Claim Missing Document
Check
Articles

Mengedukasi Petani Anggrek: Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Sektor Pertanian Petani Mitra DD Orchid Nursery Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi; Agustin, Vegyta Irna; Mawardani, Eka Istara; Ulfa, Maria; Saubari, Fahmi
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Welfare : March 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v2i1.1169

Abstract

This activity aims to provide an in-depth understanding of sanitation to DD Orchid Nursery partner farmers in Batu Malang City. The method used is a partnership-collaboration approach with two stages: preparation of outreach and implementation of activities. The results of the implementation of the activity showed a positive impact in the form of increasing farmers' awareness of the importance of environmental cleanliness around their orchid gardens. This has a positive impact on the health of the orchids and the workers. With this approach, partner farmers have succeeded in understanding how important it is to maintain a clean environment to support healthy orchid growth. It is hoped that this awareness will bring positive changes in their agricultural practices and increase orchid yields. Through this collaborative partnership, efforts to improve sanitation in the orchid cultivation sector will become more focused and targeted, strengthening the company's contribution to supporting sustainable agricultural practices.
Strategi bumdes dalam pengembangan pengelolaan sampah TPS3R (Studi kasus BUMDes Dasa Warsa di Desa Waru Barat Kabupaten Pamekasan) Marista, Tri Lestari; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi; Zuhriyah, Amanatuz
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21359

Abstract

Desa Waru Barat merupakan salah satu desa yang sudah memiliki unit usaha TPS3R di BUMDes nya. TPS3R hanya melakukan pengangkutan dan pemilahan sampah yang dapat dijual, tetapi belum ada pengelolaan terhadap sampah yang tidak dapat dijual. Permasalahan pada penelitian ini adalah belum adanya strategi yang tepat untuk dilakukannya pengembangan pengelolaan usaha TPS3R. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui faktor internal dan eksternal yang berpengaruh dalam pengelolaan usaha TPS3R dan (2) merumuskan alternatif strategi yang tepat untuk pengembangan usaha TPS3R di Desa Waru Barat. Responden penelitian ini adalah manajemen BUMDes dan pelanggan layanan TPS3R. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari matriks IFE dan EFE untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, matriks IE, SWOT, dan QSPM. Berdasarkan matriks SWOT, jasa layanan angkut sampah TPS3R berada di kuadran I pada strategi SO. Hasil penelitian menunjukkan urutan nilai daya tarik yang dapat diterapkan yang pertama yaitu melakukan sosialisasi yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang program-program dan kebijakan terkait pengelolaan sampah dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, strategi kedua yaitu mengoptimalkan penggunaan lahan untuk lokasi pengelolaan sampah, dan strategi ketiga yaitu membuat leaflet atau booklet yang berisi informasi seluruh kegiatan TPS3R dan manfaat keberadaan TPS3R kemudian disebarkan kepada masyarakat agar seluruh informasi mengenai TPS3R dapat dipahami oleh masyarakat.
Analisis pendapatan usaha tani bawang merah di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Nisak, Hoirun; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.20175

Abstract

The agricultural sector is divided into 3 subsectors, namely food crops, plantations, and horticulture. One of the agricultural commodities in the horticulture subsector is shallots. Waru Barat village is one of the villages that produce shallot commodities in Pamekasan Regency. However, there are problems faced by farmers including harvesting activities simultaneously causing a decline in selling prices, farmers have not made records related to costs incurred and profits obtained, as well as the lack of availability of inorganic fertilizers. The purpose of this study is to: (1) analyze the income of shallot farmers in Waru Barat Village, (2) analyze the feasibility of shallot farming in Waru Barat Village. The methods used are revenue analysis and feasibility analysis. The Data used are primary data obtained from interviews directly with farmers using questionnaires. The results showed that the average income of shallot farmers amounted to Rp146,971,031/Ha in 2 planting seasons. The results of the feasibility analysis of shallot farming are feasible to be developed because the value of R/C ratio is 3.26 1 and the value of B/C ratio is 2.26 1. Farmers can use seeds, fertilizers as needed and take care of the means of production for a longer service life.
Analisis perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian camilan kacang mete UD. Putri Suja Imelda, Fadila Rosa Farkha; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.16930

Abstract

UD Putri Suja merupakan salah satu home industry yang mengolah kacang mete mulai dari gelondongan kacang mete menjadi produk setengah jadi (kacang mete mentah) dan produk jadi (kacang mete goreng) yang berada di Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Meningkatnya persaingan bisnis antar industri menuntut UD Putri Suja sebagai salah satu produsen kacang mete untuk memahami karakteristik, menganalisis, dan penentuan faktor dominan perilaku konsumen yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian camilan kacang mete. Analisis yang digunakan dalam penelitian meliputi analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier berganda. Diketahui dari hasil penelitian sebagian besar perempuan, berusia 28-32 tahun, bekerja sebagai karyawan swasta, berpenghasilan Rp 500.000 – 1.000.000, dengan pendidikan terakhir SMA. Secara bersama-sama (simultan) dengan faktor budaya, sosial, psikologis, dan pribadi berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen camilan kacang mete UD Putri Suja. Sedangkan secara sendiri-sendiri (parsial) faktor pribadi yang memiliki pengaruh paling dominan. Sebagai rekomendasi atau saran, UD Putri Suja perlu untuk memperhatikan dan memahami karakteristik serta perilaku konsumen sehingga menciptakan strategi pemasaran yang efektif untuk menarik minat beli konsumen konsumen karena hal tersebut berhubungan dengan faktor pribadi yang pengaruhnya paling dominan terhadap keputusan pembelian camilan kacang mete di UD Putri Suja. Proses keputusan yang dipengaruhi oleh faktor pribadi terdiri dari usia, pekerjaan, keadaan ekonomi, dan gaya hidup di era digital yang semakin banyak berkembang market place yang dapat diakses semua kalangan perlu diperhatikan oleh pemasar.  
Saluran dan margin pemasaran sapi potong di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan Lestari, Indah Alisia Puji; Sunyigono, Andrie Kisroh; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.15639

Abstract

Sapi potong menjadi salah satu sektor unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Pamekasan. Permasalah utama yang dihadapi adalah pada proses pemasaran yang masih melibatkan banyak lembaga pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk saluran dan margin pemasaran sapi potong di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Penelitian menggunakan sampel 42 peternak, pedagang sapi potong dan tukang jagal sapi dengan teknik sampling snowball. Metode penelitian yaitu menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif untuk menjawab permasalahan pada saluran pemasaran, dan deskriptif kuantitatif pada analisis margin pemasaran dan farmer share. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran yaitu, peternak ke pedagang pengepul ke pedagang di pasar kemudian ke tukang jagal sapi. Sedangkan pada saluran kedua dari peternak ke pedagang di pasar kemudian terakhir tukang jagal sapi. Saluran pemasaran kedua menjadi saluran terefektif disebabkan mempunyai rantai terpendek dan hanya ada satu lembaga pemasaran yang terlibat didalamnya. Nilai margin pemasaran saluran pertama adalah Rp784.091 dengan farmer share 96,31% dan margin pemasaran saluran kedua Rp 640.000 dengan farmer share 95,07%. Berdasarkan nilai farmer share maka saluran pemasaran pertama lebih efisien dibandingkan saluran pemasaran kedua. Kebijakan penentuan harga terendah dan tertinggi dari pemerintah dapat meminimalkan kerugian bagi peternak dan konsumen sapi potong.
Efisiensi Teknis Usahatani Jagung di Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur Eka Istara Mawardani; Fuad Hasan; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9 No 1 (2025): Agustus-Desember 2025
Publisher : Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/agroteknologi.v9i1.10592

Abstract

Produktivitas aktual jagung Kecamatan Semanding masih berada di bawah produktivitas potensialnya karena kemungkinan penggunaan faktor produksi yang belum efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi produksi, mengukur efisiensi teknis, dan mengetahui penyebab inefisiensi teknis usahatani jagung di Kecamatan Semanding. Penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 99 petani jagung diambil secara proporsional yang berasal dari tiga Desa produsen jagung terbanyak di Kecamatan Semanding. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan metode Stochastic Frontier Analysis (SFA) dan pendekatan Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi jagung adalah benih, pupuk Urea dan tenaga kerja, sedangkan pupuk NPK berpengaruh negatif. Usahatani jagung di Kecamatan Semanding belum efisien secara teknis di mana inefisiensi teknis berasal dari sumberpendapatan lain. Berdasarkan hasil analisis maka petani dapat meningkatkan produksi dengan menambah jumlah benih dan pupuk urea sesuai dosis anjuran dan menintensifkan penggunaan tenaga kerja.
Strategi pengembangan UMKM Bakso Wijaya Arema melalui Business Model Canvas di Kabupaten Pamekasan Andriansyah, Muhammad Nizar; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi; Destiarni, Resti Prastika
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.31206

Abstract

The Bakso Wijaya Arema Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME), established in 2007, faces fundamental operational and developmental challenges. Key issues include an unrepresentative sales location, lack of structured financial records, absence of branches, and suboptimal promotion. Internally, the MSME exhibits weaknesses in market segmentation understanding, a lack of clear value proposition, and manual financial management. This research aims to formulate a comprehensive development strategy for Bakso Wijaya Arema MSME in Pamekasan Regency by evaluating its existing business model and enhancing marketing, promotion, and overall performance. Employing a descriptive qualitative approach, data was collected through observation, interviews, and documentation. Analysis utilized the Business Model Canvas (BMC) to describe the business model and identify influencing factors, along with SWOT analysis (IFAS and EFAS matrices) to pinpoint strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Findings position the MSME in Quadrant III (W-O) of the SWOT matrix (IFAS = -1.06; EFAS = 9.17), indicating significant internal weaknesses alongside substantial external opportunities. Consequently, a Weaknesses-Opportunities (W-O) strategy is recommended, focusing on leveraging these opportunities to overcome internal deficiencies. Proposed strategies include developing digital distribution channels, partnering with online ride-hailing services, enhancing product value through innovation, implementing promotions and discounts, establishing dedicated digital marketing and customer relations divisions, and transitioning to more accurate and efficient digital financial management. These strategies seek to expand market reach, boost competitiveness, and address internal weaknesses by capitalizing on external opportunities.
Strategi pengembangan agroindustri kerupuk rambak pada UD. Maju Jaya Kabupaten Bojonegoro Setyawan, Agung; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.21132

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi pengembangan kerupuk rambak pada UMKM UD. Maju Jaya berdasarkan pada analisis SWOT dan untuk mengetahui strategi pengembangan kerupuk rambak UMKM Maju Jaya berdasarkan hasil analisis EFAS IFAS serta analisis SWOT dan Matriks Grand Strategy. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif sedangkan tehnik pengumpulan data menggunakan cara wawancara dan observasi. Metode analisis data pada penelitian ini ialah menggunakan Analisis EFA IFAS, Matriks Grand Strategy SWOT yang dilengkapi dengan Matrik SWOT.  Hasil penelitian ini ialah: 1) Berdasarkan hasil pada analisis SWOT maka strategi yang tepat diimplementasikan adalah strategi agresif. 2) Dengan memanfaatkan harga yang terjangkau untuk memperluas pemasaran yaitu dengan cara mempromosikan produk kerupuk rambak lebih luas. Kekuatan ini memungkinkan UMKM Maju Jaya sehingga dapat merebut peluang yang ada seperti memperluas pasar serta berpotensi dapat meningkatkan keuntungan.
Analisis strategi pengembangan usaha wingko Lamongan (studi kasus Toko Wingko Dellafa Lamongan) Cahyanti, Isanur; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi; Wijayanti, Dian Eswin
Agriscience Vol 6, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i1.23233

Abstract

Wingko adalah jajanan khas di kabupaten Lamongan. Sebagai makanan tradisional, wingko ini terkenal sehingga banyak berkembang usaha yang memproduksi olahan wingko ini, salah satunya adalah toko wingko Dellaffa Lamongan. Permasalahan yang dihadapi adalah intensitas pengunjung yang cukup ramai dibandingkan dengan usaha sejenis yang berada di lokasi yang sama, sehingga tetap diperlukan strategi yang tepat untuk mempertahankan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal Wingko Dellafa yang dapat mempengaruhi kinerja bisnisnya. (2) Menganalisis peluang dan ancaman eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis Wingko Dellafa di pasar. (3) Merumuskan alternatif strategi pengembangan yang sesuai berdasarkan hasil analisis SWOT. (4) Menilai prioritas dan kelayakan masing-masing alternatif strategi dengan menggunakan analisis QSPM. Metode yang digunakan yaitu analisis SWOT dan analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan total skor matriks IFE 3,03 dan total skor EFE sebesar 3,11 sehingga memposisikan perusahaan pada sel I matriks IE yang berarti berada dalam kondisi Grow and Build. Strategi yang dapat digunakan yaitu penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa diketahui total skor pada strategi Penetrasi Pasar adalah 6,40, pengembangan pasar adalah 6,37 dan Pengembangan Produk adalah 5,39.
Dampak Contract Farming Peternak Sapi Perah Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Pasuruan Herlin, Mariana; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22288

Abstract

Food security is a strategic issue in agricultural development. Dairy farmers in Tutur Subdistrict, Pasuruan Regency face problems of small-scale livestock ownership, which has an impact on low milk production and income. Limited capital and production facilities cause unstable income, which affects the ability to meet household food needs. Contract farming is a solution to overcome these problems. This study aims to identify the factors that influence farmers' decisions to join contract farming and analyze its impact on household food security. This study was conducted in Tutur District, Pasuruan Regency, with 96 respondents using a multistage sampling method. Data analysis used probit regression to identify participation factors and Propensity Score Matching (PSM) to estimate the impact of contract farming on household food security as measured using the Food Insecurity Experience Scale (FIES). The results showed that the number of livestock and farming experience had a significant effect on farmers' participation in contract farming. PSM analysis shows that contract farming reduces the FIES score by 1.586%. This indicates that contract farming significantly improves household food security.