Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : agriTECH

Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat Penghasil Inhibitor Enzim HMG-KoA Reduktase dari Bekasam Sebagai Agen Pereduksi Kolesterol Rinto Rinto; Ratih Dewanti; Sedarnawati Yasni; Maggy Thenawidjaja Suhartono
agriTECH Vol 35, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.273 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9342

Abstract

The purpose of this research was to obtain statins producer bacteria as a HMG-CoA reductase (HMGR) enzyme inhibitor to reduced cholesterol biosynthesis. Stages of this research were the isolation of compactin and lovastatin resistant bacteria, statin production, analysis of culture extracts to inhibition of HMG-CoA reductase and identification of bacteria. The results showed that the 20 isolates of compactin and lovastatin resistant bacteria, there are 5 bacterial isolates produced statins. They were L3.3.4; C3.4.2; C3.3.5; C3.4.4 and L3.3.3; with the statins content were 9.491; 1.536; 0.065; 0.060; and 0.040 ppm. Selection of the 5 bacterial isolates resulted 2 bacteria which had inhibition ability to HMGR enzyme activity. They were Lactobacillus acidophilus and Lactobacillus delbruckii sp. delbruckii with inhibitory ability were 66.67% and 58.33%, respectively.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan memperoleh bakteri penghasil statin sebagai inhibitor enzim HMG-KoA reduktase (HMGR), penghambat sintesis kolesterol. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah isolasi bakteri yang resisten terhadap compactin dan lovastatin, produksi statin, uji penghambatan ekstrak dari kultur bakteri terhadap HMG-KoA reduktase dan identifikasi bakteri. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 20 isolat bakteri yang resisten terhadap compactin maupun lovastatin, terdapat 5 isolat bakteri yang potensial menghasilkan statin, yaitu isolat L3.3.4; C3.4.2; C3.3.5; C3.4.4 dan L3.3.3; dengan kandungan statin berturut-turut adalah 9.491; 1,536; 0,065, 0,060, dan 0,040 ppm. Seleksi terhadap 5 isolat menghasilkan 2 bakteri yang mempunyai kemampuan penghambatan terhadap aktivitas enzim ¸Â•ÝWtu Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus delbruckii sp. delbruckii dengan kemampuan penghambatan  berturut-turut adalah 66,67% dan 58,33%.
Kajian Isolat Bakteri Asam Laktat dalam Menurunkan Kolesterol Secara In Vitro dengan Keberadaan Oligosakarida Yati Maryati; Lilis Nuraida; Ratih Dewanti Hariyadi
agriTECH Vol 36, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.675 KB) | DOI: 10.22146/agritech.12865

Abstract

This work evaluated the abilities of five isolates of lactic acid bacteria (LAB) from different sources, i.e Lactobacillus fermentum S21209 and Lactobacillus plantarum 1-S27202 from tempe, Lactobacillus rhamnosus R23 and Pediococcus pentosaceus 1-A38 from human breast milk and a commercially available human isolates Lactobacillus acidophilus FNCC0051 in lowering cholesterol by in vitro and metabolizing the prebiotic oligosaccharide compounds. The effects of oligosaccharide compounds on the performance of the LAB isolates in lowering cholesterol were also evaluated. The tests were done in MRS based medium in vitro with or without oligosaccharides i.e. galactooligosacharrides (GOS), fructooligosaccharides (FOS), inulin, hydrolyzed inulin or combination of oligosaccharides as prebiotics. The results revealed that all isolates were able to reduce cholesterol in the medium, and the highest cholesterol reduction was observed for L. acidophilus FNCC0051 and L. rhamnosus R23. There are two different mechanism in the loweringof cholesterol; cholesterol assimilation and cholesterol binding on the cell surface. For the case of P. pentosaceus 1-A38, it involves the assimilation, while the other four isolates may involve cholesterol binding on the cell surface. In addition, the tested LAB’s has different ability to use prebiotics, as shown by the reduction of total sugar in the medium. Oligosaccharides metabolism by L. acidophilus FNCC0051 and L. rhamnosus R23 resulted in several organic acid and SCFA with lactic acid produced as the largest proportion followed by acetic acid. Furthermore, the proportion of propionic and butyric acids were influenced by the type of isolates and carbon source. L. acidophilus FNCC 0051 was able to reduce cholesterol in the MRS based medium with oligosaccharides and their combination as carbon source and cholesterol reducing ability seems to involve both assimilation and cholesterol binding on the cell surface.ABSTRAKPenelitian ini mengevaluasi lima isolat bakteri asam laktat (BAL) dari sumber yang berbeda, yaitu Lactobacillus fermentum S21209 dan Lactobacillus plantarum 1-S27202 dari tempe, Lactobacillus rhamnosus R23 dan Pediococcus pentosaceus 1-A38 dari ASI dan isolat komersial Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 dari percernaan manusia dalam kemampuannya menurunkan kolesterol secara in vitro dan kemampuannya memetabolisme senyawa oligosakarida prebiotik. Pengaruh senyawa oligosakarida terhadap kemampuan isolat BAL terpilih untuk menurunkan kolesterol juga dievaluasi. Pengujian dilakukan pada media berbasis MRS dengan atau tanpa oligosakarida terdiri dari galaktooligosakarida (GOS), fruktooligosakarida (FOS), inulin, hidrolisat inulin atau kombinasi oligosakarida sebagai prebiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat mampu menurunkan kolesterol, dan penurunan kolesterol tertinggi ditunjukkan oleh isolat L. acidophilus FNCC0051 dan L. rhamnosus R23. Penurunan kolesterol diduga terjadi melalui dua cara yang berbeda. Mekanisme penurunan kolesterol oleh isolat P. pentosaceus 1-A38 melibatkan asimilasi kolesterol, sedangkan pada keempat isolat lainnya kemungkinan melibatkan pengikatan kolesterol pada permukaan sel. Selain itu, isolat BAL juga memiliki kemampuan yang berbeda dalam memanfaatkan oligosakarida prebiotik, terlihat pada penurunan total gula dalam medium. Metabolisme senyawa oligosakarida oleh L. acidophilus FNCC0051 dan L. rhamnosus R23 menghasilkan beberapa asam organik termasuk SCFA dengan proporsi terbesar asam laktat diikuti oleh asam asetat. Selain itu, proporsi asam propionat dan butirat dipengaruhi oleh jenis isolat dan sumber karbon. L. acidophilus FNCC 0051 mampu menurunkan kolesterol dalam media berbasis MRS dengan keberadaan oligosakarida baik tunggal maupun kombinasi sebagai sumber karbon dan melibatkan mekanisme baik asimilasi dan pengikatan kolesterol pada permukaan sel.
Prevalensi Kapang Okratoksigenik dan Kandungan Okratoksin A pada Kopi Selang Semende Rika Puspitasari MZ; Harsi Dewantari Kusumaningrum; Ratih Dewanti Haryadi
agriTECH Vol 40, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.326 KB) | DOI: 10.22146/agritech.39542

Abstract

Kecamatan Semende, Kabupaten Muara Enim merupakan daerah penghasil kopi dengan produksi mencapai 92% dari komoditi hasil pertaniannya. Kopi selang adalah istilah lokal untuk kopi yang dipanen pada Desember- Juli sebelum musim panen raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kapang oktratoksigenik dan kandungan okratoksin A pada kopi selang Semende. Sejumlah 40 sampel kopi selang dikumpulkan dari petani (buah dan biji kopi beras), pengumpul (biji kopi beras), dan pengolah (bubuk kopi). Sampel dianalisis kadar air, mutu mikrobiologi dan kandungan okratoksin. Rata-rata kadar air buah kopi dan biji kopi asal petaniditemukan sebesar 69,88% dan 13,90%, sedangkan biji kopi asal pengumpul dan bubuk kopi asal pengolah sebesar 13,45% dan 2,97%. Kadar air biji kopi sedikit melebihi ketentuan dalam SNI yaitu 12,5%. Rata-rata angka lempeng total dan angka kapang-khamir pada bubuk kopi di tingkat pengolah adalah 1,90 Log CFU/g dan 1,99 Log CFU/g, masih memenuhi persyaratan yang berlaku untuk bubuk kopi. A. niger ditemukan pada buah kopi asal petani (50%), biji kopi asal petani (90%) maupun pengumpul (90%) dan pada bubuk kopi (30%). A. ochraceus hanya ditemukan pada biji kopi petani (10% ) dan bubuk kopi (30%). Hal ini menunjukkan bahwa kapang pencemar sudah ditemukan sejak dari tingkat petani. Walaupun demikian, kandungan okratoksin A relatif rendah dan masih memenuhi persyaratan yang ditentukan (maksimum 5 ppb). Okratoksin A pada biji kopi asal pengumpul ditemukan pada kisaran 0,86 ppb-2,81 ppb, sedangkan pada biji kopi asal petani sebesar 0,14 ppb dan pada bubuk kopi asal pengolah sebesar 0,19 ppb.
Co-Authors - Suliantari Abd. Rahman As-syakur Achmad Poernomo Achmad Poernomo Achmad Poernomo Amiroh Amiroh Amiroh Amiroh, Amiroh Arimah Arimah Ayu Intan Sari Aziz, Kholifatul Azura Ulfa, Azura Bambang Trisakti Budi Nurtama C. C. Nurwitri Cahyadi, Muhammad Cynthia Cynthia Cynthia CynthiaCynthia David Yudianto Dedi Fardiaz Ekawati Purwijantiningsih Ekawati Purwijantiningsih, Ekawati Eko Hari Purnomo Endang Tri Rahayu, Endang Tri Ermi Sukasih Estuningsih - Estuningsih - Ety Parwati Fenny Larasati Firman Fajar Perdhana Gathot Winarso, Gathot Gino Nemesio Cepeda Hanifaturahmah, Fadiyah Harsi D. Kusumaningrum Hesty Nur Fadia Istiana (alm.) Istiana Istiana, Istiana (alm.) Ita Carolita, Ita Joko Riyanto Karina Nola Sinamo Komala, Kemal Lendrawati Lendrawati Lilis Nuraida Maggy T. Suhartono Maggy Thenawidjaja Suhartono Mala Nurilmala Muhammad Nur Mutaqin, Muhammad Zakki Nandika, Muhammad Rizki Nanin Anggraini, Nanin nFN Setyadjit Ni Gusti Ayu Made Widyatari Asthiti Ni Made Vina Citanirmala Nugroho Indrotristanto Nur Richana Nur Wulandari Nur Wulandari Nuri Andarwulan Nurwitri, C. C. Oryssa Sathalica Pradianti Pawestri, Wari Prasetio, Wiji Pratiwi Yuniarti Martoyo Pratiwi Yuniarti Martoyo Purwiyatno Hariyadi Rahadina Praba Melati Rahmawati Rahmawati Raini Panjaitan Ramadhani Meutia, Yuliasri Ratu Ayu Dewi Sartika Rika Puspitasari MZ Rinto . Sari, Ratna Nurmalita SEDARNAWATI YASNI Shanti Emawati Siti Nurjanah Siti Nurjanah Soegiarto, Salma Rachmanda Sri Estuningsih Sri Harini Suardana, A. A. Md. Ananda Putra Suci Apsari Pebrianti Sudiyono Sudiyono Sukarno Sukarno Supar, Supar Sutrisno Hadi Purnomo Tatik Kartika, Tatik Tri Isti Rahayu Ulfah Amalia Uswatun Hasanah Vanessa Len Cahya Agustine Wati, Ari Kusuma Wijaya, Agung Dwi Wilis, Nabila Sekar Winiati P Rahayu Winiati P Rahayu Winiati P. Rahayu Winiati Pudji Rahayu Wiweka, Toh Jaya Yati Maryati Yati Maryati Yesica M. R. Sinaga Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yuli Yanti Yuliasri Ramadhani Meutia Yusma Yennie Yusma Yennie