Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PKM Pelatihan Psikoterapi Islam dalam Membentuk Koping Religius Santri di Kecamatan Parangloe Kab. Gowa Mansyur, Ahmad Yasser; Razak, Ahmad; Tetteng, Basti; Gismin, Sitti Syawaliyah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Beberapa Santri atau pelajar yang barada di pondok pesantren berasal dari keluarga kurang mampu (dhu`afa). Berdasar survei di beberapa pondok pesantren di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa didapatkan beberapa problem yang dialami santri dhu`afa. Secara psikologis didapatkan gejala ringan berupa: Merasa was-was, khawatir, konsentrasi terganggu, kurang motivasi dan sulit menghafal al-Qur`an. Kemudian kemudian ada pula santri yang minder dan tidak percaya diri, ingin berhenti dari pondok, dan melarikan diri dari pondok. Fenomena problem psikis santri dhu`afa tersebut perlu segera ditangani agar tidak  menjadi momok pada lembaga pendidikan untuk menyukseskan santrinya dalam meraih prestasi yang gemilang.  Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah santri dhu`afa  di beberapa pondok pesantren yang mengalami problem psikis di Kecamatan Parangloe.  Penanganan masalah mitra adalah dengan menggunakan  pendekatan psikoterapi islam.  Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah santri dhu`afa berjumlah jumlah 30 anak yang  di beberapa pondok pesantren di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa.  Secara umum langkah-langkah dalam menangani problem psikis santri dilakukan dilakukan dengan format FGD dan Pelatihan.  Berdasar hasil analisis problem psikis secara komprehensif yang dialami santri dhu`afa di pondok Pesantren, maka disusun gambaran IPTEKS untuk menangani problem psikis tersebut.  IPTEKS psikoterapi islam dirancang berdasar pada aspek psikologis terdiri dari  kognitif, afektif (emosi) dan tingkah laku (psikomotor). Kemudian, menangani problem psikis dimulai dari pusat fungsi psikis yaitu qalbu. Kegiatan PKM ini efektif untuk menangani problem psikis santri dhu`afa. Ini dapat menjadi rujukan bersama di berbagai pondok pesantren atau bagi lembaga pendidikan dengan program boarding (berasrama). Selain itu sacara personal, santri dapat memiliki skill/keterampilan  koping religius agar memilik daya adaptasi diri (adjasment) terhadap lingkungannya.   Kata kunci: psikoterapi islam, problem psikis santri
Analisis Mediasi Keterampilan Sosial pada Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Motivasi Berprestasi Siswa Tetteng, Basti; Dewi, Eva Meizara Puspita; Kusuma, Perdana; Ansar, Nuratthahirah; Baman, Ahmad Habiby Arafaat; Awalya, Nur
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.80888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterampilan sosial sebagai mediator pada pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada siswa sekolah menengah pertama di Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kausalitas dan metode survei yang melibatkan 350 siswa SMP di Kota Makassar yang diperoleh melalui teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimentional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Interpersonal Competence Questionnaire (ICQ), dan Prestatie Motivate Test (PMT). Analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif terhadap motivasi berprestasi siswa, keterampilan sosial berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi siswa, dukungan sosial berpengaruh positif terhadap keterampilan sosial, dan terdapat peran mediator variabel keterampilan sosial dalam pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi siswa. 
Factors Supporting the Academic Success of Students with Disabilities in Inclusive Universities Dewi, Eva Puspita; Razak, Ahmad; Tetteng, Basti; Asmiati, Asmiati; Amalia, Riza
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijds.2025.12.2.1

Abstract

There are many factors that influence the learning process of students with disabilities in higher education. This study aims to determine the factors that support the academic success of students with disabilities in inclusive universities. Researchers in this study used a qualitative approach. Data collection in this study was conducted using questionnaires and interviews. This study involved thirty-seven students with disabilities, consisting of students with visual disabilities, physical disabilities, mental disabilities, and Deaf students. They are students with disabilities who excel in academic and non-academic fields. Their success is achieved with hard work and help or support from others. The results of this study found that there are two factors that support the academic achievement of students with disabilities in inclusive universities, namely internal factors and external factors. Internal factors are factors that come from within students with disabilities, such as motivation, self-confidence, locus of control, mental strength, adaptability, intellectual ability, and communication skills. External factors are factors that come from outside students with disabilities, namely support from others, facilities and infrastructure, and learning tools.
Gender Role and Online News Framing in Sexual Assault Victim Blaming: An Experimental Study Awalya, Nur; Tetteng, Basti; Kusuma, Perdana
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 5, No 2 (2025): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v5i2.81284

Abstract

Abstract. Victim blaming remains prevalent in sexual harassment cases on university campuses and is shaped by media framing and internalised gender roles. This study examined the extent to which gender roles and exposure to framed online news about sexual harassment influence students’ victim-blaming tendencies. Forty psychology undergraduates (aged 18–23 years) from Universitas Negeri Makassar were classified as masculine, feminine, androgynous, or undifferentiated using the Bem Sex Role Inventory. A true experimental design with a randomised pretest–posttest control group was employed. Data were analysed with Two-Way ANOVA and paired-sample t-tests. The analyses revealed no statistically significant main effects of gender role or news framing on victim-blaming scores (p > .05). However, participants exposed to negatively framed news showed a significant posttest increase in victim-blaming (p = .043; d = 0.44). These findings indicate that negative victim-focused framing can heighten the tendency to blame victims. The results highlight the need for media literacy education and gender-awareness programmes to mitigate perceptual bias toward victims. Keywords: Victim Blaming, News Framing, Gender Roles
Pengaruh Eco Spirit Counseling Terhadap Perilaku Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Razak, Ahmad; Ahkam, M.; Mansyur, Ahmad Yasser; Tetteng, Basti; Bungawali, Andi Nahliah; Mutmainnah, Ainun
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2025): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v5i2.80787

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Eco Spirit Counseling terhadap perilaku peduli lingkungan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM). Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 118 mahasiswa yang terdiri atas 59 mahasiswa kelompok eksperimen yang diberikan intervensi Eco Spirit Counseling dan 59 mahasiswa kelompok kontrol tanpa perlakuan. Data dikumpulkan melalui skala perilaku peduli lingkungan dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t-hitung = 8,472; p < 0,05), di mana kelompok eksperimen mengalami peningkatan perilaku peduli lingkungan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa Eco Spirit Counseling efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis, spiritualitas lingkungan, dan tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga kelestarian alam. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan model konseling berbasis spiritualitas ekologis yang dapat diterapkan dalam program pembinaan karakter dan green campus di perguruan tinggi.Kata Kunci: Eco Spirit Counseling, perilaku peduli lingkungan, spiritualitas ekologis, mahasiswa.