Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Segmenting Targeting Positioning dan Marketing Mix Zeamie pada Kelompok Wanita Tani Bunga Anggrek di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Nuril Lailil Muharromah; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13563

Abstract

KWT Bunga Anggrek merupakan salah satu kelompok wanita tani yang terletak di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep yang menghasilkan produk turunan yaitu jagung yang digunakan sebagai salah satu bahan baku utama pembuatan produk Snack Mie jagung ZEAMIE. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis segmenting targeting, positioning dan marketing mix produk ZEAMIE. Metode analisis segmenting, targeting positioning dan marketing mix  menggunakan analisis kualitatif dengan survey dan wawancara langsung dengan pemilik usaha. Segmentasi pasar ZEAMIE terdiri dari segmentasi geografis, demografis dan psikografis dengan target pasar yang dituju adalah anak-anak. Positioning ZEAMIE memposisikan produknya sebagai produk sehat yang ditujukan untuk anak-anak, karena tidak mengandung bahan pengawet.
Kontribusi Wanita Tani Jagung Lokal Madura terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Pakaan Laok Vaundrawati Dheananda Salsadyra; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Teti Sugiarti
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13814

Abstract

Keterbatasan perekonomian rumah tangga di pedesaan membuat wanita di desa harus ikut bertanggung jawab atas perekonomian rumah tangganya sehingga berprofesi sebagai wanita tani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) karakteristik wanita tani yang berpartisipasi dalam usahatani jagung lokal, dan (2) tingkat kontribusi wanita terhadap pendapatan rumah tangga petani jagung lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penilitian adalah wanita tani di Desa Pakaan Laok. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 35 orang dan ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas wanita tani di lokasi penelitian berada pada usia produktif, rumah tangga yang memiliki jumlah tanggungan keluarga lebih dari empat orang hampir mencapai 50%, lebih dari 80% wanita tani yang memiliki pengalaman bertani lebih dari 20 tahun, hasil usahatani yang paling banyak berkisar antara 0-16 kg tiap musim tanam, dan peluang kerja yang banyak ditangkap oleh wanita tani adalah hanya bertani. 2) Mayoritas kontribusi wanita tani terhadap pendapatan rumah tangga petani jagung lokal tergolong kecil, namun 77,14% pendapatan rumah tangga petani masih lebih kecil dari UMK Kabupaten Bangkalan tahun 2021.
Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Keripik Singkong di UD. Sumber Mutiara Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang Yuliana Mama Riszinin; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15209

Abstract

Keripik singkong yaitu camilan yang digemari oleh semua kalangan dengan rasa yang bermacam-macam jenisnya seperti original, pedas dan balado. Umumnya singkong salah satu produk pertanian yang bisa memberikan nilai tambah secara ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen keripik singkong UD. Sumber Mutiara dan menganalisis atribut-atribut keripik singkong yang diinginkan konsumen. Sampel diambil menggunakan accidental sampling sebanyak 45 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan, konsumen keripik singkong UD. Sumber Mutiara rata-rata usia 17-24 tahun, pendidikan terakhir SMA, berprofesi mahasiswa/pelajar dan memiliki pendapatan kurang dari Rp.1.000.000. Atribut yang menjadi preferensi konsumen keripik singkong adalah atribut bentuk keripik bulat, rasa original, kemasan plastik dan harga Rp.12.000 - 13.500 350 gram. Rasa, harga, kemasan dan bentuk keripik adalah atribut yang dipertimbangkan secara berurutan.
Female Farmworkers Participation in the Cultivation of Madurese Local Maize at Pakaan Laok Village Vaundrawati Dheananda Salsadyra; Taufik R D A Nugroho; Teti Sugiarti
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 5 No. 02 (2022): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.v5i02.20311

Abstract

The role of women in the agricultural sector in developing countries is essential. Female farmworkers have dominated the workforce in corn cultivation; nevertheless, it is challenging to apply dissemination materials on corn planting as these workers still use their agricultural insight from generation to generation. This study aimed to determine: 1) the characteristics of female farmworkers who participate in local corn cultivation, 2) the level of women's participation in local corn cultivation activities, and 3) the factors that influence women's participation in local corn cultivation.The research lsite is in Pakaan Laok Village, which was determined by purposive technique. Sample-taking was by simple random sampling. Methods of data analysis used descriptive analysis and multiple linear regression. The results showed that most female farmworkers' age ranges between 40-54 years, did not attend school, and the income ranges between Rp. 0-667,000 per planting season, land ownership status is individual ownership, and their economic motivation is to help their husbands. The variables of education, farm income, and economic motivation partially affect women's participation. In contrast, age and land ownership do not partially affect the participation rate of female farmworkers. The level of participation of women farmers at the planning stage is in a low category, and at the implementation, the stage is in a very high category
Manajemen pakan ternak Sapi Madura Di Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan Mohd Syahfien bin Ilyas; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Andrie Kisroh Sunyigono
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15507

Abstract

Peternak sapi Madura di Desa Dempo Barat dalam memberikan pakan tidak menentu setiap harinya dan kurangnya pengetahuan terhadap jenis pakan yang baik untuk konsumsi sapi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakterisitik jenis pakan sapi Madura dan mengetahui manajemen pakan ternak sapi Madura di Desa Dempo Barat. Penentuan sampel menggunakan metode Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian identifikasi karakterisitik pakan yang diberikan yaitu rumput gajah, odot, lamtoro, jerami, dedak padi dan jamu. Manajemen pakan ditinjau dari jumlah pemberian pakan, frekuensi pemberian pakan, cara pemberian pakan, cara pemberian air minum dan perlakukan khusus. Jumlah pemberian pakan kurang dari rata-rata kebutuhan konsumsi yaitu 10% dari berat badan, frekuensi pemberian pakan hijauan dilakukan tiga kali sehari, konsentrat satu kali sehari dan jamu secara kondisional. Cara pemberian pakan dilakukan  secara kereman dan pemberian air minum dibatasi. Perlakuan khusus yang dilakukan peternak yaitu pemijatan sapi guna menghaluskan bulu sapi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani untuk berusahatani cabe jamu secara intensif di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto Vira Sarifah Meilani; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15522

Abstract

Desa Pakandangan Barat merupakan salah satu desa di Kabupaten Sumenep yang petaninya banyak membudidayakan tanaman cabe jamu masih sebagai tanaman sampingan dengan teknik pertanian tradisional. Tanaman cabe jamu  adalah tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh industri obat tradisional dan farmasi. Cabe jamu selain memiliki harga yang menarik perhatian petani, permintaan cabe jamu juga membuat petani ingin tetap membudidayakannya. oleh karenanya, untuk mengukur minat petani cabe jamu di Desa Pakandangan Barat maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dan faktor yang mempengaruhi minat petani cabe jamu Desa Pakandangan Barat. Metode yang digunakan yaitu analaisis deskriptif dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat minat petani tergolong tinggi dengan persentase 86%. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat petani adalah variabel Sarana Produksi /ketersediaan air, sedangkan faktor lain seperti pendidikan, umur, pendapatan, luas lahan, dan pengalaman usahatani tidak berpengaruh terhadap minat petani.
Analisis nilai tambah pisang sebagai bahan utama pembuatan ledre pada UD. Vatisa Family Ivani Rahma Suri Wijayanti; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.18575

Abstract

UD. Vatisa Family merupakan salah satu produsen pengolahan pisang di Kabupaten Bojonegoro yang menghasilkan produk ledre. Ledre merupakan makanan ringan khas Bojonegoro yang berbentuk gulungan tipis seperti kue rol dan bahan baku utamanya buah pisang raja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan pisang raja menjadi ledre dan mengetahui besarnya nilai tambah dari pengolahan pisang raja menjadi ledre pada UD. Vatisa Family. Perhitungan nilai tambah dapat diketahui dengan menggunakan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UD. Vatisa Family memperoleh nilai tambah sebesar Rp. 64.064/Kg dengan rasio nilai tambah sebesar 46,71%. Rasio tersebut termasuk kategori rasio tinggi karena 40%. Margin keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp. 127.143/Kg dan digunakan untuk tenaga kerja, modal, serta keuntungan pemilik usaha. Saran untuk UD. Vatisa Family tetap mempertahankan dan mengembangkan usahanya dalam membuat ledre pisang raja, karena nilai tambah yang di hasilkan termasuk kategori tinggi dan mampu memberikan keuntungan dari kegiatan tersebut.
Peningkatan Kapasitas Menajemen dan Kewirausahaan Pengelola BUMDES Jaya Lestari Desa Pandebeh Kecamatan Kamal Mardiyah Hayati; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho; Mohammad Wahyu Firdaus
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.582

Abstract

BUMDes Jaya Lestari memiliki tujuan untuk memberikan dampak dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan desa. Usia BUMDes yang masih relatif muda menjadi tantangan pengelola untuk mencapai tujuan tersebut. Permasalahan yang dialami BUMDes Jaya Lestari adalah belum memiliki struktur manajemen organisasi, rencana kegiatan dan pemasaran serta belum memiliki unit bisnis. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan kewirausahaan pengelola BUMDes Jaya Lestari. Antara lain kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan mendukung BUMDes Jaya Lestari adalah Peningkatan kompetensi manajerial pengelola BUMDes, Training kewirausahaan dan pemasaran komoditas unggulan desa dan Penyusunan rencana bisnis serta kelayakan usaha BUMDes. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah ceramah/ presentasi, diskusi, analisa dan praktik. Kegiatan ini dilaksanakan bersama BUMDes Jaya Lestari, Desa Pandebeh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan pada bulan September–Desember tahun 2022. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode pengisian borang bersama tim pengabdi dan pengelola BUMDes berdasarkan indikator capaian yang sudah ditetapkan.
Efisiensi Saluran Pemasaran Sapi Potong Peternakan Rakyat di Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Aji Kusuma Wardana; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v8i2.375

Abstract

Beef cattle farmers in Soko District are still based on prices from intermediary traders because there is no benchmark price from the government, so farmers have a weak bargaining position. The purpose of this research was to determine the level of marketing efficiency of beef cattle in the marketing channel. The study was conducted in Soko District, Tuban Regency, with 60 respondents consisting of 43 breeders, 14 collectors, and three slaughters. The research was conducted from March to June 2022. A sampling of breeders was carried out by purposive sampling, and snowball sampling was carried out to identify the marketing channels. The analysis was done by identifying marketing channels and functions, analyzing marketing margin, farmer's share, marketing efficiency, and profitability index on each marketing channel. The study results showed that there are two models of marketing channels. The first model is called model A, a marketing channel for cattle, and model B, a marketing channel for beef. The marketing channel for the cattle, channel I Model A, is the most efficient. In contrast, the marketing channel for the meat, channel I Model B, is more efficient than Channel II Model B. Based on farmer's share calculations and marketing efficiency, the four marketing channels are efficient because has a farmer's share value of >50% and marketing efficiency of <5%. Breeders are advised to choose the shortest channel in marketing beef cattle. Beef cattle at a young age can be sold through channels I model A and II model A because these channels are already efficient according to margin analysis, farmer's share, marketing efficiency, and profitability index. For beef cattle with mature ages, breeders can sell directly to slaughters such as channel I model B so that breeders can get maximum profits.
Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Sirup Salak Produksi Kelompok Tani Ambudi Makmur Desa Kramat, Kabupaten Bangkalan Annisa Nouril Fadilah; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15725

Abstract

Permasalahan yang dihadapi produsen sirup salak adalah penjualan sirup salak pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 555 botol dibandingkan tahun sebelumnya yang dapat mencapai 998 botol. Oleh karena itu sangat penting bagi produsen untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap sirup salak. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui pengaruh karakteristik konsumen pada keputusan pembelian sirup salak, (2) mengetahui atribut-atribut produk yang menjadi pertimbangan konsumen dalam keputusan pembelian sirup salak di Kabupaten Bangkalan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sebanyak 25 orang. Tujuan dianalisis dengan menggunakan analisis konjoin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika kombinasi atribut yang paling menjadi pertimbangan oleh konsumen dalam membeli sirup salak adalah rasa original, harga Rp. 16.000, volume330 ml, dan dengan cara pembelian secara offline/outlet. Untuk atribut yang paling dipertimbangkan adalah atribut rasa.