Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERIAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAGI ANAK-ANAK DI PKBM Nurina Kurniasari Rahmawati; Abdul Hakim Maruf; Andy Ahmad; Nurimani Nurimani
Journal of Social Outreach Vol 1, No 1 (2022): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.009 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu para siswa paket di PKBM dalam pembelajaran  yang lebih menarik dan menyenangkan sehingga bisa meningkatkan minat belajar siswa untuk terus mendalami pembelajaran seperti matematika, IPA, ekonomi dan sosial. Selain itu pengabdian ini memberikan motivasi kepada siswa terkait masa depan yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti. Kurangnya pengetahuan para siswa tentang rencana kedepan membuat banyak siswa PKBM yang justru menjadi pengangguran, hal tersebut karena kurangnya pengetahuan tentang persiapan memasuki dunia kerja serta jika ingin kuliah kurangnya pengetahuan tentang jurusan yang akan diambil dan bagaimana memilih perguruan tinggi yang baik dan benar. Pendampingan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatnya minat belajar dan motivasi para siswa di PKBM  Negeri 17 Wilayah Tanjung Priok, dengan jumlah peserta sebanyak 30 mahasiswa yang berasal dari paket B dan C. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan kegiatan. Setelah kegiatan dilaksanakan dilakukan analisis dan evaluasi, terlihat bahwa anak- anak mengalami peningkatan dalam pemahaman nya terkait matematika, IPA, matematika dan sosial, motivasi mereka meningkat untuk bisa memperbaiki masa depan mereka dengan melanjutkan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari para siswa PKBM dan diharapkan bisa terus berlanjut untuk membimbing anak- anak dalam belajar matematika.Kata Kunci: konsep dasar matematika, pengabdian masyarakat, pembelajaran menarik.
PENDAMPINGAN BELAJAR DALAM WORKSHOP KONSEP DASAR PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK ANAK-ANAK SANGGAR KABASA Arie Purwa Kusuma; Nurimani Nurimani; Fiki Alghadari; Nurina Kurniasari Rahmawati
Journal of Social Outreach Vol 1, No 1 (2022): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.64 KB)

Abstract

Pembelajaran matematika menjadi mata pelajaran yang dianggap sulit bagi siswa, siswa merasa kebingunan dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah yang biasa diberikan oleh para guru dikarenakan siswa banyak yang belum mnguasai konsep dasar nya dan juga sudah merasa takut dengan pelajaran matematika. sebagian orang tua yang mampu memilih jalan mendatangkan guru privat untuk membantu anaknya memahami matematika. Berbeda dengan anak-anak di sanggar kabasa, tentunya mereka tidak bisa seperti teman-temannya yang mampu, sehingga anak-anak sanggar kabasa memerukan perhatian khusus supaya mereka memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait matematika. Tujuan pengabdian ini adalah untuk pendampingan pembelajaran bagi anak-anak sanggar kabasa. Pengabdian ini dilakukan oleh Dosen Program Studi Pendidikan Matematika yang berasal dari Kampus STKIP Kusuma Negara Jakarta yang bekerjasama dengan Sanggar Kabasa Kota Bekasi. Para Dosen memberikan materi terkait konsep dasar pembelajaran matematika yang cepat, mudah, dan menarik. Motivasi belajar matematika para anak-anak sanggar kabasa menjadi lebih besar yang terbukti dari besarnya antusiasme mereka dalam mempraktekkan apa yang diinstruksikan oleh pengajar. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan PKM ini sangat efektif. Selain itu, pengetahuan para siswa terhadap materi yang telah disampaikan lebih meningkat dilihat dari hasil tes. Kata Kunci: konsep dasar matematika, pengabdian masyarakat, pembelajaran menarik.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PADA APLIKASI TURUNAN (MAKSIMUM DAN MINIMUM) BERBANTUAN GEOGEBRA Nurina Kurniasari Rahmawati; Arie Purwa Kusuma; Arfatin Nurrahmah
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v11i1.2541

Abstract

Students' problem solving skills are still severely lacking, especially in derivative application materials (maximum and minimum). The purpose of this study is to find out how students' problem solving skills in derivative applications (maximum and minimum) are geogebra-assisted. The method used in this study is qualitative research method, with the focus of the research is the problem solving ability of students in derivative applications (maximum and minimum) assisted by geogebra. The subjects in this study were students of STKIP Kusuma Negara Jakarta who had attended the course or who were following the calculus I course, namely there were 6 students with purposive sampling techniques. The instrument in this study is the researchers themselves, tests to measure problem solving skills and interview guidelines. Data collection techniques are conducted with interviews, obsrevation and documentation. Data analysis techniques performed with data reduction steps, data display, data interpretation, conclusion drawing/verification. Presentation of data The results of the study showed that there is an improvement in student learning outcomes with the existence of mathematical modeling, especially in students with moderate and low problem solving skills, where students have been able to meet four indicators of problem solving, because students still need help in turning problems in problems into mathematical forms. And students with low problem solving skills only meet two problem solving indicators, because students must strive to understand the problems contained in the problem, then need to be directed in order to turn the problem into a form of mathematics
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL Nurina Kurniasari Rahmawati; Arie Purwa Kusuma; Haris Hamdani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggara pendidikan harus mampu melakukan penyesuaian terhadap peralihan metode pembelajaran yang harus dilakukan. Dalam proses pembelajaran daring, guru harus mengikuti perkembangan dalam beradaptasi dengan penggunaan teknologi baru. Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk membekali dan meningkatkan keterampilan para guru SDN Muktiwari 01 Bekasi untuk memberikan pembelajaran yang menarik dengan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis digital, Hasil observasi di lapangan masih banyak guru di merasa kesulitan dalam proses pembelajaran berbasis digital, seperti belum mengetahui aplikasi atau platform apa yang dapat digunakan untuk KBM secara digital. Berdasarkan masalah tersebut, maka tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan guru-guru SDN Muktiwari 01 Bekasi dalam memanfaatkan penggunaan media pembelajaran berbasis digital untuk meningkatkan literasi numerasi siswa. Metode penyelenggaraan pelatihan ini dengan pelatihan dan pendampingan. Para guru sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. karena mereka mendapatkan pengetahuan baru terkait media pembelajaran berbasis digital.
METACOGNITIVE SKILLS ANALYSIS OF STUDENTS IN INTEGRAL CALCULUS PROBLEM SOLVING Rahmawati, Nurina Kurniasari; Waluya, S B; Rochmad, Rochmad; Hidayah, Isti
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 12, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.218 KB) | DOI: 10.26418/jpmipa.v12i2.45052

Abstract

This study aims to describe the profile of students' metacognitive skills in solving integral calculus problems seen from the aspects of planning, monitoring and evaluation metacognitive skills. The research method used is descriptive qualitative research methods. The subjects in this study were 3rd semester students who had taken courses or were taking calculus II courses for the 2020/2021 academic year which were carried out using purposive sampling technique. In this study, the instrument used was a test to measure the ability in solving integral calculus problems in the form of essay questions, unstructured interview guidelines, documentation and observation. Data were analyzed in three stages, namely reduction, presentation, and conclusion or verification. The results in this study were students with high problem solving abilities had met the indicators of metacognitive skills, namely the planning, monitoring and evaluation stages. Students with moderate problem-solving abilities have only reached indicators of metacognitive skills, namely the planning and monitoring stages, but have not reached the evaluation stage, while students with low problem-solving abilities have not measured metacognitive skills indicators both at the planning, monitoring and evaluation stages. So that students with high problem solving abilities are more likely to have good metacognitive skills, because students with high problem solving abilities are well organized from planning, monitoring to the evaluation stage.
Sosialisasi Perkembangan Pola Pikir Remaja Di Era Globalisasi Dan Teknologi Deswita Deswita; Nurina Kurniasari Rahmawati; Arie Purwa Kusuma; Rifa Atiyah; Yun Risnawati; Nurhasanah Nurhasanah
Journal of Social Outreach Vol 2, No 1 (2023): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v2i1.5699

Abstract

Masa remaja awal merupakan masa ketika seorang anak tumbuh ke tahap menjadi seseorang yang dewasa yang tidak dapat ditetapkan secara pasti. Remaja mulai mempunyai kapasitas untuk memperoleh dan menggunakan pengetahuan secara efisien mencapai puncaknya dikarenakan pertumbuhan otak mencapai kesempurnaan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa terkait perkembangan pola pikir remaja di era globalisasi dan teknologi. Era revolusi industri 4.0 merupakan era informasi dan teknologi, dengan perubahan yang cepat, pertambahan yang signifikan dalam lingkungan masyarakat sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta pengetahuan yang membeludak. Remaja yang memiliki pola pikir yang baik, dapat menjadi pribadi yang berpikir secara sistematis dan lebih bisa berinteraksi dengan orang lain baik secara akademik maupun non akademik. Kata Kunci: Remaja, Pola Berpikir, Era globalisasi dan teknologi
BIMBINGAN TEKNIS KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI GURU DI RA AL KAUTSAR Deswita Deswita; Rifa Atiyyah; Arie Purwa Kusuma; Nurina Kurniasari Rahmawati
Journal of Social Outreach Vol 2, No 2 (2023): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v2i2.6762

Abstract

Supporting Indonesia's educational vision, and as part of efforts to restore learning, the Merdeka Curriculum (which was previously referred to as a curriculum prototype) was developed as a curriculum framework that is more flexible, while also focusing on essential material and developing the character and competence of students. Efforts to run an independent curriculum at this time, is one of the efforts to be able to implement it in the implementation of the curriculum, and teachers are very important in playing and implementing this independent curriculum to the fullest and can run well. The implementation of Community Service (PKM) carried out by STKIP Kusumanegara Lecturers was in the form of training on the implementation of the independent curriculum for teachers delivered to teachers under the auspices of all RA (Raudhatul Atfal) in Bogor district. This training is delivered in a systematic and simple manner so that it can be understood easily and can have a significant impact in realizing education for students. The result is an increase in teacher understanding in three aspects; (1), theoretically, (2), how to implement it, and (3), how to develop a curriculum. Keywords: Implementation, Curriculum, Free Learning, Training
Korelasi antara Kecerdasan Numerik dan Kemandirian Belajar Mahasiswa terhadap Prestasi Belajar Nurina Kurniasari Rahmawati; St. Budi Waluya; Isti Hidayah; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan numerik dan kemandirian belajar mahasiswa turut mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Mahasiswa dengan kecerdasan numerik tinggi akan mampu menguasai materi matematika dengan baik, demikian juga dengan kemandirian belajar mahasiswa yang baik cenderung membuat mahasiswa lebih semangat dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat korelasi positif antara kecerdasan numerik mahasiswa dan kemandirian belajarnya terhadap prestasi belajar pada mata kuliah kalkulus integral. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik korelasi. Sampel penelitian adalah 32 mahasiswa pendidikan matematika kelas 3A STKIP Kusuma Negara Jakarta. Instrumen yang digunakan adalah tes bentuk uraian (X1dan Y) dan angket (X2). Data dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara X1 dengan Y, dengan perolehan nilai koefisien korelasi 0.147 dan persamaan regresinya Y = 38.33 + 0.425 X1. Antara X2 dengan Y juga terdapat korelasi positif yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi = 0.426 dan persamaan regresi Y = 36.04 + 0.437 X2. Hasil perhitungan nilai Fhitung(6.855) > Ftabel(3.32). Hal ini menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara X1 dan X2 dengan Y. ini berarti bahwa 32% Y ditentukan oleh X1 dan X, kemudian sisanya dipengaruhi oleh faktor lain baik faktor internal maupun faktor eksternal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi positif antara kecerdasan numerik, kemandirian belajar, dengan prestasi belajar matematika pada mata kuliah kalkulus integral secara masing-masing maupun bersamaan
Numeration Literacy in Integral Calculus Problem Solving reviewed from Student Learning Style Nurina Kurniasari Rahmawati; St Budi Waluya; Isti Hidayah; Rochmad Rochmad
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how numerical literacy in solving calculus II problems as seen from the student's learning style. The subjects in this research were learners of STKIP Kusuma Negara Jakarta who had attended calculus II courses in the 2020/2021 school year, namely 2 students each with Visual, auditorial, and types of kinesthetic learning with purposive sampling techniques. The instruments in this study are researchers, a test to measure numerical literacy in the form of essay questions consisting of 4 questions, interview guidelines, and questionnaires to find out the student's learning style consisting of 60 points of statement. The results showed that out of 28 students who were polled there were 9 it was not possible to assess the learning style of students with visual learning styles, 14 students with auditory learning styles, 3 students with kinesthetic learning styles, and 2 students. Students who have forms of auditorial learning tend to have had higher numerical literacy than students who have visual and kinesthetic types of learning, and students whose type of visual learning tends to better for better numerical literacy than students Which have forms of kinesthetic learning. Students who have an auditory learning style have high numerical literacy, students who have a visual style of learning have moderate numerical literacy, and students with kinesthetic learning style have low numerical literacy.
Workshop Penyusunan dan Penilaian Soal Berbasis HOTS pada Pembelajaran Guru Matematika Suyanto; Arie Purwa Kusuma; Nurina Kurniasari Rahmawati; Fiki Alghadari
Kanigara Vol 1 No 1 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i1.3158

Abstract

Kegiatan workshop ini adalah bagian dari pengabdian masyarakat yang dilatarbelakangi oleh berkembangnya soal berbasis HOTS, Salah satu perkembangan dari sistem penilaian pendidikan di Indonesia saat ini adalah diterapkannya penilaian berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill). Kurikulum untuk matematika sekolah menengah telah berubah pada pengembangan berpikir HOTS. Selain itu juga untuk meningkatkan wawasan, inovatif dan ketrampilan guru-guru MTS Penerapan penilaian soal berbasis HOTS bertujuan agar proses pembelajaran khususnya matematika dapat mendorong siswa mengembangkan kemampuan berfikir kreatif. Metode pelaksanaan program adalah melakukan pengenalan HOTS, penyusnan HOTS dan penilaian soal HOTS. Kegiatan ini dilakukan kepada guru-guru MTs Se-Kota Bekasi. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diperoleh hasil bahwa: (1) Bertambahnya wawasan guru-guru Se-Kota Bekasi tentang pembelajaran Matematika inovatif yang berbasis HOTS, (2) Meningkatnya pemahaman guru-guru MTS Se-Kota Bekasi dalam memecahkan masalah Matematika yang menuntut berpikir tingkat tinggi yang berbasis HOTS.