p-Index From 2021 - 2026
18.46
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan (Journal of Soil Science and Environment) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) OPSI Widyariset JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JABE (Journal of Accounting and Business Education) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Sistem dan Manajemen Industri GIZI INDONESIA Jurnal Mahasiswa Bina Insani INOVTEK POLBENG SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Menara Perkebunan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Prologia Jurnal Ulunnuha Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Jurnal Litbang Polri Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Widyariset Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Mitra Pendidikan: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Literasi Jurnal Ekonomi dan Bisnis SADE Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Maharot : Journal of Islamic Education Jurnal Lazuardi Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Jurnal Pariwisata Indonesia TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Proceedings of The ICECRS Industrial Research Workshop and National Seminar Jurnal Lemhannas RI JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Ekonomi dan Bisnis (JEB) Pareto : Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Balance: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Akses : Journal of Public and Business Administration Science Mamangan Social Science Journal Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TekLA) Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Maharot : Journal of Islamic Education Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Sharing And Jumping Task In Collaborative Teaching And Learning Process admin admin; Slamet Asari
DIDAKTIKA Vol 23 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.515 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v23i2.28

Abstract

Providing material in the forms of task in collaborative teaching and learning process is one way in tapping the potential of the student's ability both on the cognitive, affective or psychomotoric trait.The task material provided in this collaborative learning is to foster a dialogical situation, communicative atmosphere, mutual listening and learning among students. The material itself is an obligatory task which is in accordance with the capacity of each student. Material assignments or tasks in the learning process is not only as an evaluation tool but also as a tool triggering the implementation of the teaching procedures to deliver real results that makes the students understand and learn the actual learning. Therefore, the level of task must be considered to obtain real change for each student learning.
PENGAJARAN READING BERBASIS HOLISTIC admin admin; Yudhi Arifani
DIDAKTIKA Vol 20 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.535 KB)

Abstract

Matakuliah Reading 1 yang diajarkan melalui program Lesson Study (LS) merupakan salah satu matakuliah ketrampilan berbahasa Inggris (English Skills) bagi mahasiswa semester satu Prodi pendidikan bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Gresik. Sebagai matakuliah kategori English Skill, pembelajaran reading sebelum pelaksanaan lesson study diajarkan hanya untuk pemahaman bacaan saja dan pengajaranya belum begitu variatif serta belum mampu menyentuh tataran pengembangan kreatifitas berfikir kritis mahasiswa, serta belum menyentuh pembelajaran yang bersifat terpadu. Pada artikel ini peneliti mencoba menerapkan sebuah penelitian menggunakan design Classroom Action Research (CAR) dengan empat pertemuan dalam satu siklus pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi bagaimana pengajaran reading berbasis holistic mampu meningkatkan kreatifitas pemahaman dan berfikir kritis mahasiswa serta kemampuan holistic yang mencakup: (a) peahamanan, kosakata, gramatika, reading aloud/pronunciation, listening, speaking, reading dan writing mahasiswa. Pola pengajaran reading pada setiap pertemuanya diberikan pendekatan Scientific Approach melalui kegiatan pengamatan, bertanya, eksplorasi, bereksperimen, mengkomunikasikan dan berinovasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi kelas yang dilakukan oleh tiga orang observer. Fokus observasi tidak berpusat pada dosen model melainkan terhadap semua aktifitas belajar mahasiswa untuk mengamati kegiatan siswa terkait dengan variabel peningkatan pemahaman kritis dan kreatifitas berfikir kritis mahasiswa, serta peningkatan kemampuan holistic mahasiswa baik English component ataupun skills. Selanjutnya data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif digunakan menemukan commonalities strategi dalam implementasi holictic teaching. Data kuantitatif digunakan sebagai ukuran keberhasilan pada setiap siklusnya. Kemudian kedua data tersebut ditriangulasikan untuk validitas hasil temuan melalui kegiatan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode holistic mampu meningkatkan kemampuan dan kreatifitas berfikir kritis mahasiswa serta mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam ketrampilan berbahasa serta elemen kebahasaan lainya melalui: (1) dalam peningkatan pemahaman berfikir kritis dosen harus mampu memandu mahasiswa dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah untuk berfikir dan mengembangkan kreatifitas mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan yang diberikan, (2) Pembelajaran harus dilakukan melalui pemberian aktifitas yang dapat mengarahkan ke pengembangan kratifitas berfikir kritis mahasiswa, (3) dalam setiap aktifitas mengembangkan pemahaman dan kreatifitas berfikit kritis mahasiswa maka dosen tidak boleh menjelaskan konsep yang akan diajarkan namun berperan aktif sebagai fasilitator yang mengarahkan mahaiswa dalam penemahaman dan kreatifitas mahasiswa secara mandiri baik dalam kelompok maupun individu.
KESENJANGAN STANDARISASI PROSES PENDIDIKAN DAN MUTU HASIL PENDIDIKAN admin admin; Nur Hidajati
DIDAKTIKA Vol 19 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.941 KB)

Abstract

Education as a system is composed of human endeavor as a concept that can be justified to give birth to a generation capable of preserving human values and high moral standing. Demands of the changing times have altered the global nature of human behavior became ucontrollable. As a manifestation of the government's responsibility it is necessary to national education standards as a means of control and controlling the dynamics of the education system with all its consequences. Through a process of national education standards of learning system constructed should be in line with the national objective in order to cultivate human values, forming awareness about the importance of civilized behavior that reflects human dignity.
DISCUSSION GAMES AS AN INNOVATION TO IMPROVE THE SPEAKING ABILITY admin admin; Putri Marina Sari
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.759 KB)

Abstract

Speaking is one of the skills that have to be mastered by the learners in teaching learning process. Whenever students want to speak, they always feel afraid of making mistake. Based on the problem above, the teachers have to find the appropriate technique or media. Discussion games can help the students to improve their speaking ability. The main intention of discussion games is, to get the students to talk and to stimulate their interest and imagination. By using discussion games the teacher can also use this game to improve the atmosphere in the class and help students cooperate better with each other.
MODEL ANALISIS FRAMING DALAM PENELITIAN SASTRA admin admin; Suhariyadi suhariyadi
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.751 KB)

Abstract

Sebagai media komunikasi, karya sastra mengkonstruksi pikiran pengarangnya untuk disampaikan kepada pembacanya. Asumsi inilah yang kemudian menjadikan titik pijak bagi masuknya disiplin ilmu komunikasi ke dalam studi sastra. Tulisan ilmiah ini mencoba mengemukakan model penelitian sastra berdasarkan studi kepustakaan dengan mengambil Model Analisis Framing dalam ilmu komunikasi. Permasalahan yang ingin dicari jawabnya adalah model Analisis Framing sastra yang bagaimanakah yang relevan untuk menjelaskan permasalahan tersebut. Dengan demikian, tulisan ini bukan bersifat aplikatif tetapi studi teoritis yang pada gilirannya bisa diuji dalam implementasinya ke dalam penelitian sastra.
Developing Prototype Integrated Reading Material For Junior High School admin admin; Ninis Khoirotunnisa
DIDAKTIKA Vol 23 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.373 KB)

Abstract

Reading skill is mainly acknowledged as the most important skill to be mastered. It is not only overemphasized for developing English skill but also critical understanding skills of students. Various factors have certainly contributed to this study. The lack of students’ interest became the main factor of the lowness of students reading skill. Besides the teaching material development required the balance of higher technology. This study aimed to optimize and accomplish the goal of learning reading which balance with the increasing of technology use as learning need nowadays by developing prototype integrated reading material for junior high school. To meet the objective of the study, the researcher used Research and Development as design of study involving need analysis, design, development, expert validation and try out. Questionnaire and interview were utilized as instrument in the field of need analysis. The result of development organized the prototype integrated reading material through PamanPinter-CALLs which developed in longtion auto run combining with adobe audition, hot potatoes, hangaroo, macromedia flash, and microsoft power point. It contained vocabulary corner, reading corner, audio corner, comprehension corner, and writing corner which covered pre-reading activity, whilst reading activity, and post reading activity. This was validated by three experts and tried out through students discussion and questionnaire. Finally the result might be utilized to help teachers and students in teaching learning reading using PC computer or smartphone. This prototype integrated reading material is able to employ in the home and in the class even individually or in group. So students can improve their reading skill autonomously by the guidance from the teachers before. Further, this program suggested to be developed in other any level. This program is more completed with speed reading correction to evaluate students speed reading and pronunciation correction to help students to have self-learning in pronunciation.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PEMBUKTIAN TEOREMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW admin admin; Nur Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 20 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.117 KB)

Abstract

Sebagai calon pendidik, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dibekali dengan kompetensi professional. Kompetensi profesioanal diberikan melalui mata kuliah keahlian yang salah satunya adalah mata kuliah Analisis Real. Materi Analisis Real 1 terstruktur dimulai dengan konsep, definisi konsep, sifat, pembuktian teorema dan lemma diakhiri dengan pembahasan soal-soal pembuktian. Pembuktian teorema dan lemma serta soal-soal yang dalam bentuk pembuktian ini yang menjadi alasan mahasiswa bahwa mata kuliah ini adalah mata kuliah yang paling sulit. Referensi dalam bahasa inggris juga menjadi alasan sulitnya mahasiswa dalam memahami materi. Untuk mengatasi hal tersebut beberapa metode pembelajaran pernah dicoba, diantaranya metode ceramah dan presentasi. Namun dengan metode tersebut masih belum dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembuktian teorema-teorema.Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim lesson study (LS) mencoba menerapkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada anggota lain dalam kelompoknya. Kegiatan LS dilaksanakan sebanyak 4 siklus dan setiap siklusnya terdapat 3 tahap yaitu, plan, do dan see. Kegiatan plan dilaksanakan bersama tim dengan tujuan untuk menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, SAP, LKM, modul dan media. Kegiatan do merupakan implementasi dari perangkat pembelajaran ke dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang dosen model. Sedangkan anggota tim lain yang tidak menjadi dosen model melakukan observasi aktivitas mahasiswa. Setelah pembelajaran selesai dilaksanakan, tim melakukan refleksi pembelajaran yang disebut dengan see.Berdasarkan analisis data pada hasil observasi dari siklus 1 sampai 4 terjadi peningkatan kemampuan mahasiswa dalam pembuktian teorema, meskipun pada siklus ke-3 mengalami penurunan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membuktikan teorema.
SISTEM ONLINE ADMINISTRASI KURIKULUM SEBAGAI SOLUSI PERBAIKAN LAYANAN ADMINISTRASI DI SMA NAHDLATUL ULAMA 1 GRESIK admin admin; Haniatun Masluroh
DIDAKTIKA Vol 19 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.063 KB)

Abstract

Administration and Data Processing curriculum at SMA NU 1 Gresik lessons are done by teachers. After the data is processed, the parents and students are right to know: a) Preparation of annual, semiannual, monthly and weekly work plans; b) Adjustment timetable c) Preparation of the test and the exam schedule d) Preparation of a list of books and tool lessons that will be used in activities for increasing student achievement; e) Preparation of appraisal norms, f) Record and report the results of activities of student achievement; g) Preparation of schedules and plan learning activities in the classroom and outside the classroom. The data is obtained by dividing the paperwork that must be made by the number of teachers' lesson without coordination or discussion made in detail made by the teacher so that there is the possibility of dissentients. By improving the manufacturing system administration curriculum using online, it will have a major impact on the quality of graduates. If the quality of graduates according to the expectations of parents, the community and users of the graduates of customer satisfaction will also increase so that the school will gain great confidence of the public and users of the various elements of graduates.
PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PADA PERGURUAN TINGGI DI JAWA TIMUR admin admin; Sri Uchtiawati
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.066 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v18i2.30

Abstract

In order to lead the worldwide human resources rivalry, Education in Indonesia should be able to increase its quality through Q A. The study focuses on efforts to prepare the implementation of Q A through accreditation and internal Quality Assurance because quality is a needed by education society. Therefore, in order to avoid fake value (just a “symbol” quality), education organizer needs comprehensive preparation for the true quality. Internal quality assurance implemented by the observed universities is to determine models suited with the condition of each setting so that they have different ways of implementation. The main goal of the internal quality assurance is to guarantee the quality of the higher education management by optimizing efforts to achieve quality standard. The implementation of this internal quality assurance usually relates to the visions and missions of theuniversity.
MODEL KONSTRUKTIVISME UNTUK MENCIPTAKAN DISKUSI YANG EFEKTIF DAN PRESENTASI YANG INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH INTRODUCTION TO RESEARCH IN ELT admin admin; Totok Indra Suswanto
DIDAKTIKA Vol 20 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.818 KB)

Abstract

Sebuah permasalahan muncul didalam kelas ketika proses diskusi dan presentasi tidak bisa berjalan dengan efektif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan diskusi yang efektif dan presentasi yang interaktif dengan menggunakan model konstruktivisme dalam pembelajaran mata kuliah Introduction to Research in English Language Teaching di mahasiswa semester 5 program Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Gresik. Metode penelitian ini menggunakan rancangan Lesson Study dengan menggunakan tiga landasan, yaitu merencanakan (Plan), implementasi pembelajaran (Do), mengobservasi dan merefleksi kegiatan pembelajaran (See) yang dilaksanakan dalam empat siklus pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivisme ternyata mampu menciptakan sebuah diskusi yang efektif dan presentasi yang interaktif di dalam kelas. Beberapa saran dan rekomendasi untuk para pengajar dan peneliti selanjutnya juga di bahas dibagian akhir dari tulisan ini.