Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Efisiensi Boiler Menggunakan Metode Direct dan Indirect pada PLTU Jeneponto 2×135 MW Habibuddin, Musdholifah; Anshar, Muhammad; Firman, Firman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.5002

Abstract

Salah satu mesin industri yang perannya sangat penting yaitu boiler. Boiler dalam perusahaan ini merupakan asset yang sangat penting bagi perusahaan, apabila terjadi masalah pada sistem boiler, maka kelancaran steam (uap) akan terganggu sehingga efisiensi boiler akan mengalami penurunan, oleh karena itu sangat diperlukan untuk mengkaji ulang kinerja mesin agar tidak terjadi pemborosan energi. Objek utama pada penelitian ini ialah Boiler PLTU Jeneponto 2 × 135 MW. Metode yang digunakan untuk menentukan efisiensi boiler yaitu metode langsung (Direct Method) dan metode tak langsung (Indirect Method). metode langsung (Direct Method) yaitu energi yang didapat dari fluida kerja (air dan steam) dibandingkan dengan energi yang terkandung dalam bahan bakar boiler, sedangkan metode tak langsung (Indirect Method) yaitu efisiensi merupakan perbedaan antara kehilangan panas (Heat loss) dan energi yang masuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penurunan efisiensi boiler. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode langsung (Direct Method) efisiensi boiler di tahun 2021 dan 2022 yaitu 42,63 % dan 64,11 % sedangkan dengan metode tak langsung (Indirect Method) efisiensi boiler sebelum dan sesudah overhaul yaitu 80,09 % dan 80,71 %. Nilai kehilangan panas (Heat Losses) karena gas buang yang kering (Ldg) sebelum dan sesudah overhaul sebesar 6,40 % dan 5,87 %. Kehilangan panas karena penguapan air yang terbentuk oleh adanya H2 dalam bahan bakar (LH) sebesar 6,25 % dan 6,21 %. Kehilangan panas karena penguapan kadar air dalam bahan bakar (Lmf) sebesar 5,50 % dan 5,48 %. Kehilangan panas karena kadar air dalam udara (Lma) memiliki nilai yang sama yaitu 0,26 % , dan kehilangan panas karena radiasi dan kehilangan lain yang tak terhitung (Luc) sebesar 1,5 % .
Kontrol Otomatis Pembersih Panel Surya Berbasis IoT Dengan Menggunakan Platform Thingspeak Renaldi, Angga; Nurhaedah, Sitti; Anshar, Muhammad; Suryanto, Suryanto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i1.5003

Abstract

Debu atau kotoran akan menyebabkan penurunan efisiensi pada panel surya sehingga perlu dibersihkan secara berkala. Panel surya dibersihkan dapat dibersihkan secara manual atau dengan alat pembersih panel. Alat pembersih panel masih ada yang dioperasikan secara manual, sehingga diperlukan alat yang dapat beroperasi secara otomatis. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat alat pembersih panel surya yang dapat beroperasi secara otomatis dan datanya dapat dimonitor di platform Thingspeak melaui handphone atau komputer sehingga peningkatan efisiensi panel surya sebelum dan setelah dibersihkan dapat diketahui. Penelitian dimulai dengan merancang dan membuat alat pembersih panel surya otomatis yang dikontrol oleh arduino dan dibantu oleh modul RTC. Panel surya diuji dengan cara memberikan tingkat debu yang berbeda dimana data ( tegangan, arus dan temperatur) dapat dimonitor di Thingspeak yang tercatat setiap 10 menit. Alat akan beroperasi secara otomatis pada sore hari setelah data tersimpan (data logger). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pembersih panel surya dapat beroperasi secara otomatis sesuai waktu yang ditentukan dan pembacaan sensor dapat dimonitor di Thingspeak melalui handphone atau komputer. Penggunaan alat pembersih ini meningkatkan efisiensi panel surya yang berdebu sebesar 2,04% (debu level 1) dan 2,61% (debu level 2). Dengan demikian, alat ini dapat membantu mempertahankan kinerja optimal panel surya dengan membersihkan panel surya secara efektif.
KONSEP DAN EFEK INTERAKSI DIGITAL KHALAYAK DI MEDIA SOSIAL Ryan Wahyudi; Anshar, Muhammad; Aldiawan
SHOUTIKA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Shoutika
Publisher : Rumah Jurnal STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jkpi.v4i2.1144

Abstract

In the current digital era, audience behavior in interactions on social media is increasingly complex. The purpose of this article is to analyze the concept and role of audiences in digital interactions on social media. The research method used in this article is library research with a uses and gratifications theory approach. The results of the discussion show that the concept of audience includes; active audience; growing audience; an audience capable of judging; and audiences who are able to take part. Apart from that, this article also covers the motives of audiences for using social media as a media source for disseminating information messages, namely; role effects; and psychological effects. The presence of this article makes it easier for social media communicators to understand in depth the concept of audience, so that the information message distributed can be in line with the communication target. Keywords: audiences, technology and social media.   Abstrak Dalam era digital saat ini perilaku khalayak dalam interaksi di media sosial semakin kompleks. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis konsep dan peran khalayak dalam interaksi digital di media sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan uses and gratifications theory. Hasil pembahasan bahwa konsep khalayak diantaranya; khalayak yang aktif; khalayak yang berkembang; khalayak yang mampu menilai; dan khalayak yang mampu mengambil peran. Selain itu, tulisan ini juga mencakup tentang motif khalayak menggunakan media sosial sebagai sumber media penyebaran pesan informasi, yakni; efek peran; dan efek psikologis. Hadirnya tulisan ini memudahkan komunikator media sosial memahami secara mendalam konsep khalayak, agar pesan informasi yang disebarkan bisa sesuai dengan target komunikasi. Kata Kunci: khalayak, teknologi, dan media sosial.
PENGARUH INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Wahyuni, Fista; Anshar, Muhammad
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2314

Abstract

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. produksi selada di Indonesia masih tergolong rendah sehingga belum memenuhi kebutuhan selada nasional. Pemberian air merupakan salah satu faktor penting untuk dilakukan, dimana air berfungsi sebagai pereaksi dalam proses fotosintesis dan berbagai proses hidrolisis, serta untuk menjaga turginitas tanaman, dengan demikian perlu adanya penelitian untuk meningkatkan hasil selada dengan pemberian air yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval pemberian air yang lebih baik bagi pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca Fakultas Pertanian, yang berlangsung bulan Agustus sampai dengan bulan September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dikelompokan berdasarkan tinggi tanaman yaitu kelompok I (rendah), Kelompok II (sedang), Kelompok III (sedang), Kelompok IV (tinggi) dengan perlakuan interval pemberian air secara langsung pada media tanam, yaitu A1 (Penyiraman 1 hari sekali), A2 (Penyiraman 2 hari sekali), A3 (Penyiraman 3 hari sekali), dan A4 (Penyiraman 4 hari sekali), setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga menghasilkan 16 unit percobaan, setiap unit percobaan diwakili oleh 4 tanaman, sehingga secara keseluruhan digunakan 64 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis keragaman atau uji F pada taraf α=0,05. dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf α=0,05. Hasil penelitian interval pemberian air terhadap pertumbuhan tanaman selada dapat disimpulkan menunjukan bahwa interval pemberian air berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan bobot segar tajuk tanaman. Perlakuan pemberian air 1 hari sekali dengan kondisi kapasitas lapang menghasilkan tinggi tanaman dan bobot segar tajuk tanaman selada yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan penyiraman 2, 3, dan 4 hari sekali.
Transformasi Radio Digital: Tinjauan Teknologi, Konten dan Perilaku Khalayak Aspar; Anshar, Muhammad
MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/mauizoh.v9i2.118

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan bagi industri radio sebagai media komunikasi tertua. Perubahan perilaku khalayak yang lebih bergantung pada internet, media sosial, dan platform streaming memaksa radio beradaptasi agar tetap relevan di era digital, Penulisan ini bertujuan mengkaji adaptasi radio sebagai media tradisional serta pola konsumsi khalayak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur untuk menganalisis transformasi radio di era digital, dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal, buku, artikel, dan laporan industri. Metode analisis konten diterapkan untuk mengidentifikasi tema utama perubahan radio, serta membandingkan karakteristik radio tradisional dan digital untuk memahami dampak teknologi baru terhadap pola konsumsi khalayak. Transformasi radio dari teknologi FM dan AM ke radio digital, seperti Digital Audio Broadcasting (DAB) dan radio streaming, telah mengubah cara penyebaran informasi dan interaksi khalayak. Radio digital menawarkan fleksibilitas lebih besar dengan akses on-demand, memungkinkan pendengar memilih konten sesuai minat mereka. Selain itu, radio digital memanfaatkan media sosial dan aplikasi untuk memperluas interaksi dua arah dengan khalayak secara lebih cepat dan langsung. Kehadiran podcasting juga memungkinkan pendengar menikmati program kapan saja, meningkatkan jangkauan dan relevansi stasiun radio di era digital.
OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF JOURNALISTIC TRANSFORMATION ARTIFICIAL INTELLIGENCE BASED Supriadin J, Irwan; Anshar, Muhammad
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v8i1.1267

Abstract

Artificial intelligence, which accompanies the advent of Internet technology, has now penetrated all print and electronic media to use new media platforms as a tool to disseminate information to the public. This article explores the potential impact of artificial intelligence (AI) on the media industry by analyzing various aspects of the impact of AI, including news automation, content adaptation, fact-checking, and new ethical challenges that present new opportunities and challenges for journalistic activities. This research is a qualitative study with a descriptive-analytical approach. This approach will allow an in-depth understanding of the impact of artificial intelligence and media transformation on journalistic activities, as well as its opportunities and challenges for the future. AI-based journalism is a system that can independently collect, analyze, and process data through human-created applications, both textual and visual. Although AI can help in some ways to increase the efficiency of journalistic work, the intelligence of a journalist remains irreplaceable in terms of research and investigation
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR Hafid, Muhammad; Anshar, Muhammad
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2491

Abstract

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dengan Percobaan satu faktor yakni Konsentrasi POC NASA yang terdiri dari 0 ml/liter (P0), 3 ml/liter (P1), 6 ml/liter (P2), 9 ml/liter (P3), 12 ml/liter (P4) masing masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan diujikan pada 3 tanaman, sehingga terdapat 60 unit sampel tanaman. Data yang diperoleh di analisi menggunakan Analisi Keragaman (anova) apabila hasil berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian berbagai konsentrasi POC Nasa berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun dan luas daun tanaman selada namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, berat kering dan berat basah tanaman selada. Berdasarkan penelitian yang telah saya lakukan, disarankan dalam melakukan budidaya tanaman selada lebih baik menggunakan POC nasa dengan konsentrasi 3 ml/liter.
PELATIHAN PERACIKAN KOPI BAGI WIRAUSAHAWAN MUDA DI ASOSIASI DAN INDUSTRI KOPI INDONESIA CABANG SUMATERA UTARA Anshar, Muhammad; Nasution, Sarah; Harahap, Ahmad Taufik; Hanum, Azizah; Aqsho, Muhammad
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.664

Abstract

Kemajemukan masyararakat Kota Medan menjadikan potensi perekonomian masyarakat kota ini seharusnya lebi sejahtera namun sampai dengan tahun 2019 masih banyak masyarakat kota Medan belum mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari yang mana hal tersebut dipengaruhi beberapa factor yaitu inflasi. Inflasi ini terus-menerus terjadi di Kota Medan. Oleh karena itu rencana pemberdayaan masyarakat Tim Pengabdi Universitas Dharmawangsa bekerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) dalam hal pengembangan kopi sebagai sentra industry baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di Kota medan khussunya dan Di Indonesia pada umumnya. Program Kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi wirausahawan muda. Generasi muda mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengoptimalkan dan memanfaatkan kapasitas sesuai dengan potensi budaya kewirausahaan. Metode yang digunakan dalan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Model Parcipatory Rural Appraissal yaitu metode dengan keterlibatan seluruh masyarakat dalam kegiatan Pengabidan kepada masyarakat yang telah dilaksanakan. Dari PKM ini, tahapan yang dilakukan adalah Pendampingan dalam pengidentifikasian potensi wirausahawan muda dalam diskusi yang dilaksanakan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahapan pada pelaksanaan Pengabdian ini juga mampu memberikan peningkatan bagi seluruh peserta dengan terciptanya iklim diskusi aktif dalam memajukan usaha perkopian di Kota Medan
PENGARUH WAKTU APLIKASI PUPUK ORGANIK TERHADAP DINAMIKA TUMBUH TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium Wakegi Araki) Safirah, Dhela; Anshar, Muhammad; Fadliah, Fadliah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2596

Abstract

Bawang merah varietas Lembah Palu (Alium Wakegi Araki) merupakan salah satu jenis bawang merah lokal yang di budidayakan secara tradisional oleh petani terutama di Lembah Palu, Sulawesi Tengah. Bawang ini merupakan salah satu komoditi sayuran hortikultura yang biasa digunakan sebagai kebutuhan pokok, tetapi dibutuhkan oleh konsumen rumah tangga sebagai penyedap bumbu masakan, bahan baku industri makanan. Di Propinsi Sulawesi Tengah, khususnya di Lembah Palu terdapat komoditas bawang merah unggul lokal daerah yang sudah cukup dikenal sebagai sumber bahan baku bawang goreng dan dikenal sangat khas dibandingkan dengan bawang lain yang ada di tanah air. Jenis bawang merah lokal Palu saat ini banyak diusahakan di Lembah Palu tetapi produksi yang dihasilkan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasi pupuk organik terhadap dinamika tumbuh tanaman bawang merah varietas lembah Palu. Penelitian akan dilaksanakan di kebun akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini akan berlangsung selama 2 bulan Agustus sampai September 2023. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, dengan perlakuan yang dicobakan ialah waktu aplikasi pupuk kandang sapi yang terdiri dari empat taraf yaitu W1 = sehari setelah tanam, W2 = 5 hari setelah tanam, W3 = 10 hari setelah tanam, dan W4 = 15 hari setelah tanam. Penelitian menunjukan bahwa waktu aplikasi pupuk organik pada parameter Barat kering pertanaman, Luas daun pertanaman, Laju asimilasi bersih, Laju tumbuh relatif dan nisbah luas daun. Tabel rata-rata Anova tidak berpengaruh nyata terhadap waktu pemupukan pada tanaman bawang merah diduga akibat kurangnya suplai unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman terutama untuk pembentukan umbi. Tanah juga sangat berpengaruh pada tanaman oleh karena itu kurangnya unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman bawang merah terutama untuk pembentukan umbi.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA MEDIA BAGLOG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus L.) Difa, Difa; Anshar, Muhammad; Salingkat, Chitra Anggriani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2676

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Jamur hidup dengan cara zat-zat makanan, seperti selulosa, glukosa, liginin, protein dan senyawa organisme lainnya. Serbuk gergaji yang baik digunakan sebagai media tanam dari jenis kayu yang keras, sebab banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak. Penambahan dedak untuk meningkatkan nutrisi media tanam dan sebagai sumber karbohidrat, karbon (C), dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi EM4 pada media baglog serbuk kayu gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya jamur tiram putih maka kita dapat penambahan bakteri atau sering disebut dengan efektif mikroorganisme (EM4), EM4 mengandung bakteri pengurai selulosa yang mampu memfermantasikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilaksanakan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu. Waktu penelitian dimulai pada Februari 2024 sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan kosentrasi EM4 sebagai berikut : A0 = tanpa EM4 ,A1 = 5 ml/liter air, A2 = 10 ml/liter air, A3 = 15 ml/liter air dan A4 = 20 ml/liter air. Dengan demikian terdapat 5 perlakuan,setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 baglog, sehingga diperlukan 100 baglog. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi EM4 A1 terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap panjang miselium dan persentase baglog dipenuhi miselium, dan konsentrasi A1 (+ 12kg serbuk gergaji + 4kg dedak padi + 600 gram kapur dolomit) terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap lebar tudung, jumlah tudung dan berat segar.