Claim Missing Document
Check
Articles

Beyond the Chalkboard: Digital Innovations in Islamic Learning through Interactive PowerPoint Nurdin, Nurdin; Anhusadar, Laode; Lubis, Maesaroh; Hadisi, La; Rijal, Mohammad
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v12i3.1637

Abstract

In the Gen Z era, innovative and creative methods are essential for effective Islamic education. During that period, students are granted internet connectivity and portable digital devices, which facilitate the acquisition of knowledge about Islam. This study developed a novel interactive learning medium using PowerPoint Office 2010, focusing on Aqidah Akhlak’s curriculum implementation. Employing the ADDIE model as the research and development (R&D) strategy, the study involved validation by experts and practical assessments by teachers and students. The selected research instruments comprised expert validation sheets and media practicality assessments. The impact was computed with descriptive statistics. The results indicated high validity, with scores of 85% from material experts, 82.4% from media experts, and 87% from design experts. The practicality tests revealed 98% and 89.17% approval ratings from teachers and students, respectively. The effectiveness of the medium was demonstrated by a significant improvement in student performance, with pre-test and post-test scores of 69.70 and 85.29, respectively. These findings affirmed the impact of the developed interactive media on enhancing student learning outcomes in Islamic education.
The Elegantness of the Muhammadiyah Leadership Election System and Traditions: Case Study in Southeast Sulawesi Alifuddin, Muhammad; Yusuf, Yusuf; Ahmadi, Ahmadi; Anhusadar, Laode
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 19, No. 2, November 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/ai.v0i0.1967

Abstract

This study aims to explain the uniqueness of the tradition of electing Muhammadiyah administrators in Southeast Sulawesi. Research data were obtained through participatory observations, in-depth interviews, and document reviews. Data analysis was performed using the Miles and Huberman paradigm combined with the Von Eckarberg hermeneutic phenomenological analysis model. The results of this study indicate that the succession of the Muhammadiyah Southeast Sulawesi Regional Leadership was held through an election mechanism with a voting system to elect 13 formators. Although the process was full of dialectical thoughts flowing from the participants of the deliberation, the process involving 142 voters, representatives of 16 Muhammadiyah Regional Leaders, took place elegantly, democratically, and without noise. The elegance of deliberation in the Muhammadiyah environment occurred not only because of the rationality of the Muhammadiyah people but also because the egalitarian collegial system in Muhammadiyah was very prominent. This made it easy for them to make decisions by consensus when appointing the Chairperson and Secretary. The description of a number of sosial analysts regarding the Muhammadiyah Congresses in Yogyakarta, Makassar and Solo which took place without "intrigue" and political interest, was also reflected in the Muhammadiyah Southeast Sulawesi Regional Conference as an event to elect the Muhammadiyah Regional Leadership for the 2022-2027 period. The success of Muhammadiyah Southeast Sulawesi in creating a peaceful situation in the leadership succession event was supported by three factors: egalitarianism and mainstreaming of consensus, organizational commitment, and consistency in implementing organizational rules
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Go Internasional (Bahasa Inggris) Melalui Program Bimbingan Belajar di SDN 3 Oheo A. Latif, Al Firman; Fitri, Anisa; Aldian, Yun; Savitri, Suciani; Fazrina, Fazrina; Khadijah, Siti; Anhusadar, La Ode
INSANIYAH Vol 3, No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v3i1.10009

Abstract

Bahasa inggris sebagai bahasa Internasional sangat penting dipelajari sejak usia Sekolah Dasar. SDN 3 Oheo merupakan salah satu Sekolah Dasar yang muridnya memiliki semangat dalam mempelajari bahasa Inggris. Akan tetapi, dalam kurikulum yang diterapkan disekolah tidak terdapat mata pelajaran bahasa Iggris. Riset pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan memberikan pemahaman kepada anak-anak di SDN 3 Oheo bahwa belajar bahasa Inggris itu sangat menyenangkan. Metode pengabdian yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD). Hasil dari kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris para siswa. Kegiatan ini mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan berkomunikasi, penggunaan tata bahasa dan kosa kata (Vocabulary) dalam bahasa Inggris anak-anak. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara masyarakat dan Mahasiswa KKN IAIN Kendari. Rekomendasi, perlu adanya lembaga tertentu yang mampu memberikan bimbingan pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan interaktif bagi anak-anak diluar dari pendidikan formal mengingat di SDN 3 Oheo tidak terdapat mata pelajaran bahasa Inggris karena kurangnya tenaga pengajar dalam bidang bahasa Inggris didaerah tersebut. Kata Kunci: Pengabdian, Bimbingan Belajar, Bahasa Inggris
Pengembangan Literasi Anak Usia Dini melalui Permainan Menginjak Gambar Hewi, La; Anhusadar, Laode; Nur Fadhilah, Muthia
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kemampuan literasi anak usia dini melalui penggunaan permainan menginjak gambar dalam pembelajaran di kelompok A TK Nur Ichsani Lepo-Lepo Kota Kendari. Pendekatan kualitatif dipakai oleh peneliti untuk mendapatkan data yang detail serta lengkap tentang perkembangan kemampuan literasi (bahasa) anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada aktivitas pembelajaran siswa, metode wawancara pada informan penelitian yaitu guru kelompok A serta dokumen penilaian perkembangan anak. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah analisis antara lain reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Adapun pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik kredibilitas (derajat kepercayaan). Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, perkembangan literasi anak usia dini melalui penggunaan permainan menginjak gambar dalam pembelajaran di kelompok A TK Nur Ichsani Lepo-Lepo Kota Kendari berada pada rentang penilaian cakap dan mahir. kedua, perkembangan literasi anak usia dini berkembang dengan sangat baik, dimana seluruh objek penelitian memenuhi kriteria penilaian perkembangan yang ada di satuan pendidikan.
Analisis Penggunaan, Pemetaan dan Rekomendasi Teknik Penilaian Nilai Agama dan Moral AUD: Studi di TK/RA Kota Kendari Andreas Putra, Aris Try; Anhusadar, Laode
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6890

Abstract

Penilaian dalam pendidikan anak usia dini (AUD) harus diarahkan pada Capaian Pembelajaran (CP) yang salah satunya mencakup nilai agama dan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis, memetakan dan merekomendasikan teknik penilaian apa yang digunakan oleh guru dalam menilai aspek perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini TK, RA di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilaksanakan di 11 kecamatan kecamatan di kota Kendari dengan melibatkan 69 responden guru TK dan RA yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Hasil menunjukkan bahwa pertama, mayoritas guru TK/RA di Kota Kendari telah menerapkan teknik penilaian dalam menilai perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Kedua, observasi langsung adalah teknik yang paling sering digunakan mengungguli teknik lain, Ketiga dalam aspek rekomendasi, observasi langsung tetap menjadi teknik yang paling disarankan. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun Observasi Langsung menjadi teknik paling diandalkan, sistem penilaian yang ideal seharusnya tidak hanya mengandalkan satu metode, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan lain agar hasil penilaian lebih komprehensif, akurat, dan mampu mencerminkan perkembangan nilai agama dan moral anak secara lebih utuh
Evaluasi Input Standar Sarana dan Prasarana pada Lembaga PAUD Shaleh, Muh; Anhusadar, Laode
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.153

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi sekarang di indonesia adalah banyaknya lembaga PAUD yang sarana dan prasarananya kurang memadai dan banyak yang memprihatinkan apalagi yang berada dalam daerah pendalaman atau daerah yang terpencil, seperti halnya fasilitas yang kurang atau tidak memadai yaitu kelas yang bocor, alat praktek yang kurang, bangku dan meja yang rusak dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh lembaga PAUD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode evaluasi model CIPP dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hasil evaluasi pada prasarana relative baik, terlihat pada beberapa hal seperti gedung sekolah, luas sekolah, dan transportasi telah menunjukkan bahwa sekolah ini sudah memenuhi syarat, hasil evaluasi menemukan bahwa sudah tersedia beberapa permainan di halaman sekolah untuk melatih motorik kasar anak seperti ayunan, perosotan, jungkat jungkit, yang terbuat dari papan sehingga dari sisi keamanan bisa membahayakan anak termasuk pijakan tempat alat-alat ini diletakkan juga dibuat dari kayu.
FINGER PAINTING DALAM MENSTIMULUS PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Jumriatin Jumriatin; Laode Anhusadar
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran perkembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho, (2) pelaksanaan dari kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus model Kemmis dan Mc Taggart yang yang memiliki empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan dengan tiga kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Finger Painting dapat meningkatkan perekmbangan motorik halus anak kelas B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Pelaksanaan kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B2 di TK Al-Aqsho Pada siklus 1 menunjukkan kemampuan anak dominan berada pada kriteria ketuntasan 62,05% atau berada pada kategori cukup. Pada siklus 2 menunjukkan kemampuan anak berada pada rentang penilaian berkembang sesuai harapan dengan kriteria ketuntasan sebanyak 75% atau berada dalam kategori baik kemampuan motorik halusnya pada indikator anak dapat menggunting sesuai pola ketuntasannya 75%, indikator kerapian dalam mencetak gambar 75%, indikator meniru bentuk 62,5%, dan mencetak sesuai gagasan ketuntasan 75%.
Survey of Assessment Techniques for Religious and Moral Values in Early Childhood in Baruga Sub-district, Kendari City Andreas Putra, Aris Try; Anhusadar, Laode
EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2025): EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ebj.v7i1.81911

Abstract

Analysis of current assessment practices is crucial to evaluate holistic development of religious and moral values in children from an early age. The purpose of this study was to analyze the implementation of assessment techniques for the development of religious and moral values in early childhood. This study employed a quantitative approach using a survey method conducted in four urban villages in Baruga Sub-district, Kendari City, involving 20 Kindergarten or Raudhatul Athfal teachers recruited through proportional random sampling. The results revealed that 95% of teachers used assessment techniques to evaluate the religious and moral development of children, with direct observation being the most common method. Additionally, 90% of teachers have used rubrics and parental involvement stood at 85%, highlighting the need for improved communication. Moreover, 90% of teachers conducted daily assessments, provided regular feedback, and recorded the results in writing, with daily notes being the predominant documentation method. However, the use of portfolios remained low at 5%. It concludes that early childhood educators are committed to assessing children's religious and moral development through suitable technique, with high parental involvement and frequent assessments demonstrating the importance of continuous monitoring. Nevertheless, the limited use of portfolios suggests that some assessment tools are underutilized, which may limit the comprehensiveness of documentation. It also implies that early childhood educators require continuous professional development to enhance and diversify assessment methods, foster school-parent collaboration, and secure necessary assessments training and resources.
Pengawasan Orang Tua terhadap Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini Sari, Wulan; Machmud, Hadi; Anhusadar, Laode
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Vol 3 No 2 (2024): BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, July 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bocah.v3i2.8251

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang bagaimana bentuk penggunaan gadget pada anak usia 5-6 dan bentuk pengawasan orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun di Desa Sumberjaya Kabupaten Konawe Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan metode penelitian kualaitatif. Sumber data dari penelitian ini diperoleh dari informan yaitu orang tua dari anak-anak yang gemar bermain gadget dan tokoh masyarakat Desa Sumberjaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga teknik, yaitu reduksi data, penyajian data dan panarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk penggunaan gadget pada anak usia dini yang ditemukan di Desa Sumberjaya Kabupaten Konawe Selatan : dengan penggunaan aplikasi youtube oleh 10 anak, penggunaan aplikasi tiktok oleh 4 anak dan penggunaan aplikasi game oleh 2 anak. sementara untuk bentuk pengawasan orang tua pada penggunaan gadget anak usia 5-6 tahun di Desa Sumberjaya Kabupaten Konawe Selatan yaitu terdapat 9 orang tua yang memberi nasehat, 6 orang tua yang memberi batasan waktu dan 4 orang tua yang memberikan sanksi. Bentuk-bentuk pengawasan orang tua sangat penting dilakukan dalam penggunaan gadget pada anak agar anak tidak kecanduan gadget dan perkembangannya tidak terganggu.
Pengembangan Model Pembelajaran Seni Berbasis Agama Pada Anak Usia Dini Anhusadar, Laode; Wulandari, Heny
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2019): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v2i1.4622

Abstract

Pengembangan seni pada anak usia dini adalah salah satu proses pencapaian anak dalam bidang seni dengan berpatokan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini. Melalui aktifitas seni, dapat meningkatkan daya cipta serta kreatifitas yang orisinil dan bersifat individual. Dan melalui aktivitas seni, anak dapat mengekspresikan diri. Model pembelajaran sentra  memberikan manfaat untuk mengembangkan rasa percaya diri anak. Mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu. Karena menekankan pada bermain sambil belajar, memberikan pengalaman nyata bagi anak. Pelaksanaan pembelajaran seni berbasis agama terhadap peserta didik tidaklah dilakukan secara spontan, melainkan harus melalui tahapan-tahapan membuat rancangan pembelajaran, menyesuaikan tahapan perkembangan anak dan menyiapkan media pembelajaran. Lembaga  pendidikan  bagi  anak  usia  dini, dituntut agar dapat mengoptimalkan perkembangan minat anak terhadap agama. Yang mana di dalam memberikan rangsangan pendidikan sebagai upaya membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak, proses kegiatan belajar mengajar dibutuhkan adanya sumber belajar untuk pembelajaran seni.      Kata Kunci : Pembelajaran Seni, Agama dan Sentra PAUD