Claim Missing Document
Check
Articles

The effect of “damai” role-play strategy in group counseling on reducing bullying behavior and enhancing students’ self-regulation Cici Endang Mustika; Salamiah Sari Dewi; Amanah Surbakti
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1192900

Abstract

Bullying behavior among junior high school students remains a significant concern, particularly in relation to students’ self-regulation abilities. This study aims to examine changes in bullying behavior and self-regulation following group counseling interventions using the “DAMAI” role-play strategy (Listen, Observe, Understand, Invite Interaction). The study employed a one-group pretest–posttest experimental design involving students identified as bullying perpetrators (N = 32). Data were collected using Bullying Behavior and Self-Regulation scales and analyzed using a paired sample t-test. The results showed statistically significant differences between pretest and posttest scores. Bullying behavior scores decreased significantly, while self-regulation scores increased significantly (p < 0.001). These findings indicate that group counseling with the “DAMAI” role-play strategy is associated with positive changes in students’ bullying behavior and self-regulation. The study offers practical implications for Guidance and Counseling teachers in implementing structured group counseling interventions to address bullying in school settings.
Pengaruh Kecemasan Sosial Terhadap Fear of Missing Out di Mediasi Oleh Komunikasi Orang Tua Anak Atika Azzakamal; Amanah Surbakti; Hasanuddin Hasanuddin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086040011

Abstract

Kecemasan sosial yang dialami anak dan remaja dapat memicu munculnya Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan cemas berlebihan karena takut tertinggal atau tidak terlibat dalam aktivitas sosial yang dilakukan oleh orang lain, terutama yang ditampilkan di media sosial. Dalam kondisi ini, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak memegang peran penting sebagai faktor mediasi yang dapat mengurangi dampak negatif dari kecemasan sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis Pengaruh Kecemasan Sosial terhadap FoMO (Fear of Missing Out) dengan Komunikasi orang tua-anak sebagai mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel siswa kelas X dan XI jurusan TKJ yang berjumlah 211 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kecemasan sosial, skala FoMO (fear of missing out), dan skala komunikasi orang tua-anak. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tidak ada pengaruh kecemasan sosial terhadap FoMO siswa SMA dengan komunikasi orang tua-anak sebagai mediasi. Hasil tersebut didapatkan melalui pengujian dengan teknis Sobel Test, dimana berdasarkan nilai probability (two-tailed) sebesar 0,198 > 0,05, dan atau dengan nilai Sobel test statisctik sebesar -1.286 < 1,96. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa upaya mengurangi FoMO pada remaja tidak cukup hanya melalui komunikasi orang tua-anak, sehingga perlu pendekatan tambahan yang lebih komprehensif dalam menangani kecemasan sosial.
Pengaruh Smartphone Addiction Terhadap Student Engagement dengan Peer Group Sebagai Variabel Mediasi Rizska Rabayani; Amanah Surbakti; Hasanuddin Hasanuddin
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086050011

Abstract

Di era digital saat ini, penggunaan smartphone yang berlebihan telah menjadi fenomena umum di kalangan remaja, yang tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga mengancam keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh smartphone addiction terhadap student engagement dengan peer group sebagai variabel mediasi pada siswa SMAN 1 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh smartphone addictive terhadap keterlibatan siswa dengan peer group sebagai mediasi. Sampel yang digunakan adalah 250 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik simple sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala smartphone addiction, skala student engagement, dan skala peer group. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh smartphone addiction terhadap student engagement siswa SMAN 1 Medan, dengan peer group sebagai mediasi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa intervensi pendidikan untuk meningkatkan keterlibatan siswa perlu mempertimbangkan faktor sosial seperti peer group, yang dapat dimanfaatkan sebagai agen perubahan positif dalam mengurangi dampak negatif kecanduan smartphone serta membangun kembali semangat belajar dan keterikatan siswa terhadap sekolah.
Psychological resilience as a mediator between transformational leadership and work engagement Siska Siska; Suryani Hardjo; Amanah Surbakti
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces683100

Abstract

This study aims to examine the role of resilience as a mediating variable in the relationship between transformational leadership and work engagement among banking employees in Indonesia. This research is motivated by high work demands, service pressures, and rapid organizational changes in the banking sector, so that organizational and psychological factors are needed to maintain employee work engagement. The study used a quantitative approach with a correlational design involving employees from one of the national private banks in North Sumatra. Data were collected using standardized psychological instruments to measure transformational leadership, resilience, and work engagement, then analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The results show that transformational leadership has a positive effect on work engagement and self-resilience, while self-resilience also has a positive effect on work engagement. In addition, resilience has been shown to mediate the relationship between transformational leadership and work engagement. These findings indicate that supportive and inspirational leadership plays an important role in increasing employee work engagement, both directly and through strengthening individual adaptive capacity.
Peer conformity and online gaming intensity: Analysis of emotional regulation mediation in adolescents Hardiyantina Sambo; Suryani Harjo; Amanah Surbakti; Nellinda Syafitri
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v8i1.32014

Abstract

Adolescence is characterised by heightened sensitivity to peer influence and increased engagement in online gaming. Although the relationship between peer conformity and gaming intensity has been widely established, limited research has examined the mediating roles of distinct emotion regulation strategies, particularly in non-metropolitan socio-cultural contexts such as Kutacane, Indonesia. This study employed a quantitative cross-sectional survey design involving 320 secondary school students recruited through convenience sampling. Data were collected using standardised self-report questionnaires and analysed with Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). The results indicated that peer conformity was strongly and positively associated with online gaming intensity. It was also positively associated with expressive suppression and more weakly associated with cognitive reappraisal. Of the two emotion regulation strategies, only expressive suppression significantly mediated the relationship between peer conformity and gaming intensity, whereas cognitive reappraisal did not demonstrate a significant mediating effect. These findings suggested that peer conformity served as the primary driver of intensive gaming behaviour, while expressive suppression operated as a secondary psychological mechanism. This study contributes theoretically by differentiating the roles of emotion regulation strategies within a single mediation model and integrating Social Identity Theory and Coping Theory. Practically, the findings highlight the importance of interventions that address peer group norms, strengthen adaptive emotion regulation skills, and provide alternative social activities beyond gaming.
Co-Authors Abdul Haris Abdul Munir Abdul Munir Abdul Murad, Abdul Adelia, Trisni Ahmad Khan, Hafiz Anggiat Timbul Purba Asih Menanti Asih Menanti Asih Menanti, Asih Atika Azzakamal Atika Mentari Nataya Nasution Azzakamal, Atika Cici Endang Mustika Delvi Zahara Tarigan Delyani, Rifatun Nihaya Rambe Diana Stevani Br Tarigan Dinda Saranisah Putri Epi Samosir Erni, Yuli Fadilah Hasriana Gultom, Dinda Sri Fatimah Hardiyantina Sambo Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Iklil Nabila Hayati Ishak Ali Muda Khairunnisa Khairunnisa Lubis, Rizky Amelia Malau, Diana Christiany Mardiansyah Mardiansyah Masganti Masganti MS, Nuraini Muhammad Nur Habibie Nadeak, Runggu Nainggolan, Rani Nasution, Muhammad Faisal Ramadhan Nefi Darmayanti Nellinda Syafitri Novrizha, Tengku Silva Nuraini MS Nur’ani Nur’ani Pakpahan, Agnes Priccilia Parinduri, Rusdah Pulungan, Fatmawina Puspitasari, Inggrit Rabayani, Rizska Rafika Fadilah Harefa Risydah Fadhilah Risydah Fadilah Rizska Rabayani Runggu Nadeak Salamiah Sari , Dewi Salamiah Sari Dewi Saragih, Agustina Phipeliny Shafisiyah Adya Larasati Sinurat, Jakobus Maruli Tua Siregar, Hirmar Waki Omnihara Siska Siska Siti Aisyah Siti Aisyah Situmorang, Renatalina Sri Milfayetty, Sri SRI RAHAYU Suaidah Lubis Suryani Hardjo Suryani Harjo Tanjung, Astri Purweni Tetti Dorlima Tiodora Nainggolan Tresna, Nurayu Resmara Tri Ananda Putri Trisni Adelia Trisni Adelia Widyasana, Bazi Puti Ayu Wirda Hanim Yulita Tarigan, Devi Eka Yusmiati Yusmiati Zulfahriansyah Harahap Zulfiyanti, Novi