Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS TINGKAT TINGGI SISWA DI MTS NEGERI KARANGASEM Kurniawan Cahyanto .; Dr. Gede Suweken, M.Sc. .; Dr. I Wayan Puja Astawa, S.Pd., M.Stat.S .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi matematika yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu (quasi experimental research) dengan rancangan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII semester ganjil MTs Negeri Karangasem tahun ajaran 2017/2018 yang terbagi dalam 5 kelas yaitu kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, dan VIII E. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A (kelas eksperimen) yaitu kelas yang akan mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran matematika dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan VIII B (kelas kontrol) yaitu kelas yang akan mendapatkan perlakuan yaitu pembelajaran matematika dengan menggunakan model konvensional di MTs Negeri Karangasem. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi siswa (tes uraian yang terdiri dari 5 butir soal). Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t satu pihak. Pengujian dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan analisis data didapatkan nilai t hitung(3,915) > t tabel (2,000). Hal ini menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran berbasis masalahKata Kunci : eksperimen, kemampuan berpikir tingkat tinggi, PBM. This study aimed to know the influence of mathematic high order thinking skill students whit learned with ProblemBased Learning. This study was a quasi-experimental research with posttest-only control group design. The study population is all eight grade classrooms of MTs Negeri Karangasem academic year 2017/2018 which were divided into 5 classes; they are VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, and VIII E. The sampling was done using cluster random sampling. The sample of this study was VIII A (experiment class) which is the class that got the treatment of mathematic learning with Problem-Based Learning and VIII B (control class) which is the class that got the treatment of mathematic learning with conventional learning in MTs Negeri Karangasem. The data was gathered from students high order thinking skill test ( 5 open-ended questions). The data analysis technique used is using Ttest one-tailed. The test was conducted on t-significance is 5%. Based on the result of data analysis, it was found t count > t table (3,915 > 2,000). There for: there is a influence of high order thinking skill students lerned by Problem-Based Learning.keyword : experiment, high order thinking, Problem-Based Learning.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIC SMP NEGERI 1 KUBU MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SQ4R I Made Putra Juniantara .; Dr. Ni Made Sri Mertasari, M.Pd. .; Dr. Gede Suweken, M.Sc. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.17526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri Kubu serta tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran SQ4R. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek penelitian sebanyak 33 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam 3 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta tahap terakhir adalah tahap refleksi. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes pemahaman konsep yang berupa soal uraian. Sedangkan untuk tanggapan siswa diperoleh melalui pemberian angket. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan dari siklus I, siklus II dan siklus III berturut-turut sebesar 63,3 menjadi 72,9 dan 74,3. Peningkatan rata-rata nilai pemahaman konsep ini tidak terlepas dari upaya-upaya perbaikan yang dilakukan setiap siklusnya. Dengan penerapan model pembelajaran SQ4R, siswa dilatih untuk lebih memahami konsep matematika melalui pengerjaan LKS yang berisikan konsep maupun materi pembelajaran serta persoalan-persoalan yang nantinya dikerjakan secara diskusi kelompok. Siswa menjadi terbiasa untuk mampu mengajukan pertanyaan, memberikan argumen maupun menyampaikan pendapat dengan kata-katanya sendiri serta siswa dibimbing untuk mampu menyebutkan contoh dari sebuah konsep matematika. Siswa mampu menggali pengentahuannya dalam menemukan konsep dan juga mengaplikasikan konsep tersebut untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang diberikan. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran SQ4R ini dalam pembelajaran matematika tergolong positif dengan rata-rata skor 71,7.Kata Kunci : model pembelajaran SQ4R, pemahaman konsep matematika, tanggapan siswa The study purposed to know students’ understanding of mathematical concept in VIII grade of SMP Negeri 1 Kubu and students’ responses to the application of the SQ4R learning model. The research conducted was classroom action research involving 33 research subjects. This research conducted in 3 cycles, where each cycle consisted of the planning, the implementation, observation and evaluation, and the last was the reflection. The data of students' understanding of mathematical concepts were obtained through tests in the form of problem descriptions. Meanwhile the data of students' responses were obtained through the provision of questionnaires. The data was analyzed descriptively. The results showed that students' understanding of mathematical concepts increased from cycle I, cycle II and cycle III respectively by 63.3 to 72.9 and 74.3. The increasing in the average value of understanding the concept was inseparable from the improvement efforts made every cycle. By applying the SQ4R learning model, students were trained to understand well about mathematical concepts through the work of LKS which contained concepts and learning materials as well as problems that would discuss in group discussions later. The students become accustomed to being able to ask questions, give arguments and express opinions in their own words and students were guided to be able to mention examples of a mathematical concept. The students are able to obtain their knowledge in finding the concepts and also applying it to solve a given problem. Student responses to the application of the SQ4R learning model in mathematics learning were classified as positive with an average score of 71.7.keyword : SQ4R learning model, students’ understanding of mathematical concept, students’ responses
PENGARUH STRATEGI CONCRETE REPRESENTATIONAL ABSTRACT (CRA) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 DAWAN N. K Sri Widya Lestari; Gede Suweken; I Wayan Puja Astawa
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswayang mengikuti pembelajaran dengan strategi Concrete Representational Abstract (CRA)lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajarandengan strategi pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruhsiswa kelas VII SMP Negeri 3 Dawan tahun 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukandengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelasVII A sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelompok kontrol.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only ControlGroup Design. Data tes pemahaman konsep matematika siswa dianalisis denganmenggunakan uji-t satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesismenunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikutipembelajaran dengan strategi Concrete Representational Abstract (CRA) lebih baikdaripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran denganstrategi pembelajaran konvensional (thitung (2,9418) > ttabel (1,9996)). Dengan demikian,penerapan strategi Concrete Representational Abstract (CRA) memberikan pengaruhpositif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: Concrete Representational Abstract (CRA), pemahaman konsepmatematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE,CREATE AND SHARE (SSCS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIIII SMP NEGERI 1 BANJAR Ni Putu Erin Febri Astuti; Gede Suweken; Djoko Waluyo
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, andShare (SSCS) terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimensemu dengan post-test only control group design. Populasi penelitan ini adalah siswa Kelas VIII SMPNegeri 1 Banjar tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 11 kelas. Pengambilan sampel dilakukan denganteknik cluster random sampling. Kemudian dilakukan uji kesetaraan sampel menggunakan uji Anava.Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes uraian. Analisis data menggunakan ujitsatu ekor yaitu ekor kanan, dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh ratarataskor pemahaman konsep matematika kelas eksperimen adalah 33.17 sedangkan pada kelas kontroladalah 27.79. Hasil pengujian dengan uji-t diperoleh nilai thitung = 3,10 dan ttabel = 1,98, sehingga thitung >ttabel, dapat dikatakan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajarandengan model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) lebih baik dari pemahaman konsep matematikasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Jadi kesimpulannya adalahmodel pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berpengaruh positif terhadappemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS),pembelajaran konvensioal, pemahaman konsep matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP KECAKAPAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEMARAPURA Luh Putu Dian Puspita Putri; I Made Sugiarta; Gede Suweken
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19915

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran MeansEnds Analysis terhadap kecakapan matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1Semarapura tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan merupakanpenelitian eksperimen semu. Populasinya seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1Semarapura tahun pelajaran 2018/2019, yang terdiri dari 210 siswa dan sebagaisampel kelas eksperimen kelas VIII A dan kelas kontrol kelas VIII C. Pengumpulandata dilakukan dengan teknik tes. Data yang terkumpul dianalisis denganmenggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan taraf signifikan 0,05,diperoleh thitung>ttabel (3.85>2.00), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis terhadapat kecakapanmatematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Semarapura tahun pelajaran 2018/2019.Rata-rata skor kecakapan matematika siswa yang telah diberi perlakuan dikelaseksperimen sebesar 55,4583 dan kelas kontrol sebesar 40,125.Kata kunci: Means Ends Analysis, Kecakapan Matematika
KOTAK-KONTAK PINTAR PADA RUMAH CERDAS BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS Taufik Akbar; Gede Suweken; Gede Indrawan; Kadek Yota Ernanda Aryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.898 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang kotak kontak pintar pada rumah cerdas berbasis teknologi internet of things (IoT) guna untuk memonitor jumlah konsumsi daya perangkat elektronik pada rumah tangga. Sensor yang digunakan adalah 3 buah sensor arus AC N25 dan 1 buah sensor tegangan ZMPT101B, arduino nano dan Raspberry Pi yang digunakan dalam pemrosesan data, display 2x16 serta web server sebagai tampilan hasil dari konsumsi daya. Adapun pengujian dilakukan menggunakan 3 perangkat elektronik rumah tangga yaitu setrika, kipas Angin dan Satu buah televisi. Terdapat penurunan kemampuan pada sensor arus AC N25 dengan perubahan nilai berkisar 0.7-1 A sehingga harus dilakukan kalibrasi ulang. Perbedaan hasil pengukuran tegangan AC (220 VAC) yang dihasilkan sensor tegangan ZMPT101B, alat ukur Multimeter UT dan alat ukur digital multimeter kyoritsu. Namun perbedaan yang terjadi hanya pada rentang 5 vac, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang sudah sesuai dengan tegangan yang ada. Jumlah konsumsi daya  kotak-kontak pintar pada rumah cerdas ini sendiri adalah pada sensor arus 0.125 Watt, sensor tegangan 0.001 Watt dan arduino nano 0.2 Watt.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MATHLET Gede Suweken
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Menurut Depdiknas, matematika seharusnya dibelajarkan (1) sebagai kegiatan penelusuran pola dan hubungan, (2) sebagai kreativitas yang memerlukan imajinasi, intuisi, dan penemuan, (3) sebagai kegiatan pemecahan masalah, dan (4) sebagai alat berkomunikasi. (Depdiknas, 2004). Namun harapan ini masih jauh dari kenyataan, masih banyak guru yang mengajarkan matematika hanya sebagai kumpulan rumus, prosedur, atau algoritma, yang sifatnya hapalan, dengan sumber belajar yang hanya berupa buku teks. Proses pemaknaan konsep, keterkaitan antar konsep, berbagai cara merepresentasikan konsep, dan berbagai karakteristik matematika yang lain, adalah hal-hal penting yang belum tersentuh dalam pembelajaran. Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika sehingga lebih sesuai dengan harapan Depdiknas adalah dengan memanfaatkan alat peraga virtual (virtual manipulatives atau mathlet) dalam pembelajaran. Mengapa dan bagaimana alat peraga virtual akan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, inilah yang akan dibahas dalam makalah ini.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIOP TERHADAP PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Gede Suweken; Dewa Putu Wiadnyana Putra
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group desain. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan (2) untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 230 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive random sampling yang menghasilkan kelas VIIIA1 dan VIIIA6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIIIA7 dan kelas VIIIA9 sebagai kelompok kontrol. Data mengenai partisipasi belajar siswa dikumpulkan melalui angket dan data mengenai prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda. Selanjutnya, kedua data tersebut dianalisis dengan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) partisipasi belajar siswa yang belajar dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional dan (2) prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
SOFTWARE GEOMETRI DINAMIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Gede Suweken
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran geometri telah mengalami kemajuan yang sangat mendasar dengan adanya komputer beserta perangkatnya. Pembelajaran geometri dengan pendekatan teorema – bukti – penggunaan, secara statik, tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk “merasakan” apa “isi” dari teorema tersebut melalui eksplorasi, sudah tidak sesuai dengan paradigma baru dalam pendidikan matematika. Pendekatan dinamik yang sifatnya eksploratif dalam pembelajaran geometri, dirasa lebih sesuai dengan peradigma baru pendidikan matematika yang menuntut siswa lebih aktif, dan kreatif dalam membangun pengetahuan, ide, atau konsep matematika yang baru dengan berdasarkan pada pengalaman yang sudah dimiliki sebelumnya. Bagaimana pengalaman ini bisa diberikan lewat eksplorasi dengan bantuan komputer, inilah yang ingin dikaji dalam makalah ini.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBANTUAN PERTANYAAN WHAT-IF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENANGANI PERMASALAHAN MATEMATIKA TERBUKA I Putu Ade Andre Payadnya; I Nengah Suparta; Gede Suweken
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan teori pembelajaran lokal pada materi luas daerah lingkaran. Penelitian menitikberatkan pada peningkatan kemampuan siswa menangani permasalahan matematika terbuka. Sebagai bantuan, dalam pembelajaran disertai pertanyaan what-if untuk mengembangkan pemikiran siswa. Penelitian ini menggunakan metode design research dengan tiga tahapan yang meliputi penelitian awal, implementasi dan analisis retrospektif. Aktivitas pembelajaran disusun berdasarkan prinsip-prinsip permasalahan matematika terbuka. Implementasi pembelajaran dilakukan di Kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data terkait dengan aktivitas dan strategi yang digunakan siswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan selama pembelajaran berlangsung dikumpulkan melalui jawaban tertulis siswa di LKS, hasil post-test, wawancara dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Lintasan pembelajaran dari penelitian desain ini memiliki tahapan sebagai berikut: (1) menghitung luas daerah gambar danau menggunakankertas berpetak, (2) menghitung luas daerah lingkaran menggunakan kertas berpetak , (3) menemukan nilai π dan rumus luas daerah lingkaran, (4) menyelesaikan berbagai permasalahan matematika terbuka. Temuan yang diperoleh peneliti adalah dimana siswa sempat kesulitan menemukan metode lain dan banyak variasi jawaban siswa yang tidak diprediksi sebelumnya. Siswa sudah mampu melakukan reasoning dengan baik meskipun masih ada yang kurang efektif. Pemahaman siswa pada permasalahan matematika terbuka meningkat. Peneliti mementingkan aspek keterhubungan dan realitas sajian dalam lintasan pembelajaran. Kata-kata Kunci: Luas Daerah Lingkaran, Permasalahan Matematika Terbuka, Pertanyaan What-If, Teori Pembelajaran Lokal  AbstractThe purpose of the study was to obtain a local instructional trajectory for the area of the circle materials. The focus of the study was on the improvement of students’ ability on solving open-ended problems. As supports, the what-if type questions are used to developed student thinking ability. Design research was deliberately chosen as the method of the present study, with three following steps: (1) preliminary research, teaching implementation and retrospective analysis. The teaching implementation was carried out at Grade VIII SMP Negeri 1 Singaraja Academic Year 2015/2016. The data related to student’ activities and strategies that students used to solve the given problems during learning processes were collected through students’ written works in the worksheets, result of post-test, interviews, and observations. The gathered data were analysed descriptively. Learning trajectory of this research has four steps: (1) counting the area of lake pictures using grid paper, (2) counting the area of the circle using grid paper, (2) refinding π and the area of the circle formula, and (4) solving open-ended problems. From the research we found that in the beginning students are difficultto find another method when counting the area of the circle using grid paper. The other finding show that there are many variation in students’ answer. The students was capable to do reasoning although there are the reasoning that not effective. Students’ understanding in open-ended problems was increased. Researcher put important point in conecctivity and object reality in learning trajectory. Key words: Area of The Circle, Open-Ended Problems, What-if Questions, Design Research, Local Instructional Theory
Co-Authors - Sariyasa, - ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed. ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I G. P. Habibi Mudi Sucipta ., I Gusti Ngurah Yatra Pratistha ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S ., I MADE BUDIADNYANA ., I MADE KARIADI ., I Made Putra Juniantara ., I MADE SUDIRMAN ., I PUTU ADE ANDRE PAYADNYA ., I PUTU SANCITA ., I Wayan Dipta Samsidim ., IDA AYU AGUNG SULISTIAWATI ., KADEK YUDISTA WITRAGUNA ., Kurniawan Cahyanto ., Ni Kadek Pipin Asri Udiyani ., Ni Luh Sudiartini ., NI LUH TIA RAHMAWATI ., NI MADE IDA AGUSTINI ., Ni Made Tyagita Viviana ., Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti ., PUTU AGUS EKA MASTIKA YASA ., PUTU EKA DWIPAYANA ., RENDRA PURNAMA PUTRA A. A Gd Putra Arjawa, A. A Gd Putra Ade Prajnawini . Agung Novi Kusuma Dewi Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi Apriyanti, Muda Budiarta, I Kadek Dwi Cahyaningrum, Kadek Ayu Kusuma Dewa Ayu Oka Setiawati Dewa Putu Wiadnyana Putra Dewi Astuti . Dewi Astuti ., Dewi Astuti Dewi, Ni Luh Sintya Dian Puspita Putri, Luh Putu Djoko Waluyo Djoko Waluyo, Djoko Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Erin Febri Astuti, Ni Putu Ermawati, Ni Made Dewi Evi Dwi Krisna . Gede Indrawan Gusti Agung Wirapathi Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I G. N. Yudi Hartawan I G. P. Habibi Mudi Sucipta . I Gede Eka Artaguna . I Gede Eka Artaguna ., I Gede Eka Artaguna I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Ngurah Yatra Pratistha . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S . I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I KETUT SUTAMA . I Made Adi Yasa I Made Ardana I Made Candiasa I Made Dharma Atmaja I Made Hermawan Surya Putra . I Made Hermawan Surya Putra ., I Made Hermawan Surya Putra I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Sukajaya I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Wisna Ariawan I Wayan Dipta Samsidim . I WAYAN EKA ARYASUTA . I WAYAN MULIANA . I Wayan Puja Astawa I Wayan Suardita . I Wayan Suardita ., I Wayan Suardita I Wayan Sumandya I.M.K. Wijaya Kadek Yota Ernanda Aryanto Kurniawan Cahyanto . Kurniawan, Pande Putu Lestari, Werdi Luh Putu Dian Puspita Putri Mahadewi, Ni Kadek Natia Mertasari, N.M.S. MUH. HARAWAN DIMAS JAKARIA . N. K Sri Widya Lestari N. L. T Rahmawati N. M. Aristya Dewi N. N. A. Partini N. W. Karmila Putri N.M.S. Mertasari Ni Kadek Pipin Asri Udiyani . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Okassandiari, Ni Luh Ni Luh Sintya Dewi Ni Luh Sudiartini . Ni Made Aristya Dewi . Ni Made Aristya Dewi ., Ni Made Aristya Dewi Ni Made Sri Mertasari Ni Made Tyagita Viviana . Ni Made Yuning Sari Parwati Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Eka Trisnayanti Ni Putu Erin Febri Astuti Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti . Ni Wayan Karmila Putri . Ni Wayan Karmila Putri ., Ni Wayan Karmila Putri Ni Wayan Sri Maeti Ni Wayan Sunita Octamela, Kadek Surya Oktavianiasih, Ni Putu Partini, N. N. A. Payadnya, I Putu Ade Andre Prasanti, Made Cita Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putra, I Kadek Jeki Lesmana Putra, I Komang Adi Putri, N. W. Karmila PUTU DIAN KARLINA DEWI . Putu Mirah Purnama Dewi RAHADI, I WAYAN SELAMET Rahmawati, N. L. T Ratih Ayu Apsari Riani, Ni Made Shinta Teja Sari, Rosalia Made Veny Nidia Sariyasa . Setiawati, Dewa Ayu Oka Sri Widya Lestari, N. K Surya Adi Putra, I Putu Taufik Akbar Taufik Akbar Udani, Ketut Sri Naya Wijaya, I.M.K. Wikasari, Ayu