Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Self Regulated Learning Religiusitas Terhadap Student Engagement Pada Siswa Madrasah Aliyah Swasta Muallimin Univa Medan Izdiharunnisa, Izdiharunnisa; Hasanuddin, Hasanuddin; Lubis, Suaidah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4593

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh self regulated learning dan religiusitas terhadap student engagement di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin Univa Medan. Student engagement adalah keterlibatan siswa dalam berpartisipasi pada setiap kegiatan rutin maupun program sekolah, baik di dalam dan di luar kelas dengan indikator perilaku, emosional, dan kognitif. Hipotes yang diajukan yaitu ada pengaruh positif antara self regulated learning dan religiusitas terhadap student engagement. Tekni sampling dengan total sampling, sampel berjumlah 189 siswa. Penelitian ini menggunakan skala Self Regulated learning, religiusitas, dan skala student engagement. Metode analisis data adalah regresi berganda. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, maka diperoleh hasil determinan (Rxy) = 0,804 dengan p = 0.000 < 0.050, artinya ada pengaruh positif self regulated learning dan religiusitas terhadap student engagement, semakin tinggi self regulated learning dan semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi student engagement. Sumbangan self regulated dan religiusitas terhadap student engagement sebesar 64,6%. Dengan demikian, masih terdapat 35,4% pengaruh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kepercayaan diri dan dukungan orang tua terhadap minat penerima bantuan sosial melanjutkan ke perguruan tinggi Hutabarat, Ester; Lubis, Suaidah; Indrawan, Yudhistira Fauzy
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423859

Abstract

Tidak hanya terkait dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga rendahnya pendidikan, kesehatan, dan ketidakberdayaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan dukungan orang tua terhadap minat melanjutkanke perguruan tinggi pada siswa SMA/SMK penerima bantuan sosial. Penelitian dengan metode kuantitatif melalui skala likert, dengan sampel 130 siswa penerima bantuan sosial di Kecamatan Medan Deli. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkanterdapat pengaruh signifikan kepercayaan diri dan dukungan orang tua terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000 < 0,05. Dan hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan orang tua terhadap minat melanjutkan ke perguruan tinggi pada siswa ini dapat dilihat dari nilai F hitung sebesar 393.139 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Sedangkan nilai F tabel pada taraf signifikan 95% (α = 0,05) adalah 2,68 dimana (F hitung > F tabel) sehingga 393,139 > 2,68 dan nilai sig < 0,05 (0,000 < 0,05).
Pengaruh Kepemimpinan Otoriter terhadap Burnout dengan Psychological Capital sebagai Mediasi pada Karyawan Lubis, Suaidah; Oktavely, Anggita Dwi; Damanik, Anggi Hayani; Sitorus, Dinda Fernando; Sinaga, Herna Juniar; Tarihoran, Mia Solistika; Panjaitan, Naomi Anggriani; Wikayatuddini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4261

Abstract

Burnout adalah kondisi kelelahan psikologis yang dialami karyawan akibat tekanan kerja yang berkepanjangan serta gaya kepemimpinan yang maladaptif, salah satunya kepemimpinan otoriter. Kepemimpinan otoriter ditandai dengan kontrol yang ketat, minimnya partisipasi bawahan, dan komunikasi satu arah, yang berpotensi meningkatkan tingkat burnout pada karyawan. Di sisi lain, modal psikologis (psychological capital) yang terdiri dari harapan (hope), keyakinan diri (self-efficacy), ketangguhan (resilience), dan optimisme (optimism), diyakini berperan sebagai sumber daya psikologis yang mampu melindungi karyawan dari dampak negatif lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan otoriter terhadap burnout, dengan modal psikologis sebagai variabel mediasi pada karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan otoriter berpengaruh positif terhadap burnout, modal psikologis berpengaruh negatif terhadap burnout, serta kepemimpinan otoriter berpengaruh negatif terhadap modal psikologis. Selain itu, modal psikologis terbukti memediasi hubungan antara kepemimpinan otoriter dan burnout. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan modal psikologis sebagai upaya untuk meminimalkan burnout pada karyawan yang dipicu oleh gaya kepemimpinan otoriter.
Gambaran Kesejahteraan Subjektif pada Siswa SMAN 2 Yayasan Soposurung Balige: Gambaran Kesejahteraan Subjektif pada Siswa SMAN 2 Yayasan Soposurung Balige Suaidah Lubis Suaidah; Dotor Hartaty Silaban; Iqbal Maulana Hasibuan Hasibuan; Nadya Bella Aritonang; Suhaimi Erfiranda; Rifa Mulyani; Rohimatun Fadilah Munte
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas serta gambaran tingkat kesejahteraan subjektif pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Kesejahteraan subjektif merupakan evaluasi individu terhadap kepuasan hidup serta pengalaman afek positif dan afek negatif dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji kesejahteraan subjektif pada remaja, kajian yang secara khusus menggambarkan kesejahteraan subjektif siswa SMA dalam konteks lingkungan sekolah lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui skala kesejahteraan subjektif yang disusun berdasarkan teori Diener. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan indeks daya beda atau rentang 0,311-0,836. Kemudian untuk reliabilitas skala kesejahteraan subjektif itu sendiri diketahui bahwa nilai reliabilitas memiliki nilai reliabel yaitu 0,753. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa rata-rata kesejahteraan subjektif pada siswa berada pada kategori sedang. Sebanyak 77,78% siswa berada pada kategori sedang, 14,81% pada kategori tinggi, dan 7,41% pada kategori rendah. Temuan ini penting sebagai dasar bagi pihak sekolah, khususnya layanan bimbingan dan konseling, agar dapat memaksimalkan dalam merancang program pendampingan psikologis dan penguatan kesehatan mental siswa.
Motherhood pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah Samsul Bahri; Hurriyatuddaraini Hurriyatuddaraini; Marzatillah Zuhra; Zikrina Sari; Nadya Bella Aritonang; Suhaimi Erfiranda; Risydah Fadilah; Suaidah Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kehamilan di luar nikah pada masa remaja yang cenderung mengalami peningkatan serta menimbulkan dampak psikologis, sosial, dan pendidikan yang signifikan, khususnya bagi remaja perempuan. Penolakan sosial, stigma masyarakat, tekanan dari keluarga, serta keterbatasan pengetahuan mengenai kesiapan psikologis sering kali menjadi faktor pemicu munculnya stres pada remaja yang mengalami kondisi tersebut. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara penerimaan sosial dan tingkat stres pada remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah berdasarkan pengalaman subjektif yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan sosial memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat stres pada remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah. Remaja yang memperoleh penerimaan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sosial cenderung mampu mengelola stres dengan lebih baik, sedangkan remaja yang mengalami penolakan sosial menunjukkan tingkat stres yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam menjaga kondisi psikologis remaja yang menghadapi kehamilan di luar nikah. Oleh karena itu, penguatan penerimaan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sosial diperlukan sebagai upaya preventif dan intervensi untuk menurunkan tingkat stres pada remaja.
Pengaruh Social Media Influencer terhadap Impulsive buying Produk Kosmetik: FOMO Sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswi di Kota Banda Aceh Samsul Bahri Samsul; Hurriyatuddaraini Hurriyatuddaraini; Marzatillah Zuhra; Zikrina Sari; Suaidah Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media Influencer terhadap impulsive buying produk kosmetik dengan Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi pada mahasiswi di Kota Banda Aceh. Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya Influencer sebagai sumber rujukan utama dalam pengambilan keputusan pembelian, khususnya pada produk kosmetik yang berkaitan dengan penampilan dan identitas diri. Paparan konten Influencer yang intens dan persuasif berpotensi menimbulkan FOMO, yaitu perasaan takut tertinggal tren, yang selanjutnya mendorong perilaku pembelian secara impulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswi di Kota Banda Aceh yang aktif menggunakan media sosial dan produk kosmetik. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang terdiri dari skala Social Media Influencer , FOMO, dan Impulsive buying menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media Influencer berpengaruh signifikan terhadap FOMO dan impulsive buying. Selain itu, FOMO juga berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying serta memediasi pengaruh social media Influencer terhadap impulsive buying. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor emosional berperan penting dalam mendorong perilaku pembelian impulsif produk kosmetik pada mahasiswi.
MORAL AGENCY IN CHALLENGING CONTEXTS: AN INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL INVESTIGATION OF ELECTION COMMISSIONERS’ EXPERIENCES Effendi, Robby; Fadilah, Risydah; Lubis, Suaidah; Juliana; Putri, Dwi; Bangun, Siti Sariah; Butar Butar, Fransisca Mularia
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1297

Abstract

This research investigates the lived realities of election commissioners operating under persistent institutional constraints during a local electoral process. Contemporary electoral research frequently depicts election administrators merely as procedural agents, providing insufficient insight into their ethical and psychological dimensions. This inquiry seeks to elucidate how election commissioners perceive pressure, moral obligation, professional dedication, and self-identity within the context of their daily responsibilities. Employing an interpretative phenomenological framework, information was gathered from six local election commissioners through solicited written responses via electronic mail, facilitating profound contemplation on their professional encounters. The gathered data underwent analysis through reflective thematic evaluation. The outcomes unveil four interrelated themes: ongoing structural pressures necessitating ethical discretion, moral impetus extending beyond mere procedural adherence, organizational allegiance functioning as a psychological safeguard, and the continual evolution of professional identity through ethical introspection. These results suggest that electoral integrity arises from the dynamic interplay between individual values and institutional expectations rather than solely from formal regulations. The study enhances psychological insights into moral agency within public service and underscores the necessity for institutional backing, ethical resilience training, and psychosocial support for election officials.
The role of job satisfaction as a mediator in the relationship between family support and turnover intention Sekar Dwi Ningrum; Rahmi Lubis; Suaidah Lubis
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1193800

Abstract

High levels of turnover intention remain a critical issue in organizations, yet existing studies have predominantly focused on workplace factors while overlooking the role of family-based resources. Drawing on the Job Demands–Resources (JD-R) framework, this study addresses this gap by examining family support as an external resource and its influence on turnover intention through job satisfaction. This study aims to analyze the mediating role of job satisfaction in the relationship between family support and turnover intention among employees. A quantitative explanatory design was employed with a sample of 456 employees of PT. XYZ, selected using a proportional sampling technique. Data were collected through validated and reliable questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that family support has a significant positive effect on job satisfaction and a significant negative effect on turnover intention. Job satisfaction also shows a significant negative effect on turnover intention and partially mediates the relationship between family support and turnover intention. These findings demonstrate that family support not only directly reduces employees’ intention to leave but also indirectly influences it by enhancing job satisfaction. Theoretically, this study extends the JD-R framework by integrating family support as an external resource that contributes to employee retention mechanisms. Practically, the findings emphasize the importance of incorporating family-supportive policies to strengthen job satisfaction and reduce turnover intention, thereby promoting organizational sustainability.
THE RELATIONSHIP OF TEACHERS' INTERPERSONAL COMMUNICATION AND VISUAL LEARNING STYLES ON THE INDEPENDENCE OF ENGLISH LEARNING STUDENTS OF SHAFIYYATUL AMALIYYAH MEDAN Mehri Hubbi Apmarja; Hasanuddin; Suaidah Lubis
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v4i6.2167

Abstract

English learning independence is currently problematic in carrying out the learning process. English learning independence is certainly influenced by many factors. This study aims to analyze and determine the relationship between teacher interpersonal communication and visual learning styles on students' English learning independence. This study is included in quantitative research with an associative causal nature. The sample of this study was 168 students spread across Saffiyatul Amaliyah students. The research data were collected using a research scale that was declared valid and reliable. The data analysis technique used multiple linear regression analysis. The results of the study showed that (1)There is a relationship between teacher interpersonal communication and students' English learning independence.Based on the results of the study, it was found that the regression coefficient value of the Interpersonal Communication variable (X1) was 0.329, which is positive. This means that Teacher Interpersonal Communication (X1) has a positive effect on English Learning Independence (Y). It is known that the t statistic or t count of Interpersonal Communication (X1) is 4.863> t table = 1.97 and the Sig. value is 0.000, which is <0.05 significance level, then Interpersonal Communication (X1) has a significant effect on English Learning Independence (Y). So it can be concluded that Teacher Interpersonal Communication (X1) has a positive and significant effect on English Learning Independence (Y).(2)There is an influence of visual learning style on students' independence in learning English.Based on the research results, it was found that the regression coefficient value of the Visual Learning Style variable (X2) was 0.106, which is positive. This means that when the Visual Learning Style (X2) increases by 1 unit, the English Learning Independence (Y) tends to increase by 0.106. It is known that the t statistic or t count of the Visual Learning Style (X2) is 1.997> t table = 1.97 and the Sig. value is 0.047, which is <0.05 significance level, then the Visual Learning Style (X2) has a significant effect on English Learning Independence (Y).(3)There is an influence of interpersonal communication between teachers and visual learning styles on students' English learning independence., Based on the results of the hypothesis test that has been carried out, it was found that the calculated F value is 13.965 and the Sig. value is 0.000. It is known that the calculated F value is 13.965 > F table 3.050 and the Sig. value is 0.000 < 0.05, then Interpersonal Communication (X1) and Visual Learning Style (X2) together or simultaneously have a significant effect on English Learning Independence (Y), and the coefficient of determination (R-Square) is 0.145. This value can be interpreted that the variables Interpersonal Communication (X1) and Visual Learning Style (X2) are able to influence English Learning Independence (Y) by 14.5%. it can be concluded that the visual learning style and teacher interpersonal communication together have an effect on English learning independence in students. The contribution of both in influencing learning independence is 14.5%. the remaining 100% - 14.5% = 85.5% is explained by other variables or factors.
Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Melalui Mediasi Kepercayaan Diri Teti Kristiani Ziliwu; Risydah Fadilah; Suaidah Lubis
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086100011

Abstract

Di lapangan, banyak siswa yang mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, seperti fasilitas belajar yang memadai dan perhatian terhadap proses akademiknya, namun tetap menunjukkan motivasi belajar yang rendah. Sebaliknya, ada siswa yang dengan dukungan orang tua yang terbatas tetap memiliki semangat belajar tinggi. Perbedaan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang memengaruhi hubungan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar, salah satunya adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris peran mediasi kepercayaan diri dalam pengaruh dukungan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 243 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yang valid dan reliabel, yaitu: instrumen dukungan orang tua, motivasib belajar dan kepercayaan diri. Analisis data dilakukan menggunakan analisis path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri, dan kepercayaan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar. Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan dari dukungan orang tua terhadap motivasi belajar melalui kepercayaan diri, yang menegaskan peran penting kepercayaan diri sebagai mediator.
Co-Authors Achyar, Ahmad Juliansyah Aini Shafra Anwar Aldo Rihdo Adytia Lubis Amanah Surbakti Anggi Damanik Anggi Mutia Dewi Anggita Oktavely Annisa Putri Atikah Suri Bangun, Siti Sariah Butar Butar, Fransisca Mularia Cut Kesuma Pahluvi Damanik, Anggi Hayani Desi Sintyasari Devi Eka Yulita Dina Khaliza Dinda Dohar Mauli Manurung Dotor Hartaty Silaban Dotor Hartaty Silaban Dwi Ayu Ningsih Dwi Putri Dwi Putri, Dwi Effendi, Robby Eka Puji Safitri Eka Setiawati Fadhillah Salsabila Putri Fadilah Husna Fernando Sitorus Fransisca Mularia Butar Butar Friska Berliana Berliana Graris Taremica Hafnizar Hafnizar Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hendra Yanuar Herna Sinaga Hurriyatuddaraini Hurriyatuddaraini Hutabarat, Ester Ika Nurhandayani Indah Puspita Sari, Indah Puspita Indrawan, Yudhistira Fauzy Iqbal Maulana Iqbal Maulana Hasibuan Hasibuan Irma Manurung Izdiharunnisa Izdiharunnisa Izdiharunnisa, Izdiharunnisa Jeane Agustientje Frans Juliana Khairun Nisa Khoiriyah Nurul Abdulloh Krisman Krisman Lahmuddin Lubis Lenny Marlina Simbolon Lijma Uliana Ritonga Lita Rasonia Saragih Lubis, Rizky Amelia M. Miftahul Rizki Tantri Marbun, Risma Anjelita Marzatillah Zuhra Mehri Hubbi Apmarja Mia Tarihoran Muhammad Nur Habibie Muhammad Syahreza Andrian Mutia Hermina Nadya Bella Aritonang Naomi Panjaitan Nasution, Muhammad Faisal Ramadhan Nefi Darmayanti Ningrum, Sekar Dwi Noka, Isara Abda Nurhasanah Nurhasanah Oktavely, Anggita Dwi Panjaitan, Naomi Anggriani Parinduri, Rusdah Patisina Qurratu Meutia Balqis Rahmi Lubis Raja Bob Ridwan Rambe, Rifatun Nihayah Ratna Dewi Ridna Shafira Rifa Mulyani Rifa Mulyani Risydah Fadilah Robby Effendi Rohimatun Fadilah Munte Salamiah Sari Dewi Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Sari, Yuli Novia Sekar Dwi Ningrum Sinaga, Herna Juniar Sintong Ekapriasi Situmeang Sinurat, Jakobus Maruli Tua Siregar, Hirmar Waki Omnihara Sitorus, Dinda Fernando Sondang Silaban Suhaimi Erfiranda Sukamto, Ika Sumiyarsi Tania Salsabila Hasibuan Tanjung, Pangihutan Syepriady Taqiyah Anasa Irsyah Tarigan, Siska Tarihoran, Mia Solistika Tariza Yuvi Yolanda Spreckhelsen Tasya Salsabila Tengku Havidz Syahputra Tengku Nuranasyah Syam Teti Kristiani Ziliwu Tresna, Nurayu Resmara Wahna Nurianda Widya Harianty Wikayatuddini Wikayatuddini Yana Nazela Ilma Yuningsih Yuningsih Zikrina Sari Ziliwu, Teti Kristiani