Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANATARA GURU DAN SISWA TUNARUNGU DI SDLB-B BUDI DAYA JAKARTA TIMUR Damayanti, Eka; Dharta, Firdaus Yuni; Nayiroh, Luluatu
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.6714

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji hambatan dalam komunikasiinterpersonal antara guru dan peserta didik tunarungu di SDLB-B Budi Daya JakartaTimur. Komunikasi interpersonal dipahami sebagai proses internal yang melibatkanpemikiran dan penafsiran terhadap simbol, yang memiliki pengaruh besar terhadapkelancaran komunikasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan guru-guru yang menangani siswa tunarungu. Temuan menunjukkan bahwa hambatan komunikasi interpersonal timbul karena beberapa aspek, di antaranya penggunaan bahasa isyarat yang tidak sesuai dengan standar Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), perbedaan karakteristik siswa, perbedaan tingkat konsentrasi, serta keterbatasan siswa dalam memahami simbol-simbol komunikasi. Kendati sekolah telah menerapkan pendekatan komunikasi total, kesulitan tetap muncul apabila siswa belum mampu mengolah makna pesan dalam dirinya sendiri. Dalam konteks teori interaksi simbolik George Herbert Mead, khususnya konsep mind atau kemampuan berpikir, hambatan tersebut menunjukkan belum optimalnya proses pemaknaan simbol secara sadar. Oleh karena itu, peran guru dalam memberikan stimulus sangat diperlukan untuk mengaktifkan kembali proses berpikir siswa agar komunikasi dan pembelajaran dapat berlangsung secara efektif.
PENGALAMAN KOMUNIKASI CALO BERAS DALAM KEGIATAN JUAL BELI BERAS DI PASAR JOHAR KARAWANG Ramdan, Wildan Akmal; Abidin, Zainal; Nayiroh, Luluatu
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7398

Abstract

Penelitian ini membahas pengalaman komunikasi calo beras dalam aktivitas jual beli di Pasar Johar Karawang, yang menjadi salah satu pasar terbesar di Jawa Barat. Keberadaan calo kerap dianggap negatif, namun mereka memiliki peran penting sebagai penghubung antara penjual dan pembeli. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana para calo berkomunikasi dalam situasi sosial dan ekonomi yang kompleks. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan yang berprofesi sebagai calo beras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama para calo adalah kebutuhan ekonomi dan kenyamanan dalam bekerja. Pekerjaan calo dimaknai sebagai tanggung jawab terhadap keluarga maupun perusahaan yang memberi kepercayaan. Dalam praktiknya, para calo mengalami berbagai tantangan komunikasi seperti negosiasi harga, konflik kualitas, hingga tantangan aktivitas pembayaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi menjadi alat strategis bagi calo dalam menjaga hubungan bisnis. Temuan ini penting sebagai kontribusi ilmiah dalam memahami praktik komunikasi di pasar tradisional Indonesia.