Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALYSIS OF THE PHILOSOPHY OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE MANAGEMENT IN IMPROVING THE PERFORMANCE OF EDUCATORS AND EDUCATIONAL STAFF AT MTSN 1 PASER Riduan; Muhammad Saparuddin
Studies in Advanced Pedagogy and Academic Understanding Vol. 1 No. 1 (2024): SAPAU JOURNAL
Publisher : PT. Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/sapau.v1i1.26

Abstract

This study aims to investigate the management of educational facilities and infrastructure in enhancing the performance of educators and educational staff at MTsN 1 Paser. The research object consists of planning, determination, inventory, maintenance, and disposal. This is a qualitative descriptive study, with four teachers as the research subjects. Data was collected through three methods: interviews, observations, and documentation. The research findings indicate that the planning of facilities and infrastructure in the learning process involves needs analysis (school self-evaluation), financing, and priority analysis. The provision of facilities and infrastructure in the learning process is sourced from repairs, government funds, community contributions, borrowed items, and considerations of quality and functionality in the learning process. Additionally, the inventory of facilities and infrastructure is conducted during activities. The results of the study demonstrate that the implementation of the philosophy of facilities and infrastructure management at MTsN 1 Paser has a positive impact on the performance of educators and educational staff. Recommendations include optimizing planning, inventorying, and repairing damaged equipment.
Organizational Culture In Educational Institutions Muhammad Saparuddin; Purnomo Sidik
Studies in Advanced Pedagogy and Academic Understanding Vol. 1 No. 2 (2024): SAPAU JOURNAL
Publisher : PT. Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/sapau.v1i2.66

Abstract

This research investigates the role of organizational culture in the context of educational institutions through a literature study approach. Through a thorough analysis of the relevant literature, we outline the core elements of organizational culture, organizational functions, goals, and benefits of organizations in an educational context. We explore how organizational culture shapes the identity and unique characteristics of educational institutions, influencing interactions between staff members, students, and other stakeholders. In addition, we discuss the implications of organizational culture on the effectiveness of educational institutions, including performance improvement, innovation, and adaptation to environmental change. Our analysis also highlights the impact of organizational culture on students' learning experiences, social interactions and the quality of educational services. The results of this study underscore the importance of a deep understanding of organizational culture in shaping productive and inclusive learning environments in educational institutions and provide directions for further educational management research and practice.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dengan Sosialisasi dan Edukasi di Wilayah Kelurahan Muara Kembang Agus Rahmad Darliin; Irawan Hadi Kusuman; Ilham Gunawan; Muhammad Saparuddin
Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Brilliant Society: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/brilliantsociety.v1i1.286

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode sosialisasi dan edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024, melibatkan 45 peserta. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, penyuluhan kesehatan, dan edukasi tentang perilaku hidup sehat serta pemberian makanan bergizi untuk balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang. Kunjungan rumah oleh Kepala Kelurahan dan kader kesehatan juga dilakukan untuk memberikan dukungan langsung kepada keluarga yang terkena stunting. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Muara Kembang.
Tentang Pengaruh ChatGPT Terhadap Pola Pikir Mahasiswa Akhir Muh junaid; Muhammad Saparuddin
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 1 No. 3 (2024): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, Oktober 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i3.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap pola pikir mahasiswa akhir, khususnya dalam hal proses belajar, penyelesaian tugas, dan pengambilan keputusan. ChatGPT, sebagai model bahasa buatan yang mampu berinteraksi dalam percakapan alami, menawarkan berbagai potensi dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa, termasuk dalam mengakses informasi, brainstorming ide, dan merumuskan argumen. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara mendalam dan survei terhadap mahasiswa akhir dari berbagai disiplin ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT dapat mempercepat proses belajar, meningkatkan kemampuan analisis, dan memfasilitasi pemecahan masalah yang lebih efisien. Namun, ada pula kecenderungan ketergantungan pada teknologi ini, yang berpotensi mengurangi kemampuan berpikir kritis dan independensi dalam menyelesaikan tugas. Meskipun demikian, ChatGPT memberikan dampak positif dalam meningkatkan aksesibilitas pengetahuan dan merangsang kreativitas mahasiswa. Penelitian ini menyarankan pentingnya penggunaan ChatGPT secara bijak dengan tetap mempertahankan keterampilan berpikir kritis dan analitis sebagai bagian dari pembelajaran yang holistik.
Blog dan Jejaring Sosial sebagai Alat Literasi Digital untuk Pembelajaran Mandiri Alya, Vika Nur; Saparuddin, Muhammad
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 2 No. 1 (2025): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, February 2025
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v2i1.446

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada abad ke-21 telah menjadikan literasi digital sebagai keterampilan penting bagi peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran secara mandiri. Blog dan jejaring sosial kini tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang bersifat interaktif, reflektif, serta kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran blog dan jejaring sosial dalam mendukung penguatan literasi digital guna menunjang pembelajaran mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi pustaka (library research), dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan laporan penelitian yang terbit antara tahun 2016–2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kemampuan literasi digital dengan kemandirian serta regulasi diri peserta didik. Siswa dengan tingkat literasi digital yang baik mampu mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar daring secara mandiri. Blog terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, refleksi diri, dan kesadaran metakognitif, sedangkan jejaring sosial memperkuat kemampuan kolaborasi, komunikasi, serta motivasi belajar. Meski demikian, keberhasilan pemanfaatannya sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur digital, kompetensi guru, dan kesadaran etika siswa. Oleh karena itu, integrasi blog dan jejaring sosial ke dalam kurikulum berbasis literasi digital menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pembelajaran mandiri yang kolaboratif dan berkelanjutan di era digital.