Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI NTN PADA NELAYAN ARTISANAL DI PPN PEKALONGAN Abdul Kohar Mudzakir; Azis Nur Bambang; Imam Triarso
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v11i2.13122

Abstract

The low level of welfare of small fishermen is a problem that still cannot be solved. To get an overview of changes in fishermen's welfare quickly, an instrument that is easy to use and can fully describe the welfare of fishermen is needed. The fisherman's exchange rate can be used as an indicator based on the KKP guidelines in measuring the welfare of fishermen. Pekalongan City is one of the coastal areas with high resource potential, especially in the fisheries sector. One of the fishing ports in Pekalongan City is Pekalongan NFP, where the majority of fishermen are still classified as small fishermen. The picture of fishermen's welfare is closely related to the socio-economic conditions in the area. This study aims to determine the factors that influence the fisherman's exchange rate as an indicator of the welfare of artisanal fishermen in the NFP (Nusantara Fisheries Port) Pekalongan. The data used in this study are primary data and secondary data. Primary data were collected through questionnaires to respondents. Secondary data were collected through the desk study method in journals, articles, and books related to this research. The sampling technique used is purposive sampling where 159 people are taken as samples, the number of samples then becomes 130 people due to the elimination of outlier data as many as 29 people. Data analysis was performed using descriptive methods and multiple linear regression. Based on regression analysis, the results of this study found that age, education, total income, and total expenditure are factors that affect artisanal NTN in NFP Pekalongan.
PENINGKATAN KAPASITAS FASILITAS FUNGSIONAL MELALUI PROGRAM MINAPOLITAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PEKALONGAN, JAWA TENGAH Reza Kukuh Febrianto; Abdul Kohar Mudzakir; Abdul Rosyad
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 5, No 2 (2015): DESEMBER 2015
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.872 KB) | DOI: 10.15578/jksekp.v5i2.1020

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan Kota Pekalongan merupakan Unit PelaksanaTeknis dibawah Kementrian Kelautan Perikanan dan bertanggung jawab kepada Direktorat JenderalPerikanan Tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas fungsional, menganalisisprogram Minapolitan di PPN Pekalongan dan menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas fungsional,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pengambilansampel Purposive sampling dengan teknik non probability sampling dan kuota sampling kemudianmenggunakan analisa tingkat pemanfaatan, analisa likerts dan analisa SWOT . Hasil penelitian diperolehdari analisis likerts responden non pegawai atau masyarakat sekitar pengguna pelabuhan, nilai skorpemanfaatan fasilitas pelabuhan 3,1 dan responden pegawai pelabuhan, nilai skor pemanfaatan fasilitaspelabuhan berkisar antara 3,9 dengan hasil baik. Hasil perhitungan tingkat pemanfaatan TPI 14,04%,areal parkir 21,63%, dan Bak air bersih 60%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkatpemanfaatan fasilitas fungsional secara keseluruhan belum termanfaatkan secara optimal. Hasil analisaSWOT total skor pada faktor internal dan eksternal matrik. Dari perhitungan skoring faktor total nilaiskor untuk faktor internal didapatkan 3,09 sedangkan untuk faktor eksternal didapatkan 2,86 yang untukselanjutnya ditempatkan pada matrik didapatkan pada kuadran I yaitu strategi S-O (strength-opportunity).Strategi ini dibuat untuk menggunakan seluruh kekuatan untukmemanfaatkan peluang yang ada.Title: Enhancement the Capacity of Functional Facilities Through MinapolitanProgram In Nusantara Fishery Port (PPN) Pekalongan, Central JavaPekalongan Archipelagic Fishing Port a Technical Implementation Unit under the Ministry ofMaritime Affairs and Fisheries is responsible to the Directorate General of fisheries. Over the last 5 yearsemerging issues concerning the implementation of the program at the Pekalongan Archipelagic FishingPort. It is caused by disagreement between the respective stakeholders involved in the implementationof this program. This study aims to identify functional facilities, then develop a program to analyze theutilization rate Minapolitan and functional facilities in PPN Pekalongan. The method used in this researchis descriptive analytic method of sampling quota sampling and then use the analysis of the level ofutilization, Likerts analysis and SWOT analysis. The results were obtained from analysis of respondentsLikerts non employees or the community around the port, the port facility utilization score of 3.1 and therespondent employees of the port, the port facility utilization score value ranging between 3.9 with goodresults. The calculation result TPI utilization rate 14.04%, 21.63% parking area, and Bak 60% cleanwater. From these results it can be concluded that the utilization rate of the overall functional facilityhas not been utilized optimally. SWOT analysis results of the total score on the internal and externalfactors matrix. From the calculation of the total value of scoring factor scores obtained for internal factorof 3.09 while for external factors to obtain 2.86 which subsequently placed on the matrix obtained in thefirst quadrant is SO strategy (strength-opportunity). This strategy is made to use the whole power untukmemanfaatkan opportunities.
ANALISIS TEKNIS DAN FINANSIAL USAHA PENANGKAPAN JARING RAMPUS (GILL NET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) CITUIS, KABUPATEN TANGERANG Lusy Maulia Juliani; Abdul Kohar Mudzakir; Dian Wijayanto
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 5, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.9 KB) | DOI: 10.15578/marina.v5i1.7670

Abstract

Kabupaten Tangerang memiliki potensi perikanan laut yang melimpah. Alat tangkap yang banyak digunakan di Kabupaten Tangerang adalah cantrang, arad, payang, pancing ulur, bubu dan gill net. Jaring rampus merupakan alat tangkap jaring insang hanyut yang biasa digunakan nelayan untuk menangkap ikan-ikan pelagis kecil seperti ikan Kembung (Rastrelliger spp) dan ikan Layur (Trichiurus lepturus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknis penangkapan jaring rampus dan mengkaji kelayakan usaha penangkapan jaring rampus di PPI Cituis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018 - Januari 2019. Metode penelitian ini adalah survei. Metode analisis aspek teknis yang digunakan yaitu hanging ratio, shortening, tinggi jaring dan luas jaring dari alat tangkap jaring rampus. Metode analisis finansial usaha yang digunakan yaitu NPV, IRR, R/C ratio, ROI, BEP, PP dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapal jaring rampus berukuran 5-6 GT dan memiliki mesin penggerak berkekuatan 16-30 PK. Hasil dari analisis teknis alat tangkap jaring rampus yang diperoleh nilai hanging ratio sebesar 0,6; shortening sebesar 0,4; tinggi jaring sebesar 3,672 m dan luas jaring sebesar 144,7 m² dalam satu helai. Hasil analisis kelayakan usaha yang diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,17; BEP harga sebesar Rp68.208,-; BEP produksi sebesar 2.266 kg; ROI sebesar 17%; NPV sebesar Rp196.664.224,-; IRR sebesar 64,93%; PP sebesar 3,625 tahun dan Analisis sensitifitas < 1. Kesimpulannya bahwa usaha penangkapan Jaring rampus di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Cituis, Kabupaten Tangerang layak untuk diusahakan atau dilanjutkan.  Title: Technical and Financial Analysis of Gill Net at Cituis Fishing Port, Tangerang RegencyTangerang Regency has abundant fishery resource potential. The fishing gears in Tangerang Regency are danish seine, mini trawl, line, trap and gill net. Fishermen are using gill net to that is widely used catch small pelagic fish such as Mackerel and Fish Belt. This research aims to analyse the technical operation and business feasibility of gill net at Cituis fishing port. The survey was conducted in December 2018 to January 2019. The research method that has been used is the survey. Hanging ratio, shortening, net height and net broad were used to analyse the technical aspect of gill net. Meanwile, NPV, IRR, R/C ratio, ROI, BEP, Payback Periods and sensitivity analysis were used to analyse the financial feasibility of gill net business. The results showed that gill net fishing boats are <5 GT and have 16-30 PK propulsion engines. The research finds that hanging ratio of gill net in Cituis fishing port is 0.6; shortening of 0.4; net height of 3.672 m and net broad of 144.7 m2 in one peace. Financial analysis resulted in R/C ratio 1.17; BEP price Rp68,208,-; BEP production 2,266 kg; ROI 17%; NPV Rp196,664,224,-; IRR 64.93%; PP 3.625 years and sensitivity analysis < 1. Therefore, this study suggests that gill net fishery at Cituis fishing port is reasonable to be developed.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA TEMPAT PELELANGAN IKAN DENGAN METODE POTENTIAL GAIN CUSTOMER VALUE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Muhammad Rizqi Saputra; Abdul Kohar Mudzakir; Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Perikanan Tangkap, Juni 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TPI merupakan salah satu fasilitas fungsional yang memberikan pelayanan kepada nelayan. Pelayanan yang diberikan berupa tempat untuk melakukan proses lelang, penanganan dan pemasaran. Kepuasan peserta lelang terhadap TPI ditentukan oleh kualitas pelayanan yang disediakan oleh TPI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan dan menganalisis atribut-atribut pelayanan jasa yang mempengaruhi tingkat kepuasan peserta lelang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah populasi nelayan Trammel net 550 orang, bahwa sampel sebanyak 50 orang sudah mewakili populasi nelayan Trammel net sebesar 10%. Tingkat kepuasan peserta lelang dihitung menggunakan metode Importance Performance Analysis sedangkan kualitas pelayanan dianalisis menggunakan metode Potential Gain Customer Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta lelang terhadap pelayanan Tempat Pelelangan Ikan di PPS Cilacap adalah sebesar 98,01% disimpulakan bahwa belum memuaskan dilihat dari angka yang belum mencapai 100% (Memuaskan). Berdasarkan hasil penelitian, atribut-atribut yang diprioritaskan untuk diperbaiki dilihat dari nilai angka Indeks PGCV tebesar. Terdapat angka indeks PGCV terbesar ialah 5,74 adalah “Ketersedian Dana sosial untuk nelayan”.atribut perlu diperbaiki untuk mengurangi peluang ketidakpuasan. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat atribut yang harus diperbaiki kinerjanya agar memenuhi harapan peserta lelang.
ANALISIS CPUE DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL TANGKAPAN TUNA MADIDIHANG (Thunnus albacares) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Sri Lestari; Abdul Kohar Mudzakir; Sardiyatmo Sardiyatmo
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Perikanan Tangkap, Juni 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Cilacap masuk wilayah WPP 573 yang memiliki potensi hasil tangkapan Tuna Madidihang yang ditangkap dengan menggunakan tuna longline. Permasalahan yang ada perlu dikaji dari segi eksploitasi kegiatan penangkapan dan faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan Tuna Madidihang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai CPUE Tuna Madidihang di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan mengetahui faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan Tuna Madidihang yang didaratkan di PPS Cilacap secara simultan dan parsial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat studi kasus dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana, uji asumsi klasik, dan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukan nilai CPUE sebesar 248,71 kg/trip dan faktor-faktor yang berpengaruh nyata pada unit penangkapan tuna longline ada empat faktor dari tujuh variabel yang diamati, diantaranya bahan bakar (X1), ukuran kapal (X5), daya mesin (X6), dan lama trip (X7). Hubungan antara faktor-faktor produksi dengan produksi unit penangkapan tuna longline dapat direpresentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu: Ln Y = 314,427 + 2,236 ln X1 + 5,217 ln X5 –1,568 ln X6 + 0,475 ln X7. Terlihat bahwa elastisitas produksi dari penjumlah koefisien regresi (Σbi = 2,236 +5,217 – 1,568 + 0,475 = 6,360), elastisitas menunjukkan nilai sebesar 6,360 yang berarti setiap penambahan 1 persen faktor-faktor produksi secara bersama-sama akan meningkatkan produksi sebesar 6,360 persen.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN TANGKAP BAGAN PERAHU (CUNGKIL) DI PPP LEMPASING, BANDAR LAMPUNG Padmi Areta; Abdul Kohar Mudzakir; Sulistyani Dyah Pramitasari
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 1, No 03 (2017): Jurnal Perikanan Tangkap, Desember 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek teknis dan menganalisa keuntungan dan kelayakan usaha Bagan Perahu (Cungkil). Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 28 September-28 Oktober 2016 di PPP Lempasing, Bandar Lampung. Pengambilan data menggunakan metode observasi dan wawancara, data yang digunakan terdiri dari data primer (kontruksi alat tangkap, metode pengoperasian, daerah penangkapan, hasil tangkapan, biaya operasional), dan data sekunder (jumlah dan nilai produksi di PPP Lempasing, jumlah armada, jumlah nelayan). Untuk memudahkan dalam pengolahan data, maka pada penelitian ini peneliti menggolongkan unit usaha penangkapan Bagan Perahu (Cungkil) menjadi dua golongan yaitu golongan A dan golongan B, pembagian golongan ini diklasifikasi oleh beberapa aspek yang dapat mempengaruhi ekonomi seperti biaya operasionalnya, aspek tersebut diklasifikasi oleh beberapa aspek yang dapat mempengaruhi modal seperti biaya operasional, aspek tersebut terdiri dari penggunaan jumlah daya lampu perunit kapal, BBM pertrip, biaya investasi alat tangkap, dan biaya investasi kapal. Pengolahan data menggunakan analisis kelayakan usaha dengan beberapa indikator yaitu keuntungan, NPV,IRR, R/C Rasio, dan PP (Payback Period). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keuntungan golongan A Rp. 67.748.920 pertahun, NPV Rp. 54.850.557,3, IRR 22%, R/C Rasio 1.12, PP 3.30 (3 tahun 3 bulan), sedangkan keuntungan golongan B Rp. 97.987.015 pertahun, NPV Rp. 131,285,829.01, IRR 30%, R/C Rasio 1.15, PP 2.93 (2 tahun 9 bulan). Nilai usaha penangkapan tersebut melebihi nilai discount factor yang bernilai 15%, sehingga dapat dikatakan layak untuk diteruskan dan dikembangkan.
ANALISIS PERBANDINGAN KEUNTUNGAN USAHA DOCKING KAPAL PERIKANAN BERDASARKAN SISTEM PEMBAYARAN : STUDI KASUS DOK KAPAL ALONG JAYA BATANG DAN PT PISANG SARI DOK GUNUNG SLAMET PEKALONGAN Desi Dwi Ardiati; Abdul Kohar Mudzakir; Indradi Setiyanto
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 1, No 02 (2017): Jurnal Perikanan Tangkap, September 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis dan finansial serta kelayakan usaha Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari Gunung Slamet Pekalongan, membandingkan keuntungan usaha docking kapal dengan sistem pembayaran yang berbeda antara Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan, serta mengukur tingkat efisiensi ekonomis antara Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara yang dilengkapi dengan kuesioner dan observasi secara langsung di lapangan. Data primer terdiri atas kapasitas kapal, aspek ekonomis yang berupa biaya investasi, biaya total, pendapatan, dan aspek teknis yang berupa fasilitas docking kapal, sedangkan data sekunder berupa jumlah kapal, dan jumlah karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan layak dan menguntungkan. Dok Kapal Along Jaya Batang nilai rata-rata NPV Rp. 87.059.513,56, IRR 89%, B/C Ratio 1,23. Pengembalian modal cepat dengan PP 1,9 tahun. Margin keuntungan 0,354, Total Asset Turn Over 1,866, earning power 0,6, dan efisiensi berdasarkan pendapatan dan biaya sebesar 1,5. Sedangkan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan nilai rata-rata NPV Rp. 22.203.164,97, IRR 23%, B/C Ratio 1,4. Pengembalian modal sedang dengan PP 3 tahun. Margin keuntungan 0,571, Total Asset Turn Over 0,678, earning power 0,398, dan efisiensi berasarkan pendapatan dan biaya sebesar 2,414. Penelitian ini dapat memberikan pandangan mengenai penentuan sistem pembayaran yang lebih menguntungkan pada usaha docking kapal perikanan antara menggunakan GT kapal atau ukuran lunas kapal.
ANALISIS KINERJA KUD MINA MISOYO MAKMUR DALAM USAHA PERMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PEMALANG JAWA TENGAH Nadya Damayanti Utami; Abdul Kohar Mudzakir; Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 1, No 02 (2017): Jurnal Perikanan Tangkap, September 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis kinerja KUD Mina Misoyo Makmur sangat penting dalam pelayanan kepada anggotanya. Koperasi juga memiliki peranan penting dalam perekonomian rakyat, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi nelayan. Untuk mengetahui apakah suatu koperasi sudah baik maka koperasi tersebut perlu dilihat kinerjanya. Tujuan ini adalah untuk menganalisis kinerja usaha KUD Mina Misoyo Makmur dalam usaha simpan pinjamnya dan menganalisis kinerja KUD Mina Misoyo Makmur perspektif pelanggan dan anggota KUD dengan analisis Balanced Score Card (BSC). Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode studi kasus untuk menilai kinerja KUD. Alat analisis menggunakan Balanced Score Card (BSC) dengan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, perfsfektif pelanggan, perspektif bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Perspektif keuangan dihitung menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Metode pengambilan sample untuk angota KUD menggunkan metode quota sampling dan karyawan KUD menggunkan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja KUD Mina Misoyo Makmur dengan BSC dapat diketahui total score yaitu 87,93% , nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja KUD Mina Misoyo Makmur termasuk ke dalam kategori baik. Dalam perspektif keuangan dengan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas didapatkan total skor 17,5% kemudian perspektif pelanggan 25,59%, bisnis internal 25,34% dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan 19,5%. Hal ini menunjukkan bahwa KUD Mina Misoyo Makmur telah memberikan pelayanan terbaik terhadap anggotanya.
POLA MUSIM PENANGKAPAN IKAN KEMBUNG YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG PEMALANG Rizki Wahyuni Batubara; Agus Suherman; Abdul Kohar Mudzakir
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.27.4.2021.%p

Abstract

Alat penangkapan ikan (API) yang digunakan untuk menangkap ikan kembung di perairan Kabupaten Pemalang antara lain pukat cincin mini, jaring insang, cantrang dan payang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai CPUE (Catch per Unit Effort), nilai standardisasi hasil tangkapan ikan kembung (Rastrelliger spp.), dan pola musim penangkapan ikan kembung di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Asemdoyong, Pemalang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey dan menggunakan instrumen kuesioner untuk wawancara responden. Metode pengambilan contoh menggunakan teknik purposive sampling didapatkan 90 orang responden. Metode analisis data untuk mengetahui hasil tangkapan per upaya penangkapan (CPUE) dengan melakukan standardisasi API, sedangkan untuk mengetahui pola musim penangkapan digunakan metode rata-rata bergerak (moving average) dan deret waktu (time series) data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPUE ikan kembung (Rastrelliger spp.) yang didaratkan di PPP Asemdoyong, Pemalang selama kurun waktu 10 tahun terakhir (2011-2020) berfluktuatif dan cenderung mengalami penurunan dengan nilai rata-rata CPUE sebesar 29,03 kg/trip. Puncak musim penangkapan ikan kembung (Rastrelliger spp.) terjadi pada Maret dengan nilai Indeks Musim Penangkapan (IMP) tertinggi yaitu sebesar 163%.The fishing gear used to catch mackerel in Pemalang Regency waters include mini purse seine, gill net, cantrang and payang. This study aims to analyze the CPUE (Catch per Unit Effort) value, standardization value of mackerel (Rastrelliger sp.), and the pattern of the fishing season at the Coastal Fishery Port (CFP) Asemdoyong, Pemalang. The research method was carried out using descriptive survey techniques and a questionnaire instrument to interview respondents. The sampling method using snowball sampling obtained 90 respondents. The data analysis method to determine the catch per fishing effort is CPUE analysis and standardization of fishing gear. To determine the pattern of the fishing season, moving average and time series data are used. The results showed that the CPUE of mackerel (Rastrelliger sp.) landed at the Coastal Fishery Port (CFP) Asemdoyong, Pemalang during the last ten years (2011-2020) fluctuated and tended to decrease with an average CPUE value of 29.03 kg/trip/year. The peak of the fishing season for mackerel (Rastrelliger sp.) occurred in March, with the highest Fishing Season Index (IMP) of 163%.
ANALISIS CPUE DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL TANGKAPAN TUNA MADIDIHANG (Thunnus albacares) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Sri Lestari; Abdul Kohar Mudzakir; Sardiyatmo Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.551 KB)

Abstract

Perairan Cilacap masuk wilayah WPP 573 yang memiliki potensi hasil tangkapan Tuna Madidihang yang ditangkap dengan menggunakan tuna longline. Permasalahan yang ada perlu dikaji dari segi eksploitasi kegiatan penangkapan dan faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan Tuna Madidihang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai CPUE Tuna Madidihang di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan mengetahui faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan Tuna Madidihang yang didaratkan di PPS Cilacap secara simultan dan parsial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat studi kasus dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana, uji asumsi klasik, dan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukan nilai CPUE sebesar 248,71 kg/trip dan faktor-faktor yang berpengaruh nyata pada unit penangkapan tuna longline ada empat faktor dari tujuh variabel yang diamati, diantaranya bahan bakar (X1), ukuran kapal (X5), daya mesin (X6), dan lama trip (X7). Hubungan antara faktor-faktor produksi dengan produksi unit penangkapan tuna longline dapat direpresentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu: Ln Y = 314,427 + 2,236 ln X1 + 5,217 ln X5 – 1,568 ln X6 + 0,475 ln X7. Terlihat bahwa elastisitas produksi dari penjumlah koefisien regresi (Σbi = 2,236 + 5,217 – 1,568 + 0,475 = 6,360), elastisitas menunjukkan nilai sebesar 6,360 yang berarti setiap penambahan 1 persen faktor-faktor produksi secara bersama-sama akan meningkatkan produksi sebesar 6,360 persen
Co-Authors - Asriyanto - Pramonowibowo - Sardiyatmo Abdul Rosyad Abdul Rosyid Adhiatma Mario Sipahutar Adhyaksa Dault Adlina, Karisma Safira Agnes Puspitasari Sudarmo Agus Hartoko Agus Santoso Agus Suherman Agustakristi, Ribka Elda Aisah Aisah Aldise Kresna Dewi Tutianvia Aliyah, Siti Himamul Ardianti, Desi Dwi Arif Rahman Aristi Dian Purnama Fitri Ashad, Haendra Kusuma Putra Atid, Afaf Munirohq Azis Nur Bambang Bambang A Wibowo Bambang Argo Wibowo Bayu Putra Nur Wijaksono Bunasor Sanim Dersi Herka Mayu Desi Dwi Ardiati Dian Ayunita N N D Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Dyah Rahayu Ningtyas Edwi Ria Agustina EDY H.P. MELMAMBESSY Faik Kurohman Fitriani Fitriani Fransius Try Syahputra Siahaan, Fransius Try Syahputra Haendra Kusuma Putra Ashad Haeruddin Haeruddin Hakimul Bahri, Aushov Dzaky Hendrik Anggi Setyawan Herna Octivia Damayanti Hernuryadin, Yayan Herry Boesono Herry Boesono Husnul Yaqin Harahap, Husnul Yaqin Hutama, Darmadi Pergala Ika Istikasari, Ika Imam Triarso Indradi Setiyanto Indradi Setiyanto Indradi Setiyanto Indradi Setyanto Jaya, Sutrisman Amei Juniko, Nidia Karimah, Siti Rohmatul Kukuh Prakoso, Kukuh Kurniawan Kurniawan Lusy Maulia Juliani Manik, Dessyanti Melina Antika Merdiana, Shervinda Eky Merida Tri Juliastuti, Merida Tri Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Muhammad Rizqi Saputra Mulyono S. Baskoro Mustofa, Nova Rodhiyana Nadya Damayanti Utami Nugraha Permana, Nugraha Nugroho, Kun Budi Nurhayati, Eka Siwi Okta Tri Nurhayatin, Okta Tri Padmi Areta Pamuji, Lestiana Dwi Pangastuti, Wahyu Novia Pramonowibowo Pramonowibowo Pramudya, Ega Anatya Furi Putri Rizki Febriani Rahayu Septia Ningsih Rahmad Dharmawan Rengganis, Aninda Reza Kukuh Febrianto Rifa, Muhamad Rinda Noviyanti, Rinda Rizki Wahyuni Batubara Rochmat, Rochmat Rosanti, Dwike Primadita Safa'ah, Kurniyati Saputra, Muhammad Rizqi Sardiyatmo Sardiyatmo Sardiyatmo Sardiyatmo Sella Nazda, Sella Selvi Marcellia Setyanto, Indradi Setyawan, Hendrik Anggi Shiffa Febyarandika Shalichaty Siti Annisa Dwi Setiani Nurfadillah Siti Himamul Aliyah Soepanto Soemokaryo Solely Ermin Dwi Listiana Sri Lestari SRI LESTARI Sudarmo, Agnes Puspitasari Sugeng H. Wisudo Sugiarto S Sulistyani Dyah Pramitasari Suradi Wijaya Saputra Suryanti Taniasari, Nungky Taufik Yulianto Tiffany, Annas Erina Trisnani Dwi Hapsari Tutianvia, Aldise Kresna Dewi Utami, Nadya Damayanti Wardini, Tuty Maria Werdani, Riandhita Eri Yusrin, Fildah Latifi