Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Early Childhood Recognition of Traditional Dance through Training Strategies and Video-Based Instruction Andika Sari, Diah; Anhusadar, Laode; Jovanka, Della Raymena; Magta, Mutiara
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.103-01

Abstract

To introduce traditional dance to early childhood, interesting training methods and media in accordance with the child's development are needed, so as to arouse children's interest and love for traditional Indonesian dance. This study aimed to obtain an empirical data on the effect of training methods and video tutorials on the ability to recognize traditional Indonesian dance in children. Children’s ability to dance traditional dances referred to the motor skills of children aged 5-6 years. The training method was using a sports approach, consists of introduction regional knowledge of dance, a warm-up, traditional dance as the main exercise, and a cool-down. The warm-up and cool-down used play movements, which made children enjoyable and developmentally appropriate. Used experimental research methods 2x2 factorial design, which consists of groups that get treatment and control groups. The sampling technique was carried out by cluster random sampling, 43 children in 2 classes at 2 kindergartens (four classes), in South Tangerang, Indonesia. Data normality test with Lilliefors test found that all data were normal. Homogeneity test with Bartlett's test found that all data were homogeneous. For hypothesis testing, two-way analysis of variance / ANOVA was carried out, then to test the interaction was carried out with the Tukey test. Based on the results of the analysis of variance at a significant level α = 0.05, it was found that the score of the ability to recognize traditional Indonesian dances early childhood: the training method with a sports approach was better than the conventional training method; there was an interaction between training methods; Using video tutorial media was not better than audio media; with a sports approach and video tutorials. This study showed that using a sports-based training approach with play movements is a fun and developmentally appropriate method to introduce traditional dance to children. Further research is needed on a larger and broader scale to conclude that this method has the same effect on every traditional dance practice for early childhood children.
The Elegantness of the Muhammadiyah Leadership Election System and Traditions: Case Study in Southeast Sulawesi Alifuddin, Muhammad; Yusuf, Yusuf; Ahmadi, Ahmadi; Anhusadar, Laode
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 19, No. 2, November 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/ai.v0i0.1967

Abstract

This study aims to explain the uniqueness of the tradition of electing Muhammadiyah administrators in Southeast Sulawesi. Research data were obtained through participatory observations, in-depth interviews, and document reviews. Data analysis was performed using the Miles and Huberman paradigm combined with the Von Eckarberg hermeneutic phenomenological analysis model. The results of this study indicate that the succession of the Muhammadiyah Southeast Sulawesi Regional Leadership was held through an election mechanism with a voting system to elect 13 formators. Although the process was full of dialectical thoughts flowing from the participants of the deliberation, the process involving 142 voters, representatives of 16 Muhammadiyah Regional Leaders, took place elegantly, democratically, and without noise. The elegance of deliberation in the Muhammadiyah environment occurred not only because of the rationality of the Muhammadiyah people but also because the egalitarian collegial system in Muhammadiyah was very prominent. This made it easy for them to make decisions by consensus when appointing the Chairperson and Secretary. The description of a number of sosial analysts regarding the Muhammadiyah Congresses in Yogyakarta, Makassar and Solo which took place without "intrigue" and political interest, was also reflected in the Muhammadiyah Southeast Sulawesi Regional Conference as an event to elect the Muhammadiyah Regional Leadership for the 2022-2027 period. The success of Muhammadiyah Southeast Sulawesi in creating a peaceful situation in the leadership succession event was supported by three factors: egalitarianism and mainstreaming of consensus, organizational commitment, and consistency in implementing organizational rules
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI RA DARUL ARQAM Azizah, Raidatul; Anhusadar, La Ode; Karim
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol. 9 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran kemampuan berbicara anak melalui bercerita dengan boneka tangan pada anak kelompok A di RA Darul Arqam, (2) Peningkatan kemampuan berbicara anak melalui bercerita dengan boneka tangan pada anak kelompok A RA Darul Arqam. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus Kammis and Mc Taggart yang memiliki empat tahapan yakni, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Setiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan metode bercerita dengan boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok A di RA Darul Arqam Kabupaten Kolaka. Kemampuan berbicara anak mengalami perubahan yang sangat baik. Hasil pra siklus menunjukkan kemampuan berbicara anak yang tuntas hanya mencapai 20%, pada siklus I ketuntasan kemampuan berbicara anak mencapai 35%, dan pada siklus II anak yang tuntas mencapai 80%. Hal ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan bercerita dengan boneka tangan, kemampuan berbicara anak berhasil mengalami peningkatan karena telah sesuai dengan indikator pencapaian yaitu sebesar 80%.
Membentuk Karakter melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Anak Usia 6-8 Tahun Nurdin, Nurdin; Jahada, Jahada; Anhusadar, Laode
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i2.1603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan mulai bulan April-September 2019 dengan informan guru dan peserta didik. Lokasi penelitian ini adalah SDN 1 Talaga dan SDN 2 Talaga. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter peserta didik memuat pengetahuan dan keterampilan kepramukaan dengan perencanaan jangka panjang dan jangka pendek. Kemudian pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter peserta didik terbagi atas pengetahuan dan ketereampilan atau tehnik kepramukaan. Selanjutnya evaluasi kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter peserta didik terbagi atas evaluasi bagi peserta didik dan evaluasi bagi pembinanya dalam hal ini guru-guru
Analisis Penggunaan, Pemetaan dan Rekomendasi Teknik Penilaian Nilai Agama dan Moral AUD: Studi di TK/RA Kota Kendari Andreas Putra, Aris Try; Anhusadar, Laode
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6890

Abstract

Penilaian dalam pendidikan anak usia dini (AUD) harus diarahkan pada Capaian Pembelajaran (CP) yang salah satunya mencakup nilai agama dan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis, memetakan dan merekomendasikan teknik penilaian apa yang digunakan oleh guru dalam menilai aspek perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini TK, RA di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilaksanakan di 11 kecamatan kecamatan di kota Kendari dengan melibatkan 69 responden guru TK dan RA yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Hasil menunjukkan bahwa pertama, mayoritas guru TK/RA di Kota Kendari telah menerapkan teknik penilaian dalam menilai perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Kedua, observasi langsung adalah teknik yang paling sering digunakan mengungguli teknik lain, Ketiga dalam aspek rekomendasi, observasi langsung tetap menjadi teknik yang paling disarankan. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun Observasi Langsung menjadi teknik paling diandalkan, sistem penilaian yang ideal seharusnya tidak hanya mengandalkan satu metode, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan lain agar hasil penilaian lebih komprehensif, akurat, dan mampu mencerminkan perkembangan nilai agama dan moral anak secara lebih utuh
Kualifikasi Pendidik PAUD Sesuai Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 Anhusadar, La Ode; Islamiyah, Islamiyah
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualifikasi pendidik PAUD pada KB Nurain di Kabupaten Wakatobi.  Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kasus. Lokasi penelitian ini adalah Kelompok Bermain Nurain di Mola Selatan Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Ada dua sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini yakni: data primer dan data sekunder. Teknik yang dapat digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, obeservasi dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga ini memiliki guru dengan pendidikan rata-rata setingkat SMA, hanya satu guru yang menyelesaikan pendidikan Sarjana atau pada program studi Pendidikan Agama Islam. Guru-guru di lembaga ini kurang mengikuti pelatihan terkait bidang pendidikan dan pengajaran yang digelutinya. Padahal standar PAUD mengharuskan pendidik PAUD menamatkan Pendidikan Sarjana jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Psikologi serta memiliki beberapa kompetensi yang disyaratkan.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD Negeri Longa Zairul, Zairul; Arwilda, Arwilda; Muliasari, Rini; Aini, Nur; Juwita, Juwita; Anhusadar, Laode
INSANIYAH Vol. 2 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v2i1.6841

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan model pembelajaran siswa pada sekolah dasar Desa Longa Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini untuk menampilkan model pembelajaran yang bisa diterapkan bagi sekolah lain. Analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dengan menekan pada metode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dari 20 siswa jumlah siswa yang tuntas adalah 7 siswa (35,00%) dengan nilai rata-rata 60,65. Atas dasar  inilah  peneliti  menerapakan  model  pembelajaran  Creative  Problem  Solving (CPS) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menyatakan   bahwa   hasil   belajar   siswa   mengalami   peningkatan   pada   setiap siklusnya, pada siklus I meningkat  dengan jumlah siswa yang tuntas adalah 13 siswa  (65,00%).  Dan  pada  siklus  II  mengalami  peningkatan  hingga  17  siswa (85,00%). Selain itu rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I rata-rata nilai siswa meningkat dengan perolehan 73,75. Dan pada siklus II rata- rata nilai siswa meningkat dengan rata-rata nilai siswa sebesar 81,95.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Go Internasional (Bahasa Inggris) Melalui Program Bimbingan Belajar di SDN 3 Oheo A. Latif, Al Firman; Fitri, Anisa; Aldian, Yun; Savitri, Suciani; Fazrina, Fazrina; Khadijah, Siti; Anhusadar, La Ode
INSANIYAH Vol. 3 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/insaniyah.v3i1.10009

Abstract

Bahasa inggris sebagai bahasa Internasional sangat penting dipelajari sejak usia Sekolah Dasar. SDN 3 Oheo merupakan salah satu Sekolah Dasar yang muridnya memiliki semangat dalam mempelajari bahasa Inggris. Akan tetapi, dalam kurikulum yang diterapkan disekolah tidak terdapat mata pelajaran bahasa Iggris. Riset pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan memberikan pemahaman kepada anak-anak di SDN 3 Oheo bahwa belajar bahasa Inggris itu sangat menyenangkan. Metode pengabdian yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD). Hasil dari kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris para siswa. Kegiatan ini mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan berkomunikasi, penggunaan tata bahasa dan kosa kata (Vocabulary) dalam bahasa Inggris anak-anak. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara masyarakat dan Mahasiswa KKN IAIN Kendari. Rekomendasi, perlu adanya lembaga tertentu yang mampu memberikan bimbingan pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan interaktif bagi anak-anak diluar dari pendidikan formal mengingat di SDN 3 Oheo tidak terdapat mata pelajaran bahasa Inggris karena kurangnya tenaga pengajar dalam bidang bahasa Inggris didaerah tersebut. Kata Kunci: Pengabdian, Bimbingan Belajar, Bahasa Inggris
Optimalisasi Media Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Efektivitas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Anhusadar, Laode; Machmud, Hadi; Samrin, Samrin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi media pembelajaran digital dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana, dan guru PAI di sebuah madrasah aliyah negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi dilakukan melalui perencanaan sistematis dalam modul ajar, implementasi ekosistem hardware dan software yang terpadu, serta evaluasi hybrid yang inovatif. Strategi ini terbukti signifikan meningkatkan antusiasme dan fokus belajar siswa. Namun, temuan juga mengungkap kendala utama berupa ketimpangan ketersediaan infrastruktur digital antar kelas. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas optimalisasi media digital sangat bergantung pada sinergi antara kompetensi guru yang terlatih dan dukungan infrastruktur yang merata dari lembaga.
Implementasi Media Pop Up Book sebagai Strategi Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5–6 Tahun dalam Pembelajaran PAUD Saputri, Maya Mauliza; Anhusadar, La Ode; Kete, Sukadir
Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE) Vol 5 No 2 (2025): IJECE, Volume 5, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ijece.v5i2.1826

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media buku cerita pop-up dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi merupakan empat langkah dari model Kemmis dan McTaggart, yang menjadi dasar dua siklus metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). TK Negeri Wekoila, yang berlokasi di Desa Amoito Siama, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi lokasi penelitian. Sebanyak 12 anak ikut serta dalam penelitian ini. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar penilaian anak, pencatatan, dan pengamatan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak-anak meningkat hingga tingkat Mahir. Pada tahap pra-siklus, hanya 33% anak yang mencapai tingkat penguasaan. Pada Siklus I, angka tersebut meningkat menjadi 50%, dan pada Siklus II, mencapai 83%. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan bahasa anak-anak meningkat sebesar 75% saat menggunakan buku pop-up. Berdasarkan penelitian ini, guru disarankan untuk menggunakan buku pop-up untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan bahasanya.