Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK POTONGAN DALAM PENARIKAN TABUNGAN DI PASAR PANJANG KECAMATAN PANJANG KOTA BANDAR LAMPUNG Aisah; Relit Nur Edi; Pramudya Wisesha
El-Iqthisadi Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i2.62348

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji praktik potongan dalam penarikan tabungan di Pasar Panjang, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, dari perspektif hukum ekonomi syariah. Tabungan nonformal yang dikelola sejak 2020 ini menggunakan akad Ijarah dengan potongan standar 4% (Rp40.000) dari setiap penarikan Rp1.000.000 sebagai imbalan jasa pengelolaan. Namun, ditemukan variasi potongan sebesar 2,5% (Rp25.000) dan 3,5% (Rp35.000) untuk sebagian penabung yang diduga dipengaruhi kedekatan personal dengan pengelola. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun akad Ijarah yang digunakan sah menurut syariah, penerapannya belum sepenuhnya mencerminkan prinsip ekonomi Islam, terutama keadilan (al-'adl), keterbukaan, kerelaan (taradhi), dan bebas dari ketidakjelasan (gharar). Perbedaan potongan yang tidak diinformasikan secara terbuka menunjukkan ketidakadilan dan bertentangan dengan Fatwa DSN-MUI No. 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah yang menekankan kejelasan upah (ujrah) sejak awal akad. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem tabungan tersebut perlu direformasi agar lebih adil, transparan, dan konsisten dengan prinsip syariah, sehingga mencerminkan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan masyarakat. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Potongan Tabungan, Akad Ijarah, Keadilan, Transparansi, Pasar Tradisional   Abstract This study examines the deduction practices in savings withdrawal at Pasar Panjang, Panjang District, Bandar Lampung City, from an Islamic economic law perspective. This informal savings scheme, managed since 2020, employs an Ijarah contract with a standard 4% deduction (Rp40,000) from every Rp1,000,000 withdrawal as a management service fee. However, variations in deduction rates of 2.5% (Rp25,000) and 3.5% (Rp35,000) were found for certain savers, allegedly influenced by personal closeness to the manager. The research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach through observation, interviews, and documentation. Results indicate that although the Ijarah contract used is valid according to sharia, its implementation does not fully reflect Islamic economic principles, particularly justice (al-'adl), transparency, mutual consent (taradhi), and freedom from uncertainty (gharar). The undisclosed differential deductions demonstrate injustice and contradict DSN-MUI Fatwa No. 09/DSN-MUI/IV/2000 on Ijarah Financing, which emphasizes clear wage (ujrah) specification from the contract's inception. The study concludes that the savings system requires reform to become more equitable, transparent, and consistent with sharia principles, thereby reflecting values of honesty, justice, and responsibility in community financial management. Keywords: Islamic Economic Law, Savings Deductions, Ijarah Contract, Justice, Transparency, Traditional Market.
Development of Basic Science Concept Teaching Materials Integrating Project-Based Inquiry Models to Improve Science Process Skills Rajagukguk, Kiki Pratama; Nurul Hasanah; Lubis, Elfi Lailan Syamita; Aisah
ISER (Indonesian Science Education Research) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026): Indonesian Science Education Research (ISER) (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iser.v7i2.70264

Abstract

This research aimed to develop and evaluate Basic Science Concepts instructional materials integrating a project-based inquiry model (BAKDIPA) to improve among pre-service elementary teachers. The study employed a Research and Development (R&D) design using the Plomp model, consisting of Investigation, Design, and Realization phases. The participants included 33 students in the experimental class and 35 students in the control class enrolled in a Basic Science Concepts course. Data were collected using validation sheets, SPS test instruments, and practicality questionnaires. Experts and practitioners assessed the validity of the developed product, while its practicality and effectiveness were examined through field implementation. The validation results revealed a high level of validity with overall mean scores of 4.10 for the Semester Learning Plan and 4.27 for instructional materials, categorized as “very valid”. Practicality assessment also indicated positive user responses, confirming that the material was feasible to implement. The effectiveness test using a paired t-test indicated a significant improvement in SPS, where the tcount (14.5) > ttable (2.87). The normalized gain analysis further showed an N-Gain of 0.813, categorized as medium effectiveness, while the distribution of SPS levels demonstrated that more students in the experimental class achieved high proficiency compared to the control class. In conclusion, the BAKDIPA instructional material is valid, practical, and effective for enhancing SPS in Basic Science learning for pre-service elementary teachers. This research provides a promising contribution toward strengthening inquiry-oriented science education in teacher preparation programs.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL GABAH TINGKAT TENGKULAK DI DESA GUNUNG TERANG KECAMATAN MADANG SUKU I KABUPATEN OKU TIMUR Aisah; Ketut Dipa Surya Andika
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 11 No. 02 (2025): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53488/jba.v11i02.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga jual gabah di Desa Gunung Terang, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur serta untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diterima oleh petani padi di wilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 66 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga jual gabah. Secara parsial, variabel kualitas gabah dan musim panen berpengaruh signifikan terhadap harga jual gabah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa 80,4% variasi harga jual gabah dijelaskan oleh model dalam penelitian.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik dari Hutan Mangrove Bengkalis, Riau: Potensi Sebagai Agen Biofertilizer Aisah; Zul, Delita
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v11i1.11824

Abstract

Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang kaya akan bahan organik dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme penghasil enzim selulase. Salah satu kelompok mikroorganisme penting di lingkungan ini adalah bakteri selulolitik yang mampu mendegradasi selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk isolasi dan karakterisasi bakteri selulolitik dari sedimen dan rizosfer tanaman alami mangrove di Desa Kelapapati, Kabupaten Bengkalis, Riau. Penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel sedimen dan rizosfer, isolasi bakteri menggunakan medium Cellulose Congo Red Agar (CCRA), uji aktivitas selulolitik berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekeliling koloni, dan karakterisasi makroskopis dan mikroskopis terhadap isolat yang menunjukkan aktivitas selulolitik. Sebanyak 36 isolat berhasil diisolasi, terdiri atas 21 isolat asal rizosfer dan 15 isolat asal sedimen. Hasil uji menunjukkan bahwa sebanyak 20 isolat konfirmasi membentuk zona bening dengan indeks selulolitik pada kategori tinggi sebanyak 13 isolat, kategori sedang sebanyak empat isolat, dan kategori rendah sebanyak tiga isolat. Isolat MAT 1.1 menunjukkan indeks selulolitik tertinggi mencapai 10,8±0,6 dan potensial sebagai agen biofertilizer. Sebagian besar isolat tergolong bakteri Gram negatif berbentuk bacil dan streptobacil. Lingkungan mangrove dengan pH 6, suhu rata-rata 30°C, dan salinitas 12,67 dS/m mendukung pertumbuhan bakteri selulolitik. Penelitian ini menunjukkan bahwa hutan mangrove Desa Kelapapati, Bengkalis, Riau merupakan sumber potensial bakteri selulolitik yang dapat dikembangkan sebagai agen biofertilizer.
PEMANFAATAN MEDIA TIKTOK SEBAGAI SARANA PENGENALAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN PADA ANAK USIA DINI Aisyah Mahfudziyah; Asih Ulfiah; Aisah; Neneng Masrurh; Alam Tarlam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.44180

Abstract

This study examines the utilization of TikTok as a medium for introducing Qur’anic verses to early childhood learners and analyzes its potential and challenges within the context of Islamic education. The research is motivated by the increasing exposure of young children to digital media, which presents both educational opportunities and pedagogical risks. This study employs a library research method with a descriptive-analytical approach. Data were collected from scholarly books, journal articles, and relevant academic publications on Qur’anic learning, digital media, and early childhood development. The findings indicate that TikTok has the potential to function as a supportive medium for introducing Qur’anic verses through its audio-visual features, short video duration, and repetition mechanisms that align with early childhood learning characteristics. However, its use requires strict content selection, parental and teacher supervision, and reinforcement of proper etiquette in Qur’anic learning to avoid distraction, superficial understanding, and the loss of the sacred value of the Qur’an. With appropriate management, TikTok can serve as an effective complementary medium for Qur’anic education in early childhood.