Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Development of the Agribusiness Local Content Curriculum in Growing Red Onions Class VII MTs. Muhammadiyah Kalosi Enrekang Regency Hisanan, Herawan; Abdul Haling; Arnidah, Arnidah; Nurhikmah H; Mohamad Ikbal Riski A. Danial; Abdul Hakim; Mitha Evalista
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 3 No. 04 (2024): November, International Journal of Education, Vocational and Social Science( I
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v3i04.1341

Abstract

This study is a development research that aims to explore: (1) the need for curriculum development in the local content of agribusiness focused on shallot cultivation for seventh-grade students at MTs. Muhammadiyah Kalosi in Enrekang district, (2) the validation of the learning product content for the Agribusiness Local Content Curriculum in shallot cultivation, and (3) the user responses regarding the practicality of the developed curriculum for seventh-grade students at MTs. Muhammadiyah Kalosi. The research subjects included content experts, media experts, teachers, and students who would be using the developed product. Specifically, the study involved 1 content expert, 1 media expert, 1 local content subject teacher, and 24 seventh-grade students at MTs. Muhammadiyah Kalosi. The research employed a development design adapted from Ken Peffers et al. (2007), which comprises six main activities. However, due to time constraints, the research focused on four activities: 1) identifying problems, 2) determining goals and solutions, 3) designing and developing products, and 4) demonstrating products. A needs assessment was conducted through questionnaires distributed to students and subject teachers, which revealed a strong requirement for a curriculum focused on agribusiness in shallot cultivation for seventh-grade students at MTs. Muhammadiyah Kalosi. The curriculum was validated as both feasible and practical, as evidenced by expert validators, teacher feedback, and group trials, all of which placed it in the "very good" category. The curriculum is deemed suitable for integration into educational contexts to help students maintain cultural relevance
Developing A Digital Model As A Literature For Preventing And Overcoming Cyberbullying Among Children And Teenagers K-Pop Fans Anwar, Citra Rosalyn; Arnidah, Arnidah; Lidayni, Asnur
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 9 Number 3 December 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v9i3.38935

Abstract

This study aimed to develop a digital module for Digital Literacy for children and young people who were KPop fans in Makassar, to prevent cyberbullying. Data showed that that K-Pop fans consisting of children and teenagers in Indonesia were one of the largest Internet users in the world. The high use of the internet was also directly proportional to the cyberbullying that occured to them, not only as victims but also as perpetrators. This was the reason, why this study was important to investigate even though many researches on digital literacy had been carried out, but not many had been found specifically targeting KPop fans, while they were active internet users. This study was development research referring to the 4-D model (Four) that proposed by S. Thiagarajan and Semmel (1974), which consisted of 4 stages of development, namely the stage of defining (Define), Design , Development (Develop), and dissemination (Disseminate), then reduced to a 3-D model which only consisted of 3 stages of development, namely the stage of defining (Define), Design, Development (Develop). The results produced a Digital Literacy Module, which emphasized content on digital skills, consisting of Devices used, Search Engines, social media applications and online conversations and shopping, all of which were adapted to the characteristics of KPop Fans. 
Lansia, Kelompok Masyarakat yang Rentan Mengalami Kejahatan Digital Arnidah, Arnidah; Anwar, Citra Rosalyn; Faridah, Faridah
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.68265

Abstract

Abstrak. Masyrakat Lanjut Usia (Lansia) merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami kejahatan digital. Fenomena kejahatan digital yang mereka alami juga cukup bervariasi. Mulai dari paparan hoaks dalam bidang kesehatan hingga penipuan bermotif perbankan yang dilakukan melalui panggilan seluler. Berdasarkan fenomena tersebut, kebutuhan edukasi terhadap lansia tentang literasi digital mutlak untuk dilakukan. Edukasi yang diperlukan tidak dalam bentuk individual, melainkan melalui komunitas-komunitas dimana mereka biasanya aktif. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan yang komperhensif, mulai dari pelatihan literasi digital, pendampingan dan bimbingan teknis terkait hoaks dan informasi, penggunaan aplikasi periksa fakta, cara menjaga data pribadi ketika menggunakan aplikasi digital dan bimbingan teknis untuk mengecek data pribadi yang dimiliki lansia. Dari pelaksanaan program ini diperoleh hasil post-test yakni banyaknya peserta yang kini lebih cepat mengenali hoaks dan cenderung melakukan verifikasi sebelum membagikannya. Mereka juga memahami pentingnya melaporkan hoaks kepada pihak yang berwenang atau platform media sosial untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Kata Kunci : Lansia, Literas Digital, Komunikasi, Internet, Makassar
PENGEMBANGAN E-BOOK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SMP KELAS VII Silvih, Silvih; Arismunandar, Arismunandar; Arnidah, Arnidah; Nurhikamh H, Nurhikmah H
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v23i1.7658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepraktisan serta efektivitas pemanfaatan e-book dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode penelitian ini penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, serta menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bontonompo, Kabupaten Gowa. Subjek penelitian adalah para ahli dan siswa kelas VII sebanyak 30 orang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa e-book memiliki tingkat kepraktisan yang sangat praktis dalam penggunaannya di kelas. Selain itu, efektivitasnya terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa. Produk e-book yang dikembangkan layak diimplementasikan sebagai media pada pelajaran Bahasa Inggris.
Pelatihan Pembelajaran Materi Seni Rupa Modern Dengan Menggunakan Video BBC Master of Modern Arts Dalam Bahasa Inggris di Parangtambung Makassar Erlangga Makawi , Faizal; Arnidah, Arnidah; Pattaufi, Pattaufi; Sri Rika Amriani. H; Aswan, Dedy
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 02 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i1.165

Abstract

The purpose of this learning activities is to enhance the knowledge of arts practitioners who lived in Parangtambung region of Makassar. The training materials utlisize BBC videos of Master of Modern Arts topic, which aim to provide relevant understanding of the development of art in Makassar. The training materials are in English to provide insight and motivatio for participants to have an awarness of the importance English as International Language. The BBC Maste of Modern Arts video explains the historical development of modern art, from the process, method to the end result. The results of this activity show an improvement in participants’ knowledge of visual arts and understandin English videos. The outcomes achieved in this training activity are ; (1) the participants’ knowledge of modern arts in today’s world becomes relefant; (2) participants’ English Language competency in terms of memorizing vocabularies and listening comprehension is improved..
MICROLEARNING-BASED E-MODULE LEARNING INNOVATION FOR CAPITA SELECTA COURSES Sri Hastuti, Nining; Monoarfa, Merrisa; Arnidah, Arnidah; Valentino Sinaga, Andromeda
Indonesian Journal of Educational Technology Vol 3 No 1 (2024): Indonesian Journal of Educational Technology
Publisher : Department of Educational Technology, Postgraduate Program, State University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijet.v3i1.2792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis microlearning untuk mata kuliah Kapita Selekta Pendidikan di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, sebagai respons terhadap kebutuhan mahasiswa akan bahan ajar yang lebih modern dan interaktif. Menggunakan model ADDIE, penelitian ini melalui lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil analisis awal menunjukkan kebutuhan kuat terhadap materi pembelajaran yang interaktif dan dapat diakses secara digital. Berdasarkan itu, dirancang e-modul yang kemudian dikembangkan menggunakan Canva dan diintegrasikan dalam format flipbook melalui Heyzine untuk meningkatkan aksesibilitas. Validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa e-modul ini memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi, dan hasil uji coba menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi di antara mahasiswa. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya pengintegrasian teknologi dalam bahan ajar untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran, menunjukkan efektivitas e-modul sebagai alat bantu pembelajaran yang relevan dan menarik dalam konteks pendidikan tinggi.
Employee Competence Development Needs at The Office of Education and Culture of Enrekang Regency Sulfia, Sulfia; Ansar, Ansar; Arnidah, Arnidah
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 1 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies (Early Access)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i1.73455

Abstract

Abstract.This study aims to analyze the competency development needs of employees at the Education and Culture Office of Enrekang Regency. The research focuses on five aspects of competency: knowledge, skills, self-concept and values, personal characteristics, and motivation. A qualitative descriptive approach was employed, utilizing data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. Informants included the head of the office, planning sub-section head, supervisors, and staff. The findings indicate that most employees possess sufficient basic understanding and skills to carry out their duties and responsibilities. However, there remains a need to enhance competencies in areas such as information technology proficiency, understanding of the latest policies, and skills in educational program planning and evaluation. Supporting factors include the availability of training and the employees’ commitment to continuous learning, while inhibiting factors include limited training facilities and mismatches between educational background and job assignments. The office’s efforts to address these needs include conducting regular training and workshops to improve staff competencies. The study recommends a structured, sustainable, and needs-based strategy for competency development.
Pengembangan Konten Podcast Edukatif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Puisi MTS DDI Jarasua di Kabupaten Soppeng Mubarak, Fadil; Arnidah, Arnidah; Sinaga, Andromeda Valentino
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gdwp2m81

Abstract

This study aims to identify the need for using educational Podcast content in Indonesian language subjects, design poetry-themed educational Podcast content, and describe the level of validity and practicality of the developed product at MTs DDI Jarasua, Soppeng Regency. The method used is the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The results of the study indicate that educational Podcast content is highly needed by students in learning poetry. Product feasibility assessments showed that it was highly valid based on content/material expert validation and media expert validation. The small group trial showed the product was practical, while the large group trial showed it was highly practical. In conclusion, the developed poetry-themed educational Podcast content is valid and practical for use in poetry learning for eighth-grade students at MTs DDI Jarasua.
Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL Bagi Guru di Kabupaten Gowa Arnidah, Arnidah; Asmar, Asmar; Fajrin Baids; Dariyono, Dariyono
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.583

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan nasional melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu mengembangkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengalaman belajar berbasis proyek guna menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir. Dalam rangka mendukung implementasi pendekatan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL bagi Guru di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang micro modul yang kontekstual, menarik, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum pelatihan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru terhadap konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun micro modul berbasis proyek, serta motivasi untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan praktik pembelajaran inovatif di Kabupaten Gowa.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model CIPP di UPT SPF SD Inpres Layang Bertingkat Wahyu Ningsih; Muh.Al Askar; Nurwahidah. R; Veny Loria Lino Padang; Rasmi Nigrahayu; Mulyaqillah; Arnidah Arnidah
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiimplementasi Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Inpres Layang Bertingkat menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan ini dilakukan untuk menilai kesiapan, pelaksanaan, dan hasil implementasi kurikulum gunamenghasilkan rekomendasi perbaikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengankepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsungkegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telahmenerapkan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh,dengan penggunaan modul ajar yang sesuai, meskipunmasih terdapat kendala dalam penguasaan teknologipendidikan dan keterbatasan fasilitas. Evaluasiberbasis model CIPP memberikan gambaran bahwapenerapan kurikulum ini telah meningkatkankompetensi akademik dan non-akademik siswa, khususnya dalam berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Rekomendasi yang dihasilkan meliputipenguatan pelatihan guru, peningkatan fasilitaspembelajaran, dan dukungan kolaborasi lintas sektoruntuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasimplementasi kurikulum.