Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : reflection journal

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient Indasari, Wiwi; Azmi, Syahrul; Kertiyani, Ni Made Intan; Hayati, Laila
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/evqe8715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang dikelompokkan berdasarkan kategori adversity quotient, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui angket adversity quotient, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, serta wawancara untuk memperkuat hasil analisis. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kemampuan pemecahan masalah mengacu pada langkah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan adversity quotient tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik karena mampu memenuhi hampir seluruh indikator secara sistematis dan tepat. Siswa dengan adversity quotient sedang mampu memenuhi sebagian besar indikator, namun masih mengalami kesulitan pada tahap pelaksanaan dan pemeriksaan kembali. Sementara itu, siswa dengan adversity quotient rendah cenderung mengalami kesulitan pada hampir seluruh tahapan pemecahan masalah. Dengan demikian, adversity quotient berperan dalam membedakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mendukung ketahanan siswa dalam menghadapi tantangan matematika. Analysis of Students’ Mathematical Problem-Solving Ability in Terms of Adversity Quotient This study aims to analyze students’ mathematical problem-solving ability in terms of adversity quotient. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects were students classified into three categories of adversity quotient, namely high, moderate, and low. Data were collected through an adversity quotient questionnaire, a mathematical problem-solving test, and interviews to strengthen the analysis results. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The indicators of problem-solving ability referred to the steps of understanding the problem, planning the solution, carrying out the solution, and rechecking the result. The findings showed that students with a high adversity quotient had better mathematical problem-solving ability because they were able to fulfill almost all indicators systematically and accurately. Students with a moderate adversity quotient were able to meet most of the indicators, but they still experienced difficulties at the stages of carrying out the solution and rechecking the result. Meanwhile, students with a low adversity quotient tended to experience difficulties in almost all stages of problem solving. Thus, adversity quotient plays a role in differentiating students’ ability to solve mathematical problems. The results of this study are expected to serve as a consideration for teachers in designing learning that supports students’ resilience in facing mathematical challenges.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient Indasari, Wiwi; Azmi, Syahrul; Kertiyani, Ni Made Intan; Hayati, Laila
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/evqe8715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang dikelompokkan berdasarkan kategori adversity quotient, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui angket adversity quotient, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, serta wawancara untuk memperkuat hasil analisis. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kemampuan pemecahan masalah mengacu pada langkah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan adversity quotient tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik karena mampu memenuhi hampir seluruh indikator secara sistematis dan tepat. Siswa dengan adversity quotient sedang mampu memenuhi sebagian besar indikator, namun masih mengalami kesulitan pada tahap pelaksanaan dan pemeriksaan kembali. Sementara itu, siswa dengan adversity quotient rendah cenderung mengalami kesulitan pada hampir seluruh tahapan pemecahan masalah. Dengan demikian, adversity quotient berperan dalam membedakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mendukung ketahanan siswa dalam menghadapi tantangan matematika. Analysis of Students’ Mathematical Problem-Solving Ability in Terms of Adversity Quotient This study aims to analyze students’ mathematical problem-solving ability in terms of adversity quotient. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects were students classified into three categories of adversity quotient, namely high, moderate, and low. Data were collected through an adversity quotient questionnaire, a mathematical problem-solving test, and interviews to strengthen the analysis results. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The indicators of problem-solving ability referred to the steps of understanding the problem, planning the solution, carrying out the solution, and rechecking the result. The findings showed that students with a high adversity quotient had better mathematical problem-solving ability because they were able to fulfill almost all indicators systematically and accurately. Students with a moderate adversity quotient were able to meet most of the indicators, but they still experienced difficulties at the stages of carrying out the solution and rechecking the result. Meanwhile, students with a low adversity quotient tended to experience difficulties in almost all stages of problem solving. Thus, adversity quotient plays a role in differentiating students’ ability to solve mathematical problems. The results of this study are expected to serve as a consideration for teachers in designing learning that supports students’ resilience in facing mathematical challenges.
Co-Authors Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Arif Fitrah Aulia Arjudin Arjudin Arjudin Atiqah, Ummu Azizah, Baiq Hidayatul Baehaqi Baidowi Baidowi Baidowi Baidowi Bararah, Zakiyyatul Chatarina Umbul Wahyuni Churun Lu'Luil Maknun Dea Nadia Destami, Latifa Dwi Novitasari Eka Kurniawan Ernawati Ernawati Evaldus, Jenefer Delano Fajriani fati, Fatiha Putri Aura Diva Gilang Primajati Gilang Primajati Hasan, Riska Rahmawati Hendi, Muhamad Indasari, Wiwi Ismi Andriyani, Ismi Ketut Sarjana Ketut Sarjana Ketut Sarjana KETUT SARJANA, KETUT Kurnia, Puspita Dwi Kurniawan, Eka Laila Hayati Laila Hayati, Laila Luluk Wazila Lu’luilmaknun, Ulfa M. Syidqi Johan Maknun, Churun Lu'lu'il Manto Lumban Gaol Maria Evelin Totuloba Muhammad Turmuzi Nani Kurniati Nani Kurniati Naqiyah, Amniatin Nasir, Rahma Nourma Pramestie Wulandari Nourma Pramestie Wulandari1 NURUL HIKMAH Nyoman Sridana Nyoman Sridana Kertiyani Oktavihari, Dita Rahma Nasir Rahma Nasir Ratih Ayu Apsari Riska Rahmawati Hasan Sahrul Azmi Salsabila, Nilza Humaira Septyani Nanda Dewi Septyani Nanda Dewi Kertiyani Soepriyanto, Harry Sri Subarinah Sri Subarinah Sri Subarinah, Sri Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi, Sripatmi Sudi Prayitno Sudi Prayitno Syahrul Azmi Syahrul Azmi Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu Triutami Triutami, Tabita Wahyu Turmuzi, Muh Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu’luilmaknun Uncok Manigor Jokkas Siahaan Uncok Manigor Jokkas Siahaan Wahidaturrahmi, Wahidaturrahmi Widya, Eka Wulandari, Nourma Pramestie Yulis Tyaningsih, Ratna