Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Development of Wonosoco Village as a Fair, Healthy, and Productive Tourism Village in Kudus Regency Jauhar, Muhamad; Fanani, Zaenal; Etikasari, Ria; Maulana, Bonnix Hedy; Novitasari, Arina; Putra, M. Adib Jaharii Dwi; Pusparatri, Edita; Sukoharjanti, Bintari Tri; Nasriyah, Nasriyah; Ariyanto, Andhika; Muslim, Ahmad Suriyadi
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 3 NO 1 APRIL 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v3i1.257

Abstract

The development of Wonosoco Village as a fair, healthy, and productive tourist village in Kudus Regency has the potential to provide benefits for the community and enrich the tourism industry in the area. This activity aims to understand policies, clean and healthy living behavior, and marketing strategies, and empowerment of community businesses in tourist villages. This activity was carried out in November 2023 in Wonosoco Village, Undaan District, Kudus Regency. This activity was attended by 16 people consisting of village government, health cadres, youth groups, tourism awareness groups, and religious leaders. Delivery of material uses interactive lecture and focus group discussions in 3 sessions of 30 minutes/session. The material provided includes tourism village development policies, clean and healthy living behavior in public places, marketing strategies, and empowerment of community businesses in tourist villages. Service providers carry out assessments and evaluations using questionnaires on knowledge of clean and healthy living behavior in public places and perceptions of community participation in developing tourist villages. Data analysis is interpreted descriptively. The majority of the community has good knowledge about clean and healthy living behavior in public places (87%) and a perception of community participation in developing Wonosoco Village as a Tourism Village (50%). This activity is the first step in developing a just, healthy, and productive tourist village so it requires follow-up from local stakeholders. This follow-up takes the form of assisting in the development of tourist villages, monitoring and evaluating the success of developing tourist villages that are just, healthy, and productive.
EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PRE EKLAMSIA DALAM KEHAMILAN Noor Cholifah; Fitirana Zuni Astutik; Diah Andriani; Edita Pusparatri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2101

Abstract

Angka kematian ibu global adalah 303.000, menurut WHO (2019). Angka kematian ibu di Indonesia naik dari 228 per 100.000 kelahiran hidup, menurut statistik dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Tingginya Angka Kematian Ibu disebabkan karena akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Penyebab utama kematian ibu secara langsung di indonesia adalah perdarahan (30%), preeklamsia dalam kehamilan (25%), partus macet (5%), komplikasi aborsi tidak aman (12%) dan sebab-sebab lain (12%). Di RSI Sultan Hadlirin jepara jumlah kasus preeklamsia tahun 2021 mencapai 82 kasus, dan masuk dalam daftar 10 besar. Tujuan penelitian ini adalah unttuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada preeklamsia dalam kehamilan di RSI Sultan Hadlirin Jepara. Metodologi penelitian kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest dan desain penelitian eksperimental. 32 responden dipilih sebagai sampel menggunakan purposive sampling. Menggunakan tes Wilcoxon untuk analisis data. Nilai signifikansi uji analisis (Asymp sig.2 tailed) adalah 0,000 kurang dari 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terapi Benson berdampak pada penurunan tekanan darah pada preeklamsia pada kehamilan di RSI Sultan Hadlirin Jepara karena hasil tekanan darah sebelum dan sesudah terapi relaksasi Benson berbeda.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI SUNTING BERBASIS MASYARAKAT PADA KADER KESEHATAN Anggara Dwi Sulistiyanto; Muhamad Jauhar; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati; Edi Wibowo Suwandi; Fitriana Kartikasari; Edita Pusparatri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1827

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Data menyebutkan prevalensi stunting meningkat setiap tahunnya. Stunting disebabkan oleh gizi buruk pada ibu hamil dan balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, akses layanan  kesehatan terbatas, dan ketersediaan makanan bergizi. Dampak stunting yaitu terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme tubuh pada balita. Berdasarkan hal tersebut keteramplan deteksi dini stunting menjadi kebutuhan sehingga cakupan penemuan kasus stunting meningkat. Penanganan lebih dini dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi sehingga dapat menyelematkan masa depan anak bangsa. Beberapa factor yang mempengaruhi keterampilan antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengalaman kerja, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan deskiptif kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2022. Sampel penelitian sebanyak 85 kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Undaan sebagai lokus stunting di Kabupaten Kudus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting. Analisis data bivariate menggunakan uji t-test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama menjadi kader kesehatan, pengalaman pelatihan, pengetahuan, dan sikap terhadap keterampilan deteksi dini stunting berbasis masyarakat pada kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menjadi dasar dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini stunting. Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor paling dominan sebagai pertimbangan dalam pengembangan intervensi dan program kesehatan di masyarakat.
UJI COBA REGULATORY EMOTIONAL SELF-EFFICACY (RESE) UNTUK MENGUKUR EFIKASI DIRI DALAM MANAJEMEN MARAH PASIEN SKIZOFRENIA VERSI BAHASA INDONESIA Ashri Maulida Rahmawati; Muhamad Jauhar; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1468

Abstract

AbstrakSkizofrenia menjadi masalah kesehatan jiwa tertinggi di Indonesia. Jumlah kasus skizofrenia meningkat setiap tahun. Klien skizofrenia yang mengalami delusi seringkali marah dan mungkin dapat melakukan tindak kekerasan baik pada diri sendiri maupun orang lain. Efikasi diri yang baik sangat diperlukan oleh klien skizofrenia sehingga mampu mengontrol emosional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba kuesioner Regulatory Emotional Self-Efficacy (RESE) versih bahasa Indonesia sebagai instrumen penelitian untuk mengukur efikasi diri dalam manajemen marah pada klien skizofrenia. Kuesioner ini terdiri dari dua belas item pertanyaan dan telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Uji keterbacaan telah dilakukan sebelum proses uji validitas dan reliabilitas. Kuesioner ini telah dilakukan uji coba pada 20 klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan. Nilai validitas sebesar 0,757-0,935 (nilai r tabel = 0,444) dan nilai reliabilitas sebesar 0,965 (nilai r kritis = 0,600). Analisis data menggunakan korelasi product pearson’s dan tabel kontingensi dengan kebermaknaan pada p 0,05. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kuesioner ini valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk penelitian. Kuesioner ini dapat digunakan sebagai instrumen penelitian dalam mengkaji keyakinan diri klien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan risiko perilaku kekerasan dalam manajemen marah
DIETARY COMPLIANCE AND WOUND CONDITION IN DIABETIC ULCER PATIENTS Intan Endyka Kurniasaria; Umi Faridah; Muhamad Jauhar; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 2 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i2.3156

Abstract

Diabetic ulcers are a complication in patients with uncontrolled diabetes mellitus. Patients with diabetic ulcers feel anxious and burdened economically, socially, and medically. There is an increasing number of diabetic ulcer cases in hospitals globally and nationally. Seeing this fact, it is necessary to know factors that can accelerate wound healing such as diet, medication, and physical activity. The purpose of this study was to analyze the relationship between dietary compliance and wound conditions in diabetic ulcer patients. This study was a quantitative study, correlation analysis with a cross-sectional approach. The independent variable was dietary compliance. The dependent variable was the wound condition of diabetic ulcer patients. The study was conducted at Dr. Rehatta Regional General Hospital in June-July 2025. A total of 66 samples were selected through a purposive sampling technique. 66 samples were obtained using the Slovin formula. The inclusion criteria were patients diagnosed with diabetes mellitus, diabetic ulcer wounds, composmentis, surgical poly patients, able to read or hear and answer questions on the questionnaire. The exclusion criteria were patients with other disease complications. The research instrument used a dietary compliance questionnaire and a Bates Jensen wound assessment tool observation sheet. Data analysis used the Spearman Rho correlation test. The Spearman Rho test results showed a value (p = 0.000; p 0.05). It was concluded that there was a significant relationship between dietary compliance and wound conditions in diabetic ulcer patients. The correlation coefficient value showed a positive correlation direction with a strong category. It is expected that patients with diabetic ulcers can improve compliance in implementing the recommended dietary pattern.Hospitals are expected to always provide motivation and education to diabetes sufferers regarding diabetes, through service activities inside and outside the building such as posbindu, posyandu and home visits.
THE ROLE OF SPIRITUAL MINDFULNESS THERAPY IN INCREASING SELF-ACCEPTANCE AMONG ADOLESCENT Muhamad Jauhar; Ashri Maulida Rahmawati; Anny Rosiana Masithoh; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.3063

Abstract

Evaluation of the benefits of spiritual therapies, such as mindfulness, for adolescent mental health is needed. Adolescence is a difficult period for self-adjustment and is particularly vulnerable to decreased self-acceptance. In today's educational environment, adolescents often experience various crises that are largely due to low self-acceptance. Spiritual mindfulness is a strategy that is easy to implement and can help adolescents recognize problems without judgment, thus reducing the cost and time required in the therapeutic process. This study aims to determine the effect of spiritual mindfulness on increasing self-acceptance in adolescents. The research design used was a pre-experiment with pre-test and post-test methods and involved a control group. Through purposive sampling, twenty-six high school students in Kudus were selected as respondents and divided into intervention and control groups. The study used the Unconditional Self-Acceptance Questionnaire (USAQ). The researcher conducted six sessions of mindfulness therapy, each lasting 30 minutes for two days. The results showed a statistically significant difference in self-acceptance in the intervention group before and after the intervention, with a value of p=0.04 (p0.05). In contrast, in the control group, no significant difference was found with a value of p=0.477 (p0.05). The intervention group showed an increase in self-acceptance of 1.46 higher than the control group. However, the overall effect of mindfulness therapy was less significant in improving self-acceptance in adolescents p=0.332 (p0.05). Changes need to be made in the way spiritual mindfulness therapy is delivered to adolescents to see a more noticeable improvement in self-acceptance.
PERENCANAAN KEHAMILAN MELALUI PERILAKU PERAWATAN PRA KONSEPSI Edita Pusparatri; Fitriana Kartikasari; Noor Hidayah; Siti Marisa
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2390

Abstract

Perilaku perawatan pra konsepsi memiliki dampak signifikan pada kesehatan ibu dan bayi. Dengan mempersiapkan tubuh secara optimal sebelum konsepsi terjadi, risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan dapat dikurangi, sehingga meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan perencanaan kehamilan melalui perilaku perawatan pra konsepsi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 97 responden. Analisa bivariat menggunakan uji Chi square. Kuesioner perencanaan kehamilan dan kuesioner perilaku perawatan pra konsepsi merupakan instrument yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perencanaan kehamilan dengan perilaku perawatan pra konsepsi didapatkan nilai p value 0,003 dengan nilai OR 11,693. Ada hubungan perencanaan kehamilan melalui perilaku perawatan pra konsepsi.
MOTHER’S SUPPORT AND FEMALE ADOLESCENT’S READINESS FOR MENARCHE : A CORRELATIVE STUDY Evita Dian Lestari; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati; Edita Pusparatri; Zunia Khairunnisa
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2548

Abstract

                                                      AbstrakMenarche, permulaan menstruasi, menandai tonggak penting dalam kehidupan seorang anak perempuan, yang sering kali disertai dengan berbagai perubahan fisik dan psikologis. Dukungan ibu selama periode ini memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan pengalaman anak perempuan tentang menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasi dan desain cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Hasil uji chi-square diperoleh nilai 0,044 (0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. AbstractMenarche, the onset of menstruation, marks a significant milestone in a girl's life, often accompanied by a range of physical and psychological change. Mother’s support during this period play a crucial role in shaping girls' perceptions and experiences of menarche. This study aimed to determine the correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The research used a quantitative approach with a correlation study and cross-sectional design. Result show there is a correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The chi-square test results obtained a value of 0.044(0,05). It can be concluded that there is a significant and positive relationship between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI MENOPOUSE PADA WANITA PREMENOPOUSE DIPOSBINDU DESA KAYEN WILAYAH PUSKESMAS KAYEN PATI Edita Pusparatri; Ali Solikin; Noor Hidayah; Muhammad Purnomo; Kaelah Kaelah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 1 (2020): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i1.941

Abstract

Latar Belakang :Premenopause terjadi pada usia dewasa madya, masa dewasa madya dalam terminologi kronologis yaitu tahun-tahun antar usia 45 dan 65 tahun. Pada masa dewasa madya ini seksualitas mengalami penurunan. Masa dewasa madya ditandai dengan adanya perubahan-perubahan jasmani dan mentalPerubahan kejiwaan yang dialami seorang wanita menjelang prmenopause meliputi merasa tua, tidak menarik lagi, tertekan karena takut menjadi tua, mudah tersinggung, mudah kaget sehingga jantung berdebar, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan seksual suami, rasa takut bahwa suami akan menyeleweng, keinginan seksual menurun dan sulit mencapai kepuasaan (orgasme), merasa sudah tidak berguna dan tidak menghasilkan sesuatu, merasa memberatkan keluarga dan orang lain Tujuan : Mengetahui Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Menopouse Pada Wanita Premenopouse Di Posbindu Desa Kayen Wilayah Puskesmas Kayen Pati tahun 2019 Metode : Metode penelitian ini dilakukan dengan jenis korelasi dengan pendekatan Cross Sectional . Pengambilan sampel dalam penelitian ini seluruh pasien premenopause diposbindu desa kayen yang berusia 40-45 tahunsebanyak 40 orang sebanyak 36 orang Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil :Ada hubungan ada hubungan penerimaan diridengan kecemasan dalam menghadapi menopause pada wanita premenopausedi posbindu Desa Kayen wilayah Puskesmas Kayen Pati dengan ρ value adalah 0,001 0,05
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP EFIKASI DIRI IBU HAMIL MENGHADAPI PERSALINAN Aisha Yulyanticha; Ika Tristanti; Indah Puspitasari; Edita Pusparatri
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 7, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v7i2.2148

Abstract

Salah satu masalah yang berkembang selama kehamilan adalah ketidaknyamanan yang disebabkan oleh perubahan fisik dan psikologis pada wanita hamil. Masalah yang dialami ibu hamil dapat membuat khawatir serta kurang mampu menghadapi persalinan yang berdampak pada efikasi diri ibu hamil. Cara untuk meningkatkan efikasi diri dalam menghadapi persalinan adalah dengan melakukan prenatal yoga. Salah satu jenis adaptasi yoga yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil adalah prenatal gentle yoga (yoga selama kehamilan). Tujuannya adalah untuk memastikan bagaimana prenatal yoga mempengaruhi kepercayaan diri wanita hamil dalam kemampuan mereka untuk melahirkan. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one grouf pre-test and post-test design. Dengan teknik pengambilan total sampling yaitu 30 responden. Analisis sampel dan data dengan uji paired sample t- test mencakup semua subjek yang muncul dan memenuhi persyaratan. Hasil uji statistic dengan uji paired sample t- test menunjukan  bahwa  nilai  p-value=0,000 (p0,05). Terdapat pengaruh prenatal yoga terhadap efikasi diri ibu hamil dalam mengadapi persalinan.