Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Persepsi Pemilik Toko Jamu Terhadap Kewajiban Sertifikat Halal Pada Jamu Yang Belum Bersertifikat halal di Kecamatan Samarinda Seberang Anshar, Muhammad; Haries, Akhmad; Fathoni, Sulthon
QONUN: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-undangan Vol 6 No 1 (2022): Islamic Law
Publisher : FASYA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.409 KB) | DOI: 10.21093/qj.v6i1.4192

Abstract

Penelitian ini membahas tentang persepsi pemilik toko jamu terhadap kewajiban sertifikat halal pada jamu yang belum bersertifikat halal di kecamatan . Dan teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan, memaparkan dan menganalisis hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Hasil dari penelitian Persepsi pemilik toko jamu terhadap kewajiban sertifikat halal pada jamu yang belum bersertifikat halal di Kecamatan Samarinda Seberang adalah 7 pemilik toko jamu dan dapat dilihat dari 2 persepsi sebagai berikut: 1. Persepsi positif, terdapat 3 pemilik toko jamu di kecamatan Samarinda Seberang setuju, karena peraturan sertifikat halal untuk kebaikan masyarakat dan jamu yang sudah bersertifikat halal sudah dipastikan sebagai bentuk perantara untuk menyembuhkan sehingga umat Islam merasa aman ketika mengonsumsi jamu yang sudah halal. 2. Persepsi negatif, terdapat 4 pemilik toko jamu di kecamatan Samarinda Seberang tidak setuju dikarenakan kewajiban sertifikat halal pada jamu yang belum bersertifikat halal di Kecamatan Samarinda Seberang menyebabkan tidak tersedianya produk jamu yang dibutuhkan oleh konsumen yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan konsumen,, kemudian banyak pemilik toko jamu tidak mengetahui terkait Peraturan No. 39 Tahun 2021 Pasal 141. Pandangan Islam terkait sesuatu yang haram akan berubah menjadi halal ketika dalam keadaan mendesak termasuk jamu yang harus bersertifikat halal. Sedangkan saran pemilik toko jamu diharapkan untuk melaksakan kewajiabannya terkait dengan sertifikat halal pada jamu sebagimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal sebagi bentuk upaya untuk memenuhi hak konsumen atas informasi secara benar, jelas dan jujur, sedangkan untuk konsumen dapat lebih berperan aktif dalam meningkatkan minat baca atau dalam memperoleh informasi terhadap sertifikat halal. Kata Kunci : Persepsi, Pemilik Toko Jamu, Kewajiban Sertifikat Halal, Jamu.
Evaluasi Pemanfaatan High Pressure Heater Pada Beban Rendah Unit 1 PLTU Punagaya Wirawan, Tri Susilo; Suryanto, Suryanto; Anshar, Muhammad; Iskandar, Achmad Afrizal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.4764

Abstract

PLTU Punagaya yang berlokasi di Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Bangkala, Desa Punagaya merupakan salah satu unit dari PT. PLN (Persero) yang menggunakan Boiler dengan Circulating Fluidized Bed (CFB). Terdapat system High Pressure Heater (HPH) yang berfungsi sebagai pemanas lanjut dimana air kondensat masuk melewati 4 LP Heater (Low Pressure Heater) lalu menuju ke Deaerator kemudian dipompakan oleh BFP (Boiler Feedwater Pump) kemudian air pengisi dipanaskan kembali di 2 buah HP Heater (High Pressure Heater) sebelum masuk ke  economizer yang terpasang horizontal dan menuju Steam Drum. Beban maksimal untuk Sektor Punagaya unit 1 adalah 100 MW, jika salah satu HPH gagal berfungsi selama pengoperasian, pada saat yang bersamaan salah satu dari HPH harus dioffkan. Penggunaan 1 HPH digunakan pada saat beban 50% dari maksimal beban dan penggunaan 2 HPH dioperasikan pada saat beban diatas 60 MW. Bila terjadi kerusakan pada system HPH di beban 50% dari total maksimal beban maka dapat menyebabkan penurunan efisiensi dari siklus secara keseluruhan. Efisiensi boiler rata-rata saat penggunaan HPH 76.9 % sedangkan tanpa penggunaan HP efisiensinya 74.2%.
Analisis Efisiensi Boiler Menggunakan Metode Direct dan Indirect pada PLTU Jeneponto 2×135 MW Habibuddin, Musdholifah; Anshar, Muhammad; Firman, Firman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.5002

Abstract

Salah satu mesin industri yang perannya sangat penting yaitu boiler. Boiler dalam perusahaan ini merupakan asset yang sangat penting bagi perusahaan, apabila terjadi masalah pada sistem boiler, maka kelancaran steam (uap) akan terganggu sehingga efisiensi boiler akan mengalami penurunan, oleh karena itu sangat diperlukan untuk mengkaji ulang kinerja mesin agar tidak terjadi pemborosan energi. Objek utama pada penelitian ini ialah Boiler PLTU Jeneponto 2 × 135 MW. Metode yang digunakan untuk menentukan efisiensi boiler yaitu metode langsung (Direct Method) dan metode tak langsung (Indirect Method). metode langsung (Direct Method) yaitu energi yang didapat dari fluida kerja (air dan steam) dibandingkan dengan energi yang terkandung dalam bahan bakar boiler, sedangkan metode tak langsung (Indirect Method) yaitu efisiensi merupakan perbedaan antara kehilangan panas (Heat loss) dan energi yang masuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penurunan efisiensi boiler. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode langsung (Direct Method) efisiensi boiler di tahun 2021 dan 2022 yaitu 42,63 % dan 64,11 % sedangkan dengan metode tak langsung (Indirect Method) efisiensi boiler sebelum dan sesudah overhaul yaitu 80,09 % dan 80,71 %. Nilai kehilangan panas (Heat Losses) karena gas buang yang kering (Ldg) sebelum dan sesudah overhaul sebesar 6,40 % dan 5,87 %. Kehilangan panas karena penguapan air yang terbentuk oleh adanya H2 dalam bahan bakar (LH) sebesar 6,25 % dan 6,21 %. Kehilangan panas karena penguapan kadar air dalam bahan bakar (Lmf) sebesar 5,50 % dan 5,48 %. Kehilangan panas karena kadar air dalam udara (Lma) memiliki nilai yang sama yaitu 0,26 % , dan kehilangan panas karena radiasi dan kehilangan lain yang tak terhitung (Luc) sebesar 1,5 % .
Kontrol Otomatis Pembersih Panel Surya Berbasis IoT Dengan Menggunakan Platform Thingspeak Renaldi, Angga; Nurhaedah, Sitti; Anshar, Muhammad; Suryanto, Suryanto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.5003

Abstract

Debu atau kotoran akan menyebabkan penurunan efisiensi pada panel surya sehingga perlu dibersihkan secara berkala. Panel surya dibersihkan dapat dibersihkan secara manual atau dengan alat pembersih panel. Alat pembersih panel masih ada yang dioperasikan secara manual, sehingga diperlukan alat yang dapat beroperasi secara otomatis. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat alat pembersih panel surya yang dapat beroperasi secara otomatis dan datanya dapat dimonitor di platform Thingspeak melaui handphone atau komputer sehingga peningkatan efisiensi panel surya sebelum dan setelah dibersihkan dapat diketahui. Penelitian dimulai dengan merancang dan membuat alat pembersih panel surya otomatis yang dikontrol oleh arduino dan dibantu oleh modul RTC. Panel surya diuji dengan cara memberikan tingkat debu yang berbeda dimana data ( tegangan, arus dan temperatur) dapat dimonitor di Thingspeak yang tercatat setiap 10 menit. Alat akan beroperasi secara otomatis pada sore hari setelah data tersimpan (data logger). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pembersih panel surya dapat beroperasi secara otomatis sesuai waktu yang ditentukan dan pembacaan sensor dapat dimonitor di Thingspeak melalui handphone atau komputer. Penggunaan alat pembersih ini meningkatkan efisiensi panel surya yang berdebu sebesar 2,04% (debu level 1) dan 2,61% (debu level 2). Dengan demikian, alat ini dapat membantu mempertahankan kinerja optimal panel surya dengan membersihkan panel surya secara efektif.
KONSEP DAN EFEK INTERAKSI DIGITAL KHALAYAK DI MEDIA SOSIAL Ryan Wahyudi; Anshar, Muhammad; Aldiawan
SHOUTIKA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Shoutika
Publisher : Rumah Jurnal STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jkpi.v4i2.1144

Abstract

In the current digital era, audience behavior in interactions on social media is increasingly complex. The purpose of this article is to analyze the concept and role of audiences in digital interactions on social media. The research method used in this article is library research with a uses and gratifications theory approach. The results of the discussion show that the concept of audience includes; active audience; growing audience; an audience capable of judging; and audiences who are able to take part. Apart from that, this article also covers the motives of audiences for using social media as a media source for disseminating information messages, namely; role effects; and psychological effects. The presence of this article makes it easier for social media communicators to understand in depth the concept of audience, so that the information message distributed can be in line with the communication target. Keywords: audiences, technology and social media.   Abstrak Dalam era digital saat ini perilaku khalayak dalam interaksi di media sosial semakin kompleks. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis konsep dan peran khalayak dalam interaksi digital di media sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan uses and gratifications theory. Hasil pembahasan bahwa konsep khalayak diantaranya; khalayak yang aktif; khalayak yang berkembang; khalayak yang mampu menilai; dan khalayak yang mampu mengambil peran. Selain itu, tulisan ini juga mencakup tentang motif khalayak menggunakan media sosial sebagai sumber media penyebaran pesan informasi, yakni; efek peran; dan efek psikologis. Hadirnya tulisan ini memudahkan komunikator media sosial memahami secara mendalam konsep khalayak, agar pesan informasi yang disebarkan bisa sesuai dengan target komunikasi. Kata Kunci: khalayak, teknologi, dan media sosial.
PENGARUH INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Wahyuni, Fista; Anshar, Muhammad
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2314

Abstract

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. produksi selada di Indonesia masih tergolong rendah sehingga belum memenuhi kebutuhan selada nasional. Pemberian air merupakan salah satu faktor penting untuk dilakukan, dimana air berfungsi sebagai pereaksi dalam proses fotosintesis dan berbagai proses hidrolisis, serta untuk menjaga turginitas tanaman, dengan demikian perlu adanya penelitian untuk meningkatkan hasil selada dengan pemberian air yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval pemberian air yang lebih baik bagi pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca Fakultas Pertanian, yang berlangsung bulan Agustus sampai dengan bulan September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dikelompokan berdasarkan tinggi tanaman yaitu kelompok I (rendah), Kelompok II (sedang), Kelompok III (sedang), Kelompok IV (tinggi) dengan perlakuan interval pemberian air secara langsung pada media tanam, yaitu A1 (Penyiraman 1 hari sekali), A2 (Penyiraman 2 hari sekali), A3 (Penyiraman 3 hari sekali), dan A4 (Penyiraman 4 hari sekali), setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga menghasilkan 16 unit percobaan, setiap unit percobaan diwakili oleh 4 tanaman, sehingga secara keseluruhan digunakan 64 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis keragaman atau uji F pada taraf α=0,05. dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf α=0,05. Hasil penelitian interval pemberian air terhadap pertumbuhan tanaman selada dapat disimpulkan menunjukan bahwa interval pemberian air berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan bobot segar tajuk tanaman. Perlakuan pemberian air 1 hari sekali dengan kondisi kapasitas lapang menghasilkan tinggi tanaman dan bobot segar tajuk tanaman selada yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan penyiraman 2, 3, dan 4 hari sekali.
Transformasi Radio Digital: Tinjauan Teknologi, Konten dan Perilaku Khalayak Aspar; Anshar, Muhammad
MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/mauizoh.v9i2.118

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan bagi industri radio sebagai media komunikasi tertua. Perubahan perilaku khalayak yang lebih bergantung pada internet, media sosial, dan platform streaming memaksa radio beradaptasi agar tetap relevan di era digital, Penulisan ini bertujuan mengkaji adaptasi radio sebagai media tradisional serta pola konsumsi khalayak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur untuk menganalisis transformasi radio di era digital, dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal, buku, artikel, dan laporan industri. Metode analisis konten diterapkan untuk mengidentifikasi tema utama perubahan radio, serta membandingkan karakteristik radio tradisional dan digital untuk memahami dampak teknologi baru terhadap pola konsumsi khalayak. Transformasi radio dari teknologi FM dan AM ke radio digital, seperti Digital Audio Broadcasting (DAB) dan radio streaming, telah mengubah cara penyebaran informasi dan interaksi khalayak. Radio digital menawarkan fleksibilitas lebih besar dengan akses on-demand, memungkinkan pendengar memilih konten sesuai minat mereka. Selain itu, radio digital memanfaatkan media sosial dan aplikasi untuk memperluas interaksi dua arah dengan khalayak secara lebih cepat dan langsung. Kehadiran podcasting juga memungkinkan pendengar menikmati program kapan saja, meningkatkan jangkauan dan relevansi stasiun radio di era digital.
Optimalisasi Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Penulisan Skripsi: Perspektif Hukum dan Ekonomi Dewi, Dian Kemala; Anshar, Muhammad
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 4, No 4: Desember 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v4i4.854

Abstract

Penulisan skripsi merupakan tahapan penting dalam pendidikan tinggi yang seringkali memerlukan waktu dan usaha besar bagi 40 mahasiswa. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam bidang akademik telah meningkat pesat, termasuk dalam penulisan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi penggunaan kecerdasan buatan dalam penulisan skripsi, dengan perspektif hukum dan ekonomi. Adapun hasil kegiatan ini diketahui penggunaan kecerdasan buatan dalam penulisan skripsi secara rata-rata diperoleh nilai 76 % nilai posiitif. Pemahaman tentang AI dengan nilai pemahaman tertinggi yaitu 92 % dan pemahaman tentang Tantangan penggunaan AI menjadi nilai terendah yaitu: 60 %. kemudian dari hasil keseluruhan dapat diketahui bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam penulisan skripsi memberikan banyak keuntungan dalam hal efisiensi dan kualitas tulisan. Namun, tantangan hukum dan ekonomi tetap menjadi hambatan dalam adopsi teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang jelas mengenai penggunaan AI dalam dunia akademik untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi ini tetap sesuai dengan prinsip etika dan hak cipta yaitu melalui Panduan Penggunaan Generative Artificial Intelligence (Gen Ai) pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2024 yang berfokus pada integrasi teknologi AI dalam pembelajaran dan penulisan skripsi di perguruan tinggi. Dengan pendekatan yang benar dan pemahaman yang jelas tentang aspek hukum dan ekonomi, AI dapat menjadi alat yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempercepat proses akademik.
Edukasi Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Bagi Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan untuk Peningkatan Kesadaran Hukum dan Ekonomi Masyarakat Desa Dewi, Dian Kemala; Asry, Wina; Anshar, Muhammad; Hafid, Burhan
Journal Liaison Academia and Society Vol 4, No 4: Desember 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v4i4.853

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesadaran hukum dan ekonomi masyarakat desa. Dengan pendekatan daring, program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang potensi teknologi sebagai alat pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan daring, diskusi interaktif, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami konsep dasar hukum dan ekonomi serta cara memanfaatkan teknologi untuk membantu masyarakat desa. Edukasi ini berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang peka terhadap isu sosial dan memiliki keterampilan praktis dalam pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman teknologi, tetapi juga meningkatkan empati dan tanggung jawab sosial mereka dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Harapannya, edukasi semacam ini dapat terus dilakukan untuk mendorong peran mahasiswa dalam menghadirkan solusi inovatif di bidang hukum dan ekonomi masyarakat desa.
OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF JOURNALISTIC TRANSFORMATION ARTIFICIAL INTELLIGENCE BASED Supriadin J, Irwan; Anshar, Muhammad
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v8i1.1267

Abstract

Artificial intelligence, which accompanies the advent of Internet technology, has now penetrated all print and electronic media to use new media platforms as a tool to disseminate information to the public. This article explores the potential impact of artificial intelligence (AI) on the media industry by analyzing various aspects of the impact of AI, including news automation, content adaptation, fact-checking, and new ethical challenges that present new opportunities and challenges for journalistic activities. This research is a qualitative study with a descriptive-analytical approach. This approach will allow an in-depth understanding of the impact of artificial intelligence and media transformation on journalistic activities, as well as its opportunities and challenges for the future. AI-based journalism is a system that can independently collect, analyze, and process data through human-created applications, both textual and visual. Although AI can help in some ways to increase the efficiency of journalistic work, the intelligence of a journalist remains irreplaceable in terms of research and investigation