Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PERAN MEDIA DIGITAL MENGADVOKASI MASYARAKAT DALAM KONFLIK TAMBANG DI KABUPATEN BANTAENG Aliyan, Lisana Sidqin; Anshar, Muhammad
Jotika Journal In Management and Entrepreneurship Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media digital dalam mengatasi konflik masyarakat pada tambang di Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (Lybrary Research). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan ilmu komunikasi, khususnya pada dimensi komunikasi partisipatif dan komunikasi konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memainkan peran signifikan dalam memperkuat suara masyarakat. Platform daring seperti media sosial dan petisi online menjadi sarana utama dalam menyampaikan aspirasi, mendokumentasikan pelanggaran, serta membangun solidaritas publik. Masyarakat kini dapat menyusun narasi tandingan terhadap klaim perusahaan atau pemerintah, dan secara aktif mengadvokasi perubahan melalui jaringan virtual yang luas.
Analisis Pengaruh Perubahan Frekuensi Sistem Terhadap Kinerja Governor Pada PLTA Bakaru Unit 1 Adhyaksa, Wawan; Anshar, Muhammad; Tandioga, Remigius
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5518

Abstract

PLTA Bakaru merupakan salah satu pembangkit energi yang harus menjaga kualitas listrik yang dihasilkan. Perubahan frekuensi yang terjadi dapat menurunkan kualitas daya, sehingga diperlukan perangkat pengendali untuk menjaga kestabilan frekuensi. Governor berperan penting dalam mengatur putaran turbin dan frekuensi sistem, dengan speed droop sebagai salah satu parameter utama yang memengaruhi kinerjanya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perubahan frekuensi sistem terhadap kinerja governor PLTA Bakaru Unit 1 serta menganalisis dampak variasi nilai speed droop terhadap kemampuan governor dalam menjaga kestabilan putaran dan frekuensi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, diskusi, dan studi dokumen di PLTA Bakaru Unit 1. Data tersebut diolah dalam bentuk perhitungan, grafik, dan analisis untuk menggambarkan karakteristik kinerja governor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan nilai speed droop 5%, putaran turbin turun menjadi 475 rpm pada beban penuh, sedangkan pada nilai speed droop 3%, putaran turun menjadi 485 rpm. Secara aktual, dengan speed droop 5%, governor mampu menjaga putaran dalam rentang 498–502 rpm, yang menunjukkan kinerja stabil. Selain itu, nilai speed droop 5% memungkinkan governor berkontribusi pada perbaikan frekuensi sistem dengan perubahan daya sebesar 25,2 MW/Hz, sementara pada nilai 3% perubahan daya lebih besar, yaitu 42 MW/Hz. Hal ini menegaskan bahwa pengaturan speed droop yang tepat sangat berpengaruh terhadap kestabilan frekuensi dan kinerja governor pada PLTA Bakaru.
Dakwah Multimedia di Situs Jejaring Sosial Facebook Anshar, Muhammad
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 9 No. 2 (2019): December
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4811.06 KB) | DOI: 10.15642/jki.2019.9.2.213-237

Abstract

Abstract: This study discussed the themes of multimedia proselytising on Facebook used by Makassar's preachers as well as the usage of various forms of multimedia to convey messages to audiences (mad'u) through the Facebook social network. This research was a qualitative study using a content analysis approach. The results of the study stated that the themes conveyed by the preachers were aqidah (faith), sharia (Islamic law), akhlak (manner) morals, mu'amalah (dealings between people), and general messages, such as education, behaviour, and defending the country. While the forms of multimedia proselytising used by da'i (Islamic preachers) were the textual message, images, audio, and video. In addition, da'i needed to improve the quality of material and media da'wa by using information technology through internet media in order to get effective communication (da'wah).
The Ethics of Digital Communication and Message Sharing on Social Media Anshar, Muhammad; Arsal, Andi Faridah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 13 No. 2 (2023): December
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2023.13.2.249-268

Abstract

The present research examines the ethical concerns of social media users in sharing information and digital interaction. Adopting a phenomenological approach, 20 students from two state universities in Makassar South Sulawesi were invited to an interview regarding the issues. The findings illustrate four important ethics concerning digital communication and sharing information on social media: first social media users should convey messages honestly; second, they must be responsible in their words and deeds; third, they have to be polite to others; fourth they have to be tolerant of differences. In addition, this study argues that social media content creators and users respect ethnic, religious, racial, and inter-group diversity in sharing information.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Teaching at The Right Level (TaRL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Anshar, Muhammad; Murdiana, Nyoman; Mulianti, Mulianti
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Nomor 3 Tahun 2025 (July - September)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i3.6944

Abstract

Terdapat indikasi hasil belajar siswa rendah sehingga diperlukan inovasi dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas serta makna dari proses pembelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII H SMP Negeri 6 Palu dengan menerapkan model pembelajaran PBL (Problem Basic Learning) dengan pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan desain yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing- masing terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan mencakup hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes dan data observasi mengenai aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, tingkat ketuntasan klasikal yang tercapai adalah 60% dengan kategori kurang. Namun, pada siklus II, indikator keberhasilan tercapai dengan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 86,7% dengan kategori baik. Oleh karena itu, pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan ketuntasan belajar klasikal yang minimal. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL (Problem Basic Learning) yang dipadukan dengan pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level) dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Strategi Dakwah dan Peran Jurnalis Islam pada Era Digital Yusuf, Muhammad; Anshar, Muhammad
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i1.3288

Abstract

This article is entitled " The Dakwah Strategy and Role of Muslim Journalists in the Digital Era", with the main points of analysis being first; what is the strategy for da'wah in the digital era and second: what is the role of Muslim journalists in developing da'wah. From these problems the author collected relevant data with the approach method used was a qualitative approach by describing the problem as a research priority. The research results show that journalism can be defined as the activities of journalists in searching, collecting and processing data so as to produce interesting news. These journalism activities are then continued by disseminating them to the public through print, electronic and digital media. journalism as the art of reporting, writing and disseminating information as well as a profession. Because the profession requires expertise and work according to one's expertise so that the person gets rewarded. The development of communication and information technology via the Internet has an impact on changes in the distribution of information. Distribution of information is getting faster and the public is also receiving it quickly. Therefore, the role of Muslim journalists in developing da'wah apart from functioning as a tool of information, education and entertainment, is also as a spiritual guide or developing the mission "amar ma'ruf nahi munkar".
Berwirausaha Kopi di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 di Kecamatan Medan Labuhan Anshar, Muhammad; Fahmi, Teuku; Siregar, Fandi Alfiansyah
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 5 No 2 (2021): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v5i2.1901

Abstract

 The Medan Mayor's policy of issuing a regional regulation on large-scale social restrictions forced the coffee shop entrepreneur to close down his business for several months. The purpose of this study was to determine the strategy of coffee shop owners in entrepreneurship during the Covid 19 pandemic, to find out the entrepreneurial communication mechanisms carried out by coffee shop owners and to find out the obstacles faced by coffee shop owners. This research is a qualitative descriptive study using survey and observation methods and data collection techniques are measured using interviews and documentation. The central and local governments have not provided assistance to coffee shop owners in the form of injections of funds to stay afloat and be entrepreneurial during the Covid 19 pandemic. The Medan city government should make joint policies with business actors in the city of Medan in general, especially coffee shop owners  who have limited capital and coffee shop owners must have breakthrough ideas and new innovations in entrepreneurship to face the Covid 19 pandemic that has not ended.
Application of Natural Plant Growth Regulator to Improve Growth and Yield of Shallot Lembah Palu Variety Kurniawati, Dwi; Bahrudin, Bahrudin; Anshar, Muhammad
Mitra Sains Vol 9 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ms26866579.2021.v9.i1.pp.1-15

Abstract

This study aimed to determine the effect of source and concentration of natural PGR on growth and yield of shallot Lembah Palu variety and interaction between these factors. This research was conducted from May to August 2019 in Sidera Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency, Central Sulawesi, and used a Randomized Block Design (RBD) with two factors and three replications. The first factor was the different sources of natural PGR (J) consisting of 2 (two) treatments: J1 (coconut water) and J2 (moringa leaf extract). The second factor was the concentration of PGR (K) consisting of 5 (five) levels: K1 (20%), K2 (40%), K3 (60%), K4 (80%), and K5 (100%). Data were analyzed using ANOVA and followed by a DMRT test 5%. The results showed that there was an interaction between the source and concentration of PGR number of tillers at age 45 DAP, the number of tubers per clump, and the fresh weight of tubers per clump. Coconut water with a concentrate of 40% was the treatment that provided the highest result. Source of PGR had a statistically significant effect on fresh and dry leaves at age 15 DAP, total fresh and dry weight at age 15 DAP, and total leaf area per plant at age 15 DAP. Coconut water was the treatment that provided the highest result. The concentration of PGR had a significant effect on fresh leaf weight and total fresh weight per plant at age 25 DAP. Concentrate 20% was the treatment that provided the best result.
EFEKTIVITAS DAN TANTANGAN DAKWAH ISLAM PADA MASYARAKAT MILENIAL MELALUI MEDIA ONLINE La Ode Salman Dalifa; Anshar, Muhammad
SHOUTIKA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Shoutika
Publisher : Rumah Jurnal STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jkpi.v5i1.1171

Abstract

Efektivitas dan Tantangan Dakwah Islam kepada Masyarakat Melenial melalui Media Online ialah suatu studi tentang efektivitas dakwah yang disyiarkan melalui media online. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui pentingnya penggunaan media online dalam dakwah Islam penelitian ini merupakan penelitian kualtatif yang menggunakan analisis isi melalui karya ilmiah yang berkaitan dengan tema yang diangkat. Efektivitas dakwah Islam melalui media online sangat signifikan terhadap masyarakat. Dengan kemudahan aksebilitas, Meningkatkan jangkauan dakwah, Interaksi yang lebih personal memungkinkan dakwah Islam dapat menjangkau lebih banyak orang secara global, tanpa terbatas oleh batas geografis atau waktu. Namun demikian, terdapat tantangan yang menghambat dakwah melalui media online. meliputi konten tak bermutu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dapat menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman di kalangan masyarakat, Respon negative, hingga kepada permasalahan teknis berupa masalah koneksi internet yang lambat, kurangnya biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi konten dan kurangnya pengetahuan seorang dai dalam mengelolah media online. Penggunaan platform online telah membuka peluang baru bagi para dai untuk menyebarkan pesan-pesan agama kepada khalayak yang lebih luas. Dengan memanfaatkan teknologi dan strategi pemasaran yang tepat, dakwah online dapat mencapai target audiens secara efektif dan efisien. Namun, untuk mencapai kesuksesan dalam dakwah penyiaran online, para penggiat dakwah perlu terus mengembangkan diri dan memperbarui metode dakwah mereka agar tetap relevan dan menarik bagi pengikut mereka. dan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Model Etika Governance Jurnalistik Dakwah di Era Society 5.0 Ibrahim Baso, Andi Hadi; Anshar, Muhammad; Haeruddin
PILAR Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jxbknj77

Abstract

Penelitian ini membahas perumusan model etika governance jurnalistik dakwah di era Society 5.0, suatu fase perkembangan masyarakat yang menempatkan teknologi cerdas seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things sebagai instrumen utama dengan manusia sebagai pusat orientasi. Transformasi digital ini membawa implikasi signifikan terhadap pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi keagamaan. Melalui kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi bahwa banjir informasi, algoritmisasi konten, serta rendahnya verifikasi pesan keagamaan menjadi tantangan krusial dalam praktik jurnalistik dakwah modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika Islam shidq, amanah, tabligh, fathonah, istiqamah, dan maslahah dalam digital governance menjadi fondasi penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas media dakwah digital. Penelitian ini menghasilkan model tata kelola yang mencakup lima dimensi utama: struktur kelembagaan media, produksi dan distribusi konten, kompetensi jurnalis dakwah, konsistensi moral, dan orientasi kemaslahatan. Model ini menegaskan perlunya sinergi antara lembaga dakwah, jurnalis, akademisi, pemerintah, dan publik digital untuk membangun ekosistem media dakwah yang profesional, moderat, dan berkeadaban. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan komunikasi Islam serta penguatan praktik dakwah di era teknologi cerdas.