovatif, membantu siswa dalam mengorganisasikan ide-ide secara visual, tetapi juga mendorong pola pikir yang lebih lancar, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi soal-soal matematika. Dengan demikian guru direkomendasikan mengadopsinya sebagai alternatif pengajaran, sementara sekolah menyediakan fasilitas pendukung untuk implementasi optimal.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS FLIPBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF Munthe, Christy Oktavany Siambaton; Mirza, Ade; Pasaribu, Revi Lestari; Suratman, Dede; Munaldus, Munaldus
Journal of Educational Review and Research Vol 8, No 1 (2025): VOLUME 8 NUMBER 1 JULY (2025)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v8i1.8332

Abstract

Tantangan dalam memahami konsep abstrak bangun ruang sisi datar sering kali disebabkan oleh bahan ajar yang konvensional. Tujuan penelitian adalah menciptakan sekaligus menganalisis keefektifan bahan ajar berbasis flipbook dalam pembelajaran matematika untuk peserta didik kelas IX di SMPN 13 Pontianak. Metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan 4D diterapkan, meski hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Instrumen pengumpulan data mencakup lembar validasi para ahli dan pelaksanaan uji coba secara terbatas. Temuan penelitian mengungkap bahwa bahan ajar flipbook dinyatakan sangat layak oleh para validator dari segi materi, media, dan bahasa. Pada uji coba, siswa memberikan tanggapan yang positif, ditunjukkan dengan kenaikan hasil belajar yang signifikan (nilai rata-rata pre-test 36,11 meningkat drastis menjadi 90,74 pada post-test) serta transformasi perilaku belajar ke arah yang lebih konstruktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar flipbook yang dikembangkan merupakan media yang efektif dan sangat layak diaplikasikan.
Pelatihan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) bagi dosen, mahasiswa dan calon guru Ade Mirza; Nadya Febriani Meldi; Revi Lestari Pasaribu; Dona Fitriawan; Edy Yusmin; Dian Ahmad; Metia Novianti; Rustam Rustam; Munaldus Munaldus; Agus Winarji
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29596

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai HKI dan dokumen serta prosedur pengajuan HKI bagi Dosen, Mahasiswa dan Calon Guru. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan demonstrasi pegajuan HKI yang bermitra dengan Universitas Oesman Sapta Oedang Pontianak Kalimantan Barat dan dilaksanakan ditempat tersebut. Untuk pengumpulan data, teknik dan instrumen yang dipilih berupa teknik kuisioner dengan instrumen kuisioner yang disebar melalui google form sebagai alatnya dan dokumen-dokumen untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Peserta dari pelatihan ini merupakan 17 Dosen dan 34 Mahasiswa dari Univesitas Oesman Sapta Oedang yang tersebar dari 5 program studi yang berbeda serta calon guru dari Universitas Tanjungpura dengan rincian kegiatan sebagai berikut. Demikian diperoleh hasil pelatihan yaitu meningkat sebesar 83.40% pada kategori tahu sampai sangat tahu tentang pemahaman peserta mengenai urgensi memiliki HKI pada produk atau ide kreatif dan invatif, jenis-jenis HKI, dokumen yang diperlukan saat pengajuan, prosedur pengajuan. Selain itu untuk pemahaman diperolah 54% pada kategori sangat tahu tentang pemahaman dan kebermanfaatan 63% diperoleh pada kebermanfaatan. Kata kunci: hak kekayaan intelektual; dosen, mahasiswa; calon guru profesional Abstract The purpose of community service activities is to increase knowledge about IPR and documents and procedures for submitting IPR for Lecturers, Students and Prospective Teachers. This service is carried out in the form of training and demonstration of IPR submission in partnership with Oesman Sapta Oedang University, Pontianak, West Kalimantan and carried out at the location. For data collection, the techniques and instruments chosen are questionnaire techniques with questionnaire instruments distributed via Google Form as the tool and documents to determine the increase in participants' knowledge before and after participating in the training. Participants in this training were 17 Lecturers and 34 Students from Oesman Sapta Oedang University spread across 5 different study programs and prospective teachers from Tanjungpura University with the following details of the activities. Thus, the results of the training were obtained, namely an increase of 83.40% in the category of knowing to very knowing about participants' understanding of the urgency of having IPR on creative and innovative products or ideas, types of IPR, documents required when submitting, and submission procedures. In addition, for understanding, 54% were obtained in the category of very knowledgeable about understanding and 63% were obtained in the category of usefulness. Keywords: intellectual property rights; lecturers; students; prospective professional teachers
Mathematical Problem-Solving Skills in Solving PISA Model Questions on Space Content for Prospective Teacher Students Muhammad Mahendra Kurniawan; Dede Suratman; Revi Lestari Pasaribu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11566

Abstract

This research aims to identify and describe the mathematical problem-solving abilities of prospective mathematics teacher students in solving PISA model questions related to space content at levels 4, 5, and 6. The approach used is a qualitative research approach. The subjects of this study are mathematics education students who are currently enrolled in the Mathematics Education Study Program at Tanjungpura University, classes VA1 and VA2, totaling 19 were test takers and, and 6 of them were interviewed. The data collection tools descriptive tests in the form of PISA model questions related to space content at levels 4, 5, and 6.The data analysis technique employed is Miles and Huberman's data analysis technique, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results indicate the mathematical problem-solving ability of prospective mathematics teacher students in solving PISA model questions in the space content at levels 4, 5, and 6 achieved an overall percentage of 61.99% in the medium category. The achievement percentages at levels 4, 5, and 6 were 82.89% in the high category, 65.35% in the medium category, and 37.72% Students needs to be an adaptation in solving PISA by using good and systematic mathematical problem-solving stages.
Penggunaan Strategi Pembelajaran Question Student Have Untuk Menumbuhkan Kemampuan Bertanya Dalam Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar Oleh Siswa Kelas VII SMP Dwita Romah; Mohamad Rif'at; Revi Lestari Pasaribu
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5503

Abstract

Solusi untuk menumbuhkan kemampuan bertanya siswa kelas VII SMP adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar yang efektif dan interaktif. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah Question Student Have. Strategi ini mendorong siswa untuk aktif bertanya dan mengemukakan gagasan, sehingga meningkatkan partisipasi dan kualitas belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran Question Student Have untuk menumbuhkan kemampuan bertanya dalam operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain The One Grup Pretest-Posstest yang melibatkan 31 siswa kelas VII Negeri 13 Pontianak. Kemampuan bertanya siswa dilihat dari aspek kuantitas pertanyaan sebelum penerapan strategi Question Student Have adalah 141 pertanyaan meningkat menjadi 253 pertanyaan, terdapat peningkatan sebanyak 112 dari kuantitas pertanyaan. Kemampuan bertanya siswa dilihat dalam aspek kuantitas jawaban benar sebelum diterapkan strategi question student have adalah 134 pertanyaan meningkat menjadi 234, terdapat peningkatan sebanyak 100 dari kuantitas jawaban benar. Untuk menguji hipotesis digunakan uji Wilcoxon, hasil menunjukkan perbedaan sebelum dan sesuah diterapkan strategi Question Student Have dengan nilai Sig (2- tailed) < 0.05 mengindikasikan bahwa hipotesis diterima. Temuan ini merefleksikan bahwa strategi pembelajaran Question Student Have dapat menumbuhkan kemampuan bertanya dalam operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar siswa VII SMP
Efektivitas Penerapan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Materi Bangun Ruang Sisi Datar Angelina Florisa Aprilia; Bistari; Revi Lestari Pasaribu; Hamdani; Asep Nursangaji
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.3872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model problem based learning khususnya pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMP Negeri 2 Mandor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitían ini adalah 30 siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Mandor. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah tes tertulis, teknik observasi, dan teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar siswa, soal tes, angket respon, dan angket proses belajar mengajar komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning pada pembelajaran materi bangun ruang sisi datar yang dilakukan guru sebesar 3,27 tergolong baik. Aktivitas siswa selama penerapan model problem based learning pada pembelajaran materi bangun ruang sisi datar sebesar 61,28% tergolong aktif, hasil belajar siswa secara klasikal belum terpenuhi dengan nilai tuntas sebesar 66%. respon siswa terhadap penerapan model problem based learning pada pembelajaran materi bangun ruang sisi datar sebesar 71,30% tergolong positif dan proses belajar mengajar komunikatif siswa terhadap penerapan model problem based learning pada pembelajaran materi bangun ruang sisi datar sebesar 71% tergolong positif. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning tidak efektif digunakan dalam pembelajaran materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMP Negeri 2 Mandor.
Enhancing Conceptual Understanding in Geometry through the Predict-Observe-Explain (POE) Model: A Quasi-Experimental Study in Secondary Education Finanta Diva Sabila; Ahmad Yani T; Dona Fitriawan; Dede Suratman; Revi Lestari Pasaribu
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 2 (2026): Volume 11 Number 2, September 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i2.8867

Abstract

This study aims to determine the difference in the average conceptual understanding ability of students at SMP Negeri 8 Pontianak on flat-sided solid geometry material, particularly pyramids, between classes using the Predict-Observe-Explain (POE) model and Direct Instruction, as well as to determine the magnitude of the POE model's effect on students' conceptual understanding ability. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental research type in the form of a non-equivalent pretest-posttest control group design, involving 64 eighth-grade students at SMP Negeri 8 Pontianak. Data were collected through a conceptual understanding ability test and analyzed using an independent two-sample T-test and effect size. The results showed that there was a difference in conceptual understanding ability between students in both classes, with a value of . In addition, the POE model had a large effect on students' conceptual understanding ability with an effect size value of 0.9098. The superiority of the POE model in conceptual understanding is attributed to its capacity to trigger cognitive conflict through direct exploration and to facilitate meaningful concept reconstruction. Per-indicator analysis showed that the greatest advantage of students in the POE class was on the indicator of connecting various mathematical concepts, followed by the indicator of presenting concepts through multiple mathematical representations and the indicator of restating concepts. Conversely, on the indicator of applying concepts algorithmically, the achievement of both classes was relatively similar, with the Direct Instruction class obtaining a slightly higher percentage. These findings suggest that exploration-based approaches such as the POE model have the potential to be considered in the development of mathematics curricula more oriented toward the construction of conceptual understanding, particularly in solid geometry.Peningkatan Pemahaman Konsep dalam Geometri melalui Model Predict-Observe-Explain (POE): Studi Kuasi-Eksperimental pada Siswa SMPABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa SMP Negeri 8 Pontianak pada materi bangun ruang sisi datar, khususnya limas, antara kelas yang menggunakan model Predict Observe Explain (POE) dan kelas yang menggunakan Direct Instruction, serta mengetahui besar pengaruh model POE terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen berupa non-equivalent pretest posttest control group design, dengan melibatkan 64 siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Pontianak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep dan dianalisis menggunakan uji T dua sampel independen serta effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep antara siswa pada kedua kelas, dengan nilai   Selain itu, model POE memberikan pengaruh yang besar terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa dengan nilai effect size sebesar 0,9098. Keunggulan model POE dalam pemahaman konsep ini berkaitan dengan kemampuannya memicu konflik kognitif melalui eksplorasi langsung dan memfasilitasi rekonstruksi konsep secara bermakna. Adapun analisis per indikator menunjukkan bahwa keunggulan terbesar siswa pada kelas POE terdapat pada indikator mengaitkan berbagai konsep matematika, diikuti indikator menyajikan konsep dalam berbagai representasi matematis dan indikator menyatakan ulang konsep. Sebaliknya, pada indikator menerapkan konsep secara algoritma, capaian kedua kelas relatif serupa dan kelas Direct Instruction memperoleh persentase sedikit lebih tinggi. Temuan ini memberi implikasi bahwa pendekatan berbasis eksplorasi seperti model POE berpotensi menjadi pertimbangan dalam pengembangan kurikulum matematika yang lebih berorientasi pada konstruksi pemahaman konseptual, khususnya pada materi geometri ruang.Kata Kunci :Model Predict Observe Explain; Kemampuan Pemahaman Konsep; Bangun Ruang Sisi Datar
Correlation between Learning Readiness and Learning Motivation with Mathematics Learning Outcomes in SPLDV Material Meli Lestari; Ahmad Yani; Revi Lestari Pasaribu; Zubaidah R; Rustam Rustam
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Volume 11 Number 1, March 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v11i1.7925

Abstract

This study aims to determine the correlation between learning readiness and learning motivation with students' mathematics learning outcomes in the Two-Variable Linear Equation System (SLSDV) topic. This study used a quantitative approach with a correlational design. The population in this study were all eighth-grade students of SMP Takhassus Al-Qur'an Ngabang. The research sample was selected from classes VIII D and VIII E, totaling 57 students selected using simple random sampling. The instruments used in this study included a learning readiness questionnaire, a learning motivation questionnaire, and a descriptive test on the SLSDV material. Data analysis was performed using SPSS for Windows version 23 using the Pearson Product Moment correlation test and multiple linear regression. The results showed a positive and significant correlation between learning readiness and mathematics learning outcomes with an r value of 0.967, which is classified as very strong. Furthermore, there was a positive and significant correlation between learning motivation and mathematics learning outcomes with an r value of 0.849, which is classified as very strong. Simultaneously, there is a positive and significant correlation between learning readiness and learning motivation with mathematics learning outcomes with an R value = 0.983 which is classified as a very strong category and an Adjusted R2 value = 0.965 which means that 96.4% of mathematics learning outcomes can be explained by learning readiness and learning motivation, while the remaining 3.6% is influenced by other factors.Korelasi antara Kesiapan Belajar dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Matematika pada Materi SPLDVABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kesiapan belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar matematika siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Takhassus Al-Qur’an Ngabang. Sampel penelitian dipilih kelas VIII D dan VIII E dengan jumlah sebanyak 57 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket kesiapan belajar, angket motivasi belajar, dan tes uraian materi SPLDV. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS for Windows versi 23 menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif dan signifikan antara kesiapan belajar dengan hasil belajar matematika dengan nilai r = 0,967 yang tergolong ke dalam kategori sangat kuat. Kemudian, terdapat korelasi positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika dengan nilai r = 0,849 yang tergolong ke dalam kategori sangat kuat. Secara simultan, terdapat korelasi positif dan signifikan antara kesiapan belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar matematika dengan nilai R = 0,983 yang tergolong ke dalam kategori sangat kuat serta nilai Adjusted R2 = 0,964 yang berarti bahwa sebesar 96,4% hasil belajar matematika dapat dijelaskan oleh kesiapan belajar dan motivasi belajar, sedangkan 3,6% sisanya dipengaruhi faktor lain.Kata Kunci :Kesiapan belajar; motivasi belajar; hasil belajar matematika
Deep Learning Workshop Based On Moral Messages In Mathematics Learning: Design, Implementation And Assessment For Junior High School Teachers In Sanggau District Edy Yusmin; Revi Lestari Pasaribu; Ade Mirza; Dona Fitriawan; Nadya Febriani Meldi; Metia Novianti; Agus Winarji; Bistari; Dede Suratman
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics education plays a crucial role in shaping critical thinking skills and the character of 21st-century students. However, mathematics learning at the junior high school level, particularly in Sanggau Regency, still faces challenges in implementing methods that promote in-depth understanding and application. One relevant approach to address this issue is moral-based Deep Learning, which emphasizes not only cognitive aspects but also affective aspects and character values. This Community Service (PKM) activity was conducted by lecturers from the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, with the aim of improving the competence of junior high school teachers in designing, implementing, and evaluating Deep Learning-based mathematics learning. The activity methods included workshops, mentoring, and practical training in developing learning tools that integrate moral values. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the Deep Learning concept and their ability to develop meaningful, contextual, and character-based learning designs. This activity is expected to contribute to improving the quality of mathematics learning in Sanggau Regency and encourage the emergence of a generation of students who are intellectually intelligent and strong in morality.