Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Cegah GTM Melalui Peningkatan Kapasitas Ibu Mengolah Bahan Lokal Menjadi Menu Sehat Balita Julianto, Errix Kristian; Abidin, Ahmad Zainal; Ardianti, Ikha; K, Fitria Rizky; A, Niken Yuli; F, Yuzita Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wd1f0n18

Abstract

Fenomena Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada balita menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh keluarga di desa tersebut. Fenomena ini menggambarkan kondisi di mana balita menolak makan, memilih makanan tertentu, atau hanya makan dalam jumlah yang sangat sedikit. Hal ini berisiko menyebabkan masalah malnutrisi pada anak, yang dapat mengganggu tumbuh kembang fisik dan kognitif mereka. GTM pada Balita sering kali dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang pentingnya gizi seimbang dan kebiasaan makan yang kurang baik. Sehingga pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan ibu-ibu agar mereka mampu memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia untuk membuat makanan yang sehat dan menarik bagi balita mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Pagerwesi Trucuk Bojonegoro oleh ISTeK ICsada Bojonegoro pada 31 ibu yang memiliki anak balita. Metode yang digunakan dengan memberikan pemberdayaan kepada para ibu dengan anak balita berbasis binaan dan pelatihan yang meliputi persiapan kegiatan, pelaksanaan, partisipasi mitra, evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan ini didapatkan terdapat 11 ibu yang masih memiliki pemahaman dalam kategori kurang, 15 ibu dalam kategori cukup, dan 5 ibu dalam kategori baik. Untuk menjaga kesinambungan program ini, dibutuhkan dukungan lanjutan dari pemerintah desa dan mitra agar edukasi gizi dapat diterapkan secara berkelanjutan. Selain itu, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat bagi tumbuh kembang anak, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Oskar-19 "Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan" Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro Abidin, Ahmad Zainal; Julianto, Errix Kristian; Yusuf Efendi
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Adanya kasus pneumonia baru yang pertama kali tercatat di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada Desember 2019. Asal muasal penularan ini balum terdeteksi secara pasti, akan tetapi kasus pertama dihubungan dengan penemuan di lokasi pasar ikan wuhan. Kemudian WHO menginformaiskan pada 11 Februari 2020 bahwa Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) adalah merupakan kondisi kasus baru yang bisa menginfeksi manusia secara cepat. Jenis virus ini terjadi dari manusia ke manusia lainnya dengan dugaan perantara media penularan adalah lewat udara. Data kasus covid-19 hingga Oktober 2020 menunjukkan angka 410.088 kasus di Indonesia. Sedangkan wilayah jawa timur sendiri kasus terkonfirmasi positif covid-19 sejumlah 52.465 kasus dan di daerah Bojonegoro juga menyumbang angka kasus terkonfirmasi posistif di tanah air sebanyak 549 kasus. Permasalahan di masyarakat masih banyak yang belum paham pencegahan penularan covid-19 ini diantaranya pentingnya menggunakan masker ketika aktivitas di luar rumah rumah, pentingnya personal hygiene, cuci tangan pakai sabun, dan pyshical distancing. Berdasarkan hal tersebut, maka kami mengusung tema OSKAR “Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan” Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro, Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program pengabdian masyarakat. Didapatkan dari hasil pengkajian bahwa 76,8 % keluarga masih tabu akan informasi kesehatan terkait COVID-19 dan bagaimana cara pencegahanya yang bisa di manfaatkan untuk menjaga kesehatan keluarga. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dari setiang kabi tentang COVID 19 secara menyeluruh serta adanya pemberian tanaman obat bagi kleuarga di akhir sesi sebagai embrio bagi keluarga binaan unruk sadar dan senantiasa menanam TOGA sebagai pertolongan pertama pada keluara jika membutuhkan.
Rancang Bangun Mesin Distilasi Minyak Atsiri dengan Sistem Pendingin Kontinu sebagai Sarana Praktikum dan Produksi Essential Oil di Laboratorium Rekayasa Pangan Ikhwanudin, Angga Herviona; Widadi, Nurul; Guntoro; Abidin, Ahmad Zainal; Oktanuriawan, Jefry
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/plp.v4i1.5676

Abstract

An essential oil distillator consists of a distillation kettle, condenser, cooling water tank, and separating funnel. The design of this tool aims to create an essential oil distillation machine that can be used as a learning tool in practicums, research and community service. The research method used is research and development consisting of design, manufacture, testing of tool performance and testing of essential oil quality. The essential oil distillation procedure in this study is the steam method. The materials used are eucalyptus leaves and twigs, citronella leaves, and kaffir lime leaves and twigs. The performance testing of the tool carried out consists of distillation rate, essential oil yield, distillation process temperature, physical properties of materials, fuel consumption, cooling water performance, and fuel consumption efficiency. Testing of the quality of the essential oil produced consists of odor, color, refractive index, specific gravity, and substance content tests through GCMS tests. This tool was successfully made and produced eucalyptus, citronella, and kaffir lime essential oils. The yield of essential oil of citronella leaves was 0.208%, eucalyptus leaves 0.37%, and kaffir lime leaves 0.575%. Meanwhile, the test results for the specific gravity of essential oil of citronella leaves were 0.8712, eucalyptus leaves 0.9130, and kaffir lime leaves 0.8528. The test results for the refractive index of essential oil of citronella leaves were 1.475, eucalyptus leaves 1.489, and kaffir lime leaves 1.448. The distillation rate of essential oils produced was 0.00249 kg/hour (eucalyptus leaves), 0.00272 kg/hour (lemongrass leaves), and 0.00828 kg/hour (kaffir lime leaves). The average energy efficiency of the distillation equipment produced was 48.79%.
Epistemologi Tafsir al-Jami' li Ahkam al-Qur'an Karya al-Qurtubi abidin, ahmad zainal; Zulfikar, Eko
KALAM Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v11i2.1326

Abstract

A review of epistemology of al-Qurtubi tafsir is very important. This is to determine how the origins, sources, methods, and steps are taken by the author. As comprehensive tafsir with fiqh pattern, this work contributes information and relatively different approach in which the author is far from fanaticism sect. He uses various arguments of the scholars then he chooses a strong one according to the mufassir. With descriptive-analytic study, this paper finds that al-Qurtubi epistemology base is a combination of bil ma'sur and bil ma'qul, a combination of textual and contextual which expresses many perspectives before it has been chosen as the truth by al-Qurtubi without fanaticism impression against embraced sect. Based on the review of his resume, this paper proves that the interpretation of al-Qurtubi is a representation in which the author associates and responds to the problems that happened at that era and answers based on the era.
Pendekatan Edukatif Guru untuk Mengatasi Tantangan Anak Hiperaktif di TK Dharma Wanita Desa Sempu Ngebel Ponorogo Abidin, Ahmad Zainal; Azizah, Suci Midsyahri
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Membangun Desa Melalui Pemberdayaan SDM
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to describe how teachers identify hyperactive children, strategies used in dealing with hyperactive children's behavior, and the impact on hyperactive children at Dharma Wanita Kindergarten, Sempu Ngebel Village, Ponorogo. The community service method uses Asset, Based, Community, and Development (ABCD) with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the community service show that the teacher's educational approach to dealing with hyperactive children implemented includes providing motivation, individual guidance, special attention, placing children in the front position, the use of fun learning methods, and educational media such as puzzle games. The impact on hyperactive children includes limited understanding of children's special needs, lack of resources and training, and suboptimal parental support. This community service concludes that the role of teachers is very important in creating a conducive learning environment for hyperactive children, with synergistic support from schools and parents. It is recommended that teachers improve their competencies through inclusive learning training, while schools and parents strengthen cooperation for the successful management of hyperactive children.
Implementasi Konsep Pendidikan Humanistik Dalam Perspektif Al-Qur’an Surat Al-Isra’ AYAT 70 Ratnawati, Dewi; Abidin, Ahmad Zainal
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2019.7.2.337-357

Abstract

Reality that occurs related to the role of the environment in shaping the learner's personality is largely incompatible with the concept of humanistic education. The implications of the negative environmental role have an impact on moral degradation. Moral degradation of students includes free sex, crime, loss of respect to educators, and the loss of moral values ​​in students. There are external and internal factors in the emergence of moral degradation students. The existence of humanistic education is as a fortress to prevent moral degradation. The focus of this study is on the concept of humanism education, the influence of humanism education on students' social interaction, the humanism education in the perspective of Al-Isra: 70, and the implementation of humanism education according to Al-Isra: 70 in the education of learners. This research is formed through library research with content analysis approach. The researcher finds that  activities carried out by students in the learning process based on norm in  the rules on educational institution. The activity can be formed as social interactions to develop character, abilities and talents. That are possessed by students formed on Pancasila and religious values.
Promoting Eco-Pesantren Based on Qur’an and Hadith at PPTA Al-Kamal Integrated Islamic Boarding School, Blitar, East Java, Indonesia Abidin, Ahmad Zainal; Noorhidayati, Salamah
QOF Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Keiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/qof.v9i1.2794

Abstract

This article aims to analyze how the Living Qur’an and Hadith approach is operationalized in the eco-pesantren at Al-Kamal Integrated Islamic Boarding School (PPTA), Blitar, East Java, Indonesia, and to uncover its contribution to environmental empowerment and the surrounding community. This research employs a qualitative field research method using the Living Qur’an-Hadith approach within the framework of socio-cultural studies. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, with research subjects including pesantren leaders, eco-pesantren program managers, and students (santri). The findings reveal the following: first, the basic principles of the eco-pesantren at PPTA are rooted in ecological values found in selected Qur’anic verses (QS al-Baqarah [2]: 30; QS al-A‘rāf [7]: 56; QS al-Qaṣaṣ [28]: 77) and prophetic traditions that emphasize human vicegerency, the prohibition of environmental destruction, and cleanliness as part of faith. Second, these principles are implemented through sanitation programs (clean water provision, hygiene facilities, and a health post) and a waste bank system involving waste sorting and utilization of both organic and inorganic waste. Third, the eco-pesantren not only impacts the pesantren internally but also generates economic and social benefits for the surrounding community, such as utilizing food waste for livestock feed and generating income from plastic waste. This study demonstrates that the application of ecological principles from the Qur’an and Hadith through the eco-pesantren concept at PPTA has a significant impact on environmental awareness and community well-being, while enriching the study of the Qur’an and Hadith within the context of contextual social practices.
NEW MEANING OF I'JÂZ AL-QUR`ÂN IN M. QURAISH SHIHAB'S THINKING Musyafa, Mochamad Choirul; Abidin, Ahmad Zainal
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kontemplasi
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.2021.9.1.1-28

Abstract

Abstract The meaning of I’jaz underwent development in the hand of Quran believers. Quraish Shihab, one of Indonesia mufassir said that the Holy Quran and its miracles do not know the limit of time and space. In ‘Ulûm al-Qur`ân, the speciality which is owned by the Holy Quran is its miracle’s aspects. Those aspects include the spects of its literary, law and creed, science and unseen signals. According to Quraish Shihab, the speciality of the Holy Quran is divided into two; miracles and privileges. For him, the miracle’s aspects of the Holy Quran are literary aspects, scientific and unseen signals. While the privilege of the Holy Koran are another things which are not included in the Holy Koran’s miracles. The things under consideration to say about the miracle of the Holy Quran is that the Prophet Muhammad is an ummî, social circumstances of the Arab community when The Holy Koran was revealed and the type of the Holy Quran’s gradual revelation in some years. Keywords: I’jaz, Miracle, Privilege, Ummi Abstrak Makna I'jaz mengalami perkembangan di tangan orang-orang yang mengimani Al-Quran. Quraish Shihab sebagai salah satu mufassir Indonesia mengatakan bahwa Alquran dan mukjizatnya tidak menegenal batas waktu dan ruang. Dalam ‘Ulûm Al-Quran, kekhasan yang dimiliki oleh Al-Quran adalah aspek i’jaz-nya. Aspek itu meliputi sastra, hukum dan kepercayaan, sains dan isyarat gaib. Menurut Quraish Shihab, kekhasan atau spesialisasi Al-Quran dibagi menjadi dua; keajaiban dan hak istimewa. Baginya, aspek mukjizat Al-Quran adalah aspek sastra, ilmiah dan berita gaib. Sementara keistimewaan Alquran adalah aspek lain yang tidak termasuk dalam mukjizat Alquran. Hal-hal yang mesti dipertimbangkan untuk mengatakan tentang realitas mukjizat Al-Quran adalah bahwa Nabi Muhammad SAW tidak bisa baca tulis (ummî), keadaan sosial jahiliyyah masyarakat Arab ketika Al-Quran diturunkan dan pola pewahyuan Al-Quran bertahap dalam beberapa tahun. Kata kunci: I'jaz, Keajaiban, Keistimewaan, Ummi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU NON SUISIDAL SELF INJURY (NSSI) PADA REMAJA DI DESA SUMBERREJO TRUCUK BOJONEGORO Julianto, Errix Kristian; Ardianti, Ikha; Abidin, Ahmad Zainal
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v14i1.309

Abstract

ABSTRAK Fenomena saat ini, masalah kesehatan jiwa yang banyak jumpai pada remaja adalah ansietas, depresi, dan risiko bunuh diri. Remaja yang mengalami masalah psikososial seperti depresi, cemas, stres, gangguan tidur, traumatic dan sedih berkepanjangan akan tetapi tidak tau apa yang harus mereka lakukan sehingga cenderung melampiaskan kearah perilaku negatif dan destruktif seperti penyalahgunaan napza, kekerasan, kriminalitas, putus sekolah, hingga kondisi paling jauh yaitu memiliki pemikiran terhadap bunuh diri. Kurangnya upaya deteksi dini melalui screening dan minimnya informasi kesehatan khususnya kesehatan jiwa, baik pencegahan maupun penatalaksanaanya akan meningkatkan resiko remaja mengalami putus asa bahkan berpikiran bunuh diri atau yang sering disebut dengan istilah Nonsuicidal Self-Injury (NSSI) (Ramadia,A et.al (2023).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku Non Suicidal Self-Injury (NSSI) pada remaja di desa sumberrejo trucuk bojonegoro. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah remaja usia 12-17 tahun sebanyak 45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga lebih dari sebagian adalah kategori cukup yaitu 26 responden (57,8%) dan perilaku NSSI mayoritas kategori tidak pernah yaitu 38 responden (84,4%). Serta nilai hasil uji analisis kendall’s tau yaitu dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,358 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,015. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan hubungan dukungan keluarga dengan perilaku Non Suicidal Self-Injury (NSSI) pada remaja di desa Sumberrejo Trucuk Bojonegoro.
HUBUNGAN FUNGSI KELUARGA: HEALTH CARE FUNCTION DENGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI KELURAHAN KEPATIHAN KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO Suryani, Renita Dwi; Efendi, Yusuf; Abidin, Ahmad Zainal
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK HIV/AIDS di Kabupaten Bojonegoro sebagian besar menyerang kelompok usia produktif yang menjadi tumpuan perekonomian keluarga. Kontribusi fungsi perawatan kesehatan (Health Care Function) sangat penting untuk di optimalkan melalui tugas anggota keluarga dan untuk menekan angka kejadian penyakit HIV/AIDS, contohnya melalui pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS yang diberikan keluarga sesuai tugas fungsi keluarga, mengingat remaja termasuk dalam usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga: health care function terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak remaja usia 17-21 tahun sebanyak 66 keluarga dan sampel sebanyak 66 responden. Hasil penelitian menunjukkan keluarga kurang dari sebagian melaksanakan fungsi keluarga: health care function kategori cukup dengan pengetahuan remaja cukup sebanyak 18 responden (27%), fungsi keluarga: health care function kategori kurang dengan pengetahuan remaja kurang sebanyak 16 responden (24%), fungsi keluarga: health care function kategori baik dengan pengetahuan remaja baik sebanyak 16 responden (24%). Berdasarkan uji kendall Tau didapatkan hasil p value sebesar 0,000 yang bearti nilai signifikansinya adalah < 0,005 dan nilai r sebesar 0,524 yang berarti terdapat arah positif dengan kekuatan hubungan yang kuat. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan fungsi keluarga: health care function terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro.