Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Arab, Inggris, Melayu di Ma’had An Nikmah Al Islamiyah Phnom Penh Kamboja Utami, Rahmi; Pohan, Selamat
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 3 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i3.26812

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar sekolah untuk meningkatkan pembelajaran bahasa Arab, Inggris, Melayu yang umum diajarkan di sekolah untuk peserta didik di Ma’had An Nikmah Al Islamiyah Phnom Penh Kamboja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, mengumpulkan data, dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peran sekolah dengan kemampuan peserta didik yang berbeda-beda, juga menjadi faktor sulitnya guru untuk meningkatkan pembelajaran bahasa di Ma’had An-Nikmah Al-Islamiyah, dengan sistem belajar di sekolah yang masih menggunakan metode lama. Guru tetap berupaya semaksimal mungkin untuk terus memeberikan pembelajaran bahasa yang ada dalam mata pelajaran sekolah mereka dengan baik. Untuk meningkatkan pembelajaran guru setiap bulan melakukan pertemuan untuk meningkatkan program belajar mengajar.
Penanaman Nilai-Nilai Islami Sejak Dini Dalam Ketaatan Mengerjakan Shalat Fardhu Pada Peserta Didik di Satit Phatna Witya School Yala Thailand Aisyah, Nur; Pohan, Selamat
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 3 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i3.27348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menanamkan nilai-nilai islami sejak dini pada peserta didik di Satit Phatna Witya School Yala Thailand, kemudian bagaimana peran orang tua dan upaya guru dalam membiasakan peserta didik mengerjakan shalat fardhu di Satit Phatna Witya School yala Thailand. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini mengemukakan bahwa menanamkan nilai-nilai islami pada peserta didik dari sejak dini agar mereka menjadi pribadi yang taat beribadah dan berperilaku sesuai anjuran agama Islam. Peran orang tua sangat berpengaruh dalam membiasakan peserta didik mengerjakan shalat fardhu di rumah, karena orang tua merupakan orang yang pertama dan paling utama dalam pendidikan anak-anaknya, orang tua harus membina dan membimbing anaknya, terutama dalam aspek pendidikan agama islam. Sedangkan upaya guru dalam membiasakan peserta didik mengerjakan shalat fardhu yaitu dengan mengontrol serta memberikan arahan dan praktik kepada peserta didik dalam mengerjakan shalat fardhu.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Bergambar dan Power Point Pada Mata Pelajaran Fiqih Pohan, Selamat; Mavianti, Mavianti; Setiawan, Hasrian Rudi; Marpaung, Abdul Halim
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.2446

Abstract

The development of the times that cannot be separated from technology certainly demands the human ability to master the technology. The world of education is also not spared from these technological developments. In this case, of course, the teacher must also be qualified in mastering technology in order to be able to present interesting learning materials for students. However, problems also began to emerge, especially in children's interest in learning, which seemed stagnant. This is caused by several factors such as monotonous learning carried out by teachers who are not at peace with technological developments. This study aims to increase children's interest in learning by using pictorial media and power point. The research method used is quantitative research with purposive sampling technique. The results of the study are: children are interested in learning after using pictorial media on subjects at Madinatussalam School are very interested based on the results of the study, it can be proven by an average value of 28,85. with the number of respondents as many as 20 children. Based on the findings of the test data that has been carried out, it can be concluded that Ha (alternative hypothesis) is accepted, that is, there are differences in children's learning interest for those who use illustrated learning media than those who use power point media in learning.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mahasiswa dalam keterampilan Berpikir Analitis dan Kritis Pohan, Selamat; Melandamayanti, Melandamayanti; Aulia, Teuku; Rahayu, Silvia; Firmanda, Raju
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1815

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 dan abad ke-21, keterampilan berpikir analitis dan kritis menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghadapi tantangan kompleks di dunia akademik dan profesional. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang optimal akibat metode pembelajaran yang masih konvensional dan berpusat pada dosen, sehingga mahasiswa kurang aktif berlatih berpikir kritis dan analitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir analitis dan kritis mahasiswa serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapan model tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder terkait PBL dan pengembangan berpikir kritis dan analitis. Hasil studi pustaka dari berbagai jurnal menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, keaktifan, serta motivasi belajar mahasiswa. Kendala yang ditemukan antara lain pengelolaan kelas yang kompleks, variasi kemampuan mahasiswa, dan keterbatasan sumber belajar. Secara keseluruhan, PBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran efektif yang relevan untuk menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Implementasi Model Pembelajaran Uswatun Hasanah Pada Peserta Didik Dalam Menginternalisasi Sumber Ilmu Pengetahuan Islam Membangun Akhlakul karimah Pohan, Selamat; Daulay, Mhd Fikri Ulinnuha; Pohan, Sri Wahyuni; Tanjung, Nur Fadilah; Nihaya, Wajihan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1841

Abstract

Dalam aktivitas Pendidikan formal, membangun akhlak peserta didik merupakan bekal penting yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam penerapan ilmu, agar kedepannya dapat tercipta generasi yang tidak hanya cakap dalam berwawasan, tetapi juga memiliki akhlak dalam menerapkan ilmu. Dikarenakan terlalu penting maka semua elemen di sekolah baik kepala sekolah,guru,maupun siswa harus ikut mengawalnya agar mendapatkan hasil yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran uswatun hasanah atau keteladanan dalam menginternalisasi sumber ilmu pengetahuan islam membangun akhlakul karimah peseta didik serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran keteladanan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder terkait MPUH (Model Pembelajaran Uswatun Hasanah) dan internalisasi sumber ilmu pengetahuan islam membangun akhlakul karimah. Kendala yang ditemukan ketidakselaran antara guru dan orang tua dalam membangun akhlak, lingkungan sekitar, dan keterbatasan guru dalam mengembalikan sumber ilmu pengetahuan terhadap nilai-nilai islam. Secara keseluruhan, MPUH  direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran efektif yang relevan untuk membentuk akhlakul karimah pada siswa
Synergistic Model of Parent and Teacher Collaboration in Character Education at Islamic Based Schools in Medan City Pohan, Selamat; Afandi, Ahmad; Waeji, Ibrohem
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agam Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v6i2.1137

Abstract

Character education is a fundamental aspect in shaping students' personalities, but its effectiveness greatly depends on the synergy between parents and teachers. This study aims to analyze effective synergy models in character education at Al-Ulum Private High School and Jabal Rahmah Mulia Boarding School in Medan. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis to explore communication patterns, parental involvement, and collaboration challenges. The results show that participatory communication, family support, and a conducive social environment are key factors in successful synergy, which has a positive impact on improving student discipline, responsibility, and honesty. Teachers play the role of murabbi who instill morals, while parents reinforce values at home. The main obstacles include parents' time constraints, differences in perceptions of character education, and the influence of the social environment. This study produced a synergy model based on the Indonesian socio-cultural context that is adaptive to Islamic values and the realities of urban families. The implication is that schools need to strengthen collaboration with parents through digital communication and moral values-based parenting programs to strengthen student character building.
Integrasi Ilmu dan Agama: Telaah Ruang Lingkup Filsafat Ilmu dalam Perspektif Pendidikan Islam Pohan, Selamat; Mustofa, Ali; Mayasari, Tri Endi; Siregar, Laila Armila; Nasution, Habib Anshori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika zaman modern yang ditandai dengan dikotomi ilmu pengetahuan dan agama menimbulkan krisis multidimensi, termasuk dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam dituntut untuk merespons hal ini dengan menawarkan paradigma integratif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi ilmu dan agama melalui pendekatan filsafat ilmu dan merelevansikannya dengan ruang lingkup Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis-analitis. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder terkait filsafat ilmu, integrasi ilmu-agama, dan pendidikan Islam, kemudian dianalisis secara kritis untuk membangun argumentasi. Filsafat ilmu, dengan ruang lingkupnya yang membahas ontologi, epistemologi, dan aksiologi, memberikan kerangka teoretis yang kokoh untuk integrasi. Ontologi integratif melihat realitas sebagai kesatuan yang bersumber dari Allah SWT (Tauhid). Epistemologi integratif menyatukan wahyu, akal, dan indera sebagai sumber ilmu yang sahih. Aksiologi integratif menempatkan ilmu sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memakmurkan bumi (khalifah). Dalam perspektif Pendidikan Islam, integrasi ini diwujudkan dalam bentuk kurikulum yang menyatukan ilmu-ilmu naqliyah dan aqliyah, serta pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penanaman nilai. Integrasi ilmu dan agama bukan hanya mungkin, tetapi merupakan suatu keniscayaan dalam bangunan Pendidikan Islam. Filsafat ilmu berperan sebagai pisau bedah yang mengonstruksi landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis bagi terwujudnya pendidikan yang holistik dan bermakna, yang melahirkan insan ulul albab yang utuh.
STUDI ANALISIS KRITERIA KEBENARAN DALAM PENUGASAN KARYA ILMIAH PAI PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU DAN KEISLAMAN Pohan, Selamat; Sartina, Sartina; Khairani, Khairani; Nurjannah, Nurjannah; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2264

Abstract

The dichotomy and gap in assessing the truth of Islamic Religious Education (IRE) scientific works has become the latest issue in the academic world. Modern academic standards demand empirical, logical, and pragmatic truth based on the perspective of the philosophy of science. On the other hand, PAI itself relies on revelatory truth and Islamic values that are normative and transcendental. This study uses a qualitative approach with library research. The data analysis techniques applied are qualitative content analysis and hermeneutic analysis. The results of the study show that: 1). The philosophical basis of the nature of scientific truth and its relevance to PAI scientific works is that the theories of truth in the philosophy of science (correspondence, coherence, and pragmatism) are insufficient if applied separately in PAI scientific works. These three theories need to be integrated holistically in order to capture the complexity of religious education, which is not only empirical but also contains transcendental values. 2). The paradigm of truth in Islamic epistemology and its implications for PAI research methodology is that Islamic epistemology offers an integrative paradigm that combines naql (revelation), 'aql (reason), and empirical reality. Revelation serves as the foundation of values and normative guidance, while reason is a tool for critical analysis. 3). Critical synthesis: formulating an integrative framework of scientific-Islamic truth as a standard for assigning PAI scientific works is that based on the synthesis of the two perspectives above, this study successfully formulated an Integrative Framework of Scientific-Islamic Truth with four operational criteria. First, conformity with Islamic values (Islamicity). Second, methodological rigor (academic rigor). Third, contextuality and social relevance. Fourth, honesty and intellectual ethics. The implementation of the research results in the form of PAI scientific work assessment standards integrates scientific truth with revelatory truth into a single, comprehensive framework.ABSTRAKDikotomi dan kesenjangan dalam menilai kebenaran karya ilmiah Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi problematika terbaru dalam dunia akaademis. Standar akademik modern menuntut kebenaran yang bersifat empiris, logis, dan pragmatis berdasarkan perspektif filsafat ilmu. Di sisi lain, PAI sendiri bertumpu pada kebenaran wahyu dan nilai-nilai Islam yang bersifat normatif dan transendental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif (qualitative content analysis) dan analisis hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Landasan filosofis tentang hakikat kebenaran ilmiah dan relevansinya dengan karya ilmiah PAI adalah bahwa teori kebenaran filsafat ilmu (korespondensi, koherensi, dan pragmatis) tidak cukup jika diterapkan secara terpisah dalam karya ilmiah PAI. Ketiga teori ini justru perlu dipadukan secara holistik agar dapat menangkap kompleksitas realitas pendidikan agama yang tidak hanya empiris tetapi juga mengandung nilai-nilai transendental. 2). Paradigma kebenaran dalam epistemologi islam dan implikasinya terhadap metodologi penelitian PAI adalah bahwa epistemologi Islam menawarkan paradigma integratif yang memadukan naql (wahyu), 'aql (akal), dan realitas empiris. Wahyu berfungsi sebagai fondasi nilai dan panduan normatif, sementara akal menjadi alat analisis kritis. 3). Sintesis kritis: merumuskan kerangka integratif kebenaran ilmiah-islami sebagai standar penugasan karya ilmiah PAI adalah bahwa berdasarkan sintesis kedua perspektif di atas, penelitian ini berhasil merumuskan Kerangka Integratif Kebenaran Ilmiah-Islami dengan empat kriteria operasional. Pertama, kesesuaian dengan nilai-nilai Islam (Islamicity). Kedua, keketatan metodologis (academic rigor). Ketiga, kontekstualitas dan relevansi sosial. Keempat, kejujuran dan etika intelektual. Implementasi hasil penelitian dalam bentuk standar penilaian karya ilmiah PAI yang mengintegrasikan kebenaran ilmiah dengan kebenaran wahyu ke dalam satu kerangka utuh.
Manhaj Tarjih Muhammadiyah: Perspektif, Sumber, Pendekatan & Prosedur Teknis Pohan, Selamat; Hasibuan, Khoirul Amru; Ningrum, Kurnia Kristiya; Aisyah, Aisyah; Al Rasyid, Harun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1874

Abstract

Penelitian ini membahasa tentang Manhaj Tarjih Muhammadiyah dengan konsep metodoloogis pada pengambilan hukum islam yang menghubungkan pada pendekatan tekstual, rasional, dan etis-spritual. Penelitian ini menemukan bahwa konsep Manhaj Tarjih menyajikan model ijtihad yang seimbang, dan menjaga kemurnian dari ajaran serta membuka ruang pada pembaharuan yang bersifat kontekstual. Pada kerangka penelitian ini menekankan bahwa komitmen dari Muhammadiyah terhadap moderasi, objektivitas dan kemaslahatan dalam merespon pembahasan terkait keislaman yang kontemporer.
Implementasi Filsafat Ilmu terhadap Paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI) Pohan, Selamat; Tanjung, Rara Dewi Pramaya; Zaman, Ishak Kamaruz; Hidayati, Sri; Siagian, Nurfadhilah Badriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi filsafat ilmu terhadap paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui metode penelitian kepustakaan (library research). Kajian dilakukan dengan menelaah literatur yang berkaitan dengan filsafat ilmu, epistemologi Islam, paradigma pendidikan, dan pengembangan PAI di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu menjadi fondasi utama dalam memperkuat paradigma PAI yang berorientasi pada integrasi antara wahyu dan akal, keseimbangan antara teori dan praksis, serta harmonisasi antara nilai ilahiyah dan realitas sosial. Penerapan aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi filsafat ilmu terbukti memberikan arah yang jelas bagi tujuan, metode, dan orientasi pendidikan Islam agar relevan dengan konteks zaman