Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Beragam Media Matriconditioning terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai juwita, katarina; Palupi, Tantri; Anggorowati, Dini
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v2i1.102997

Abstract

Faktor yang menentukan keberhasilan pengembangan tanaman kedelai adalah tersedianya benih bermutu. Penggunaan benih yang berkualitas rendah (telah mengalami penurunan mutu) menyebabkan rendahnya produktivitas kedelai dan dapat menurunkan vigor benih, sehingga diperlukan teknik invigorasi benih. Satu diantara metode invigorasi yang terbukti dapat meningkatkan perkecambahan benih adalah matriconditioning. Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk matriconditioning seperti serbuk gergaji, vermikulit, dan batu bata merah yang sudah dihaluskan, arang sekam, abu gosok, serbuk jerami padi, pasir halus, abu sekam, pasir kuarsa, dan zeolite. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai dengan menggunakan beragam perlakuan matriconditioning seperti batu bata merah, serbuk gergaji, dan vermikulit. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Penelitian dimulai dari tanggal 6 Mei sampai 31 Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Setiap ulangan memiliki 2 sampel dan masing- masing sampel terdiri dari 25 benih, jadi total keseluruhannya terdapat 200 benih. Satu sampel untuk mengukur indeks vigor, keserempakan tumbuh, dan daya berkecambah sedangkan satu sampel lainnya untuk mengukur kecepatan tumbuh, panjang plumula, panjang radikula, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media matriconditioning yang menggunakan vermikulit lebih baik dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai yang dapat dilihat dari nilai tertinggi terhadap variabel pengamatan indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, panjang radikula, dan berat kering kecambah normal.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN ABU KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH GAMBUT Marselini, Marselini; Anggorowati, Dini; Ramadhan, Tris Haris
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i3.100758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik dari penggunaan pupuk kandang kambing dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah gambut serta bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kandang kambing dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lahan yang berada di Jln. Reformasi, Gg Struktur, Pontianak Tenggara, dimulai pada 8 April 2023 sampai 13 Mei 2023. Penelitian ini menggunakan metode Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor 3 taraf perlakuan, 4 sampel dan 3 ulangan. Faktor A adalah dosis abu kayu a1 = 30 ton/ha atau setara dengan 200 g/polybag a2 = 40 ton/ha atau setara dengan 300 g/polybag a3= 50 ton/ha atau setara dengan 400 g/polybag dan Faktor K adalah dosis pupuk kandang kambing k1= 10 ton/ha setara dengan 170 g/polybag k2= 15 ton/ha setara dengan 260 g/polybag k3 = 20 ton/ha setara dengan 340 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, panjang umbi, diameter umbi, berat segar tanaman, berat segar umbi dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan pupuk kandang kambing dengan dosis 10 ton/ha dan dosis abu kayu 30 ton/ha merupakan dosis yang efisien untuk pertumbuhan lobak pada tanah gambut, karena dengan pemberian dosis pupuk kandang kambing 10 ton/ha memberikan pengaruh berbeda tidak nyata dengan pemberian dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha sedangkan pemberian abu kayu 30 ton/ha berbeda tidak nyata dengan pemberian abu kayu 50 ton/ha. Interaksi antara pupuk kandang kambing dan abu kayu terjadi pada masa pertumbuhan lobak yang dapat dinyatakan pada pengamatan variabel berat kering tanaman.
PENGARUH BERBAGAI JENIS MIKROORGANISME LOKAL (MOL) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL -, Mukhlis; -, Purwaningsih; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 1 No. 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.1183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis mikroorganisme lokal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dimulai dari tanggal 19 Juni – 3 September 2012. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan, 4 ulangan dan setiap perlakuan dalam1 ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 84 tanaman. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebagai pupuk dasar, perlakuan sebagai berikut : (A) Tanpa MOL (B) MOL Bongkol Pisang (C) MOL Sayuran (D) MOL Buahan (E) kombinasi MOL Bongkol Pisang dan MOL Buahan (F) Kombinasi MOL Sayuran dan MOL Buahan (G) MOL Bongkol Pisang+Sayuran+Buahan. Variabel pengamatan : tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah klorofil daun (spad unit), jumlah umbi per rumpun (umbi), berat umbi segar per rumpun (g), berat kering angin umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis MOL memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama terhadap tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Pemberian kombinasi MOL sayuran+buahan yang paling efektif untuk diberikan pada tanaman bawang merah. Kata kunci: MOL, bawang merah, pertumbuhan, hasil, tanah aluvial.
PENGARUH CAMPURAN URINE DENGAN KOTORAN SAPI YANG TERFERMENTASI DAN PEMUPUKAN UREA, SP-36, KCL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ALUVIAL -, Razanni; Zulfita, Dwi; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi campuran urine dengan kotoran sapi yang terfermentasi dan pemupukan Urea, SP-36, dan KCl serta interaksi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dari tanggal 18 April 2012 sampai tanggal 29 Juni 2012. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan menggunakan bentuk Faktorial Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari dua faktor yaitu pemberian campuran urine dan kotoran sapi yang terfermentasi dan pemberian pupuk Urea, SP-36, KCl masing-masing terdiri dari tiga ulangan dan tiga sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah : campuran urine dengan kotoran sapi yang terfermentasi (K) terdiri dari tiga taraf yaitu k1 = 25 ml/liter air, k2 = 50 ml/liter air, k3 = 75 ml/liter air. Pemupukan Urea, SP-36, KCl (P) terdiri dari 3 taraf yaitu : p1 = 1,42 g Urea, 1,90 g SP-36, 0,95 g KCl/ tanaman (25% dari dosis anjuran), p2= 2,85 g Urea, 3,80 g SP-36, 1,90 g KCl/ tanaman (50% dari dosis anjuran), dan p3= 4,31 g Urea, 5,70 g SP-36, 2,85 g KCl/ tanaman (75% dari dosis anjuran). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, berat kering, berat tongkol, diameter tongkol, panjang tongkol, kadar klorofil daun dan volume akar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa campuran urine dengan kotoran sapi yang terfermentasi memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi tanaman 4 dan 5 MST. Pemupukan Urea, SP-36, KCl memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi tanaman 2, 3, 4 dan 5 MST, berat tongkol, diameter tongkol dan panjang tongkol. Interaksi antara campuran urine dengan kotoran sapi yang terfermentasi dan pemupukan Urea, SP-36, KCl memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi tanaman 2 dan 3 MST. Konsentrasi Campuran urine dengan kotoran sapi yang terfermentasi yang terbaik untuk diberikan pada tanaman jagung adalah 50 ml/liter air dan dosis pemupukan Urea, SP-36, KCl 75 % dosis anjuran. Kata Kunci : Urine, Kotoran Sapi, Fermentasi, Urea, SP-36, KCl, Pertumbuhan, Hasil, Jagung, Tanah Aluvial
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH LENGKENG YANG TELAH DISIMPAN DENGAN MENGGUNAKAN MOISTURIZING KNO3 HALOMOAN NABABAN, ANDRE WINASCO; ANGGOROWATI, DINI; PALUPI, TANTRI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moisturizing KNO3 dalam meningkatkan viabilitas benih lengkeng yang sudah mengalami penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan percobaan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal yang terdiri 7 perlakuan dengan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 20 benih lengkeng. Perlakuan A ( Kontrol simpan tanpa moisturizing ), B ( Kontrol moisturizing aquades ), C ( Moisturizing KNO3 1 %), D ( Moisturizing KNO3 2 %), E ( Moisturizing KNO3 3 %), F ( Moisturizing KNO3 4 %), T ( Kontrol langsung tanam tanpa disimpan ) .Variabel yang diamati dalam penelitian ini, yaitu kadar air, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, indeks vigor. Perlakuan dengan cara moisturizing menggunakan KNO3 mulai dari konsentrasi 2% sudah mampu untuk meningkatkan DB, KCT, KST terhadap benih lengkeng yang sudah disimpan selama dua hari . Moisturizing KNO3 dengan konsentrasi 2% efektif dalam meningkatkan KST benih, konsentrasi 3% efektif meningkatkan DB, KCT. Semua cara Moisturizing dapat meningkatkan KA benih lengkeng yang telah disimpan selama dua hari. Kata kunci: Benih lengkeng, Kelembaban,Konsentrasi KNO3, Lama penyimpanan
pengaruh media dan periode simpan terhadap viabilitas benih kedelai martina, martina; palupi, Tantri; anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7453

Abstract

ABSTRAK Benih kedelai merupakan salah satu benih ortodok yang bisa dikeringkan sampai pada kadar air dibawah 10% dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Proses penurunan viabilitas benih akan berjalan dengan cepat jika benih tidak disimpan dengan baik. Usaha dalam mengurangi kemunduran benih tersebut dapat dilakukan dengan perlakuan penyimpanan. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan petak terbagi dengan perlakuan petak utama adalah media simpan yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu botol kaca, aluminium foil, polietilen, dan kain belacu dan anak petaknya adalah periode simpan yaitu minggu ke-1 sampai ke-11. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari dua sampel.Variabel pengamatan terdiri dari kadar air, daya kecambah, indek vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, berat kering kecambah normal dan laju perkecambahan. Hasil penelitian terjadi interaksi antara media dan periode simpan pada variabel indeks vigor, kadar air, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Semua media simpan mampu mempertahankan daya kecambah diatas 80% selama periode simpan 11 minggu. Botol kaca adalah media terbaik untuk penyimpanan benih kedelai selama 11 minggu. Kata Kunci : Kedelai, Media, Periode simpan, Viabilitas
Beberapa Cara Pematahan Dormansi Benih Padi Inpara prihatini, reni; Anggorowati, Dini; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7456

Abstract

Benih padi merupakan bagian yang umum digunakan sebagai bahan tanam. Pada umumnya benih padi yang baru dipanen tidak dapat ditanam secara langsung, karena benih padi mengalami masa dormansi (after-ripening). Pematahan dormansi benih padi dapat dilakukan dengan cara perendaman dalam larutan KNO3, air, dan dalam larutan MOL rebung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pematahan dormansi yang terbaik dan periode pematahan dormansi tercepat pada benih padi Inpara 3. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 18 April sampai 13 Juni 2014 di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan petak terbagi (split-plot) dengan 2 faktor, dimana perlakuan pematahan dormansi (K), sebagai main plot dengan 4 taraf perlakuan yaitu kontrol (tanpa perendaman), perlakuan dengan perendaman KNO3 3% selama 24 jam, perendaman dengan air selama 24 jam, dan perendaman dalam larutan MOL rebung dengan konsentrasi 25 ml/liter selama 6 jam yang diulang sebanyak tiga kali dan periode pematahan dormansi (T), sebagai sub plot dengan waktu 1-8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan perendaman KNO3 3% selama 24 jam terbaik dan dapat mematahkan dormansi benih padi Inpara 3 dengan cepat yaitu 4 minggu setelah panen, selain itu perlakuan dengan KNO3 juga dapat meningkatkan daya berkecambah, keserempakan tumbuh, indeks vigor, kecepatan tumbuh, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Kata kunci : Benih Padi, Dormansi, KNO3, MOL Rebung, Perendaman
PENGARUH PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA LAHAN ALUVIAL Purwanto, Dedi; Anggorowati, Dini; Sholahuddin, Sholahuddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat di lahan aluvial. Penelitian dilakukan di Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak dengan jenis tanah aluvial. dimulai 5 September 2013 sampai 12 Desember 2013. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk kandang kotoran ayam, dengan 6 taraf perlakuan terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), berat perbuah (g), hasil perpetak (g), berat buah pertanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tomat pada lahan aluvial. Kata kunci: Pupuk Kandang Ayam, Tomat, Tanah Aluvial
PENGARUH KOMPOS LIMBAH SAYUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Rindi, Orlenda; Santoso, Eddy; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dengan pemberian kompos limbah sayur pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 Maret sampai dengan 3 Juni 2014. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 taraf perlakuan k0 = tanpa kompos, k1 = 590 g/polybag, k2 = 1.233/polybag, k3 = 1.873/polybag, k4 = 2.513/polybag, k5 = 3.153/polybag dengan banyaknya 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 4 sampel tanaman. Variabel yang di amati dalam penelitian ini meliputi volume akar (cm3), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat segar bagian atas tanaman (g), berat kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos limbah sayur dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kalian pada semua variabel
PENGARUH PUPUK KOTORAN KAMBING DAN ABU SEKAM PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL Kahar, Muhammad; Anggorowati, Dini; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran kambing dan abu sekam padi serta interaksi keduanya yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik tanaman lobak pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) berpola faktorialterdiri dari 2 faktor yaitu faktor kotoran kambing dan faktor abu sekam padi. Penggunaan pupuk kotoran kambing terdiri dari 3 taraf dan abu sekam padi terdiri dari 3 taraf dengan masing-masing 3 ulangan, setiap unit percobaan diambil 4 sampel tanaman.Perlakuan dalam penelitian ini yaitu :Faktor dosis pupuk kotoran kambing dengan kode (K) terdiri dari k1= 500 g/polybag atau setara 20 ton/ha, k2= 625 g/polybag atau setara 25 ton/ha, k3= 750 g/polybag atau setara 30 ton/ha, Faktor dosis abu sekam padi kode (S) terdiri dari :s1= 140 g/polybag, s2= 196 g/polybag, s3= 233 g/polybag. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah daun, berat kering tanaman, volume akar, berat segar tanaman, diameter umbi tanaman, dan panjang umbi tanaman.Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi interaksi antara perlakuanpupuk kotoran kambing dan abu sekam padi pada semua variabel pengamatan. Perlakuan pupuk kotoran kambing berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman, volume akar, berat segar tanaman, diameter umbi dan panjang umbi tanaman, sedangkan perlakuan abu sekam padi berpengaruh nyata terhadap volume akar tanaman lobak.
Co-Authors - Maulidi, - ., Astina ., Rahmidiyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agung, Abelsius agus ruliyansyah Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ainurrahman, Yadi Ali Djamhuri aliamin aliamin Andra, Andra Angelina Angelina aprilia cintia, aprilia Aprizkiyandari, Siti Arianta, Sahrul Qori Ariesta, Nia Amrianti Ashari, Asri Mulya Asmuna, Asmuna Ayas, Yustianus Dandi Basuni, Basuni christofer, ardy Cornelius Gery, Cornelius Darussalam Darussalam, Darussalam Dedi Purwanto, Dedi Delvi, Ainun Dhayan, Sarah diranto abet nego, Raul Dwi Zulfita Eddy Santoso Edi Susanto Elly Mustamir Erinda, Novia Estiani, Dwi Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fany, Ade Fendi Fendi Fernando Etes Gemilang, Salase Kanz Gunawan Gunawan Haithami, Ibnu Halim, Bruari HALOMOAN NABABAN, ANDRE WINASCO Hariyanti, Agus Herani, Antonia HERMAWAN, JEFFRY Ifatrul Yani Nurjannah Iman Suswanto Indri Yuniarti Inpurwanto Inpurwanto Ismawan, Eko Iwan Sasli januar, yustinus JASANI, JASANI juwita, katarina Kadir Kadir Kurniawan, Chandra Chandra Kuswandi, Janu Lestari Lestari Lestari, Suka Mardyatno Lina Lina Lushfieka, Diah Lusiana Lusiana Maria Magdalena marpaung, intan purnama sari Marselini, Marselini Martina Martina Masangge, Yelsi Maulidi Maulidi MUFLIHAN, MUFLIHAN Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Rusli Mukhlis - Mulyadi Safwan Naumi, Umi Neni, Lusia NOVIA, EVI FANIA Novita, Devie Nurjani Octoarie, Muhammad Yudhy Oktaviani oktaviani Orlenda Rindi, Orlenda Patriani Patriani, Patriani Paulus, Sardi Prayoga, Egie prihatini, reni Purnama, Petrus Riki Purwaningsih - Puspa, Sandra Sri Putra, Jisan Yulius Ansi Putri, Ekas July Putu Dupa Bandem Radian Radian Rahmadi, Nopiandito Fredi Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Razanni - Resti Resti Rifani, Muhammad Khaidir Rini Susana Riris, Riris Rivaldy, Ferdy Rulinda, Meli Oktavia RUSMINI, IKA SAFITRI, MARIA ANDANI Saiful Huda Sambas, Qomarul Saputra, Danu SARI, ARTI PURNAMA Sari, Pegi Sukma Senangka, Vinsensius Bagus Setia Budi Setiono, Christianus Sholahuddin Shoviya, Shoviya Simamora, Cico Jhon Karunia Simanjuntak, David Remond Sinaga, Juanita Boru Sinaga, Sahata Patuan Rungga Siti Aisyah Siti Hadijah Siti Zulaiha SRI RAHAYU Sukardi, Viktor Supriandi, Dandy Surachman Surachman Surya Ningsih Suswanto, Iman - Syahdiman - Tambunan, Deva Julianty Tanti Hidayah, Nikmatun Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Teleng, Andry Stevanus TRIS HARIS RAMADHAN Warganda Warganda Warganda, - Wati, Julia Julia Wiksana, Jaka Arya Yeni Oktavia Yuni, Oktaviani