Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL GABAH TINGKAT TENGKULAK DI DESA GUNUNG TERANG KECAMATAN MADANG SUKU I KABUPATEN OKU TIMUR Aisah; Ketut Dipa Surya Andika
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 11 No. 02 (2025): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53488/jba.v11i02.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga jual gabah di Desa Gunung Terang, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur serta untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diterima oleh petani padi di wilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 66 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga jual gabah. Secara parsial, variabel kualitas gabah dan musim panen berpengaruh signifikan terhadap harga jual gabah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa 80,4% variasi harga jual gabah dijelaskan oleh model dalam penelitian.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik dari Hutan Mangrove Bengkalis, Riau: Potensi Sebagai Agen Biofertilizer Aisah; Zul, Delita
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v11i1.11824

Abstract

Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang kaya akan bahan organik dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme penghasil enzim selulase. Salah satu kelompok mikroorganisme penting di lingkungan ini adalah bakteri selulolitik yang mampu mendegradasi selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk isolasi dan karakterisasi bakteri selulolitik dari sedimen dan rizosfer tanaman alami mangrove di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, Riau. Penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel sedimen dan rizosfer, isolasi bakteri menggunakan medium Cellulose Congo Red Agar (CCRA), uji aktivitas selulolitik berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekeliling koloni, dan karakterisasi makroskopis dan mikroskopis terhadap isolat yang menunjukkan aktivitas selulolitik. Sebanyak 36 isolat berhasil diisolasi, terdiri atas 21 isolat asal rizosfer dan 15 isolat asal sedimen. Hasil uji menunjukkan bahwa sebanyak 20 isolat konfirmasi membentuk zona bening dengan indeks selulolitik pada kategori tinggi sebanyak 13 isolat, kategori sedang sebanyak empat isolat, dan kategori rendah sebanyak tiga isolat. Isolat MAT 1.1 menunjukkan indeks selulolitik tertinggi mencapai 10,8±0,6 dan potensial sebagai agen biofertilizer. Sebagian besar isolat tergolong bakteri Gram negatif berbentuk bacil dan streptobacil. Lingkungan mangrove dengan pH 6, suhu rata-rata 30°C, dan salinitas 12,67 dS/m mendukung pertumbuhan bakteri selulolitik. Penelitian ini menunjukkan bahwa hutan mangrove Desa Kelapapati, Bengkalis, Riau merupakan sumber potensial bakteri selulolitik yang dapat dikembangkan sebagai agen biofertilizer.
PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK SEBAGAI SARANA PENGENALAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN PADA ANAK USIA DINI Aisyah Mahfudziyah; Asih Ulfiah; Aisah; Neneng Masrurh; Alam Tarlam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.44180

Abstract

This study examines the utilization of TikTok as a medium for introducing Qur’anic verses to early childhood learners and analyzes its potential and challenges within the context of Islamic education. The research is motivated by the increasing exposure of young children to digital media, which presents both educational opportunities and pedagogical risks. This study employs a library research method with a descriptive-analytical approach. Data were collected from scholarly books, journal articles, and relevant academic publications on Qur’anic learning, digital media, and early childhood development. The findings indicate that TikTok has the potential to function as a supportive medium for introducing Qur’anic verses through its audio-visual features, short video duration, and repetition mechanisms that align with early childhood learning characteristics. However, its use requires strict content selection, parental and teacher supervision, and reinforcement of proper etiquette in Qur’anic learning to avoid distraction, superficial understanding, and the loss of the sacred value of the Qur’an. With appropriate management, TikTok can serve as an effective complementary medium for Qur’anic education in early childhood.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI HAK ASASI MANUSIA PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR Aisah; Arya Praja Hadinata; Dicka Zulkarnain; Niken Dwi Artika; Winda Wanajemi; Kayla Meylani Putri
Jurnal Sintaksis Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v8i1.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanaperan guru dalam menanamkan nilai hak asasimanusia (HAM) pada siswa sekolah dasar melaluipendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakanadalah literature review dengan mengkaji 15 artikelilmiah relevan. Analisis dilakukan melalui tahapanidentifikasi, klasifikasi tematik, evaluasi kualitassumber, dan sintesis data. Hasil kajian menunjukkanbahwa guru memiliki peran strategis sebagai teladan, fasilitator, dan pengelola lingkungan belajar dalammenanamkan nilai-nilai HAM seperti toleransi, keadilan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, efektivitas peran tersebut dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, integrasi kurikulum, sertainteraksi dengan lingkungan keluarga dan sosial siswa. Temuan juga menunjukkan bahwa penanaman nilaiHAM yang efektif harus berbasis praktik nyata, pembiasaan, dan kolaborasi lintas lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan ekosistempendidikan yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kata kunci: Guru, HAM, dan Anak