Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : REKAYASA

Kajian Etnosains Madura dalam Proses Produksi Garam sebagai Media Pembelajaran IPA Terpadu Hadi, Wiwin Puspita; Ahied, Mochammad
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.161 KB) | DOI: 10.21107/rys.v10i2.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekronstruksi pengetahuan asli masyarakat dalm proses produksi garam ke dalam pengetahuan ilmiah yang dijadikans sebagai media pembelajaran IPA Pengambilan data dilakukan di desa Padelegan dan desa Bunder Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan.Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, diverifikasi, dan direduksi kemudian dikontruski ke pengetahuan ilmiah dan diintepretasikan ke konsep sains yang ada di pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan garam yang dilakukan masyarakat dapat diinterpretasikan ke dalam pengetahuan sains dan diimplementasikan dalam pembelajaran IPAKata Kunci: etnosains, garam, pembelajaran IPA. ABSTRACTThis study was aimed to reconstruct science society into scientific knowledge in the production process of salt for learning material that was conducted salt farmers in Padelegan and Bunder Village, Pemekasan Regency, East Java Indonesia. The method of this study was qualitative descriptive with retrieval of data through direct observation, questionnaries, and interviews. The obtained data were analyze, veryfied, reduced and reconstruction into scientific knowledge and were interpreted. The focus of this study was tradition of salt process especially on knowledge of salt farmer about raw materials salt and crystalization of salt. The result showed that were five indigenous science from the salt production which could be recontructed into scientific knowledge.Keywords: ethnoscience, salt, science learning.
KONVERSI KONSTANTA ELASTIK DINAMIK KE STATIK PADA POROSITAS HIDROKARBON BATUPASIR (SANDSTONE) Ahied, Mochammad
Rekayasa Vol 3, No 2: Oktober 2010
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.285 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v3i2.2303

Abstract

Pengukuran dinamik untuk mendapatkan konstanta elastik dihubungkan dengan besaran petrofisika utamanya porositas sangat penting untuk penerapan penyebaran adanya reservoar. Sedangkan pengukuran statik biasanya dilakukan juga di dunia minyak bumi dan gas (migas) untuk mendapatkan parameter mekanika batuan seperti, modulus young (E), modulus onggok (K) dan nisbah poisson (ν), sehingga perlu dilakukan hubungan keduanya. Berdasarkan pengukuran dinamik dan statik dibuat model hubungan konstanta elastik seperti, modulus young (E), modulus onggok (K), dan nisbah poisson (ν) dengan porositas terhadap batupasir yang tersaturasi air secara penuh (Sw = 100%). Sehingga dengan diketahuinya satu konstanta elastik dari pengukuran dinamik saja, maka dapat ditentukan pula semua konstanta elastik pada pengukuran statik tanpa mengukurnya. Kata kunci: Mekanika batuan, saturasi, porositas, modulus young, nisbah poisson, dan modulus onggok. AbstractDynamic measurements to obstain the elastic constants associated with values of petrophysics especially porosity and water saturation is very important for applying the spread of the reservoir. While static measurements are usually done well in world oil and gas to get the parameter rock mechanics such as, young modulus (E), modulus bulk (K) and poisson ratio (ν), so we need both relationship. Based on dynamic and static measurements are made of constants elastic the relationship model such as, young modulus (E), modulus bulk (K) and poisson ratio (ν) the porosity of sandstone which are fully saturated by water (Sw = 100%). So that, it new one the measurements of dynamic elastic constants only, it can be determined also all on the measurements of static elastic constants without measuring it. Keywords: rock mechanics, saturated, porosity, modulus young, poisson ratio, and modulus bulk.
KONSTANTA ELASTIK PADA POROSITAS HIDROKARBON BATUGAMPING DENGAN KONVERSI DINAMIK KE STATIK Ahied, Mochammad
Rekayasa Vol 7, No 1: April 2014
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.826 KB) | DOI: 10.21107/rys.v7i1.2084

Abstract

Pengukuran dinamik untuk mendapatkan konstanta elastik dihubungkan dengan besaran petrofisika utamanya porositas dan saturasi air sangat penting untuk penerapan penyebaran adanya reservoar. Sedangkan pengukuran statik biasanya dilakukan juga di dunia Migas untuk mendapatkan parameter mekanika batuan seperti, modulus Young, modulus onggok (bulk) dan nisbah Poisson, sehingga perlu dilakukan mendapatkan hubungan keduanya untuk mendapatkan secara langsung. Dari pengukuran dinamik dan statik dibuat model hubungan konstanta elastik seperti, modulus Young (E), modulus bulk (K), dan nisbah Poisson dengan porositas terhadap batugamping yang tersaturasi secara penuh (Sw = 100%). Sehingga dengan diketahuinya satu konstanta elastik dari pengukuran dinamik saja, maka dapat ditentukan pula semua konstanta elastik pada pengukuran statik tanpa mengukurnya. Dynamic measurements to obstain the elastic constants associated with values of petrophysics especially porosity and water saturation is very important for applying the spread of the reservoir. While  static measurements are usually done well in world oil and gas to get the parameter rock mechanics such as, young modulus (E), modulus bulk (K) and poisson ratio (ν), so we need both relationship. From dynamic and static measurements are made of constants elastic the relationship model such as, young modulus (E), modulus bulk (K) and poisson ratio (ν) the porosity of limestone which are fully saturated by water (Sw = 100%). So that, it  new one the measurements of dynamic elastic constants only, it can be determined also all on the measurements of static elastic constants without measuring it.
Co-Authors Abadiyah, Siti Saadatul Aditya Rakhmawan, Aditya Aida Fikriyah Aida Fikriyah Al-Adiyah, Thoyyibatul Aldiono, M. Amanda, Sutria Annisa Setiawan Apriliantika, Dewi Astid Putera, Dwi Bagus Rendy Astid, Dwi Rendy Aulia, Savira Rizka aulia, syafira Badrud Tamam Damayanti, Alfina Darma, Ach Budi Dewi, Lus Viana Dwi Wahyu Andriani Eneng Sururiyatul Mu’aziyah Eva Ari Wahyuni Eva Ari Wahyuni Faroh, Nurul FATIMA, SITI Fatimatul Munawaroh fatimatul munawaroh Firmansyah, Lucky Fathoni Fitroty, Ismy Yahdillah Hairil Budiarto Hartiningsih, Try Hidayati, Atika Hidayati, Suci Hidayatul Masruroh Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Damayanti, Ida Indriyani Indriyani Irsad Rosidi Irsad Rosidi, Irsad Kamila, Kamila Kharisma, Devi Putri Khoiro, Safiratul KHUSNUL HOTIMAH Laila Khamsatul Muharrami, Laila Khamsatul Latifah, Diana Rizki Latifah, Fitriana Layyinah, Ulfatul M. Amien Rais Maghfiroh, Ulil Mardatillah, Mabita MARIA CHANDRA SUTARJA Marsi'ah, Siti Mirza Pramudia MOCHAMMAD YASIR Muarifah, Hamzah Sisil Nadifah, Imroatun Ningrum, Retno Ayu Ningsih, Tri Ayu Widya Nirwana, Mercury Novelia, Anisa Nufus, Fitrotin Nur Arofah, Nur Nur Qomaria Nurhayati Nurhayati Putera, Dwi Bagus Rendy Astid Putri, Indira Aulia Stefany Qadarisman, Ahmad Qayyimah, Uswatul Qomaria, Nur Rahmad Fajar Sidik, Rahmad Fajar Rahmawati, Nanda Silvia Rizka Salasi Adhani Roissaturrodliyah, Roissaturrodliyah Rukminianti, Iin Sari, Risa Elvina Ayu Indah Sholihah, Anisatus SRI ASTUTIK Subaidah, Tus Sugianto, Sandra Devi Sugiharto, Aries Sukmasari, Doviyatin Sulaihah, Sulaihah Surur, Jamilatus Sutarja, Maria Chandra Syamsiar, Syamsiar Try Hartiningsih Umriyyah, Faidatul Wiwin Puspita Hadi Wulandari, Ana Yuniasti Retno Yamin, Yamin Yunin Hidayati