p-Index From 2021 - 2026
18.46
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan (Journal of Soil Science and Environment) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) OPSI Widyariset JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JABE (Journal of Accounting and Business Education) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Sistem dan Manajemen Industri GIZI INDONESIA Jurnal Mahasiswa Bina Insani INOVTEK POLBENG SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Menara Perkebunan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Prologia Jurnal Ulunnuha Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Jurnal Litbang Polri Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Widyariset Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Mitra Pendidikan: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Literasi Jurnal Ekonomi dan Bisnis SADE Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Maharot : Journal of Islamic Education Jurnal Lazuardi Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Jurnal Pariwisata Indonesia TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Proceedings of The ICECRS Industrial Research Workshop and National Seminar Jurnal Lemhannas RI JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Ekonomi dan Bisnis (JEB) Pareto : Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Balance: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Akses : Journal of Public and Business Administration Science Mamangan Social Science Journal Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TekLA) Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Maharot : Journal of Islamic Education Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Irman Irwansyah Hulu PENGARUH STRATEGI PENETAPAN HARGA PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE DI UD. TIUS BAWOLATO admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.846 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Strategi Penetapan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Di UD. Tius Bawolato. Objek dalam penelitian ini adalah Strategi Penetapan Harga dan Keputusan Pembelian Handphone sedangkan subjek penelitian adalah seluruh pembeli di UD. Tius Bawolato. Penelitian ini menarik jumlah sampel sebanyak 54 orang dari jumlah populasi sebanyak 120 orang. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa Strategi Penetapan Harga berpengaruh Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Di UD. Tius Bawolato dengan interprestasi analisis regresi linear sederhana Y = 7,097 + 0,851X. Kemudian ditunjukkan nilai (12,768) > ttabel (1,674) dan tingkat signifikansi 0,000 <a (0,05), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel Strategi Penetapan Harga berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Handphone. Maka dapat disimpulkan Strategi Penetapan Harga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Handphone di UD. Tius Bawolato. Dari pengolahan data diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,75 (75%) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 75% variabel Keputusan Pembelian Handphone (Y) dapat dijelaskan variabel Strategi Penetapan Harga (X) sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel di luar model. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas maka penulis menyarankan “bahwa untuk menentukan kecenderungan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian, UD. Tius Bawolato perlu menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasarnya yakni dengan menetapkan harga atas produk yang ditawarkan kepada konsumen”. Kemudian untuk meningkatkan keputusan pembelian perlu menentukan alternatif plihannya dalam melakukan keputusan pembelian akan produk yang diinginkan konsumen.
Paskalis Dakhi PENGARUH PERILAKU PEMIMPIN DAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA ANGGOTA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL-PP) KABUPATEN NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.463 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku pemimpin dan kompensasi terhadap prestasi kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantiatif yang bersifat asosiatif yakni bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Data yang digunakan adalah data primer dan daftar pertanyaan dikirim kepada responden. Sedangkan alat uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolineaitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berpengaruh, nilai thitung untuk variabel perilaku pemimpin sebesar thitung (2,630) > ttabel (1.678) pada = 0,05. Maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel perilaku pemimpin (X1) berpengaruh terhadap prestasi kerja. Untuk variabel Kompensasi sebesar thitung (6,541) > ttabel (1.678) pada = 0,05. Maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel kompensasi (X2) berpengaruh terhadap prestasi kerja. Sementara nilai Fhuitung sebesar 25,883 > nilai Ftabel sebesar 3.195. α = 0,05. Artinya semua variabel bebas (perilaku pemimpin X1, dan kompensasi X2) dapat menjelaskan variabel prestasi kerja (Y). Dengan kata lain bahwa variabel perilaku pemimpin dan kompensasi secara bersama-sama mempengaruhi variabel prestasi kerja pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai koefisien determinasi nilai R2 sebesar 0,472, yang artinya variabel perilaku pemimpin dan variabel kompensasi terhadap variabel prestasi kerja adalah sebesar 47,2%, dengan kata lain variabel perilaku pemimpin dan variabel kompensasi mampu menjelaskan variabel prestasi kerja sebesar 47,2%, sedangkan 52,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Hasil interpretasi Regresi Linier Berganda yaitu, Y= 6,213+ 0,230X1 + 0,620X2. Model regresi menunjukan bahwa koefesien variabel bebas memiliki tanda positif. Ini berarti peningkatan salah satu variabel bebas (perilaku pemimpindan kompensasi) akan meningkatkan (prestasi kerja) atau sebaliknya.
Yohanes Dakhi PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP RESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT ALASA KAB. NIAS UTARA admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.542 KB)

Abstract

Komunikasi memiliki peran yang penting di semua bidang, baik itu pada individu maupun dalam organisasi. Khususnya bagi organisasi pemerintah, komunikasi bermanfaat untuk membangun hubungan antara badan-badan dan dinas-dinas yang ada dalam organisasi tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Camat Alasa Kabupaten Nias Utara sebanyak 30 orang. Jumlah populasi kurang dari 100, maka jumlah populasi sama dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 30 responden. Berdasarkan hasil persamaan regresi linier diatas, maka koefisien regresi untuk sebesar 0.386 artinya setiap kenaikan sebesar 100% pada variabel Komunikasi dengan asumsi variabel lainnya tetap, maka kualitas kerja pegawaiakan mengalami kenaikan sebesar 38.6 % dan untuk X1 sebesar 3.160. Selanjutnya, koefisien regresi untuk sebesar 0,465 artinya setiap kenaikan sebesar 100% pada variable Motivasi dengan asumsi variabel lainnya tetap, maka Prestasi Kerja Pegawai akan mengalami kenaikan sebesar 46.5% dan X2 sebesar 3.29.
Alwinda Manao HUBUNGAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.882 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini adalah analisis hubungan kualitas sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil terhadap Kinerja Pegawai di BKD Kabupaten Nias Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan menggunakan alat bantu software SPSS 15.0 for Windows. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa hubungan kualitas sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil terhadap Kinerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Nias Selatan sangat erat, dan signifikan. Dimana, penurunan dan kenaikan kinerja pegawai sangat erat hubungan dengan kenaikan dan penurunan kualitas Sumber Daya Manusia. Perubahan kualitas SDM PNS diikuti perubahan kinerja pegawai dimana hubungan sangat erat dan persentase perubahan hubungannya sebesar 0,723 atau 72,30 persen. Kebijakan yang dapat diambil oleh Pemerintah Daerah. Pertama, mendapatkan SDM PNS yang berkualitas melalui rekruitmen yang terstandarisasi. Standar dengan kualitas pendidikan yang sesuai kebutuhan tugas dan pengalaman tambahan yang diperlukan. Kedua, memberikan peningkatan kualitas pengetahuan SDM PNS yang ada melalui pelatihan-pelatihan penunjang baik teknis, fungsional atau struktural juga workshop. Hal ini juga akan meningkatkan kemampuan dalam perumusan masalah serta pengambilan keputusan yang lebih baik. Ketiga, penempatan PNS dengan tepat dan sesuai kompetensinya, baik untuk jabatan teknis, fungsional maupun struktural sehingga sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, seperti pendidikan, pengalaman serta masa kerja yang sesuai dengan kebutuhan.
Erasma F. Zalogo PENGARUH POLA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN LINMAS KABUPATEN NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.121 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantiatif yang bersifat asosiatif yakni bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Data yang digunakan adalah data primer dan daftar pertanyaan dikirim kepada responden. Sedangkan alat uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berpengaruh, pola kepemimpinan (X) terhadap kinerja pegawai (Y) yang ditunjukan dengan nilai (20.232) > (1,684) dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka diterima dan ditolak, artinya variabel pola kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai (Y). maka keputusanya adalah diterima dan ditolak dengan artinya bahwa variabel pola kepemimpinan berpengaruh positif terhadap variabel kinerja pegawai. Untuk mengetahui seberapa besar variabel bebas mempengaruhi variabel terikat dapat ditunjukkan dengan nilai koefesien determinasi ( ) sebesar 0.830 (83%) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 83% keragaman variabel terikat (kinerja pegawai) dapat dijelaskan variabel bebas (pola kepemimpinan) sedangkan sisanya 17% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil interpretasi Regresi Linier Sederhana yaitu, Y = 3.506 + 0.926 X. Model regresi menunjukan bahwa koefesien variabel bebas memiliki tanda positif. Ini berarti peningkatan salah satu variabel bebas (pola kepemimpinan) akan meningkatkan (kinerja pegawai) atau sebaliknya. Selain itu, peningkatan kinerja juga dapat diwujudkan dengan meningkatkan pola kepemimpinan, misalnya; dengan memberikan dorongan rasa memiliki organisasi, memberi penjelasan tentang berbagai ketentuan yang wajib ditaati dan standar yang harus dipenuhi, memberikan dorongan menentukan sendiri cara-cara berdisiplinan diri.
Elistina Wau PENGARUH KOMPENSASI, KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJAPEGAWAIDI KANTOR CAMAT ONOHAZUMBA KAB. NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.623 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di kantor Camat Onohazumba Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif dengan unit kerja yang diteliti pegawai di kantor Camat Onohazumba Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini termasuk penelitian populasi dengan jumlah populasi sebanyak 32 pegawai. Kuesiner di uji validitas dan reabilitasnya sebelum melakukan data penelitian. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan asumsi klasik, metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kompensasi berpengauh terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukan dengan nilai thitung (5,929) > ttabel (1,699) dan tingkat signifikan 0,004 < (0,05). (2) Kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukan dengan nilai thitung (8,629) > ttabel (1,699) dan tingkat signifikan 0,000 < (0,05). (3) Motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukan dengan nilai thitung (1,716) > ttabel (1,699) dan tingkat signifikan 0,002< (0,05). Variabel kompensasi, kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien 0,919 (91,9%) nilai Fhitung sebesar 10,733> nilai Ftabel sebesar 3,328 pada df numerator 3, df dominator 29 pada α = 5% (0,05) Saran yang diajukan untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam penelitian ini adalah sebaiknya kompensasi pada Kantor Camat Onohazumba Kabupaten Nias Selatan diberikan kepada pegawai sesuai hasil kinerjanya masing-masing agar bekerja secara efesien, sehingga tujuan organisasi yang telah ditentukan dapat dicapai secara optimal. Dan kepuasan kerja pegawai pada Kantor Camat Onohazumba diperhatikan agar pegawai bekerja dengan efektif dan efesien untuk mencapai tujuan organisasi dan menjalin hubungan kerja sama antara pegawai, sehingga dapat menimbulkan rasa silidaritas dalam organisasi itu sendiri.
John Firman Fau PENGARUH AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.963 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Audit Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas kerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nias Selatan. Objek penelitian ini adalah Audit Sumber Daya Manusia dan Efektivitas kerja Pegawai sedangkan subjek dalam penelitian adalah pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini tidak menarik jumlah sampel karena mengikutsertakan seluruh jumlah populasi (sampling jenuh) sebesar 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa audit sumber daya manusia berpengaruh terhadap efektivitas kerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nias Selatan dengan interpretasi analisis regresi linear sederhana Y = 9,650 + 0,762X. Kemudian nilai thitung (10,863) > ttabel (1,699) dan tingkat signifikansi 0,000 < a (0,05), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel audit sumber daya manusia (X) berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai (Y). Maka dapat disimpulkan audit sumber daya manusia memiliki pengaruh yang positif dan signikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nias Selatan. Hasil pengujian koefisien determinasi diperoleh R2 (nilai koefisien determinasi) sebesar 0,808 (80,8%) ditunjukkan bahwa 80,8 % keragaman variabel efektivitas kerja pegawai dapat dijelaskan variabel audit sumber daya manusia sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel diluar model. Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan, sehingga penulis menyarankan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nias Selatan: bahwa untuk mewujudkan tujuan tersebut selain membutuhkan program serta upaya pengembangan yang baik juga dibutuhkan evaluasi dan pengawasan di bidang sumber daya manusia yang baik agar tujuan tersebut dapat berjalan secara efektif. Kemudian auditor dengan melakukan pemeriksaaan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
Progresif Buulolo ANALISIS PENERAPAN KEBIJAKAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN LABA PERUSAHAAN PADA CV. NURRLIM TELUKDALAM admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 2 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.417 KB)

Abstract

Aktiva tetap adalah asset dari perusahaan yang mempunyai wujud, dapat dinilai, dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam kegiatan operasional dan masa penggunaannya lebih dari satu tahun, dan untuk mendukung setiap kegiatan operasional, perusahaan akan memanfaatkan aktiva tetap yang dimilikinya. Aktiva tetap berperan penting dalam menunjang aktivitas operasional perusahaan dan membutuhkan penanganan yang baik karena memiliki nilai yang besar yang berpengaruh terhadap kondisi perusahaan dimana aktiva tetap merupakan salah satu unsur keberhasilan suatu uasaha perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis penerapan kebijakan akuntansi aktiva tetap dan pengaruhnya terhadap peningkatan laba perusahaan pada Cv. Nurlim Telukdalam. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian keperpustakaan (library research) yaitu melakuan studi terhadap beberapa buku dan referensi lainnya yang relevan yang ada hubungan dengan topik penelitian, Penelitian lapangan (field researh) yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung dilokasi penelitian melalui observasi dan wawancara. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan akunatnsi aktiva tetap yang diterapkan oleh CV. Nurlim Telukdalam belum sepenuhnya diterapkan sesuai dengan kebijakan akuntansi aktiva tetap dan Standar Akuntansi keuangan (Sak), hal ini terlihat dari konsep ekuitas, dan perhitungan akumulasi penyusutannya dalam laporan keuangan (neraca). Secara keseluruhan kebijakan akuntansi aktiva tetap menurut PSAK yang berlaku, hal ini terlihat dari Dengan demikian sebaiknya, CV. Nurlim telukdalam harus mengungkapkan atau melaporkan penyusutannya setiap tahun dalam laporan neraca.
Arianus Telaumbanua PENGARUH SEMANGAT KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN NIAS SELATAN admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 2 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.629 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini adalah studi tentang pengaruh semangat kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh semangat kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa pengaruh secara parsial (1) semangat kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) yang ditunjukkan dengan nilai thitung (6,449) > ttabel (1.67155) dan tingkat signifikan (0,000 < 0,05), maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel semangat kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). (2) Kepuasan kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dengan nilai thitung (4,289) > ttabel (1.67155) dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka keputusannya adalah Ha diterima dan Ho ditolak dengan arti bahwa variabel kepuasan kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai. Kemudian secara simultan ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel independen semangat kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) terhadap variabel dependen kinerja pegawai (Y) dan diperoleh nilai Model Summary atau nilai R sebesar 0.761 dan sedangkan nilai R Square sebesar 0,564 atau 56,4%, jadi kedua variabel independen tersebut berpengaruh terhadap variabel dependen kinerja pegawai sebesar 56,4%. Diperlukan pembuktian dengan uji ANOVA atau Fhitung diperoleh nilai sebesar 39,836 > nilai Ftabel sebesar 2,37 pada df numerator 3, df deminator 58 pada α = 5% karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan variabel semangat kerja (X1) dan variabel kepuasan kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan, sehingga peneliti menyarankan kepada pimpinan bahwa: Semangat kerja pegawai perlu ditingkatkan dengan baik seperti memotivasi pegawai, pemberian hadiah kepada pegawai yang berprestasi agar kinerja pegawai semakin meningkat. Kepuasan kerja perlu diperhatikan oleh organisasi dengan cara pemberian pelatihan dan pengarahan terhadap pekerjaan agar pegawai dan organisasi memiliki kepuasan terhadap hasil kerja yang dicapai.
Yaatulo Warae HUBUNGAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT LOLOFITU MOI KABUPATEN NIAS BARAT admin admin
Pareto: Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 2 (2018): Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.748 KB)

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat. Jenis penelitian ini merupakan penelitan kuantitatif yang bersifat asosiatif dengan unit kerja yang di teliti adalah pegawai yang terdapat pada Kantor Camat Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat. Penelitian ini termasuk penelitian populasi dengan jumlah populasi sebanyak 30 pegawai. Kuesioner di uji validitas dan reabilitasnya sebelum melakukan data penelitian. Alat uji yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pengujian instrumen penelitian, pengujian hipotesis. metode analsis data yang di gunakan adalah analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kompetensi kerja mempunyai hubungan yang kuat terhadap kinerja pegawai, yang di tunjukkan dengan nilai thitung (3,162) > ttabel (1,701) dan tingkat signifikansi 0,004 < (0,05). Dan nilai koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,513 (51,3%) dan sisanya 49,7 % di jelaskan oleh variabel lain. Saran dalam penelitian ini adalah sebaiknya kompetensi kerja bagi para pegawai ditingkatkan lagi agar tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efesien. Hal ini akan meningkatkan kompetensi kerja pegawai dan akan meningkatkan kepercayaan diri pegawai apabila kinerja seseorang itu di perhatikan oleh pimpinan dalam organisasi, sehingga tujuan organisasi terlaksana dengan baik..